SOAL-SOAL ESSEY DAN ANALISA KASUS I.

Essay Uraian Sebutkan 3 poin perbedaan antara ternak domba dengan ternak kambing ! Sebutkan 3 poin prospek / keunggulan dari beternak domba ! Sebutkan 4 cara untuk membeli atau menjual ternak domba ! Tuliskan rumus cara menjual atau membeli ternak domba dan berikan contohnya ! Cempe adalah anak domba berumur . Sampai dengan umur .. Pengertian daripada Colostrum yaitu . Tulislah rumus Pertambahan Berat Badan dan berikan contohnya ! Jelaskan cara-cara tatalaksana pada ternak domba muda ! Sebutkan tanda-tanda kambing yang sedang bronst ! Jelaskan ciri-ciri ternak domba pejantan yang baik ! Jelaskan apa perbedaan Perkembang-biakan dengan Pemulia-biakan ! Dewasa tubuh pada ternak domba mempunyai arti sebagai berikut .. Ciri-ciri ternak domba sudah mencapai dewasa tubuh, yaitu . Bila ternak dikawinkan sebelum mencapai dewasa tubuh, maka dihawatirkan akan menimbulkan kerugian, diantaranya .. Ternak domba jantan tidak mengenal siklus estrus/berahi, karena ternak jantan berahinya dipengaruhi oleh .. . Pengertian perkawinan pada ternak domba adalah . Pengertian kawin alam pada ternak domba adalah Pengertian kawin buatan ( Artificial Inseminasion) yaitu . Gambarlah skema perkawinan pada ternak babi yang termasuk pada perkawinan criss-crossing Gambarkan skema perkawinan Grading-Up, dan sampai Filial berapa (F ) akan tercapai perbandingan darah 3,12 % dan 97,88 % dari masing-masing orangtuanya ! Jelaskan apa yang disebut dengan Grading-Up pada ternak babi ! Tuliskan rumus untuk mengetahui kesuburan perkembangbiakan ternak domba, khususnya tentang prosentase dari induk yang melahirkan dibandingkan dengan dari jumlah induk yang dikawinkan. Jelaskan kesimpulannya ! Jelaskan ciri-ciri ternak domba akan melahirkan ! Jelaskan bagaimanakah mengetahui kesuburan perkembangbiakan ternak domba khususnya untuk mengetahui prosentase anak dilahirkan hidup dari jumlah anak yang dilahirkan normal. Jelaskan kesimpulannya ! Dalam seleksi berdasarkan production testing ada yang yang disebut dengan progeny testing . Jelaskan apa yang disebut dengan Progeny Testing tsb !

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22.

23. 24.

25.

26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41.

Jelaskan apa yang disebut dengan seleksi dan sebutkan cara-cara seleksi ! Sebutkan tipe-tipe kandang ternak domba ! Sebutkan fungsi kandang dilihat dari segi kesehatan ternak ! Apa yang disebut dengan makanan untuk Kebutuhan Hidup Pokok pada ternak domba ! Untuk mengetahui zat gizi hijauan makanan ternak yang paling mudah dengan cara : Domba dapat mengkonsumsi . % dari berat badannya berupa bahan kering tiap hari. Penggemukan yang dilakukan dengan mengutamakan pemberian makanan berupa biji-bijian disebut sebagai PENGGEMUKAN SISTEM .. Penggemukan dengan sistem dikandangkan dan pemberian makanan berupa biji-bijian dan sebagian lagi digembalakan dipadang, disebut PENGGEMUKAN SISTEM .. Apa yang disebut dengan Dry-lot Fattening, jelaskan ! Apa yang disebut dengan pasture fattening, jelaskan ! Apa yang disebut dengan penggemukan system kombinasi ! jelaskan. Bila diketahui bobot badan awal ternak 20 kg, bobot akhir 40 kg dengan jangka waktu penggemukan 3 bulan, maka laju pertumbuhan perharinya adalah Jelaskan apa yang dimaksud Peremajaan pada ternak domba ! Apa yang disebut dengan Sanitasi Kandang Apa yang disebut dengan Pendapatan Usaha ! jelaskan Jelaskan apa yang dimaksud dengan biaya tetap dan biaya variable ! jelaskan

ANALISA KASUS : 1. Diketahui ; BB ternak domba 20 kg Status sedang tumbuh Kebutuhan ternak dengan BB tersebut, yaitu ; # BK = 1 kg (1000 gram) # PK = 16 % # Ca = 0,5 % # P = 0,3 % Bahan yang tersedia ; # R. Gajah : - BK = 21 % - PK = 10,5 % - Ca = 0,5 % - P = 0,3 % # D. Gliricidia : - BK = 25 % - PK = 24,3 % - Ca = 0,6 % - P = 0,2 % Susunlah ransum tersebut dengan menggunakan methode segi empat !.

1. Diketahui seekor ternak domba jantan mempunyai bobot lahir 3 kg, pada masa pemeliharaan sampai pada umur 6 bulan pencapaian berat badan 48 kg. Berapa laju pertumbuhan domba tersebut ? baik perbulan, perhari ataupun perminggunya. 2. Diketahui seekor ternak domba jantan usia 1,5 tahun mempunyai BB 20 kg, membutuhkan waktu 90 hari untuk menaikan BB menjadi 38 kg. Berapa kenaikan berat badan domba setiap hari dan minggunya ! 3. Diketahui bahwa laju pertambahan bobot badan seekor domba adalah 9,5 % perminggu dari BB sebelumnya. Bila bobot badan domba tersebut pada awal penggemukan adalah 15 kg, sedangkan BB pada akhir penggemukan 64,08 kg. Tentukanlah lama dari program penggemukan tersebut (dalam minggu) ! 4. Diketahui bahwa laju pertambahan bobot badan seekor kambing pada suatu program penggemukan adalah 9,5 % / minggu dari bobot badan sebelumnya. Bila bobot badan kambing tersebut pada awal penggemukan adalah 15,00 kg, sedangkan bobot badan akhir 45,00 kg, maka tentukanlah lama dari pogram penggemukan tersebut (dalam minggu) 5. 6. Bila kebutuhan rata-rata setiap orang Indonesia akan protein hewani adalah 156 gram perhari, sedangkan kemampuan ternak domba menghasilkan karkas 40 persen dari bobot badannya. Maka untuk berapa orangkah dapat terpenuhi kebutuhan protein hewani bila seekor ternak domba bobot hidupnya 45 kg ! 7. 8. 9. Seorang peternak akan membuat ransum, bahan yang tersedia adalah bungkil kelapa dengan kandungan protein 18 % dan dedak kandungan proteinnya 10 %, sedangkan protein yang dibutuhkan 15 %. Jika peternak tersebut ingin membuat 50 kg ransum campuran maka ; a. Dedak yang dibutuhkan adalah ................. kg, dan b. Bungkil kelapa yang dibutuhkan adalah ............. kg. Bila seekor ternak domba diberi makanan 100 gram / hari, dari 10 ekor ternak domba yang dipelihara, maka yang dibutuhkan untuk setiap minggunya adalah ; c. Dedak ................. kg, dan d. Bungkil kelapa .............. kg.

10. Seorang peternak menyediakan rumput sebanyak 675 kg setiap hari untuk 190 ekor domba yang rata-rata BB adalah 35 kg. Tentukan prosentase pemberian rumput setiap harinya untuk setiap ekor domba dibandingkan terhadap BB nya !. 11. Diketahui ternak domba menghabiskan rumput sebanyak 5 kg / hari/ekor. Bila peternak mempunyai domba sebanyak 250 ekor dan mempunyai lahan pengembalaan seluas 2 ha yang dibagi menjadi 50 peddock, yang ditanami rumput pertanian dengan produksi 40 ton / ha / 40 hari, dengan rataan bobot badan domba 40 kg. Maka tentukanlah prosentase dari setiap ternak menghabiskan rumput per harinya ! 12. Setiap kg bobot badan domba dewasa memerlukan 0,30 kg rumput setiap hari. Tentukanlah daya tampung sebuah pasture seluas 3 ha yang menghasilkan produksi 40 ton/ha/40 hari, bagi pengembalaan domba-domba dewasa yang rata-rata BB nya 45 kg. 13. Setiap Kg bobot badan domba dewasa memerlukan 0,15 kg rumput setiap hari. Tentukanlah daya tampung sebuah pasture seluas 1 ha yang menghasilkan 40 ton per Ha per 40 hari bagi penggembalaan domba-domba dewasa yang rata-rata bobot badannya 35 kg !

14.

15. Diketahui luas padang penggembalaan 20 ha, yang dibagi menjadi 40 peddock. 1 peddock ditanami rumput pertanian dengan produksi 40 ton/ha/40 hari, yang ditanami selisih satu hari, sedangkan ternak domba menghabiskan rumput sebanyak 12,5 % dari bobot badannya dan rata-rata berat badan domba 30 kg. Tentukanlah besar capasitas tampung (carryng capasity) setiap peddocknya. !

a.

b.

Diketahui bahwa program peremajaan hanya 78,2 % dari ternak Replacement Stock (RS) yang dijadikan bibit, sedangkan sisanya diafkir. Bila sebuah perusahaan memelihara RS sebesar 89 % dari bibit yang tersedia, sedangkan RS yang dapat dijadikan bibit sebanyak 430 ekor, maka tentukan banyak bibit yang tersedia mula-mula diperusahaan tersebut ! Diketahui bahwa kemungkinan seekor anak domba betina terpilih menjadi calon bibit adalah 72,5 %, sedangkan kemungkinan seekor calon bibit untuk terpilih menjadi bibit adalah 82,5 %. Tentukanlah banyak anak domba betina yang harus dipersiapkan untuk meremajakan 168 ekor ternak domba tua yang akan diafkir !

c.

Seorang siswa SNAKMA Cikole selalu mempersiapkan 9 ekor domba muda sebagai calon bibit cadangan (RS) untuk setiap 30 ekor bibit induk yang digunakan. Jika hasil seleksi selanjutnya menunjukan bahwa hanya 80 % domba muda RS yang dapat dijadikan bibit, sedangkan siswa SNAKMA tersebut memiliki 180 ekor induk (bibit), maka berapa ekorkah domba muda RS yang dapat dijadikan bibit !

d.

Seorang peternak domba memiliki 75 ekor, dengan harga per kg bobot hidup Rp. 18.000. domba tersebut akan digemukan selama 4 bulan. Pada awal pemeliharaan berat rata-rata 20 kg. Dengan pemberian makanan yang baik ditambah pemberian konsentrat, maka PBB perhari rata-rata 0,125 kg/ekor. Untuk memasarkan hasilnya, peternak tersebut dapat memilih 2 alternatif, sbb : a. Dijual melalui pedagang perantara didaerah b. Dibawa sendiri ke Rumah Potong Hewan (RPH). Dengan ketentuan sbb : Harga jual keperantara di daerah Rp. 18.000 / kg BH Harga jual di RPH Rp. 19.000 / kg BH Transport ke RPH Rp. 3.000 / ekor .Biaya lain-lain ke RPH Rp. 1.250 / ekor.a. Hitung selisih yang diterima peternak antara penjualan melalui pedagang dengan di RPH ! b. Hitung harga domba sebelum digemukan !

e.

Seorang peternak pada awal tahun memelihara 10 ekor domba garut, yang terdiri dari : a. 6 ekor induk dengan harga @ Rp. 750.000.b. 2 ekor dara dengan harga @ Rp. 400.000.c. 2 ekor anak dengan harga @ Rp. 300.000.- Dalam tahun tersebut melahirkan 10 ekor terdiri dari 6 ekor jantan dan 4 ekor betina. - Dalam tahun itu pula peternak menjual 5 ekor jantan @ Rp. 300.000.- dan penjualan pupuk kandang Rp. 70.000.- Pada akhir tahun peternak masih memiliki ; a. 8 ekor induk @ Rp. 800.000.b. 2 ekor dara @ Rp. 400.000.c. 3 ekor anak @ Rp. 300.000.-

a. b.

Hitung Out-Put usaha ternak domba tersebut ! Hitung pertambahan nilai usaha ternak domba tersebut !

1. Seorang peternak memiliki 75 ekor ternak domba, dengan harga beli per kg hidup Rp. 18.000. Berat awal domba tersebut rata-rata 20 kg dan lama penggemukan 4 bulan dengan pertambahan berat badan 0,125 kg/hari/ekor. Untuk memasarkan hasilnya, peternak tersebut dapat memilih 2 alternatif sbb : d. dijual melalui pedagang perantara di daerah. e. dijual langsung kerumah potong hewan (RPH). f. Dengan ketentuan-ketentuan sbb : Harga jual ke perantara di daerah Rp. 18.000 / kg BH Harga jual ke RPH Rp. 19.000 / kg BH Transport ke RPH Rp. 3.000 / ekor Biaya lain-lain ke RPH Rp. 1.250 / ekor g. Ditanyakan : h. Hitung selisih yang diterima peternak antara penjualan melalui pedagang perantara dengan dijual ke RPH !

a.

Seorang peternak mempunyai ternak domba sebanyak 128 ekor, yang terdiri dari anak 20 ekor (BB 10 kg), domba betina muda 45 ekor (BB 18 kg), domba jantan muda 15 ekor (BB 22 Kg), domba pejantan 12 ekor (BB 40 Kg), dan domba betina dewasa 36 ekor (BB 30 kg). Tentukanlah lahan rumput kinggras yang harus dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan ternak tersebut, bila diketahui produksi rumput adalah 40 ton / ha / 40 hari, serta konsumsi pakan ternak adalah 12,5 % dari bobot badannya !

i. a. Gambarkan skema keturunan dari pemuliabiakan system gradding-up sampai mencapai prosentase 3,125 % darah local dan 96,875 % darah pejantan unggul.

j.

Laju pertumbuhan bobot badan ternak kambing adalah 7,5 % per minggu dari bobot badan sebelumnya. Bila bobot badan kambing awal penggemukan adalah 15 kg, sedangkan bobot badan pada akhir penggemukan 50 kg. maka tentukanlah lama dari program penggemukan tersebut dalam hitungan minggu !

a.

Seorang peternak menyediakan rumput sebanyak 720 kg setiap hari untuk 120 ekor domba dewasa yang rata-rata bobot badannya 50 kg. Tentukanlah prosentase pemberian rumput setiap hari untuk setiap ekor domba dewasa dibandingkan terhadap bobot badannya ! Seorang peternak domba, pada bulan Januari 2010 memiliki 8 ekor domba yang terdiri ; 4 ekor induk @ Rp. 950.000.2 ekor dara @ Rp. 550.000.2 ekor anak @ Rp. 400.000.Pada tahun tersebut melahirkan 5 ekor anak terdiri dari 3 jantan dan 2 ekor betina, pada tahun itu pula peternak tersebut menjual ternak 1 ekor jantan dan 1 ekor betina @ Rp. 350.000.- dan menjual pupuk kandang Rp. 150.000.pada akhir tahun peternak masih memiliki ; 6 ekor induk @ Rp. 1.000.000.2 ekor dara @ Rp. 500.000.- dan 2 ekor anak @ Rp. 425.000.Hitunglah : out put usaha ternak tersebut pertambahan nilai usaha mortalitas ternak sampai akhir tahun

k. l.

m. n. a. b. c.