You are on page 1of 3

HAKIKAT DAN FUNGSI SAINS

A. HAKIKAT SAINS

Carin (1993) mendefinisikan sains sebagai suatu kumpulan pengetahuan yang


tersusun secara sistematis yang penggunaannya secara umum terbatasa pada gejala-
gejala alam.

Nokes (nur, 2000) dalam bukunya yang berjudul science in education menyatakan
bahwa sains merupakan pengetahuan teoritis yang diperoleh dengan metode khusus.

Pada dasarnya sains dapat dikatakan suatu pengetahuan teoritis yang diperoleh atau
disusun dengan cara khas atau khusus yaitu melakukan pengamatan, percobaan,
penyimpulan, penyusunan teori, percobaan, pengamatan, dan demikian seterusnya
saling kait-mengait antara satu dengan lainnya. Dengan demikian pada hakikatnya sains
terdiri dari 3 komponen :

1. Sikap ilmiah
2. Proses ilmiah
3. Produk ilmiah

Sikap ilmiah
Sains mempelajari gejala-gejala alam melalui observasi eksperimentasi dan
analisis yang rasional.
Sikap ilmiah meliputi hasrat ingin tau, kerendahan hati, sikap keterbukaaan,
jujur, pendekatan positif terhadap kegagalan, dan lain sebagainya.
Proses ilmiah
Merupakan langkah-langkah yang harus ditempuh oleh para ilmuwan untuk
memperoleh pengetahuan atau mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam.
Proses ilmiah meliputi :
a. Pengamatan
Pengamatan atau observasi merupakan proses pengumpulan informasi atau
data dengan menggunakan indra, dalam rangka untuk mendeskripsikan suatu
objek.
b. Percobaan
Percobaan atau eksperimen adalah suatu usaha sistematis yang direncanakan
untuk menghasilkan data dalam rangka untuk menjawab suatu masalah atau
menguji suatu hipotesis.
Eksperimen terdiri dari rumusan masalah, rumusan hipotesis, variabel
penelitian, definisi operasional variabel, pelaksanaan eksperimen untuk
mengumpulkan data, menganalisis data, dan menyimpulkan hasil
eksperimen
Produk ilmiah
Produk ilmiah dan sasaran sains adalah konsep, prinsip dan teori ilmiah. Dasar
pembentukan produk sains berasal dari data observasi yang dapat ditiru.

B. FUNGSI SAINS

1. Sains membantu manusia berfikir dalam pola sistematis.


Karena belajar sains berurusan dengan logika dan matematika hal ini
membuat kita berfikir lebih sistematis terutama dalam menyangkut
permasalahan di dunia dan alam.
2. Sains dapat menejelaskan gejala alam serta hubungan satu sama lain
antar gejala alam.
Sains merupakan kumpulan pengetahuan mengenai alam.
Kemampuan sains untuk menjelaskan ini dimungkinkan karena sains
mempunyai sifat-sifat :
a. Analisis ( dapat meneliti setiap bagian objek.
b. Logis ( dapat diamati dengan sederhana dan masuk akal ).
c. Sistematis ( bersifat logis serta berhubungan dengan sebab akibat).
d. Kausatif (gejala alam berdasarkan penyebab-penyebabnya).
e. Kuantitatif ( dapat diukur).
3. Sains dapat digunakan untuk meramalkan gejala alam yang terjadi
berdasarkan pola gejala alam yang dipelajari.
Jika ada hukum alam berarti gejala alam dapat dijamin akan mengikuti
hukum alam tersebut.
4. Sains digunakan untuk menguasai alam dan mengendalikannya demi
kepentingan manusia.
Dengan serangkaian pengamatan mengenai gejala alam dan sifat-sifatnya
manusia berusaha mengatur dan mengendalikan alam dengan tujuan tertentu.
5. Sains digunakan untuk melestarikan alam karena sumbangan ilmunya
mengenai alam.
Pengamatan dan analisis yang mendalam mengenai alam ilmuwan dapat tau
sampai dimana alam dapat dimanfaatkan dan sampai dimana alam justru
dirusak oleh aktifitas manusia.
MAKALAH
DASAR-DASAR SAINS
HAKIKAT DAN FUNGSI SAINS

DISUSUN OLEH :

DEVITA SARI CHINDY BEAUTY SAPBRINA WILLA SONIA ANDRIANTI

(170210102004) (170210102009) (170210102038)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
UNIVERSITAS JEMBER
2017