You are on page 1of 17

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga,
dengan bantuan bidan untuk dapat mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak.
Usia 0-28 hari merupakan masa-masa penting untuk memantau adanya tanda bahaya pada
neonatus. Dengan demikian diperlukan pemantauan sedini mungkin pada neonatus yang
beresiko agar resiko kecacatan dapat dihindari.

b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak

c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas neonatus serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sedini mungkin faktor resiko pada neonatus
Program KIA - KB : Jorong Koto Tangah
Pada tanggal : 11 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan Neonatus Resti ke Jorong Koto Tangah

III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami/Bayi : Vivi Febria Eka Putri / Ramadhan Baihaqi / Ashalina G Baihaqi
Umur : 35 th / 37 th / 17 hari Pemerikasaan : BB 2800 gr, PB 49 cm, Suhu
37⁰C,
Anak ke / JK : 3 / Perempuan P : 50 x/i, N : 100 x/i, Mulut kering,
Tanggal Lahir : 22-5-2016 Menyusui kurang kuat,
Gerakan lemah,
Alamat : Jorong Koto Tangah Bayi rewel, Warna kulit kuning
(muka, BB & PB Lahir : 2600 gr / 48 cm badan), BAK (+),
BAB (+)
Persalinan : Secara SC
Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa :
1. Bayi tergolong Resti Icteric
2. Menginformasikan tentang kondisi neonatus
3. Menganjurkan ibu untuk sering menyusui bayinya
4. Menganjurkan ibu untuk rutin memantau BB dan PB neonatus
5. menjelaskan pada ibu tanda bahaya pada masa neonatus pada ibu / keluarga
6. Menganjurkan ibu untuk datang ke Posyandu tiap bulan.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Ibu hamil sudah terdata dan rumahnya tertempel stiker P4K.
2. Ibu hamil dan keluarganya mempunyai rencana persalinan yang dibuat bersama dengan
penolong persalinan.
3. Keluarga menyiapkan biaya persalinan dan persiapan dalam menghadapi apabila ada
tanda bahaya pada ibu hamil

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Koto Tangah

Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 12 Juni 2016

1. Fera Syafitri, S.ST ..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Rini Cyntia Dewi, A.Md.Keb
..........
PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga
dengan bantuan bidan untuk mengatasi masalah yang mungkin dijumpai selama masa
kehamilan, persalinan dan nifas. Dalam memberikan pelayanan dasar juga perlu
diperhatikan bahwa sasaran langsung pelayanan adalah ibu dan bayi baru lahir.
Pelaksanaan KIA – KB juga mempunyai tugas untuk melakukan konseling terhadap PUS,
Bumil, Bulin, Bayi dan Balita. Sebagian ibu pada saat nifas belum memahami bahwa
pentingnya kunjungan pada saat nifas setelah persalinan.
b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 H Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak
c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas PUS dan keluarga serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sejak dini faktor resiko tinggi serta riwayat kehamilan dan persalinan lalu
3. Memberikan konseling pada ibu dan keluarga tentang KB
Program KIA - KB : Jorong Koto Tangah
Pada tanggal : 13 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan Ibu Nifas Resti ke Jorong Piladang.
III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami : Fitri Yeni / Yusrizal Riwayat Kehamilan : Anemia
Umur : 43 th / 45 th Riwayat Persalinan : SC
Jumlah Anak : 2 orang Pemeriksaan Umum : TD 100/70 mmHg, Nadi
80 x/i
Umur Anak Terkecil : 15 Tahun Suhu 39⁰C, KU Sedang
Pekerjaan : IRT / Tani Pemeriksaan Khusus : Bekas SC agak basah
dan nyeri
Alamat : Jorong Piladang TFU 3 jari atas Sympisis
Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa :
1. Umur ibu 43 tahun, anak 2 orang, dengan jarak umur 15 tahun
2. Ibu nifas dengan usia bayi 7 hari
3. Ibu nifas dengan persalinan secara Sectio Cessaria (SC)
4. Luka dan bekas operasi agak basah
IV.Kesimpulan dan RTL
1. Ibu tergolong ibu nifas resti dengan infeksi bekas luka operasi
2. Menginformasikan tentang kondisi ibu
3. Menginformasikan kepada ibu tentang kebersihan diri ibu pada saat nifas
4. Memberitahukan kepada keluarga untuk memberikan dukungan kepada ibu
5. Menganjurkan ibu untuk datang ke Puskesmas untuk kontrol ulang ke RS
V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 14 Juni 2016

1. Anini Arni, S.ST ..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Wenny Hervyanti, A.Md.Keb
..........
PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga
dengan bantuan bidan untuk mengatasi masalah yang mungkin dijumpai selama masa
kehamilan, persalinan dan nifas. Dalam memberikan pelayanan kebidanan dasar juga perlu
diperhatikan bahwa sasaran langsung pelayanan adalah ibu dan bayi baru lahir.
Pelaksanaan KIA – KB juga mempunyai tugas untuk melakukan konseling terhadap PUS,
Bumil, Bulin, Bayi dan Balita. Sebagian Bufas masih ada yang belum memahami adanya
tanda bahaya selama masa nifas sehingga banyak ditemukan Bufas Resti yang tidak
terdeteksi.
b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak
c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas Bufas dan keluarga serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sejak dini faktor resiko tinggi serta riwayat kehamilan dan persalinan lalu
Program KIA - KB : Jorong Koto Tangah
Pada tanggal : 08 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan Bufas Resti ke Jorong Koto Tangah.
III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami : Vivi febria Eka Putr/Ramadhan Baihaqi
Umur : 35 th / 38 th Keluhan sekarang : Pusing,
badan lemah
Jumlah Anak : 3 orang Pemeriksaan Umum : TD 90/70 mmHg,
Nadi 78 x/i
Umur Anak Terkecil : 17 hari Suhu 36⁰C, KU
Sedang
Pekerjaan : PNS / Wiraswasta Pemeriksaan Khusus : Muka pucat,
Conjungtiva pucat
Alamat : Jorong Koto Tangah ASI sedikit, TFU
tidak teraba,
Riwayat Persalinan : Partus Prematurus
Pengeluaran masih ada keluar
darah sedikit, Varises (+),
Tungkai Oedema (+).

Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa :
1. Umur ibu 35 tahun dengan jumlah anak 3 orang
2. Ibu nifas dengan usia bayi 17 hari
3. Ibu nifas dengan muka dan konjungtiva pucat
4. Ibu merasa pusing dan badan lemah
5. ASI ibu sedikit dengan oedema dan varises positif
IV.Kesimpulan dan RTL
1. Ibu tergolong Bufas Resti dengan Anemia
2. Menginformasikan tentang kondisi ibu
3. Menginformasikan tentang tanda bahaya Bufas
4. Menganjurkan ibu untuk ke puskesmas untuk pemeriksaan Hb
V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Koto Tangah
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 09 Juni
2016

1. Yurleni, S.ST ..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Rini Cyntia Dewi, A.Md.Keb
..........

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga
dengan bantuan bidan untuk mengatasi masalah yang mungkin dijumpai selama masa
kehamilan, persalinan dan nifas. Dalam memberikan pelayanan dasar juga perlu
diperhatikan bahwa sasaran langsung pelayanan adalah ibu dan bayi baru lahir.
Pelaksanaan KIA – KB juga mempunyai tugas untuk melakukan konseling terhadap PUS,
Bumil, Bulin, Bayi dan Balita. Sebagian PUS masih ada yang belum memahami pentingnya
KB sehingga banyak ditemukan Bumil dari PUS resti yang tidak terdeteksi.
b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 H Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak
c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas PUS dan keluarga serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sejak dini faktor resiko tinggi serta riwayat kehamilan dan persalinan lalu
3. Memberikan konseling pada ibu dan keluarga tentang KB
Program KIA - KB : Jorong Piladang
Pada tanggal : 17 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan PUS Resti ke Jorong Piladang.
III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami : Nuraini / Dedi Saputra
Umur : 24 th / 27 th
Jumlah Anak / Jaraak Anak : 2 orang / 1 tahun
Umur Anak Terkecil : 8 bulan
Pekerjaan : IRT / Tani
Alamat : Jorong Piladang
Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa :
1. Umur ibu 24 tahun, anak 2 orang dengan jarak 1 tahun (terlalu dekat)
2. Umur anak terkecil 8 bulan
3. Ibu belum ber KB
IV.Kesimpulan dan RTL
1. Ibu tergolong PUS Resti
2. Menginformasikan tentang kondisi ibu
3. Menganjurkan ibu untuk ber KB guna menjarakkan / mengatur jumlah anak
4. Menjelaskan macam-macam KB
5. Membantu ibu memilih KB yang cocok untuk dirinya bersama suami
6. Menganjurkan ibu untuk datang ke Puskesmas
V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.
Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 18 Juni 2016

1. Yurleni, S.ST ..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Wenny Hervyanti, A.Md.Keb
..........

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga
dengan bantuan bidan untuk dapat mengetahui perkembangan dan perumbuhan anak. Usia
0-5 tahun merupakan masa-masa penting untuk perkembangan dan pertumbuhan anak.
Dengan demikian diperlukan pemantauan sedini mungkin pada balita yang beresiko agar
resiko kecacatan dapat dihindari.

b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak

c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas Balita serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sedini mungkin faktor resiko pada balita
Program KIA - KB : Jorong Koto Tangah
Pada tanggal : 06 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan Balita Resti ke Jorong Koto Tangah.

III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami/Balita : Nilam Sari/Stefan/Devai Janko
Umur : 20 th / 21 th Hasil Pemeriksaan : BB 7,2 kg, PB 65
cm, KPSP : dari 10
Anak ke / JK : 1 / Perempuan Kuisioner yang
dilakukan hanya
Tanggal Lahir/Umur : 22-5-2015 / 8 bulan 6 poin yang
bisa dilakukan,
Alamat : Jorong Koto Tangah gerak kasar : duduk
masih
disangga,
KPSP : DM (Meragukan) sosialisasi & kemandirian :
belum

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak sesuai dengan usia
2. Menganjurkan agar ibu menyusui sesering mungkin
3. Menginformasikan tentang kondisi anak
4. Menganjurkan ibu untuk menstimulasi tumbuh kembang anak di rumah
5. Menjelaskan resiko yang akan terjadi bila stimulasi tidak dilaksanakan
6. Menganjurkan ibu untuk datang ke Posyandu tiap bulan
V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Koto Tangah
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 07 Juni
2016

1. Riza Marta, A.Md.Keb ..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Rini Cyntia Dewi, A.Md.Keb
..........

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga
dengan bantuan bidan untuk dapat mengetahui perkembangan dan perumbuhan anak. Usia
0-5 tahun merupakan masa-masa penting untuk perkembangan dan pertumbuhan anak.
Dengan demikian diperlukan pemantauan sedini mungkin pada balita yang beresiko agar
resiko kecacatan dapat dihindari.

b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak

c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas Balita serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sedini mungkin faktor resiko pada balita
Program KIA - KB : Jorong Piladang
Pada tanggal : 03 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan Balita Resti ke Jorong Piladang.

III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami/Balita : Rini Suryanti/Rizaldi
Umur : 33 th / 35 th Hasil Pemeriksaan : BB 6 kg, PB 56
cm, KPSP : dari 10
Nama Anak : Zazabila Kuisioner yang
dilakukan hanya
Anak ke / JK : 1 / Perempuan 6 poin yang bisa
dilakukan,
Tanggal Lahir/Umur : 12-10-2015 / 8 bulan Keterampilan
gerak kasar, gerak
Alamat : Jorong Piladang halus,kemandirian dan
bahasa
KPSP : DP tidak tuntas.
Usia Kehamilan : 34 minggu - Bisa mempertahankan
kepala dan
leher secara kaku
- Anak belum bisa duduk
disangga dengan bantal
- Anak belum bisa
menyangga berat
badannya sendiri saat
diberdirikan

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak sesuai dengan usia
2. Menginformasikan tentang kondisi anak
3. Menganjurkan ibu untuk menstimulasi tumbuh kembang anak di rumah
4. Menjelaskan resiko yang akan terjadi bila stimulasi tidak dilaksanakan
5. Menganjurkan ibu untuk datang ke Posyandu tiap bulan

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 04 Juni 2016

1. Fera Syafitri, S.ST
..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Wenny Hervyanti, A.Md.Keb
..........

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga
dengan bantuan bidan untuk dapat mengetahui perkembangan dan perumbuhan anak. Usia
0-5 tahun merupakan masa-masa penting untuk perkembangan dan pertumbuhan anak.
Dengan demikian diperlukan pemantauan sedini mungkin pada balita yang beresiko agar
resiko kecacatan dapat dihindari.

b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak

c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas Balita serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sedini mungkin faktor resiko pada balita
Program KIA - KB : Jorong Batu Tanyuh
Pada tanggal : 09 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan Balita Resti ke Jorong Batu Tanyuh.

III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami/Balita : Maria Ulva/Yodi
Umur : 35 th / 37 th Hasil Pemeriksaan : BB 13,6 kg, PB
80,5 cm, KPSP dari 10
Nama Anak : Stacia Velika Bilbina Kuisioner
yang dilakukan hanya
Anak ke / JK : 2 (kembar) / Perempuan 8 poin yang bisa
dilakukan.
Tanggal Lahir : 18-07-2011 - Keterampilan
bicara/bahasa : anak
Alamat : Jorong Batu Tanyuh belum bisa
membedakan warna
KPSP : DM - Keterampilan gerak halus :
anak
belum bisa menggambar
bentuk
kotak
- Keterampilan sosialisasi
dan
Kemandirian : anak belum
dapat
Sepenuhnya untuk
berpakaian
sendiri
IV.Kesimpulan dan RTL
1. Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak sesuai dengan usia
2. Menginformasikan tentang kondisi anak
3. Menganjurkan ibu untuk menstimulasi tumbuh kembang anak di rumah
4. Mengajarkan ibu cara untuk melakukan intervensi stimulsi pekembangan anak untuk
mengatasi penyimpangan dan mengejar ketertinggalannya
5. Menjelaskan resiko yang akan terjadi bila stimulasi tidak dilaksanakan
6. Menganjurkan ibu untuk datang ke Posyandu tiap bulan
V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Batu Tanyuh
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 10 Juni
2016

1. Fera Syafitri, S.ST ..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Leni Herlina, A.Md.Keb ..........

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan keluarga
dengan bantuan bidan untuk dapat mengetahui perkembangan dan perumbuhan anak. Usia
0-5 tahun merupakan masa-masa penting untuk perkembangan dan pertumbuhan anak.
Dengan demikian diperlukan pemantauan sedini mungkin pada balita yang beresiko agar
resiko kecacatan dapat dihindari.

b. Landasan Hukum
1. Undang – undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 Ayat 1
2. Undang – undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Undang – undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak

c. Maksud dan Tujuan
1. Mengetahui identitas Balita serta perilaku kehidupan sehari-hari
2. Mengenali sedini mungkin faktor resiko pada balita
Program KIA - KB : Jorong Tambun Ijuk
Pada tanggal : 10 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Kunjungan Balita Resti ke Jorong Tambun Ijuk.
III. Hasil yang dicapai
Nama Ibu/Suami/Balita : Leni Oktavia/Agus
Umur : 35 th / 38 th Hasil Pemeriksaan : BB 8,1 kg, PB 68
cm, KPSP dari 10
Nama Anak : Tatia Kamilah Kuisioner
yang dilakukan hanya
Anak ke / JK : 5 / Perempuan 8 poin yang bisa
dilakukan.
Tanggal Lahir : 05-08-2015 / 10 bulan - Gerak kasar : bayi
belum bisa
duduk sendiri
Alamat : Jorong Tambun Ijuk - pada posisi
telentang bayi belum
bisa mengangkat
kepalanya
KPSP : DM (meragukan) - Keterampilan sosialisasi
dan
Kemandirian : bayi belum
bisa
meraih mainan

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak sesuai dengan usia
2. Menginformasikan tentang kondisi anak
3. Menganjurkan ibu untuk menyusui bayi sesering mungkin
4. Menganjurkan ibu untuk menstimulasi tumbuh kembang anak di rumah
5. Menjelaskan resiko yang akan terjadi bila stimulasi tidak dilaksanakan
6. Menganjurkan ibu untuk datang ke Posyandu tiap bulan

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Tambun Ijuk

Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 11 Juni 2016

1. Hj. Yurleni, S.ST ..........
Dr. Reni Safiazia
NIP.19830105 200901 2 004 2. Desvita, A.Md.Keb
..........

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.

b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No 3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah penjaringan suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Sungai Cubadak
Pada tanggal : 22 April 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Sungai Cubadak.

III. Hasil yang dicapai
Berdasarkan informasi dari bidan desa didapatkan seorang pasien :
Nama : Jamaiyun
Umur/JK : 52 tahun / Laki-laki
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya. Dari
anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk selama 15 hari. Pasien diserang
demam, nyeri dada, nafsu makan menurun dan berkeringat malam. Kemudian petugas
menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan penjelasan tentang penyakit TBC,
resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa. Petugas menjelaskan tentang cara
pengambilan dahak yang efektif. Setelah pasien paham kemudian petugas mengambil
spesimen/dahak dan didapatkan pada saat kunjungan dahak dengan kualitas bagus,
kemudian dahak dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan bagus
2. Pengambilan sputum juga harus dilakukan sebelum suspek menyikat gigiagar sputum
mudah dikeluarkan
3. Dianjurkan suspek banyak mengonsumsi air putih pada malam hari sebelum
pengambilan sputum.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 23 April 2016

Dr. Reni Safiazia Ade Feronika, AMK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19800519 200212 2 001

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.

b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No 3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah penjaringan suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Sungai Cubadak
Pada tanggal : 10 Mei 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Sungai Cubadak.

III. Hasil yang dicapai
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya,
didapatkan :
Nama Pasien : Jasmi
Umur/JK : 65 tahun / Laki-laki
Dari anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk berulang-ulang. Pasien
diserang demam, nyeri dada, nafsu makan menurun, berkeringat malam dan keadaan
umum lemah. Kemudian petugas menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan
penjelasan tentang penyakit TBC, resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa.
Petugas menjelaskan tentang cara pengambilan dahak yang efektif. Setelah pasien paham
kemudian petugas mengambil spesimen/dahak dan didapatkan pada saat kunjungan dahak
dengan kualitas bagus, kemudian dahak dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan bagus
2. Untuk pengambilan sputum selanjutnya pasien diminta menampung sputum pagi dan
sewaktu kedua.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 11 Mei 2016

Dr. Reni Safiazia Rena Andriana, A.Md. AK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19880409 201101 2 001

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.
b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No 3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah penjaringan suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Kapalo Koto Nag. Durga
Pada tanggal : 24 Mei 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Kapalo Koto Nag.
Durga.

III. Hasil yang dicapai
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya,
didapatkan :
Nama : Nursani
Umur/JK : 65 tahun / Perempuan
Dari anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk berulang kali. Pasien
mengalami nyeri dada, nafsu makan menurun dan berkeringat malam. Kemudian petugas
menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan penjelasan tentang penyakit TBC,
resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa. Petugas menjelaskan tentang cara
pengambilan dahak yang efektif. Petugas menganjurkan pasien untuk mengambil sputum
sewaktu pertama dan pasien bersedia untuk diambil sputumnya. Untuk sputum pagi dan
sewaktu kedua, keluarga pasien bersedia mengantarkannya ke Puskesmas.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan berupa air ludah
2. Pengambilan sputum juga harus dilakukan sebelum pasien menyikat gigi agar sputum
mudah dikeluarkan
3. Pasien dianjurkan mengonsumsi air yang banyak pada malam sebelum pengambilan
sputum.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 25 Mei 2016

Dr. Reni Safiazia Hasni Novita, A.Md. AK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19860313 201101 2 002

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.

b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No 3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Tambun Ijuk
Pada tanggal : 25 April 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Tambun Ijuk.

III. Hasil yang dicapai
Berdasarkan informasi dari bidan desa didapatkan seorang pasien :
Nama Pasien : Martini
Umur/JK : 70 tahun / Perempuan
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya. Dari
anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk sejak ± 1 bulan yang lalu. Pasien
mengalami sesak nafas, nafsu makan menurun dan berkeringat malam. Kemudian petugas
menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan penjelasan tentang penyakit TBC,
resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa. Petugas menjelaskan tentang cara
pengambilan dahak yang efektif. Setelah pasien paham kemudian petugas mengambil
spesimen/dahak dan didapatkan pada saat kunjungan sampel sewaktu pertama berupa air
ludah, kemudian dahak dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa. Untuk sputum pagi dan
sewaktu kedua petugas juga mengajarkan teknik batuk efektif serta menganjurkan kepada
pasien untuk minum teh manis pada malam hari menjelang tidur untuk mendapatkan
sputum yang berkualitas.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan berupa air ludah
2. Pengambilan sputum juga harus dilakukan sebelum suspek menyikat gigi agar sputum
mudah dikeluarkan
3. Untuk pengambilan sampel pagi, pasien diminta minum teh manis kemudian pasien
diminta menampung sampel sewaktu kedua di puskesmas.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 26 April 2016

Dr. Reni Safiazia Rena Andriana, A.Md.AK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19880409 201101 2 001

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH
I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.

b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No 3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah penjaringan suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Sungai Cubadak
Pada tanggal : 25 April 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Sungai Cubadak.

III. Hasil yang dicapai
Berdasarkan informasi dari bidan desa didapatkan seorang pasien :
Nama : Fitra Wati
Umur/JK : 38 tahun / Perempuan
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya. Dari
anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk berdahak selama 20 hari. Pasien
diserang demam, sesak nafas, nafsu makan menurun dan berkeringat malam. Kemudian
petugas menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan penjelasan tentang penyakit
TBC, resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa. Petugas menjelaskan
tentang cara pengambilan dahak yang efektif. Setelah pasien paham kemudian petugas
mengambil spesimen/dahak dan didapatkan pada saat kunjungan dahak dengan kualitas
bagus, kemudian dahak dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan bagus
2. Pengambilan sputum pagi pasien dianjurkan untuk berlari-lari kecil di sekitar rumah
3. Untuk pengambilan sputum sewaktu ke-2 pasien dianjurkan menampung dahak sebelum
datang ke Puskesmas.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 23 April 2016

Dr. Reni Safiazia Ade Feronika, AMK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19800519 200212 2 001

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.

b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No 3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah penjaringan suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Piladang
Pada tanggal : 23 Mei 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Piladang.

III. Hasil yang dicapai
Berdasarkan informasi dari salah satu keluarga pasien didapatkan :
Nama Pasien : Dery
Umur/JK : 33 tahun / Laki-laki
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya. Dari
anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk berdahak yang berulang-ulang.
Pasien mengeluh mengalami sesak nafas, nafsu makan menurun dan berkeringat malam.
Kemudian petugas menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan penjelasan
tentang penyakit TBC, resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa. Petugas
menjelaskan tentang cara pengambilan dahak yang efektif. Setelah pasien paham kemudian
petugas mengambil spesimen/dahak dan didapatkan pada saat kunjungan dahak dengan
kualitas bagus, kemudian dahak dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan bagus
2. Pengambilan sputum pagi pasien dianjurkan untuk minum air teh manis dan kemudian
pasien diminta menampung sampel sewaktu kedua di Puskesmas.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 23 April 2016

Dr. Reni Safiazia Hasni Novita, A.Md.AK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19860313 201101 2 002

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.

b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No 3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah penjaringan suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Piladang
Pada tanggal : 01 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Piladang.

III. Hasil yang dicapai
Berdasarkan informasi dari salah satu keluarga pasien didapatkan :
Nama Pasien : Deswardi
Umur/JK : 39 tahun / Laki-laki
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya. Dari
anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk berdahak selama ± 1 Bulan . Pasien
mengeluh mengalami sesak nafas, nafsu makan menurun dan berkeringat malam.
Kemudian petugas menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan penjelasan
tentang penyakit TBC, resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa. Petugas
menjelaskan tentang cara pengambilan dahak yang efektif. Setelah pasien paham kemudian
petugas mengambil spesimen/dahak dan didapatkan pada saat kunjungan dahak dengan
kualitas bagus, kemudian dahak dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan bagus
2. Pengambilan sputum pagi pasien dianjurkan untuk minum air teh manis dan kemudian
pasien diminta menampung sampel sewaktu kedua di Puskesmas.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 02 Juni 2016

Dr. Reni Safiazia Rena Andriana, A.Md.AK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19880409 201101 2001

PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PILADANG
Jl. Raya Payakumbuh – Bukittinggi KM 8 Piladang(0752)77611688
Email:pusk_piladang@gmail.com

LAPORAN
TENTANG PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH

I. Pendahuluan
a. Latar belakang
Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat
global, regional, nasional maupun lokal. Tuberkulosis menyebabkan kematian 5000 perhari
atau hampir 2 juta kematian per tahun di seluruh dunia. TB,HIV/AIDS dan malaria secara
bersama-sama merupakan penyebab 6 juta kematian setiap tahun. Seperempat juta (25%)
kematian karena TB berhubungan dengan HIV.

b. Landasan Hukum
1. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit
Menular (Lembaga Negara RI Tahun 1991 No.49, Tambahan Lembaga Negara RI No
3447)
2. Kemenkes No.203/menkes/SK/III/1999 tentang Gerakan Terpadu Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis

c. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan perjalanan dinas yang dilakukan adalah penjaringan suspek TB
Program P2M/TB ke : Jorong Piladang
Pada tanggal : 03 Juni 2016

II. Kegiatan yang dilaksanakan
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Penjaringan Suspek TB ke Jorong Kapalo Koto Nag.
Durga.

III. Hasil yang dicapai
Petugas turun ke lapangan dan melakukan anamnesa pada pasien dan keluarganya,
didapatkan :
Nama : Ramzi
Umur/JK : 71 tahun / Laki-Laki
Dari anamnesa didapatkan pasien mengalami keluhan batuk selama 15 hari. Pasien
mengalami nyeri dada, nafsu makan menurun dan berkeringat malam. Kemudian petugas
menjelaskan maksud kedatangannya dan memberikan penjelasan tentang penyakit TBC,
resiko dan cara penularan, dan cara penegakan diagnosa. Petugas menjelaskan tentang cara
pengambilan dahak yang efektif. Petugas menganjurkan pasien untuk mengambil sputum
sewaktu pertama dan pasien bersedia untuk diambil sputumnya. Untuk sputum pagi dan
sewaktu kedua, keluarga pasien bersedia mengantarkannya ke Puskesmas.

IV.Kesimpulan dan RTL
1. Sampel sewaktu yang didapatkan berupa air ludah
2. Pengambilan sputum juga harus dilakukan sebelum pasien menyikat gigi agar sputum
mudah dikeluarkan
3. Pasien dianjurkan mengonsumsi air yang banyak pada malam sebelum pengambilan
sputum.

V.Penutup
Demikianlah laporan perjalanan dinas ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Diketahui Oleh Dibuat di Piladang
Kepala Puskesmas Piladang PadaTanggal : 04 Juni 2016

Dr. Reni Safiazia Ade Feronika, AMK
NIP.19830105 200901 2 004 Nip. 19800519 200212 2 001