You are on page 1of 1

PENATALAKSAAN HORDEOLUM

Nomor : A/SPO/149/PKM-MBR/IV/2016
SPO Terbit ke :I
No.Revisi :0
DINAS Tgl. berlaku : 1 April 2016 UPTD
KESEHATAN PUSKESMAS
KOTA PALU Halaman : 1/1 MAMBORO

Ditetapkan Kepala Ni Putu Ega Pragantini,SKM
UPTD Puskesmas Nip. 19790626 200012 2 001
Mamboro

Pengertian Penatalaksanaan hordeolum adalah penatalaksaan pada pasien dengan
peradangan supuratif kelenjar kelopak mata.
Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanan pasien dengan hordeolum di
UPTD Urusan Puskesmas Mamboro.
Kebijakan Berdasarkan Surat Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas
Mamboro Nomor : ......................... tentang .......................
Referensi Pedoman Pelayanan Klinis tahun 2016
Langkah- langkah/ 1. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memanggil pasien
Prosedur 2. Dokter/petugas yang diberi kewenangan melakukan anamnesis
terpimpin yang meliputi kelopak yang bengkak dengan rasa sakit
dan mengganjal, merah dan nyeri bila ditekan, serta perasaan tidak
nyaman dan sensasi terbakar pada kelopak mata.
3. Dokter/petugas yang diberi kewenangan melakukan pemeriksaan
fisik untuk menegakkan diagnosis hordeolum.
4. Dokter/petugas yang diberi kewenangan menuliskan hasil
anamnesis dan pemeriksaan fisik, diagnosis serta terapi kedalam
buku rekam medik pasien.
5. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memberikan terapi yang
dituliskan dalam resep. Adapun terapi yg diberikan adalah
oxytetrasiklin salep mata atau kloramfenikol salep mata setiap 8 jam,
atau kloramfenikol tetes mata sebanyak 1 tetes tiap 2 jam, eritromisin
500 mg pada dewasa dan anak sesuai dengan berat badan.
6. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memberikan edukasi
kepada pasien berupa mengompres hangat mata 4-6 kali sehari
selama 15 menit setiap kalinya dengan mata tertutup untuk membantu
drainase, membersihkan kelopak mata dengan air bersih atau pun
dengan sabun atau sampo yang tidak menimbulkan iritasi, tidak
menekan atau menusuk hordeolum, menghindari pemakaian make-up
dan lensa kontak.
7. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memberikan resep
mempersilahkan pasien untuk mengambil obat di apotek.
Unit Terkait Loket, Poli umum, Poli anak dan apotek.
Distribusi Tata usaha, Poli umum dan Poli anak

Rekaman Historis:
Diberlakukan
No Halaman Yang dirubah Perubahan Tgl.