Program Studi Teknik Informatika

Fakultas Teknik
Universitas Katolik De La Salle
Kairagi I Kombos
Manado 95000

Dosen

: Yori Montolalu, ST

Mata Kuliah

: Praktikum Sistem Multimedia

Kode MK

: IF3256

Tahun Ajaran : 2014/2015
Kontak Dosen:

Tugas (lingkari):

a. Individual

b. Kelompok

Mahasiswa:
Marvel Rondonuwu

TUGAS
Tutorial bola-bola

12013091

12013091@unikadelasalle.ac.id

12013091
http://rondonuwumarvel.blogspot.com/

Tutorial Animasi Bola
Dengan Adobe Flash Professional CS6
1.

Buka Adobe Flash ⇒ ActionScript 2.0.

2.

Pada Properties. Atur ukuran stage menjadi 800 x 600 piksel (px) dan FPS: 24.

3.

Import gambar yang diperlukan untuk ke library Adobe Flash dengan cara mendrag gambar dari file.

1

Jika langkah berhasil dilakukan, berikut adalah tampilan pada library.

4.

Layer 1. Drag gambar yang ada di library ke dalam stage. Kemudian sesuaikan
ukuran dengan free transform tool (Q) dan sesuaikan posisi gambar dengan
selection tool (V). Berikut adalah tampilan stage jika langkah berhasil dilakukan.
Pada gambar ⇒ klik kanan ⇒ convert to symbol ⇒ name: basket, type: movie
clip, registration: titik paling tengah ⇒ klik tombol OK.

5.

Layer 1. Klik kanan ⇒ Add Classic Motion Guide.

2

Jika langkah berhasil dilakukan, berikut tampilan pada timeline.

6.

Pada layer guide. Buat suatu garis menggunakan pencil tool (Y) tapi bisa juga
menggunakan brush tool (B). Garis ini nanti akan berfungsi sebagai lintasan dari
gambar bola akan bergerak.

Buat garis lintasan menjadi seperti pola pantulan dari bola basket.
7.

Klik pada gambar bola basket dan posisikan tepat diujung garis. Pada gambar bola
terdapat bulatan putih. Posisikan itu tepat pada garis.

8.

Layer 1 & guide layer, klik kanan pada frame 50 ⇒ insert frame.

3

Berikut tampilan pada timeline jika langkah berhasil dilakukan.

9.

Layer 1. Frame 50 ⇒ klik kanan ⇒ insert keyframe.

Berikut tampilan timeline jika langkah berhasil dilakukan.

10.

Layer 1 ⇒ klik frame 50 kemudian pindahkan bola ke ujung yang lain dari garis
lintasan. Jangan lupa untuk memposisikan bulatan putih tepat pada ujung garis.

4

11.

Layer 1 ⇒ klik kanan diantara frame 1 – 49 ⇒ create classic tween.

Jika langkah berhasil dilakukan, berikut tampilan timeline.

12.

Perhatikan pada pola garis yang membuat seolah ada efek pantulan pada bola
terhadap lantai. Berikat keyframe pada bagian tersebut pada layer 1. Pada gambar
ditutorial, pola tersebut terdapat pada frame 19, 29, 37.

13.

Pada layer 1, frame 19, 29, 37, ubah bentuk simbol basket dengan free transform
tool (Q).

5

Langkah tersebut akan menimbulkan efek pantulan dari sebuah bola elastis.
14.

Layer 1 ⇒ klik antara frame 1 – 18 ⇒ pada tweening, masukan nilai ease: -50
(ease in). Berfungsi untuk membuat bola jatuh dengan gerakan lambat kemudian
seolah jatuh dengan gerakan dipercepat.

15.

Layer 1 ⇒ klik antara frame 37 – 50 ⇒ tweening: ease=50, rotate=CW x 5
(sesuaikan dengan kebutuhan).

16.

Pada keyboard ⇒ tekan ctrl + enter untuk menjalankan file .swf. Untuk
melengkapi pembuatan animasi, bisa ditambahkan beberapa jenis bola yang lain
dan tinggal disesuaikan dipola lintasan dari tiap-tiap bola akan memantul.

6