You are on page 1of 3

ANALISIS KLINIS RESEP

I. PELAYANAN RESEP
a. Resep : Neurodex XX 2 dd
Methylprednisolone XX 2 dd
Meloxicam X 2 dd
b. Perhitungan resep :
1. Neurodex 2x1 / hari pemakaian max 10 hari
2. Methylprednisolone 2x1 / hari pemakaian max 10 hari
3. Meloxicam 2x1 / hari pemakaian max 5 hari
c. Perhitungan harga resep :
1. Neurodex
HNA : Rp 7.381 / strip @10 tablet
Harga per strip : Rp 738,1
Kebutuhan resep = 2 strip x Rp 7.381 = Rp 14.762
Harga = (Rp 14.762 + 10 %) + 25 %
{Rp 14.762 + (14.762 x 0,1)} + 25 %
Rp 16.238,2 + (16.238,2 x 0,25)
Rp 16.238,2 + 4.059,55
Rp 20.297,75
2. Methylprednisolone
HNA : Rp 45.000 / Box isi 10 blister @10 tablet
Harga per blister = Rp 4500
Kebutuhan resep = 2 blister x Rp 4500 = Rp 9000
Harga = (Rp 9000 + 10 %) + 25 %
Rp 9900 + (9900 x 0,25) = Rp 9.900 + 2.475
Rp 12.375,-
3. Meloxicam 7,5 mg
HNA : Rp 1.188 per tablet
Kebutuhan resep = 10 tablet x 10 = Rp 11.880
Harga = (Rp 11.880 + 10 %) + 25 %
Rp 13.068 + (13.068 x 0,25) = Rp 13.068 + 3.267
Rp 16.335,-

Harga total resep = Rp 20.297,75 + Rp 12.375 + Rp 16.335 + Rp 2500


= Rp 51.507,75
= Rp 51.600,00 (dibulatkan)
II. KESESUAIAN KLINIS
a. Menggali Riwayat Pasien (subyektif)
No. Kriteria Keterangan
1 Data Pasien Nama Pasien : Hery, Bp
Umur : 48 th
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Pakis Indah gg. 2 no. 50 Kudus
No. Telp : 082 213 141 520
Pekerjaan : wiraswasta
TB / BB : 170 cm / 68 kg
2 Riwayat Penyakit Tidak ada
3 Keluhan Sekarang Nyeri sendi
4 Riwayat Pengobatan Tidak ada
5 Pengobatan Sekarang Tidak ada
6 Alergi Tidak ada

b. Menggali Kondisi Pasien (obyektif)


Tanda-tanda vital (TTV)
1. TD : 130/85 mm/Hg
2. Nadi : 78 x per menit
3. RR : 20 x per menit
4. Suhu : 36 °C

c. Assesment
Perhitungan dosis
Dosis Dosis
No. Kriteria Kesimpulan Rekomendasi
R/ Literatur
1 Neurodex 2x1 3x1 Ok
2 Methylprednisolone 2x1 12x1 Ok
3 Meloxicam 2x1 2x1 Ok

d. Drug Related Problem (DRP)


1. Nurodex
No. Kriteria DRP Rekomendasi
1 Indikasi  Digunakan untuk terapi defisinesi
(kekurangan) vitamin B1, B6, dan
B12 seperti pada kasus polineuritis
(radang saraf), beri-beri, gangguan
saraf otak, infeksi mata, hingga
penurunan kesadaran.
 Digunakan untuk kondisi gangguan
saraf seperti kesemutan, baal.
 Digunakan untuk kondisi pegal-
pegal sebagai suplemen
 Digunakan untuk kondisi gangguan
fungsi saraf seperti cegukan yang
terlalu lama, penyakit pikun pada
orang tua.
 Suplemen pada pasien anemia atau
kekurangan darah merah akibat
defisiensi vitamin B12 (yang
ditandai dengan ukuran sel darah
merah besar-besar, perlu diperiksa
oleh tenaga medis ahli)

2 Kontra indikasi Pasien yang hipersensitif dengan obat


ini, meskipun jarang terjadi
3
4
5
6