You are on page 1of 5

1

Tanya Jawab Kulwhatsapp


“Hypnowriting” Batch 2
Dipandu oleh: DARMAWAN AJI

Jawaban dari status kita yg tadi pak? Kalo ada yg menanggapi


bagaimana?*

Saya tanya dulu. Apa saja respon yang teman-teman dapatkan saat pasang
status tadi?

Berapa yang like? Berapa yang komen? Seperti apa komennya?

Perhatikan, status yang sama memicu respon yang berbeda-beda.

Ada yang cuma dikasih like, ada yang komen, bahkan di batch yang lalu ada
yang daftar dan menanyakan harga.

Dari sini kita mendapat satu pelajaran: tulisan yang sama akan mendapatkan
respon berbeda-beda. Sebuah status hanya akan direspon oleh orang yang
memang memiliki kebutuhan terkait.

Status tentang HYPNOWRITING - cara jualan, akan direspon oleh orang-orang


yang memang ingin menemukan cara jualan lewat tulisan yang lebih baik.

Maka, dalam ilmu pemasaran, antara MESSAGE (pesan) dengan MARKET


(orang yang kita sasar) dan MEDIA yang kita gunakan harus selaras.

Kalau produk kita kosmetik misalnya, pastikan sebagian besar friends di BBM
atau FB kita adalah wanita (meskipun laki-laki juga mungkin beli. Namun pasar
terbesar tetaplah wanita)

Kemudian pastikan kita sering berbagi informasi seputar tips kecantikan, cara
memilih kosmetik dan sebagainya.

Sehingga MESSAGE dan MARKETnya perlu ketemu. Cocok. Pas. Matching.

Jika tidak demikian, maka tidak banyak orang yang akan merespon status kita.

Tanya Jawab Kuliah WA Hypnowriting Batch 2


2

Misal kemudian ada yang nanya harga di status. Bagaimana respon kita?
Jawab langsung ke inbox, kemudian di komen dijawab dengan "sudah saya
inbox ya mbak..."

Di inbox jawab saja dengan kirim picture ini misalnya:

Kenapa tidak dijawab langsung di komen?

Tujuannya adalah untuk memicu komen-komen berikutnya.

Juga menciptakan rasa penasaran.

Ingat jawabannya: "terkait info di atas sudah saya inbox ya mbak" bukan "inbox
mbak"

Beda FEEL-nya

Sama ketika teman-teman posting produk apapun, jangan jawab harga


langsung di komennya. Kecuali memang Anda sengaja pasang harga di status
untuk menyeleksi prospek serius.

Oya, boleh jawaban di inbox tambahkan: "Ini info untuk batch berikutnyanya,
kontak langsung saja. Bilang, dapet info dari Sri Oriflame [ganti dengan nama
Anda ya]" Misalnya.

Ini pelajaran pertama dari latihan di awal.

Pelajaran kedua, saya sedang mencontohkan tahap 5 dalam pemasaran:


MEREKOMENDASIKAN.

Teman-teman ada di grup ini, artinya sudah MEMBELI dari saya. Maka, saya
perlu mendorong agar teman-teman naik ke level berikutnya:
merekomendasikan.

NB: tenang saja, kalau benar-benar ada yang daftar, nanti kita beri cashback
Rp15.000 per peserta 😅

Pelajaran Ketiga, sebelum saya meminta teman-teman update status, saya


melakukan FRAMING dulu. Sehingga teman-teman merasa nyaman mengikuti
perintah saya. Tidak merasa terpaksa.

Itu tiga pelajaran dari latihan pertama kita tadi.

Tanya Jawab Kuliah WA Hypnowriting Batch 2


3

Kalo kita disini kan Oriflamers coach, produk yang dijual sama. Untuk
memberikan benefit lebih bagaimana caranya?

Kalau yg dijual adalah membership di oriflame bgm caranya orang


tertarik?

Bagaimanakan caranya menjual lewat sosmed biar mereka yakin dan


percaya?

Bagaimana cara menyakinkan seseorg secara tulisan agar supaya org tsb
tertarik dan mau membeli produk yg kita tawarkan..dan supaya kata2 yg
dibuat tidak terlalu berlebihan?

Bagaimana membuat orang yg tdk kita kenal untuk menawarkan bisnis


oriflame ini via facebook?

Bagaimana supaya org tertarik dan yakin dngan oriflame,tdak


memandang sebelah mata kbnyakan bnyak yg lbh mau pake produk
berbahaya dr pd yg aman padahal dia tau yg dia pakai mengandung
mercury.

Bisa contohkan ke saya tulisan yg menarik untuk memasarkan


dagangan kita?

Pertanyaan-pertanyaan di atas akan terjawab setelah masuk bahasan hari


ketiga.

Jika ada produk yang kita jual rusak, tidak sesuai mutu yang diharapkan
pembeli. Bagaimana kita menyikapi agar pembeli tidak jera membeli.
Menjawab pertanyaan pembeli, karena barang rusak.

JAWABAN:

1. Dengarkan keluhan mereka.

2. Tanyakan faktanya.

3. Akui jika memang sesuai fakta.

4. Minta maaf.

Tanya Jawab Kuliah WA Hypnowriting Batch 2


4

5. Ganti produknya atau kalau tidak ada kembalikan uangnya.

6. Berikan diskon untuk pembelian berikutnya.

*Penawaran benefit > harga dilakukan secara terbuka atau dijapri?*

JAWABAN:

Bebas. Boleh terbuka, boleh japri. Sesuai kebutuhan saja.

Kalau merespon tiap status kita dg like saja, gimana follow upnya pak?

JAWABAN:

Itu tandanya mereka belum tertarik. Update status lainnya.

Kalo di fb kayaknya ga bisa add pertemanan lebih dari 10 coach..dan


pernah ada yg like langsung disapa say hai..tp langsung ditanggapi mau
nawarin bisnis ya..pdhal kan emang kesitu nantinya tp bukan
langsung..kira kira menjawab yg seperti ini gimana coach apakah kita
stop aja bangun interaksi apa ttp lanjut?

JAWABAN:

Typo. Maksud saya total request di angka 50. Untuk request yang belum
diapprove segera dicancel requestnya.

Orang bisa curiga bisa jadi karena status kita 80% terkait jualan. Namun jika
statusnya beragam, status yang berbagi manfaat. Saya kira mereka tidak akan
curiga.

Produk oriflame kan banyak jenisnya nah nentuin buyer persona per item
produk atau general aja yg kira2 butuh semua produk, kalau semua berarti
luas kan target marketnya jadi gak spesifik lagi. sebaiknya gimana coach?

JAWABAN:

Tanya Jawab Kuliah WA Hypnowriting Batch 2


5

Dikelompokkan berdasarkan kategori/kemiripan target market bu.

*Bgm cara menentukan scr pasti itu c1c2 atau c3? Kan kita punya tujuan
ttt dlm beriklan*

JAWABAN:

Iklan itu lebih ke ART (seni) bukan SCIENCE (ilmu pasti). Jadi ngga ada
kepastian.

Intinya adalah, apakah kita sekadar menyadarkan orang bahwa ada produk
yang bisa membantu mereka (C1)? Atau sudah mulai memberikan alasan-
alasan kenapa perlu mempertimbangkan produk kita sebagai pilihan mereka
(C2)? Atau mendorong mereka untuk membeli (C3)?

*Baiknya berapa perbandingan antara c1,c2 dan c3 yg kita buat statusnya


tiap hari coach agar kena di sasaran buyer persona kita?*

JAWABAN:

Rekomendasi saya untuk pemula 9 : 3 : 1


9 status C1
3 status C2
1 status C3

Urutannya: ((C1, C1, C1, C2) x 3) + C3

*Bagaimana kita bisa menentukan kapan mempost C1, C2 atau C3


coach? Apakah dilihat dr banyaknya like atau komen?*

JAWABAN:

Rutin saja. Kadang ada orang yang tertarik langsung inbox atau WA. Namun
jangan lupa, media sosial itu sarana pertemanan. Jadi sering-sering juga share
konten bermanfaatn untuk menciptakan interaksi dengan target market kita.

*Apa kriteria untuk pemula, dan selanjutnya pak?*

JAWABAN:

Yang personal brand-nya belum terlalu kuat. Kalau sudah kuat, C1 C2 pun
banyak yang closing. Kadang tanpa C1 dan C2 langsung C3

Tanya Jawab Kuliah WA Hypnowriting Batch 2

You might also like