Dasar-dasar HTML, PHP dan MySQL

Dasar-Dasar Web Design dengan PHP dan MySQL

HARINDRA WISNU PRADHANA (L2F004481)
TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO

Abstrak

Kebutuhan masvarakat akan informasi meniadikan iaringan internet berkembang
begitu pesat dengan berbagai lavanan vang didukungnva. Mulai dari surat elektronik.
percakapan online. pertukaran dokumen berupa gambar. suara. video. bahkan peredaran
uang. Jaringan ini mendukung penggunaan protokol vang begitu luas. Dan sebagai
antarmuka klien. digunakanlah protokol hvpertext. Disini dalam menampilkan
informasinva server memanfaatkan kelebihan-kelebihan hipertext dalam memformat
tampilan halaman-halamannva sehingga lebih menarik dibanding plain text biasa.

1. Pendahuluan

Seiak awal dihubungkannya
iaringan demi iaringan di dunia ini.
internet berkembang luar biasa pesat. Ide
penyatuan komputer di seluruh dunia
yang pernah dipandang sebelah mata ini
ternyata kini iustru meniadi kebutuhan
masyarakat dunia. Berbagai institusi.
perusahaan. hingga perseorangan begitu
banyak menggunakan internet dalam
kehidupan. Bagi institusi. iaringan
internet dapat dimanIaatkan untuk
mentransIer data dari satu tempat ke
tempat lain di pelosok bumi ini baik
dengan maupun tanpa enkripsi.
Bagi sebuah perusahaan. internet
begitu bermanIaat mulai dari bagian
produksi. hingga pemasaran. Di bidang
produksi. data-data bahan baku. sumber
produksi. dan lain-lain bisa didapat dari
internet. Sumber daya yang dibutuhkan
kini hampir semuanya dapat ditemukan di
internet. Di bidang distribusi. seseorang
di perusahaan dengan kedudukan tertentu
mungkin takkan tahu dimana suatu
barang itu dibutuhkan. dan dimana suatu
barang itu berlebih. Dengan iaringan
sebesar internet. suatu perusahaan dapat
berkomunikasi dengan anak
perusahaannya. atau mungkin iuga
perusahaan lain untuk menentukan
kemana barangnya akan dikirim. dan
darimana dia akan menerima barang.
Sedangkan di bidang pemasaran. iklan
telah meniadi momok yang menentukan
sukses tidaknya suatu perusahaan.
Berdasarkan sampling secara random.
sebagian besar situs-situs di internet
didayagunakan tidak lain adalah untuk
media iklan dengan berbagai karakteristik
dan wuiudnya.
Selain organisasi-organisasi. pihak
perorangan iuga tidak sedikit yang
memanIaatkan iaringan internet. Dengan
begitu mudahnya mendapatkan koneksi.
dan begitu murahnya biaya koneksi.
perorangan yang menggunakan iaringan
ini meledak tak terkendali. Manusia yang
ditakdirkan sebagai makhluk sosial. tidak
menyia-nyiakan iaringan internet untuk
aktualisasi diri. Begitu banyak inIormasi
yang bisa didapat dari internet. Mulai dari
kesehatan. pendidikan. ekonomi. militer.
hampir segala bidang kehidupan tercakup
dalam internet.
Perkembangan internet tak luput
dari iaringan-iaringan. serta mesin-mesin
yang terhubung dengannya. Server-server
penyedia layanan telah membludak di
iagat raya ini. Sebagian besar dari server
itu menggunakan tampilan dengan
hypertext. Sebuah bahasa tingkat tingi
yang dapat diatur tampilannya. Mulai
dari ukuran. iarak antar huruI. bentuk
huruI. warnanya. hingga berbagai
animasi berbasis text.
Tampilan ini diperlukan untuk
menimbulkan kesan pertama saat
membuka halaman weg tersebut. Kesan
ini begitu penting mengingat begitu
banyak server yang mungkin
menyediakan layanan yang sama. dengan
Iasilitas sama. dan hak akses yang sama.
Namun bila ada dua pilihan situs dengan
layanan sama. orang akan cenderung
memilih yang berpenampilan lebih baik.
dan menarik.
Kesan menarik ini tak lepas dari
programmernya dalam mendesain
tampilan halaman-halaman webnya.
Namun perlu diperhatikan iuga. dalam
mendesain tampilan seindah-indahnya.
sebaiknya tidak melupakan layanan yang
disediakan.

2. HTML

HTML kependekan dari HyperText
Markup Language. Yaitu script hypertext
yang telah di markup atau dikembangkan
lebih laniut sehingga dapat diatur Iormat
penulisannya dengan standard tertentu.
File-Iile ini memiliki ekstensi .htm
maupun .html. HTML mampu mengubah
Iormat tampilan kata-kata pada plaintext
meniadi lebih indah. Tentu saia tak lepas
dari kreatiIitas programmer.
HTML menggunakan tag-tag
sebagai alat pemIormatan text. Penulisan
tag adalah terletak diantara tanda · dan
tanda ~. Misalkan untuk halaman web
sederhana dengan menampilkan 'hello
world¨ cukup dengan listing berikut:

<html>
<body>
°hello world¨
</body>
</html>

Ada dua macam tag pada html.
Yaitu tag pembuka misalkan ·html~
yaitu awal dimulainya aturan-aturan tag
tersebut. dan tag penutup seperti ·/html~
yaitu akhir digunakannya aturan-aturan
tag tersebut.
Pada dasarnya. web berbasis html
memiliki kerangka tersendiri. Secara
umum. seisi halaman web terbagi
meniadi dua bagian. bagian kepala dan
tubuh. Bagian kepala pada html diapit
dengan tag ·head~ dan ·/head~
sedangkan bagian tubuhnya diapit tag
·body~ dan ·/body~. Pada bagian kepala
kita dapat menambahkan iudul halaman
yang akan dituniukkan pada bagian atas
browser. Format penulisan iudul adalah:

<title>nama_judul</title>

Tentunya dengan kode diatas diapit
tag-tag kepala.
Dan pada bagian tubuh dari
halaman web itu. dapat kita masukkan
inIormasi yang akan kita tampilkan.
Berbagai tag yang dapat dipakai disini
antara lain:
Tag huruI
Tag style penulisan
Tag paragraI
Tag listing
Tag tabel
Tag hiperlinks
Tag penampil gambar
Form

2.1 Tag huruI (Iont)
Tag huruI memiliki Iormat:

<font [font_attribute]>isi_kata-
kata</font>

Font attribute dapat berupa ienis
maupun ukuran huruI. Misalnya untuk
kata-kata 'hello world¨ dengan ienis
huruI courier. berukuran lebih kecil dari
standard dapat ditulis:

<font face="Courier" size="-
2">¨hello world¨</font></b></h1>

Untuk perbandingan coba kita buat
sebuah halaman web berikut dan simpan
sebagai coba1.html

<html>
<head>
<title>jenis dan ukuran
huruf</title>
</head>
<body>
<p><font size="+3" face="Arial,
Helvetica, sans-serif">tipe huruf
1</font></p>
<p><font face="Courier New,
Courier, mono">tipe huruf
2</font></p>
<p><font size="-2">tipe huruf
3</font></p>
</body>
</html>

Dari listing diatas nampak
perbedaan huruInya.

2.2 Tag Style
Sedangkan untuk tag style
penulisan huruI. ada berbagai macam tag
antara lain sebagai berikut:

<b>tulisan</b> akan menampilkan

<i>tulisan</i> akan menampilkan

<u>tulisan</u>akan menampilkan
tulisan
<s>tulisan</s> akan menampilkan
tulisan

Style diatas dapat dikombinasikan
satu sama lain.

2.3 Tag ParagraI
ParagraI pada html dimulai dengan
tag ·p~ dan diakhiri dengan ·/p~ tag
paragraI ini dapat diberi attribute
layaknya tag Iont. Mulai dari ukuran
huruI secara umum. posisi perataan
paragraI. dan lain-lain. DeIault
penulisannya adalah sebagai berikut.

<p|h1|h2|h3|h4
[align=¨left|center|right¨]>

HuruI p dapat digantikan dengan
h1. h2. dan seterusnya untuk
mendapatkan ukuran penulisan yang
berbeda. Dan dapat di rata kiri dengan
align leIt. tengah dengan center. dan
seterusnya. Untuk membedakannya kita
buat listing berikut dan simpan sebagai
coba2.html

<html>
<head>
<title>format paragraf</title>
</head>
<body>
<h1 align="center">tulisan</h1>
<p align="left">tulisan</p>
<h3 align="right">tulisan</h3>
</body>
</html>

2.4 Tag Listing
Tag listing digunakan untuk
membuat urutan daItar dengan beberapa
item didalamnya. Urutan ini dapat
bernomor. maupun hanya dengan bullet.
Urutan bernomor disebut iuga ordered list
menggunakan tag ·ol~ dan urutan
dengan bullet disebut unordered list dan
menggunakan tag ·ul~ setiap item pada
list diapit dengan tag ·li~ dan ·/li~
misalnya kita buat listing berikut. dan
simpan sebagai coba3.html

<html>
<head>
<title>list</title>
</head>
<body>
<ul>
<li>item 1</li>
<li>item 2</li>
<li>item 3</li>
</ul>
<ol>
<li>item 1</li>
<li>item 2</li>
<li>item 3</li>
</ol>
</body>
</html>

2.5 Tag Tabel
Tag tabel digunakan untuk
menampilkan inIormasi ke dalam tabel.
Setiap baris dan kolom diawali tag
berikut

<table [width=¨table_width¨]
[border=¨table_border¨]>

Untuk membuat baris.
menggunakan tag ·tr~ dan kolom-kolom
pada baris itu dikodekan dengan tag ·td~
misalnya buat listing berikut. dan simpan
sebagai coba4.html.

<html>
<head>
<title>tabel 3x4</title>
</head>
<body>
<table width="400" border="2">
<tr>
<td>isi 1.1</td>
<td>isi 1.2</td>
<td>isi 1.3</td>
<td>isi 1.4</td>
</tr>
<tr>
<td>isi 2.1</td>
<td>isi 2.2</td>
<td>isi 2.3</td>
<td>isi 2.4</td>
</tr>
<tr>
<td>isi 3.1</td>
<td>isi 3.2</td>
<td>isi 3.3</td>
<td>isi 3.4</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

2.6 Tag Hiperlinks
Tag hiperlinks memungkinkan kita
menuiu ke halaman baru dengan alamat
tertentu dengan cara meng-klik pada
tulisan tertentu. DeIault penulisannya
adalah sebagai berikut.

<a href=¨links¨> text_hiperlinks
</a>

Link ini dapat berupa alamat situs
lain. halaman lain pada situs yang sama.
atau meruiuk ke Iile tertentu yang dapat
di download oleh klien.

2.7 Tag Penampil gambar
Untuk memperindah tampilan
halaman web. dapat ditambahkan gambar
dari Iolder yang sama dengan Iile web
kita. atau dari subIolder lain.
Format penampilannya dengan tag
berikut.
·img src÷"Iilegambar"
|width÷"lebargambar"| |height÷"|tinggi
gambar|"~
Dengan pengaturan tinggi dan lebar
gambar. gambar berukuran besar dapat
ditampilkan lebih kecil. dapat diubah
pula proporsi antara lebar dan tingginya.

2.8 Form
Form dibagi meniadi dua
berdasarkan arah datanya yaitu post dan
get. Form berguna untuk membuat
halaman-halaman web kita lebih dinamis.
Namun. dalam penggunaannya. Iorm
memerlukan bantuan PHP untuk
menialankan perintah2nya. Form
memiliki beberapa komponen yang dapat
dimasukkan ke dalamnya. Setiap
komponen-komponen itu diletakkan
diantara tag Iorm dengan deIault
penulisan sebagai berikut.

<form name="nama_form"
method="[post|get]"
action="file_php_pengolah_data_fo
rm">

Komponen-komponen yang dapat
dimasukkan ke dalam Iorm antara lain:
TextIield
Button
Checkbox
Radiobutton
List/menu. dan
FileIield

2.8.1 TextIield
TextIield berupa box dapat kosong
maupun dengan initial value.
Penulisannya dengan tag:

<input type="[text|password]"
name="nama_variabel">

Tipe input ada dua yaitu plaintext.
yang akan ditampilkan isinya setiap kali
user mengetik sesuati di dalamnya. dan
password. yang akan menyembunyikan
huruI atau angka yang diketik user.

2.8.2 Button
Button memiliki Iungsi utama
menialankan perintah pada Iorm. Tag
button adalah sebagai berikut.

<input type="submit|reset"
name="nama_tombol"
value="tulisan_pada_tombol">

Tipe input dapat berupa submit.
atau reset. Submit digunakan untuk
mengirim besaran atau value dari
variabel-variabel yang ada pada Iorm
yang sama. ke Iile php yang akan
memroses data tersebut. Sedangkan input
tipe reset. berIungsi mengosongkan value
atau mengembalikan ke initial value.

2.8.3 Checkbox
Checkbox dan radiobutton memiliki
bentuk yang mirip. keduanya merupakan
sederetan opsi yang dapat dipilih user
maupun tidak. Namun bedanya pada
checkbox. kita dapat memilih lebih dari
satu checkbox. sedangkan pada
radiobutton. bila satu tombol kita pilih
atau kita aktiIkan. maka tombol yang lain
akan non aktiI.
Penulisan checkbox adalah sebagai
berikut.

<input type="checkbox"
name="nama_variabel"
value="isi_variabel">


2.8.4 Radiobutton
Penulisan radiobutton dengan tag
berikut

<input type="radio"
name="nama_variabel"
value=¨isi_variabel">

2.8.5 List / Menu
List/menu memiliki Iungsi mirip
dengan textIield. hanya saia besaran-
besaran atau valuenya telah ada.
Sehingga kita tinggal memilih salah
satunya. Penulisannya adalah sebagai
berikut.

<select name="nama_variabel">
<option value="1">satu</option>
<option value="2">dua</option>
<option value="3">tiga</option>
</select>

Value memberikan besar nilai
tersebut pada nama-variabel sesuai
pilihan/opsi.
2.8.6 File Field
File Iield menampilkan textIield
dan button disampingnya yang telah
diatur sedemikian rupa untuk mengambil
link data yang akan dikirim ke server.
Penulisan Iile Iield adalah sebagai
berikut.

<input type="file"
name="lokasi_file">

2.8.7 Karakter Khusus
Selain itu. ada beberapa karakter
khusus yang dapat ditampilkan pada
halaman web. Diantaranya adalah:
© dengan &copy;
® dengan &reg;
¢ dengan &cent;
£ dengan &pound;
¥ dengan &yen;
Dan lain-lain.
Sebagai contoh pemrograman web
dengan html. buat dua Iile halaman1.html
dengan listing berikut.

<html>
<head>
<title>login form</title>
</head>
<body>
<h1 align="center">selamat datang
di webserver ujicoba</h1>
<p><b>silahkan masukkan username
dan password anda</b></p>
<br>
<form name="form1" method="post"
action="login.php">
<input type="text"
name="u_name"><br>
<input type="password"
name="u_pass">&nbsp;&nbsp;&nbsp;
<input type="submit"
name="Submit" value="login"><br>
<input type="checkbox"
name="checkbox" value="checkbox">
</form>
<p>pindah ke <a
href="halaman2.html"> halaman
dua</a></p>
</body>
</html>

Dan halaman2.html dengan listing
berikut.

<html>
<head>
<title>data diri form</title>
</head>
<body>
<h1 align="center">selamat datang
di webserver ujicoba</h1>
<p><b>masukkan data diri
anda</b></p>
<br>
<form name="form1" method="post"
action="data.php">
<ul>
<li>Nama :
<input type="text"
name="nama"></li>
<li>Nim :
<input type="text"
name="nim"></li>
<li>Jenis kelamin :
<select name="kelamin">
<option value="-">-</option>
<option value="L">laki-laki
</option>
<option value="P">Perempuan
</option>
</select>
</ul><input type="submit"
name="submit" value="Kirim">
</form>
<p>kembali ke <a
href="halaman1.html">halaman
satu</a></p>
</body>
</html>

3. PHP

Dalam bagian ini. kita akan
membuat kode program sederhana untuk
menuniukkan bagaimana aplikasi PHP
bekeria. Kita membutuhkan satu Iile yang
akan kita namakan welcome.php File
welcome.php akan berisi tiga baris kode
sebagai berikut :

<?
echo(°Hallo user .. !¨));
?>

Kode di atas akan mengalami error.
karena kita terlalu banyak menulis tanda
). Pesan error akan muncul di layar.
menuniukkan lokasi error pada kode. dan
tipe errornya. Perbaiki kode welcome.php
sehingga meniadi seperti berikut ini:

<?
echo(°Hallo user .. !¨);
?>

kode akan dapat diialankan dengan
baik dan menghasilkan output
sebagai berikut :

Gambar 1 Tampilan halaman PHP
sederhana

3.1 Statement
Statement adalah satuan perintah
dalam PHP. Statement harus diakhiri
dengan tanda semicolon/titik-koma (;).
Contoh statement :
echo(°hello user . !¨);

Contoh lainnya :

echo(°4 + 5 = ¨ . 4+5);

3.2 Expression
Expression adalah satu bagian kecil
kode yang akan dihitung hasilnya oleh
php.
Contoh expression :

4 + 5

Penggunaan expression :

echo(°4 + 5 = ¨ . 4+5);

3.3 Comment
Comment adalah bagian dari kode
yang tidak dieksekusi/diialankan.
Comment dibuat untuk memperielas atau
memberi keterangan pada kode program.
Ada dua cara menulis comment :
comment satu baris dan comment banyak
baris. Comment satu baris dibuat dengan
menggunakan tanda //. Semua statement
yang ada di kanan // tidak diialankan oleh
interpreter.
Contoh penggunaan:

echo(°4 + 5 = ¨ . 4+5); //
menampilkan hasil 4 + 5

Comment banyak baris dibuat
dengan menggunakan pasangan /* dan */.
Semua tulisan yang dibuat di antara tanda
tersebut tidak akan dieksekusi oleh
interpreter.
Contoh penggunaan :

/*
kode ini akan menampilkan hasil
dari
4 + 5
*/
echo(°4 + 5 = ¨ . 4+5);

3.4 Variabel
Variabel digunakan sebagai tempat
penyimpanan data sementara. Data yang
disimpan dalam variabel akan hilang
setelah program selesai dieksekusi. Untuk
penyimpanan data yang permanen. kita
dapat menyimpan data di database atau di
disk. Silahkan mengacu pada Akses
Database untuk mendalami penggunaan
database. dan Akses File dan Folder
untuk penyimpanan data di Iilesystem.
Variabel di PHP diawali dengan tanda $.
Untuk dapat menggunakan variabel. ada
dua langkah yang harus dilakukan.
deklarasi dan inisialisasi.

3.4.1 Deklarasi variabel
Deklarasi variabel bisa disebut iuga
memperkenalkan atau mendaItarkan
variabel ke dalam program. Dalam php.
deklarasi variabel seringkali digabung
dengan inisialisasi. Variabel dalam PHP
dinyatakan dengan awalan $.
Contoh :

$namaPembeli
$jumlahBarang
$harga

Ada beberapa aturan yang diikuti
berkenaan dengan penggunaan nama
variabel. Aturan pemberian nama
variabel :
Dimulai dengan tanda $
Karakter pertama harus huruI atau
garis bawah ( )
Karakter berikutnya boleh huruI.
angka. atau garis bawah.
Inisialisasi variabel
Inisialisasi variabel adalah mengisi
nilai untuk pertama kalinya ke dalam
variabel. Contoh inisialisasi :

$namaDepan ÷ 'Harindra¨;
$namaBelakang ÷ 'Wisnu¨;
$nomorUrut ÷ 3;
$nilai ÷ 100;

3.4.2 Tipe data
Dalam bahasa pemrograman yang
lain. ada bermacam-macam tipe data.
misalnya integer(bilangan bulat).
Iloat(bilangan pecahan). char(karakter
angka dan huruI). string(kumpulan huruI
atau kata). dan berbagai tipe lainnya.
PHP mengenal dua tipe data sederhana;
numerik dan literal. Ditambah dengan
dua tipe data yang tidak sederhana. yaitu
array dan obiect. Tipe Numerik dapat
menyimpan bilangan bulat. PHP mampu
menyimpan data bilangan bulat dengan
iangkauan dari -2 milyar sampai ¹2
milyar. Contoh bilangan bulat: 3. 7. 20.
Selain itu. tipe numerik iuga digunakan
untuk menyimpan bilangan pecahan. Tipe
literal digunakan untuk menyimpan data
berupa kumpulan huruI. kata. dan angka.
Tipe boolean. yang dikenal dalam bahasa
program yang lainnya. tidak ada dalam
PHP. Untuk menguii benar salah (true
Ialse). kita menggunakan tipe data yang
tersedia. FALSE dapat digantikan oleh
integer 0. double 0.0 atau string kosong.
yaitu "". Selain nilai itu. semua dianggap
TRUE.
Variabel dapat digunakan untuk
menyimpan berbagai ienis data. Misalnya
data numerik yang dapat dioperasikan
secara matematika.
Contoh :

$jmlBarang=3;
$harga=1000;
$bayar=$jmlBarang * $harga;

Pada contoh di atas. variabel
pembayaran akan menyimpan nilai 3000.
Sedangkan data non numerik (disebut
iuga data literal) tidak dapat dioperasikan
secara matematika. Contoh:

$nama = $namaDepan +
$namaBelakang;

Variabel nama akan menyimpan
gabungan dari dua variabel. yaitu
'HarindraWisnu¨.
Secara umum. data literal ditandai
dengan pasangan ' dan '. Data numerik
tidak dikelilingi oleh ' dan '. Tetapi
biasanya PHP akan secara otomatis
mengubah tipe data sesuai kebutuhan.
Contoh :

$jalan=°Pemuda¨;
$no= 1;
$blok=2A;
$Penghuni=30;

$alamat=$jalan+$no;
$hasil=$no+$Penghuni;

Pada sampel kode di atas. variabel
alamat akan menyimpan nilai Pemuda 1.
PHP secara otomatis mengubah tipe data
variabel no (numerik) meniadi literal.
Variabel alamat akan bertipe literal.
Variabel hasil akan menyimpan nilai 31.
yaitu peniumlahan dari 1 dan 30.

3.4.2 Passing Variable
Variabel dapat di-passing atau
diteruskan ke halaman web berikutnya
yang diakses user. Ada beberapa teknik
untuk meneruskan variabel. diantaranya:
Melalui URL. dan
Melalui Form

3.4.2.1 URL
Variabel diteruskan melalui URL
dengan Iormat sbb

http://alamat_web?variabel1=nilai
1&variabel2=nilai2

Misalnya. untuk memberikan
variabel $nama berisi 'wisnu¨ dan
$alamat ÷ 'Semarang¨ ke welcome.php.
pada address bar kita akan menulis :

welcome.php?nama=Wisnu&alamat=Sem
arang
Untuk lebih ielasnya. perhatikan
gambar berikut.

Gambar 2 Passing variabel melalui URL
Variabel ini dapat diakses di script
welcome.php dengan listing sebagai
berikut :

<?
echo("Variabel \$nama berisi :
$nama");
print("<br>");
echo("Variabel \$alamat berisi :
$alamat");
?>

Tanda \ membuat $nama ditulis apa
adanya bukan isi dari variabel tersebut.
Cara lain untuk mengirim variabel-
variabel adalah dengan menggunakan
Iorm yang telah kita buat tadi. Misalnya
untuk halaman2.html. kita buat Iile
data.php dengan listing berikut

<?
echo("Selamat Datang");
print("<br>");
echo("nama anda : $nama");
print("<br>");
echo("Nomor induk anda : $nim");
?>

3.4.2.2 Form
Form pada halaman2.html
mengirimkan data yang anda isikan
kedalam variabel-variabel nama. nim.
dan kelamin. Data tadi disubmit ke tuiuan
yang merupakan isi dari action dari Iorm
tersebut yaitu data.php. data.php
kemudian akan dieksekusi setelah
menekan tombol kirim. Kita dapat
memilih dataa manapun yang akan
diolah. Pada contoh data.php diatas. kita
hanya tampilkan nama. dan nim saia.

3.5 Operator
Pada PHP dikenal pula operator
bilangan. Operator digunakan untuk
memanipulasi nilai suatu variabel.
Variabel yang nilainya dimodiIikasi oleh
operator disebut operand. Contoh
penggunaan operator misalnya 13 - 3. 13
dan 3 adalah operand. Tanda "-" disebut
operator.
Untuk kemudahan penielasan. operator
diklasiIikasikan meniadi:
Arithmetic Operator
Assignment Operator
Comparison Operator
Logical Operator
Lain-lain

3.5.1 Arithmetic operator
Arithmetic Operator digunakan
untuk melakukan perhitungan
matematika. Misalnya

$a ÷ 5 ¹ 3;

Operator "¹" berIungsi untuk
menambahkan kedua operand (5 dan 3).
Ada beberapa arithmetic operator. yaitu :
¹ : peniumlahan
- : pengurangan
* : perkalian
/ : pembagian
° : nilai sisa pembagian
Contoh penggunaan :
Buatlah dua Iile berikut :
input.htm

<html>
<head>
<title>Operator
Aritmatika</title>
</head>
<body>
<form name="form1" method="post"
action="hitung.php">
<input type="text" name="nilai1"
value=¨nilai pertama¨>
<select name="operator">
<option value="+">+</option>
<option value="-">-</option>
<option value="*">*</option>
<option value="/">/</option>
<option value="%">%</option>
</select>
<input type="text" name="nilai2"
value=¨nilai kedua¨>
<input type="submit"
name="Submit" value="hitung">
</form>
</body>
</html>

Yang akan memunculkan tampilan
berikut.

Gambar 3 Tampilan input.html
Hitung.php

<?
$perhitungan =
$nilai1.$operator.$nilai2;
eval("\$hasil = $perhitungan;");
echo("Hasil Perhitungan : ");
echo("<blink>");
echo($hasil);
echo("</blink>");
?>

Dengan mengisi input.html dengan
besaran tertentu dan memilih
operatornya. akan muncul hasil yang
diinginkan. Isi dari value akan
menyatakan initial value yang berupa
kata-kata. Bila tidak diganti dengan huruI
maka tidak akan dimunculkan keluaran
mengingat tipe datanya tidak dapat
dioperasikan secara aritmatik.

3.5.2 Relational operator
Relational operator digunakan
untuk membandingkan nilai dari dua
operand. Hasil perbandingan dinyatakan
dalam nilai boolean. TRUE berarti benar.
dan FALSE berarti salah. Beberapa ienis
relational operator :

÷÷ : memeriksa apakah operand kanan
bernilai sama dengan operand kiri
~ : memeriksa apakah operand kiri
bernilai lebih besar daripada
operand kanan
· : memeriksa apakah operand kiri
bernilai lebih kecil dengan operand
kanan
~÷ : memeriksa apakah operand kiri
bernilai lebih besar atau sama
dengan operand kanan
·÷ : memeriksa apakah operand kiri
bernilai lebih kecil atau sama
dengan operand kanan
!÷ : memeriksa apakah operand kanan
tidak bernilai sama dengan operand
kiri

Seperti pada operator berikutnya.
kita tambahkan Iorm kedua pada Iile
input.html dengan listing berikut.

<form name="form2" method="post"
action="banding.php">
<input type="text" name="nilai1"
value="nilai pertama">
<select name="operator">
<option value="1">==</option>
<option value="2;">&gt;</option>
<option value="3">&lt;</option>
<option value="4">&gt;=</option>
<option value="5">&gt;=</option>
<option value="6=">!=</option>
</select>
<input type="text" name="nilai2"
value="nilai kedua">
<input type="submit"
name="Submit" value="bandingkan">
</form>

Dengan tampilan berikut

Gambar 4 Tampilan input.html setelah
ditambah Iorm2

Lalu buat Iile banding.php dengan
listing berikut.

<?
switch($operator){
case 1;
echo($nilai1 == $nilai2 ?
"Perbandingan benar" :
"Perbandingan Salah");
break;
case 2;
echo($nilai1 > $nilai2 ?
"Perbandingan benar" :
"Perbandingan Salah");
break;
case 3;
echo($nilai1 < $nilai2 ?
"Perbandingan benar" :
"Perbandingan Salah");
break;
case 4;
echo($nilai1 >= $nilai2 ?
"Perbandingan benar" :
"Perbandingan Salah");
break;
case 5;
echo($nilai1 <= $nilai2 ?
"Perbandingan benar" :
"Perbandingan Salah");
break;
case 6;
echo($nilai1 != $nilai2 ?
"Perbandingan benar" :
"Perbandingan Salah");
break;
}
?>

Dan simpan pada direktori yang
sama. Dengan memasukkan data. dan
memilih operator perbandingan yang
tepat. akan muncul kalimat
'Perbandingan Benar¨ sebaliknya. bila
operator salah. akan muncul
'Perbandingan Salah¨
Berbeda dengan operator
aritmatika. disini variabel literal iuga
dapat dibandingkan. Perbandingan
variabel literal adalah urutan huruInya
dalam abiad.

3.5.3 Logical operator
Logical Operator digunakan untuk
membandingkan dua nilai variabel yang
bertipe boolean. Hasil yang didapat dari
penggunaan logical operator adalah
boolean.
Untuk contohnya kita tambahkan
Iorm3 pada input.html dengan listing
berikut.

<form name="form3" method="post"
action="hitung.php">
<select name="nilai1">
<option
value="true">benar</option>
<option
value="false">salah</option>
</select>
<select name="operator">
<option
value="&amp;&amp;">&amp;&amp;</op
tion>
<option value="||">||</option>
</select>
<select name="nilai2">
<option
value="true">benar</option>
<option
value="false">salah</option>
</select>
<input type="submit"
name="Submit" value="hitung">
</form>

Dengan tampilan sebagai berikut.

Gambar 5 Tampilan input.html dengan
Iorm3
Form ini menggunakan pemroses
yang sama dengan aritmatika. hanya saia
hasilnya berupa boolean 1 atau kosong.

3.5.4 Assignment Operator
Assignment operator digunakan
untuk memberi/mengisi nilai ke dalam
variabel tertentu. Contoh sederhana :

$nama = "wisnu";

Pada contoh di atas. operator "÷"
digunakan untuk mengisi nilai "wisnu" ke
dalam variabel nama. Selain operator "÷".
ada beberapa assignment operator yang
lainnya. seperti dapat dilihat pada
penielasan berikut :
Operator ¹÷
Penielasan :
Menambahkan nilai pada variabel
Contoh :
$a += 3;
sama dengan
$a = $a + 3;
Operator -÷
Penielasan :
Mengurangi nilai pada variabel
Contoh :
$a -= 3;
sama dengan
$a = $a - 3;
Operator *÷
Penielasan :
Mengalikan variabel dengan
bilangan tertentu
Contoh :
$a *= 3;
sama dengan
$a = $a * 3;
Operator /÷
Penielasan :
Membagi variabel dengan bilangan
tertentu
Contoh :
$a /= 3;
sama dengan
$a = $a / 3;
Operator °÷
Penielasan :
Mencari sisa hasil bagi variabel
dengan bilangan tertentu
Contoh :
$a %= 3;
sama dengan
$a = $a % 3;
Operator &÷
Penielasan :
Melakukan operasi logical AND
pada variabel
Contoh :
$a &= TRUE;
sama dengan
$a = $a & TRUE;
Operator '÷
Penielasan :
Melakukan operasi logical OR pada
variabel
Contoh :
$a |= FALSE;
sama dengan
$a = $a | FALSE;
Operator `÷
Penielasan :
Melakukan operasi bitwise xor pada
variabel
Contoh :
$a ^= 3;
sama dengan
$a = $a ^ 3;
Operator .÷
Penielasan :
Menambahkan String pada variabel
Contoh :
$nama=¨harindra¨;
$nama .= °_wisnu¨;
sama dengan
$nama = $nama . °wisnu¨;
Sama dengan
$nama=¨harindra_wisnu¨;
Operator ¹¹
Penielasan :
Menambahkan nilai satu pada
variabel
Contoh :
$a ++ ;
sama dengan
$a = $a + 1;
Operator --
Penielasan :
Mengurangi nilai satu pada variabel
Contoh :
$a -- ;
sama dengan
$a = $a - 1;
Operator lain-lain
Operator penggabung String
Pada PHP. string digabungkan
dengan operator . (titik).
Contoh penggunaan :
$string1 = "Hello";
$string2 = "World";
echo($string1." ".$string2);
akan menampilkan :
Hello World

3.5.5 Operator percabangan
Percabangan pada umumnya
dilakukan dengan struktur iI-else. seperti
pada contoh berikut:
if($user == "wisnu"){
echo("Welcome Wisnu");
}else{
echo("Wrong username");
}
Hal yang sama dapat dilakukan
dengan cara :
echo($user == °wisnu¨ ? "Welcome
Wisnu" : "Wrong username");
Perhatikan tanda ? dan :
PHP memeriksa apakah pernyataan
di sebelah kiri "?" benar atau salah.
Apabila benar. pernyataan di sebelah kiri
tanda ":" dieksekusi. Bila salah.
pernyataan di sebelah kanan ":"
dieksekusi. Lebih ielas tentang
percabangan dapat dipelaiari dalam
bagian Control Flow.

3.5.6 Operator Error Suppression
PHP menampilkan pesan error
apabila built-in Iunction (Iunction yang
disediakan PHP) mengalami error.
Misalnya tidak bisa membuka Iile. tidak
bisa mengakses database. dan lainnya.
Pada saat pembuatan aplikasi. pesan error
ini sangat membantu dalam
menyelesaikan dan memperbaiki
kesalahan pemrograman. Tetapi. pada
saat aplikasi selesai dibuat dan digunakan
secara umum. pesan error ini akan
mengganggu pengguna.
Untuk mematikan pesan error
tersebut. kita menggunakan operator
(.Contoh penggunaan :
@chdir("temp");
Pada kondisi normal. Iunction chdir
akan menimbulkan pesan error apabila
direktori temp tidak ditemukan atau tidak
dapat diakses. Dengan menggunakan
operator (. PHP akan "diam saia"
apabila direktori temp tidak ditemukan
atau tidak dapat diakses.

3.6 Control Flow
Control Ilow dalam bahasa
Indonesia dapat diartikan sebagai aliran
kendali. Maksud sebenarnya dari control
Ilow adalah bagaimana urutan eksekusi
perintah di dalam program.
Misalnya. dalam Iunction :
Iunction testFlow()
¦
int a ÷ 5;
echo(a);
}
Perintah pertama yang diialankan
adalah mengisi nilai 5 ke dalam variabel
a. Perintah kedua yang diialankan
adalah menampilkan nilai yang tersimpan
dalam variabel a (dalam hal ini 5) ke
browser. Control Ilow di atas
merupakan sebuah contoh sederhana.
Beberapa control Ilow yang tersedia
dalam PHP :
Percabangan (branching)
Perulangan (looping)
Perpindahan (iumping)

3.6.1 Percabangan
Percabangan. atau sering disebut
iuga dengan istilah decision-making.
memungkinkan aplikasi untuk memeriksa
isi suatu variabel atau hasil perhitungan
ekspresi dan mengambil tindakan yang
sesuai. Ada dua ienis percabangan.
dipilih berdasarkan kriteria pemeriksaan
dan iumlah pilihan yang tersedia.

3.6.1.1 iI else
Konstruksi iI-else dapat diielaskan
sebagai berikut :

if(condition)
{
statement 1;
}
else
{
statemant 2;
}

Aliran program :
1. Condition akan diperiksa
2. Bila bernilai true. statement 1 akan
diialankan
3. Bila bernilai Ialse. statement 2 akan
diialankan

3.6.1.2 iI - elseiI - else
Untuk pilihan yang lebih dari dua.
PHP menyediakan konstruksi iI-elseiI-
else.
iI(condition1)
¦
statement 1 ;
}
elseiI(condition2)
¦
statement 2 ;
}
else
¦
statement 3 ;
}
Dengan konstruksi ini. penggunaan
pilihan dapat lebih dari satu sesuai
keinginan programmer.

3.6.1.3 switch case
Konstruksi switch dapat diielaskan
sebagai berikut :
switch(a)¦
case 1;
statement 1 ;
break;
case 2;
statement 2 ;
break;
case 3;
statement 3 ;
break;
deIault;
statement 4 ;
break;
}
Disini bila a adalah 1. 2. atau
kondisi lain. statement yang mengikuti
akan dilaksanakan. Dan kembali ke
listing selaniutnya. Bila tak satu
kondisipun terpenuhi. statement pada
kondisi deIault yang akan diialankan.
Penggunaan break. diperlukan
untuk segera kembali ke listing berikut.
Misal bila setelah statement 1 tidak
terdapat break. statement 2 akan ikut
tereksekusi.

3.6.2 Perulangan

3.6.2.1 For
Looping dengan Ior disebut iuga
determinate loop. artinya looping yang
iumlah pengulangannya (iterasi) telah
ditentukan di awal looping. Ada beberapa
bagian penting dari Ior loop:
Initialization expression
Stop condition Iterative expression
Loop body
Initialization Expression diialankan
satu kali. pada saat looping dimulai.
Biasanya bagian ini digunakan untuk
menginisialisasi counter(penghitung).
Stop condition diperiksa nilainya
sebelum setiap iterasi dieksekusi. Apabila
condition bernilai Ialse. iterasi
dihentikan. Iterative expression
dilakukan setelah iterasi dieksekusi.
Bagian ini biasanya digunakan untuk
menambah nilai counter.
Loop body dieksekusi sekali setiap
iterasi. merupakan perintah yang ingin
kita lakukan berulang-ulang. contoh

<?
for($a=0; $a<10; $i++)
}
Echo (°Hello World¨);
}
?>

Listing diatas akan mencetak Hello
World sebanyak sepuluh kali.

3.6.2.2 While
While loop iuga dikenal dengan
istilah indeterminate loop. artinya iumlah
loopingnya tidak ditentukan pada awal
looping. while loop lebih sederhana
daripada Ior loop. karena cuma memiliki
dua bagian:
Stop Condition
Loop body
Stop condition diperiksa sebelum
tiap iterasi dilaksanakan. Selama stop
condition bernilai true. perintah dalam
loop body akan dilakukan berulang-
ulang. Iterasi akan dihentikan apabila
stop condition bernilai Ialse.
Sama seperti pada Ior loop. loop
body dilaksanakan satu kali setiap iterasi.
Misalnya:

<?
$a = 0;
while($a<10){
echo(°hello world¨);
}
?>

Loop di atas akan berialan terus
tanpa henti. karena tidak ada perintah
yang mengubah nilai stop condition. do-
while loop merupakan modiIikasi dari
while loop. Bentuknya dapat dilihat pada
sampel kode berikut:

do{
statement
}
while (kondisi)

3.6.3 Perpindahan

3.6.3.1 Break
Break digunakan dalam looping
untuk menghentikan suatu loop. Untuk
lebih ielasnya. perhatikan kode berikut :

<?
// melakukan break pada $i == 2
for($i = 0; $1<5; $i++)
{
if($i == 2){break;}
echo("Nilai i : $i <br>");
}
echo(°Loop Selesai¨);
?>

kode tersebut akan melakukan
break pada saat i bernilai 2. sehingga
akan menghasilkan output sebagai
berikut :
Nilai i : 0
Nilai i : 1
Loop Selesai

3.6.3.2 Continue
Continue berIungsi untuk melewati
satu iterasi/putaran dalam rangkaian loop.
Untuk lebih ielasnya. kode di atas akan
kita modiIikasi.

<?
//melakukan continue pada $i == 2
for($i = 0; $1<5; $i++){
if($i == 2){continue;}
echo("Nilai i : $i <br>");
}
echo("Loop Selesai");
?>

kode tersebut akan melakukan
continue pada saat i bernilai 2. sehingga
melompat ke looping berikut dan akan
menghasilkan output sebagai berikut :
Nilai i : 0
Nilai i : 1
Nilai i : 3
Nilai i : 4
Loop Selesai

3.6.3.3 Return
Perintah return berIungsi untuk
memerintahkan kode untuk keluar dari
Iungsi. Fungsi akan kita pelaiari dengan
lebih mendalam pada bagian selaniutnya.
Untuk sementara. Iungsi cuma akan
digunakan untuk menielaskan return.
Perhatikan kode di bawah :

<?
function testReturn(){
for($i = 0; $i<5; $i++){
// melakukan return pada $i == 2
if($i == 2){return; }
echo("Nilai i : $i <br>");
}
echo("Loop Selesai");
}
// jalankan function
testReturn();
echo("Function selesai");
?>

Dari listing diatas akan didapat
hasil keluaran:
Nilai i : 0
Nilai i : 1
Function Selesai
Dapat diamati. setelah nilai i ÷2.
program akan keluar dari Iungsi sehingga
perintah penulisan 'Loop Selesai¨ tidak
diialankan. melainkan langsung ke
perintah lain diluar Iungsi yaitu mencetak
'Function Selesai¨

3.6.3.4 Exit
Exit digunakan untuk menghentikan
keseluruhan script php. Untuk lebih
ielasnya. kita akan modiIikasi kode di
atas meniadi seperti berikut :

·?
Iunction testExit()¦
Ior($i ÷ 0; $1·5; $i¹¹)¦
// melakukan return pada $i ÷÷ 2
iI($i ÷÷ 2)¦exit; }
echo("Nilai i : $i ·br~");
}
echo("Loop Selesai");
}
// ialankan Iunction
testExit();
echo("Function selesai");
?~

Outputnya adalah :
Nilai i : 0
Nilai i : 0
Disini nampak baik script echo
pertama dan kedua tidak dieksekusi. Hal
ini karena perintah exit langsung
menghentikan semua proses php
sehingga setelah 2 tercapai. semua proses
dihentikan. dan perintah selaniutnya tidak
dieksekusi.

3.7 Array

3.7.1 Konsep array
Array adalah kumpulan beberapa
data yang disimpan dalam satu variabel.
Jadi. berbeda dengan variabel
sebelumnya yang hanya menyimpan satu
nilai saia. array dapat menampung lebih
dari satu nilai. Sebagai contoh. kita akan
menyimpan data teman-teman kita dalam
satu variabel $teman. Ada tiga orang
teman yang akan kita masukkan ke dalam
variabel tersebut. Secara matematis.
dapat digambarkan sebagai berikut :
Teman÷¦Tion.Wahyu.David}
Tiap nilai dalam array (disebut
elemen) diakses dengan menggunakan
index. PHP mengenal dua macam index.
yaitu index numerik dan index asosiatiI.
Index numerik menggunakan angka
untuk menandai tiap elemen. sedangkan
index asosiatiI memberi nama untuk
masing-masing elemen. Penggunaan
index akan dibahas lebih detail di bawah.

3.7.2 Inisialisasi array
Inisialisasi (mengisi nilai) array
$teman di atas dilakukan dengan cara
sebagai berikut :

$teman=
array(°Tion¨,°Wahyu¨,°David¨);

Kode di atas akan meniadikan
$teman array berindex numerik. Selain
dengan cara di atas. kita iuga dapat
membuat array yang sama dengan cara :

$teman[] = °Tion¨;
$teman[] = °Wahyu¨;
$teman[] = °David¨;

Hasilnya adalah array berindeks
numerik yang dapat digambarkan sebagai
berikut :
Tabel 1 array berindex numerik
index value
0 Tion
1 Wahyu
2 David
untuk membuat array berindex
asosiatiI. kita membutuhkan label atau
nama untuk masing-masing elemen.
Contoh di atas akan dikembangkan agar
dapat menyimpan nomer telepon masing-
masing teman. Gambaran visualnya
adalah sebagai berikut :
Tabel 2 array berindex asosiatiI
index value
Tion 08562655XXX
Wahyu 08562269XXX
David 081326930XXX
pada gambar di atas. nama masing-
masing teman akan diiadikan label untuk
nilai nomer telepon yang disimpan. Kode
programnya adalah sebagai berikut :

$sobat ÷ array ('Tion¨÷~08562655XXX.
'Wahyu¨÷~08562269XXX.
'David¨÷~081326930XXX);

atau

$sobat ÷ array
('Tion¨÷~08562655XXX);
$sobat |'Wahyu¨| ÷ 08562269XXX;
$sobat |'David¨| ÷ 081326930XXX;

3.7.3 Navigasi array
Navigasi (mengakses nilai) array
dapat dilakukan dengan looping.
Misalnya untuk menampilkan isi array
berindex numerik di atas. kita akan
menggunakan kode seperti berikut :

for($i=0; $i<length($teman);$i++)
{echo(°Array \$teman index ke
[$i] adalah $teman[$i]¨);
echo(°<br>¨);
}

Untuk mengakses array berindex
asosiatiI. kita tidak dapat menggunakan
loop seperti di atas. karena label/index
elemen disimpan dalam bentuk string.
Loop untuk mengakses array
berindex asosiatiI dapat dilihat pada
sampel kode di bawah :

while(list($index, $nilai) =
each($rekan))
{echo(°Array \$rekan index $index
berisi nilai $nilai¨);
echo(°<br>¨); }

Ada dua Iungsi yang terlibat di atas.
each dan list. Fungsi each berguna untuk
mengakses masing-masing elemen dalam
array. Elemen yang dihasilkan adalah
pasangan key dan value. dimana key
adalah indexnya dan value adalah isinya.
Pasangan tersebut akan dipisahkan oleh
Iungsi list dan dimasukkan ke dalam
variabel $index dan $nilai.

3.7.4 Fungsi-Iungsi array

3.7.4.1 Sort
Elemen-elemen dalam array dapat
diurutkan dengan menggunakan Iungsi
sort(). Contoh penggunaannya adalah
sebagai berikut :
sort($teman);
for($i=0;
$i<length($teman);$i++){
echo(°Array \$teman index ke
[$i] adalah $teman[$i]¨);
echo(°<br>¨);
}

akan menghasilkan output :
Array teman index ke 0 adalah Tion
Array teman index ke 1 adalah Wahyu
Array teman index ke 2 adalah David

3.7.4.2 Asort dan Ksort
Asort digunakan untuk
mengurutkan asosiatiI array menurut
isinya. Contoh penggunaan :

asort($rekan);
while(list($index, $nilai) =
each($rekan))
{echo(°Array \$rekan index $index
berisi nilai $nilai¨);
echo(°<br>¨); }

akan menghasilkan output :
Array $rekan index David berisi nilai
081326930XXX
Array $rekan index Wahyu berisi nilai
08562269XXX
Array $rekan index Tion berisi nilai
08562655XXX

ksort digunakan untuk mengurutkan
asosiatiI array menurut indexnya. Contoh
penggunaan :

ksort($rekan);
while(list($index, $nilai) =
each($rekan)){
echo(°Array \$rekan index $index
berisi nilai $nilai¨);
echo(°<br>¨);
}

akan menghasilkan output :
Array $rekan index David berisi nilai
081326930XXX
Array $rekan index Tion berisi nilai
08562655XXX
Array $rekan index Wahyu berisi nilai
08562269XXX

3.8 Function

3.8.1 Konsep Iunction
Function adalah kumpulan beberapa
statement yang dibuat dengan tuiuan
menyelesaikan satu tugas tertentu.

3.8.2 Return value dan parameter
Perhatikan kode berikut :

function add($a, $b){
return $a + $b;
}

Function sederhana di atas akan
menerima masukan berupa dua angka.
Kemudian kedua angka tersebut akan
diiumlahkan. dan hasilnya dikembalikan
kepada pemanggil Iunction.
Nilai yang dikembalikan tersebut
disebut return value. Sedangkan nilai
yang dimasukkan ke dalam Iunction ($a
dan $b) disebut parameter.

3.8.3 Deklarasi Iunction
Ada beberapa hal utama yang perlu
diperhatikan dalam deklarasi Iunction
pada PHP. Nama. Iunction parameter.
dan Iunction body
Contoh Iunction:

function tambah($x, $y)
{ z = x + y;
echo(z);
}
function jumlah (int x, int y)
{ z = x + y;
return z;
}

Perhatikan contoh Iunction tambah
di atas. Baris satu merupakan deklarasi
Iunction. deklarasi berisi :
keyword Iunction
nama Iunction
parameter
Parameter adalah nilai yang
dimasukkan ke dalam Iunction untuk
diproses sehingga menghasilkan output.
Nama Iunction ditentukan dengan
memenuhi aturan sebagai berikut:
Tidak boleh sama dengan Iunction
yang telah ada dalam PHP.
Hanya boleh terdiri dari huruI. angka.
dan garis bawah (underscore)
Tidak boleh diawali dengan angka
Bahasa pemrograman lain
mendukung Iasilitas overloading. yaitu
sebuah Iunction dapat memiliki nama
yang sama dan hasil yang berbeda.
dengan syarat parameternya berbeda.
PHP tidak mendukung overloading. Jadi.
kita tidak dapat menggunakan nama yang
telah digunakan sebelumnya.

3.8.4 Implementasi Iunction
Contoh Iunction:
1 function tambah($x, $y)
2 {
3 z = x + y;
4 echo(z);
5 }
6
7 function jumlah(int x, int
y)
8 {
9 z = x + y;
10 return z;
11 }

Perhatikan contoh Iunction tambah
di atas. Perhatikan baris 2 sampai 4.
Function body dibatasi oleh sepasang ¦
dan } Function body berisi instruksi
yang harus dilakukan komputer untuk
menghasilkan output yang diinginkan.
Baris 3 menyuruh komputer untuk
membuat satu variabel bernama z yang
isinya adalah hasil peniumlahan x dan y.
x dan y didapat dari input yang diberikan
user. Baris 4 menyuruh komputer untuk
menampilkan hasil perhitungan ke layar.
Bedakan dengan baris 4 pada Iunction
iumlah yang memerintahkan komputer
untuk menampilkan hasil perhitungan di
layar. Contoh penggunaan Iunction

hasil = jumlah(4,5);
tambah(4,5);

Selain berbagai uraian diatas. masih
banyak hal yang dapat dipelaiari dalam
mengembangkan web berbasis PHP.
Termasuk penanganan database.

4. MySQL
Menyimpan data dalam Iile biasa
memiliki banyak keterbatasan. Semakin
besar ukuran Iile. pencarian data meniadi
lebih sulit. File biasa iuga tidak memiliki
kemampuan untuk mengolah data.
misalnya menghitung total nilai. rata-rata.
dan lain sebagainya.
Dan yang lebih penting. adanya
keterbatasan untuk mengendalikan akses
terhadap data. Kita tidak dapat
menentukan siapa yang boleh dan siapa
yang tidak boleh mengakses data. Siapa
yang boleh membaca dan tidak boleh
menulis. dan sebagainya.
Karena itu. sekarang kita akan
menggunakan media penyimpanan data
yang lebih mutakhir. yaitu database.
Operasi data dalam database umumnya
mengikuti pola yang sama. yaitu melalui
rangkaian langkah sebagai berikut :
Membuka sambungan dengan
database server
Memilih dan membuka database yang
diinginkan
Mengirim perintah untuk
mengambil/mengubah/menghapus
data.
Mengakses hasil pengambilan data
Mengakhiri sambungan

Kita akan membahas masing-
masing langkah tersebut satu per satu.
Sebagai contoh. kita akan mengaktiIkan
Iasilitas login pada aplikasi Contact
Manager. User akan diminta untuk
memasukkan username dan password.
Bila data yang dimasukkan sama dengan
yang ada dalam database. user akan
diteruskan ke halaman welcome. Kalau
salah. akan muncul pesan error. Sebagai
tambahan. kita akan membuat halaman
yang memungkinkan user untuk
mengganti password.
User yang belum terdaItar dapat
melakukan registrasi di halaman yang
akan disediakan. halaman web yang
dibutuhkan :
signin.html

<html>
<head>
<title>Login</title>
</head>
<body>
<h1>Sign In</h1>
<form name="form1" method="post"
action="login.php">
<table width="250" border="1">
<tr>
<td width="100">Nama</td>
<td><input type="text"
name="nick"></td>
</tr>
<tr>
<td>Password</td>
<td><input type="password"
name="password"></td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;</td>
<td><input type="submit"
name="Submit" value="Signin">
<input type="reset"
name="reset" value="cancel"></td>
</tr>
</table>
</form>
daftar baru <a
href="signup.html">disini</a>
</body>
</html>

Dengan tampilan berikut.

Gambar 6 halaman Sign In

Dan halaman signup.html dengan
listing berikut.

<html>
<head>
<title>Daftar</title>
</head>
<body>
<h1>Daftar Baru</h1>
<form name="form1" method="post"
action="signup.php">
<table width="250" border="1">
<tr>
<td width="100">Nama
Lengkap </td>
<td><input type="text"
name="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td>username</td>
<td><input type="text"
name="nick"></td>
</tr>
<tr>
<td>Password</td>
<td><input type="password"
name="password"></td>
</tr>
<tr>
<td>Password lagi </td>
<td><input type="password"
name="password1"></td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;</td>
<td><input type="submit"
name="Submit" value="Sign Up">
<input type="reset"
name="reset" value="Cancel"></td>
</tr>
</table>
</form>
<p>telah <a
href="signin.html">terdaftar</a>
</p>
</body>
</html>
Dengan tampilan berikut

Gambar 7 halaman Sign Up

4.1 Sekilas SQL Query
SQL (Structured Query Language)
adalah bahasa yang khusus digunakan
untuk mengoperasikan database. Untuk
memudahkan pelaiaran. SQL query akan
dikelompokkan meniadi tiga: Query
untuk mengelola database Query untuk
mengakses data dalam satu tabel Query
yang melibatkan lebih dari satu tabel
Query pengelolaan database Yang
termasuk ke dalam kelompok ini adalah
query yang bertuiuan untuk :
Membuat database
Menghapus database
Membuat tabel
MemodiIikasi tabel
Menghapus tabel
Menambah user
Mengatur permission
Menghapus user

Membuat database dilakukan
dengan perintah sebagai berikut :

CREATE DATABASE <nama database>

Contohnya : untuk aplikasi Content
Management. kita akan membuat
database Latihan dengan query sebagai
berikut :

CREATE DATABASE Latihan

Menghapus database dilakukan
dengan perintah :

DROP DATABASE <nama database>

Contoh :

DROP DATABASE Latihan

Membuat tabel dilakukan dengan
memberikan perintah sebagai berikut:

CREATE TABLE <nama tabel> (
<nama kolom> <tipe data>,
<nama kolom> <tipe data>,
. ,
<nama kolom> <tipe data>
);

contohnya:

CREATE TABLE user(
UserId INT (3),
UserName VARCHAR (50),
Password VARCHAR (50),
NamaLengkap VARCHAR (50)
);
Menghapus tabel dilakukan dengan
menggunakan query
DROP TABLE <nama tabel>;

Contoh :

DROP TABLE user;

4.1.1 Query satu tabel
Query satu tabel digunakan untuk
mengelola data dalam satu tabel.
Beberapa hal yang dapat dilakukan pada
satu tabel adalah :
Memasukkan data INSERT
MemodiIikasi data UPDATE
Mengambil data SELECT
Menghapus data DELETE
Menghitung banyaknya data COUNT
Menghitung peniumlahan data SUM
Menghitung nilai minimal MIN
Menghitung nilai maksimal MAX
Menghitung nilai rata-rata AVG

Untuk memasukkan data ke dalam
database. kita menggunakan perintah
INSERT. Aturan penulisannya adalah :

INSERT INTO <nama tabel> (<nama
kolom 1>, < nama kolom
1>, ..)
VALUES (<isi kolom 1>, <isi kolom
2>, ..);

Contoh :

INSERT INTO user VALUES (
1,
'wisnu',
'password',
'Harindra Wisnu'
);

Untuk mengubah data dalam
database. digunakan perintah UPDATE.
dengan aturan penulisan sebagai berikut :

UPDATE <nama tabel>
SET <nama kolom>=<isi kolom>
WHERE <kriteria>

Contoh :

UPDATE user
SET password='pass_baru'
WHERE UserName='wisnu'

Untuk menampilkan data dalam
tabel. gunakan perintah SELECT. Aturan
penulisannya adalah sebagai berikut:

SELECT <nama kolom>
FROM <nama tabel>
WHERE <kriteria>

Contoh :

SELECT *
FROM User
WHERE UserId=1

Untuk menghapus data dari dalam
tabel. gunakan perintah DELETE. Aturan
penulisannya adalah :

DELETE FROM <nama tabel> WHERE
<kriteria>

Contoh :

DELETE FROM User
WHERE NamaLengkap='Harindra
Wisnu'

4.1.2 Query banyak tabel
Query banyak tabel digunakan
untuk menghubungkan data di lebih dari
satu database. Pembahasan tentang ioin
berada di luar materi PHP Programming
dan ada di pembahasan tentang relational
database.

4.2 Membuat koneksi ke database
Sebelum mulai. kita terlebih dahulu
akan membuat database. Kita
membutuhkan tabel user untuk
menyimpan data sebagai berikut :
Nama Field Tipe Data
UserId int(3)
UserName varchar(50)
Password varchar(50)
NamaLengkap varchar(50)
Tabel dibuat dengan memberikan
query sebagai berikut:

CREATE TABLE user(
Id INT (3) AUTO_INCREMENT
PRIMARY KEY,
nick VARCHAR (50),
Password VARCHAR (50),
Nama VARCHAR (50)
);

Tabel siap digunakan. Kita akan
mulai dengan halaman daItar. karena kita
belum punya user. File register.php akan
menangani pendaItaran user baru.
Tugasnya adalah memasukkan data yang
diisi dalam Iorm ke dalam database.
Selaniutnya. kita akan melakukan
langkah-langkah seperti yang disebutkan
di atas.

4.2.1 Membuka sambungan dengan
database server
Untuk membuka sambungan. kita
membutuhkan alamat server serta
username dan password untuk database.
Setelah itu. kita membuka
sambungan dengan perintah sebagai
berikut :

$dbServer = "localhost";
$dbUser = "username";
$dbPass = "password";

$dbConn =
mysql_pconnect($dbServer,
$dbUser, $dbPass);

Sambungan dengan database
disimpan dalam variabel $dbConn untuk
digunakan pada langkah-langkah
selaniutnya.

4.2.2 Memilih dan membuka database
yang diinginkan
Selaniutnya. kita akan
menggunakan database tutorial. yang
sebelumnya telah dibuat dengan
menggunakan PHPMyAdmin. Gunakan
kode berikut untuk memilih dan
membuka database phpTutorial.

$dbName ÷ "phpTutorial";
mysqlselectdb($dbName);

Sekarang database telah siap untuk
digunakan. Kita dapat melangkah ke
tahap selaniutnya. yaitu memasukkan
data.
4.2.3 Mengirim perintah untuk
mengambil/mengubah/menghapus data.
Perintah untuk memasukkan data
dibuat dengan menggunakan aturan SQL.
diielaskan lebih lengkap pada bagian
selaniutnya. Query (perintah) untuk
memasukkan data adalah :

INSERT INTO user VALUES (
1,
'wisnu',
'password',
'Harindra Wisnu'
);

Perintah tersebut dieksekusi di
dalam script PHP sebagai berikut :

$query = "
INSERT INTO user VALUES (
1,
'wisnu',
'password',
'Harindra Wisnu'
);
";

$hasil = mysql_query($query);
if($hasil){
echo(mysql_affected_rows()."
orang ditambahkan ke dalam
sistem");
}

Script kita harus mengambil data
dari HTML Form (signup.html) dan
memasukkannya ke dalam database.
Untuk itu. kita akan membuat Iile
signup.php yang berisi kode sebagai
berikut :

·?
$dbServer ÷ "localhost";
$dbUser ÷ "wisnu";
$dbPass ÷ "password";

$dbConn ÷ mysqlpconnect($dbServer.
$dbUser. $dbPass);

$dbName ÷ "phpTutorial";
mysqlselectdb($dbName);

$query ÷ "
INSERT INTO user
(UserName. Password. NamaLengkap)
VALUES (
'$user'.
'$pass'.
'$namaLengkap'
);
";

$hasil ÷ mysqlquery($query);
iI($hasil)¦
echo(mysqlaIIectedrows()." orang
ditambahkan ke dalam
sistem");
}

?~

4.3 Mengakses hasil query
Setelah signup.html dieksekusi
dengan sukses. kita telah memiliki satu
user dalam database. Dengan demikian.
kita dapat menguii halaman login yang
telah kita buat. Untuk itu. kita perlu
mengakses data dalam database dan
mencocokkannya dengan input yang
diberikan user.
Langkah-langkah untuk mengakses
data dalam database adalah :
Membuat sambungan database
Memilih database
Membuat query
Menialankan query
Mengambil hasilnya
Memproses hasil

Query yang akan digunakan adalah:

SELECT * FROM User WHERE
userName='input dari user'

Query ini akan dimasukkan ke
dalam script meniadi :

$query = SELECT * FROM User WHERE
userName='$login'
Dan dieksekusi dengan kode :
$hasil = mysql_query($query);

Bila userName yang diinputkan
user tidak ada dalam database. query
akan mengembalikan 0 (nol) baris hasil.
Bila ada. query akan menghasilkan array
yang berisi data pada masing-masing
kolom dalam database.
Untuk mengetahui iumlah hasil
yang didapat dari query. digunakan kode
sebagai berikut:

$jumlahHasil =
mysql_num_rows($hasil);

Apabila hasilnya tidak nol (berarti
username telah terdaItar dalam sistem).
kita akan mengambil data password.
Untuk itu. kita gunakan perintah:

$data =
mysql_fetch_array($hasil);

Data password ada dalam array.
diakses dengan cara :

$passDb = $data[°Password¨];

Dengan demikian. keseluruhan
script signin.php akan meniadi :

<?
// variabel yang diperlukan untuk
akses database
$user = "wisnu";
$pass = "password";
$db = "user";
$server = "localhost";
// membuat koneksi
$koneksi = mysql_connect($server,
$user, $pass);
// memeriksa koneksi
if(!$koneksi){
echo("Koneksi ke database
gagal");
exit;
}
// membuka database
mysql_select_db($db);
// membuat query
$query = "SELECT * FROM user
WHERE
userName='".$login."'";
// mengeksekusi query
$hasil = mysql_query($query);
// mengakses hasil
$jumlahHasil =
mysql_num_rows($hasil);
if($jumlahHasil < 1){
echo("User $login tidak ada dalam
database <br>");
}else{
echo("User $login ada dalam
database<br>");
$data =
mysql_fetch_array($hasil);
$passwordAsli =
$data["password"];
if($password == $passwordAsli){
echo("Password untuk user $login
benar<br>");
}else{
echo("Password untuk user $login
salah<br>");
}
}

?>

Masih banyak penggunaan MySQL
untuk bidang yang lain. Selain contoh-
contoh diatas. PemanIaatan yang
maksimal sangat dipengaruhi oleh
kapasitas programmer dalam mendesain
web.

5. Penutup
Penggunaan PHP dan MySQL
dalam pemrograman website memberikan
Iitur yang begitu besar. Sebuah halaman
situs yang dinamis dan memiliki database
dapat dengan mudah dikembangkan
dengan PHP dan MySQL.
Penggunaannya iuga beragam. Mulai dari
pengolahan data. penyimpanan. dan
pengiriman data dapat dilakukan dengan
keduanya. Sehingga mendukung
implementasi yang sangat luas di
berbagai bidang. Mulai dari Akademik.
Kesehatan. pemerintahan. hingga Militer.
Pemrograman berbasis web tak
luput dari kesalahan. Mulai dari bug pada
listingnya. hingga vulnerability server itu
sendiri. Maka bagi pengembang server
web. selain mempelaiari pemrograman
web. iuga perlu mengetahui karakteristik
iaringan dan keamanannya yang tidak
dicantumkan disini.
ReIerensi tentang pemrograman
berbasis web begitu banyak baik buku
secara Iisik maupun e-book. Hal ini dapat
diiadikan perbandingan antara satu
dengan yang lain untuk menambah
pengetahuan.
Perkembangan PHP dan MySQL
begitu pesat sehingga dalam
mengembangkan sebuah situs web. perlu
diperhatikan versi engine yang kita
gunakan. Mengingat beberapa versi
memiliki kode-kode yang berbeda.


DaItar Pustaka
1. DuBois. Paul. MvSQL. New Riders.
2000
2. Mata-Toledo. Ramon A.
Fundamentals of SQL Programming.
Schaum`s Outlines. 2000
3. Muhardin. Endy. PHP Programming
Fundamental dan MySQL
Fundamental.
http://courseware.artivisi.com. ~










Semarang. 2 Desember 2006

HARINDRA WISNU P
(L2F004481).
Dilahirkan di Blora 20 tahun
yang lalu. Menempuh
pendidikan dari sekolah dasar
sampai sekolah menengah
pertama di Blora dan
melaniutkan sekolah
menengah atas di Semarang.
Dari tahun 2004 sampai saat
ini sedang menyelesaikan
studi Strata-1 di Jurusan
Teknik Elektro Fakultas
Teknik Universitas
Diponegoro Semarang.
konsentrasi InIormatika dan
Komputer.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful