You are on page 1of 2

Sudah bertahun-tahun menggunakan mode AUTO untuk memotret?

Are you ready memasuki
dunia fotografi ‘sebenarnya’ dan mengambil alih proses pen-settingan kamera yang selama ini
dilakukan otomatis oleh kamera kita? Ok, here comes the guides…

Memotret adalah melukis dengan cahaya. Oleh karena itulah, memotret adalah selalu
mengenai cahaya. Cahaya ini akan melukis warna, kontras, kecerahan, hingga bahkan bisa saja
pergerakan dari suasana yang dibidik. Dengan berbagai setting di dalam kamera digital, kita
dapat mengatur bagaimana cara cahaya itu melukis sensor digital kita. Mulai dari lamanya,
jumlah dan sudut cahaya nya, hingga kepekaan kanvas akan cahaya yang datang.

Nah proses melukis inilah yang kita sebut eksposur (exposure). Sadar atau tidak, baik fotografer
profesional atau anak TK yang pertama kali memotret, pasti melakukan exposur ini.

Walau kelihatannya ribet, percayalah.. men-setting kamera untuk motret itu sebetulnya simpel
kok! Simpel banget malah! kalo udah paham nanti pen-setting-an bisa dilakukan di luar kepala…
bisa disambil makan, bisa disambil baca buku, bisa disambil koprol-koprol, canggih deh….
Pokoknya, saat memotret, setting dasar yang harus kita ingat hanyalah 4 setting berikut ini :
APERTURE + SHUTTER SPEED + ISO SPEED. Kombinasi nilai Aperture dan Shutter
Speed menentukan Nilai Eksposur (Exposure Value) – yaitu banyak-tidaknya jumlah cahaya
yang jatuh ke sensor.. kasarnya mah- terang-gelapnya gambar hasilnya lah… Ini nih diagramnya
biar jelas…

Yang mana aperture? Yang mana ISO Speed? Bingung ngeliat angka-angka setting di layar LCD
kamera temen-temen? Ini nih, dijelasin satu-satu… Untuk tipe kamera selain Canon, layout nya
mungkin bisa berbeda, tapi terminologi yang digunakan sama aja…

Ndak usah bingung sama angka-angka aneh bin ajaib lainnya. Aperture. Exposure Value. pokoknya angka-angka yang selalu harus dipantengin itu adalah angka yang saya highlight : Shutter Speed. sama ISO Speed… .