STANDAR
WIRING
Next
1. Ly out Ground Plate
Jarak antar Duct : 1. MCB : 140 mm
2. Relay : 120 mm
3. PLC : 150 mm
4. Terminal : 100 mm
5. Breaker : 150 mm
Posisi Komponen : 1. PLC
2. Relay
3. Breaker atau MCB
4. Contactor atau Contactor + Overload
5. Terminal
Next
2. Ly out Operator Panel
Jarak antar Komponen : 1. Horizontal : 60 -70mm
60 -70 mm
2. Vertical : 70-80 mm
Diameter lubang
komponen 22mm2
70 -80 mm
atau ukur komponen
Next
3. Standar Kabel
Ukuran kabel di panel : 1. Control : NYAF 0,75 mm2 atau AWG 22
2. Motor : NYAF min 1,5 mm2
(spec lihat data motor)
Ukuran kabel di luar panel :
1. Sensor : NYYHY 3x0,75 mm2
2. Valve : NYYHY 2x0,75 mm2
3. Lampu : NYYHY 2x0,75 mm2
4. Motor : NYYHY min 4x0,75 mm2
(spec lihat data motor)
Warna kabel di panel : 1. Merah : Control DC +
2. Hitam : Control DC -
3. Kuning : Control AC / Motor
4. Biru : Neutral
Warna kabel motor : 1. R / U : Merah : Merah : Merah
2. S / V : Kuning : Biru : Putih
3. T / W : Hitam : Hitam : Hitam
4. Neutral / PE : Biru : Kuning/Hijau : Hijau
Warna kabel Sensor : 1. Merah : Power DC +
2. Hitam : Output Sensor
3. Biru : Power DC -
Warna kabel Valve : 1. Biru : Com + / Output +
2. Hitam : Com - / Output -
Pisahkan jalur kabel control (DC) dari jalur kabel power dalam panel !!!
4. Standar Skun
Ukuran Skun harus sesuai dengan ukuran kabel.
Pemakaian Skun :
1. Ferulles : Untuk terminal PLC dan PCB
2. Garpu : Untuk Relay, Contactor, Power Supply dll
3. Ring : Untuk Motor dan Noise Filter
4. Pin : Untuk Terminal
Contoh wiring tanpa skun
Warna Skun : No Warna Phase Motor Control
1 Merah R U DC +
2 Kuning S V L
3 Hitam T W DC -
4 Biru N PE N
Benar Salah
Jenis Skun
1. Ferulles 0,5 mm2 0,75 mm2 1,0 mm2
1,5 mm2 2,5 mm2 4 mm2
6 mm2 10 mm2
2. Garpu 3. Tusuk
4. Ring 5. Ring Polos 6. Male 7. Female
5. Standar Label
Semua kabel harus diberi label
1. Kabel NYAF 2. Kabel NYYHY
Motor, Valve, Sensor
Posisi hadap label
Kabel yang dari atas maupun dari bawah, sudut pandang label dari kiri.
L 04
COMPONENT
L 05
Wiring tanpa label
Label Komponen
Semua komponen harus diberi label.
1. Label Komponen Panel 2. Label Komponen Operator Panel
220W1
3.Label Komponen Mesin Cable
220Y1
Socket
220Y1 Coil
6. Finishing
Panel dalam keadaan bersih Kabel di heatshring
Touch Screen diberi mika transparansi
Panel dan komponen diground
Kabel keluar panel menggunakan Cable Glend
Jalur Kabel menggunakan Cable Duct
Kabel sebisa mungkin diberi pelindung Flexible Conduit atau Heat Shring
Pastikan semua sensor dalam keadaan aman
7. Yang perlu diperhatikan
1. Panel harus dalam keadaan aman (dibaut).
2. Semua kabel dalam kondisi rapi (di tie, dispiral, diduct dll)
Jumlah kabel lebih dari satu harus di tie.
Tie Mont setiap kabel yang menggantung.
Kabel dispiral dengan rapi (tidak ada kabel yang ditekuk di dalam spiral).
Contoh kabel yang dispiral pada operator panel
Rapi Kurang Rapi
3. Posisikan terminal box motor sesuai dengan jalur kabel.
4. Tentukan posisi junction box sesuai dengan fungsinya.
Valve 1
Junction Box
Valve 2
Valve 3
Unit Mesin 1 Unit Mesin 2
5. Semua valve harus diberi dioda, sebagai pengaman.
6. Selama proses pengerjaan panel teknisi harus menjaga area kerjannya
tetap bersih (ruang kerja di office, customer, dalam panel dan mesin).
Setiap wiring harus menyediakan kotak sampah, untuk kebersihan ruangan.
Bersih Kotor
Setiap wiring harus menyediakan kotak, untuk memisahkan tool/part.
Bagi siapapun yang tidak dapat menjalankan prosedur kebersihan
silakan melakukan pekerjaan wiring di luar ruang wiring.
7. Jangan pernah melepas socket putih servo, jika di customer!
Karena resiko rusak lebih besar.
Lebih banyak memakan waktu.