Perawatan Anak Yang Sedang Sakit Kritis

Menghadapi dan merawat anak yang sedang sakit dan berada dalam kondisi yang kritis merupakan hal yang berat dan sulit untuk dihadapi oleh orang tua. Disamping harus menangani masalah kesehatan, orang tua juga harus menghadapi keadaan psikis, efek emosional dari seluruh anggota keluarga yang ditimbulkan akibat adanya penyakit yang berkepanjangan.

Untungnya, semua masalah ini tidak perlu di hadapi sendiri: kelompok dukungan, pekerja sosial, dan kerabat sering memberi uluran tangannya untuk membantu Anda.

Menjelaskan Penyakit Kronis kepada Anak

Komunikasi yang jujur sangat penting untuk menolong anak menghadapi kondisi kesehatannya. Sangat penting bagi anak untuk mengetahui bahwa dia sakit dan akan mendapat banyak perawatan. Rumah Sakit dan obat mungkin dapat menakutkan, namun mereka merupakan bagian yang menolong anak Anda.

Ketika Anda menjelaskan tentang penyakit dan pengobatan, berikan jawaban yang jelas dan jujur dari setiap pertanyaan dengan cara yang anak Anda mudah untuk mengerti. Juga penting untuk menjelaskan secara tepat dan mempersiapan anak Anda untuk setiap pengobatan. Dan juga kemungkinan adanya ketidaknyamanan yang dapat muncul selama pengobatan tersebut.

Hindari mengatakan, bahwa itu semua tidak akan menyakitkan, jika prosedur yang harus dilakukan akan menyakitkan. Sebaiknya, jujurlah jika prosedur/tindakan dapat menimbulkan nyeri, tekanan, atau nyeri namun yakinkan anak Anda bahwa apa yang dirasakan hanya bersifat sementara dan sampaikan bahwa Anda akan menemani dia, serta memberi dukungan kepadanya.

Beberapa RS memberikan pilihan kepada orang tua untuk berbicara dengan anak-anaknya mengenai penyakit yang dialami secara sendiri, atau didampingi oleh dokter atau seluruh tim kesehatan yang menangani masalah anak Anda. Dokter atau ahli kesehatan yang lainnya dapat menawarkan bagaimana cara berbicara kepada anak Anda mengenai penyakitnya.

tidak masalah jika memberikan kejujuran dengan menjawab “Saya tidak tahu…”. Yakinkan anak Anda bahwa ini tidak ada hubungannya dan jelaskan dengan mudah apa penyebab penyakit yang diderita anak Anda. Anda tidak dapat menjamin bahwa semuanya akan baik-baik saja. (Anda juga dapat meyakinkan anak Anda. menggambar dan menulis kadang menolong anak yang hidup dengan jenis penyakit mengancam jiwa. bahwa apa yang mereka lakukan dan katakan tidak akan menimbulkan suatu penyakit. Jelaskan bahwa walaupun tidak ada yang tahu bagaimna penyakit itu bisa muncul. lakukan. Namun. Jika anak Anda bertanya. Sangat penting bagi anak Anda untuk mengetahui bahwa dia berhak marah karena penyakit yang dideritanya. dan menjelaskan bahwa Anda dan keluarga akan memperlakukan dia senyaman mungkin. Tanyakan apa yang anak Anda alami dan dengarkan penjelasannya sebelum mengatakan apa yang ada di dalam pikiran Anda dan menjelaskan. Anda dapat membantu anak Anda merasa lebih baik lagi dengan mendengarkan. Cara komunikasi tidak harus dengan cara verbal. tidak seluruhnya dapat dijawab dengan mudah. Musik. untuk menunjukkan emosi mereka melalui fantasi yang mereka ciptakan sendiri. dokter akan mengobatinya (jika itu merupakan penyakit yang diderita). Jika anak Anda mengatakan “ga adil aku jadi sakit begini…” akui bahwa anak Anda benar. atau yang mereka pikirkan. . Hal ini biasa terjadi pada anak-anak bahwa mereka sakit akibat apa yang mereka katakan. Anak juga perlu diingatkan bahwa mereka bukanlah penyebab dari penyakit yang mereka derita. “Kenapa harus aku?”.) Dari seluruh pertanyaan. kepedulian dan ketakutannya. Hal ini harus bisa di dukung dengan mendorong anak mengekspresikan perasaan.Mengarahkan Emosi Anak Anda akan memiliki berbagai perasaan mengenai perubahan keadaan kesehatannya. mengatakan “tidak apa-apa” dan dengan mudah mengerti apa yang dialamai.

dan tingkat kematangannya. Anda bisa menjelaskan konsep kematian menurut agama. Jika perawatan dan pengobatan anak Anda diperkirakan akan di lakukan dalam jangka waktu yang lama. . marah. anak-anak membutuhkan waktu untuk menerima diagnosis dari penyakit yang dideritai dan perubahan dalam tubuh mereka. tertekan. Sama seperti orang dewasa. budaya. Perencanaan perminggu atau perbulan dalam sekali waktu. menarik diri. Perhatikan juga kebutuhan pribadi Anda. dan akan selalu ada untuk mereka. Beristirahat dengan baik dan cukup. dan makan makanan yang bergizi. Mintalah bantuan kepada teman Anda. dan membuat mereka nyaman dalam kondisi penyakit mereka. Biarkan mereka mengganti tugas Anda untuk menemani latihan bola kaki atau latihan drama anak Anda yang lain. perubahan perilaku yang negatif. Sangat penting untuk mengetahui ketakutan apa yang dialami oleh anak Anda dan mengatasinya. Tambah Tenaga Anda Tekanan yang Anda dapat dalam merawat dan mengahadapi anak Anda yang mengalami masalah ksehatan. dapat mengurangi waktu terbuang dan efek besar yang dapat ditimbulkan. Jangan menyamarkan konsep kematian dengan menyamakan kematian dengan pergi tidur untuk sementara karena hal itu akan membuat anak Anda takut untuk tidur. Pertimbangkan untuk melakukan konseling dengan tenaga professional jika apa yang dialamai anak Anda sudah cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. hubungan dengan kerabat. Tetap menjaga kebiasaan sehari-hari. dan kepercayaan Anda. Penting bagi anak-anak untuk mengetahui bahwa ada orang-orang yang sayang terhadap mereka. “apakah aku akan meninggal?” bagaimana Anda menjawab tergantung dari usia anak Anda. dan juga hobi Anda. merupakan masalah yang besar. takut bahkan menyangkal bahwa mereka sakit. Sangat normal bila ada kecenderungan menjadi sedih. maka dapat dibuat pengaturan melalui pembagian waktu. Untuk meyakinkan anak Anda kembali.Anak Anda dapat bertanya. namun dapat tips di bawah ini dapat membantu meringankan: Bagi permasalahan menjadi bagian-bagian kecil sehingga dapat dibagi tugas.

Biarkan orang lain. bagaimanapun merawat anak sakit sudah pasti akan menuntut waktu ekstra Anda. Berikan pertanyaan. Bangunlah kerjasama dengan tenaga kesehatan professional. Minta pertolongan dalam menangani masalah keuangan dalam hal pembiayaan penyakit anak Anda. Konsultasikan dengan orang tua yang lain dalam kelompok kecil. mau tidak mau Anda harus mempertimbangkan mengambil cuti beberapa hari untuk bisa merawat anak yang sedang sakit. bagaimana kalau Anda selama ini lebih banyak sibuk di luar lantaran harus bekerja di luar rumah? Dalam hal ini. sepanjang Anda yakin penyakitnya dapat ditangani sendiri. Mungkin saja bisa seorang baby sitter.web. Meskipun begitu. Kalau Anda selama ini lebih banyak tinggal di rumah. bahwa Anda semua adalah satu tim. Ketahui bahwa setiap orang menangani stres dengan caranya masing-masing. Kalaupun tidak bisa mengambil cuti. Anda harus mempertimbangkan adanya seseorang khusus yang Anda percayai untuk bisa merawat anak yang sedang sakit. Karena. Cari sebanyak mungkin mengenai kelompok tersebut yang memiliki masalah yang sama dengan Anda. adik ipar atau keponakan Anda yang sudah besar. Mereka dapat menawarkan informasi dan empati. Ingatlah bahwa Anda tidak dapat melakukan semuanya sendiri. . dan cobalah untuk membantu dia. Ketahuilah. baik itu saudara maupun teman untuk berbagi tanggung jawab untuk merawat anak Anda. Tetap ikuti agenda Anda dan buat catatan Kerja sama dengan personil pendukung yang ditawarkan oleh rumah sakit. http://milissehat. tentu saja. bicarakan.id/?p=367 Anak yang sedang sakit tentu saja memerlukan perawatan dan perhatian yang khusus. (support group) di rumah sakit atau pusat kesehatan setempat. Namun. Jika pasangan Anda memiliki kekhawatiran yang berbeda. Jangan berpura-pura seakan-akan dia tidak ada. tidak akan menjadi kendala. Anda tampaknya harus memastikan ketersediaan waktu yang Anda miliki. dan pelajari mengenai penyakit anak Anda. Perawatan anak sakit dapat dilakukan di rumah.

Mintalah saran dari dokter atau perawat mengenai apa yang sebaiknya dilakukan dan apa yang sebaiknya tidak boleh dilakukan. Agar barang-barang yang Anda bawa tidak tertukar di rumah sakit. usahakanlah jangan terlalu panik kalau memang anak harus diopname di rumah sakit. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat anak harus dirawatinap di rumah sakit.Siapa pun yang kemudian dipilih. Harus masuk rumah sakit Karena kondisi kesehatan anak yang makin buruk. Tanyakan kepada perawat apakah ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk membatu para juru rawat dalam menangani penyakit yang sedang dirasakan anak. makanan. membawa anak ke rumah sakit memang bukan hal yang menggembirakan. bisa saja akhirnya dipilih jalan akhir yaitu mengirim anak ke rumah sakit untuk diopname. minuman maupun ruangannya hendaklah selalu dijaga. . Banyaklah bertanya kepada dokter serta perawat yang merawat anak Anda mengenai apa yang sesungguhnya diderita sang anak. baik bagi sang anak atau bagi diri Anda sendiri sebagai orangtua. kebersihan pakaian. Bila anak sudah pandai bicara. satu hal yang pasti mereka harus memiliki pengetahuan dasar seputar gangguan kesehatan anak secara umum berikut penanganannya. beri nama semua barang yang dibawa dari rumah dengan nama sang buah hati. Perhatian yang lebih harus pula diberikan agar membuat dirinya lebih nyaman. Anda kurang bisa melakukan persiapan secukupnya dimana anak diharuskan menginap di rumah sakit. Dalam merawat anak sakit saat di rumah. Di samping itu. doronglah ia agar mau bertanya kepada dokter atau perawat yang merawatnya terkait dengan apa yang sedang dialaminya. senantiasa pastikan ia dapat beristirahat dengan baik. Diakui atau tidak. Namun demikian. Seringkali karena kondisi yang sangat mendesak.

B. terlebih dulu lakukan dangling. Letakkan satu tangan disekeliling bahu pasien dan tangan lainnya di bawah lutut pasien. biarkan kaki pasien menggantung di tepi tempat tidur. (Djoko Subinarto)*** http://www. 3. Perlahan-lahan tinggikan kepala tempat tidur. 4. Tahapan Dangling Dalam melakukan dangling. 6. Tanyakan kepada pihak rumah sakit apakah diperbolehkan ikut menginap di rumah sakit untuk menunggui anak. 8. Lakukan semua tindakan prosedur awal. . Siapkan peralatan yang diperlukan seperti bantal dan selimut. Bantu pasien untuk memakai selimut atau mantel mandi. Pengertian Ambulasi Dini adalah latihan berjalan pertama yang dilakukan pada pasien setelah menjalani proses pembedahan/ operasi. sepanjang itu diperbolehkan oleh dokter atau petugas rumah sakit. Periksa denyut nadi pasien.melindahospital. Dengan perlahan dan lembut putar pasien sampai menghadap perawat.Sebisa dan sebanyak mungkin bawalah barang/benda kesukaan anak. ada beberapa tahapan yang harus dilalui di antaranya: 1.com/modul/user/detail_artikel. mengidentifikasi pasien dan member privasi kepada pasien. Ingatlah untuk mencuci tangan. 2. 7. Dangling adalah pasien duduk dengan kaki menjuntai di tepi tempat tidur. Sebelum melakukan ambulasi dini.php?id=327_MerawatAnak-yang-Sakit ambulasi A. 9. 5. dokter serta para petugas rumah sakit lainnya yang sedang menangani anak Anda. Turunkan penghalang tempat tidur dan kunci tempat tidur pada posisi yang terendah. Senantiasalah terus berkomunikasi dengan anak.

pasang penghalang tempat tidur dan periksa kembali nadi pasien. Kepala pasien tegak dan mata terbuka. 14. beri instruksi untuk menggoyangkan kaki. 12. bila pasien dalam keadaan baik-baik saja. lepas selimut atau mantel mandi dan sandal pasien. 15. Dengan lembut dan perlahan angkat kaki pasien ke atas tempat tidur. C. 11. Setelah pasien memakai sandal. lalu dilanjutkan dengan tahapan ambulasi dini. Tahapan Ambulasi Setelah melakukan proses dangling. 17. Pastikan tempat tidur dalam posisi terendah. cuci tangan dan dokumentasikan waktu (durasi) dangling. nadi dan reaksi pasien. . 13. Atur kembali bantal di kepala tempat tidur. bantu pasien berbaring dan periksa tandatanda vital pasien”.  Berbicara dan yakinkan pasien. Letakkan satu tangan disekeliling bahu pasien dan satu lagi di bawah lutut. bantu pasien untuk berdiri. 2. Etelah pasien melakukan dangling tanpa rasa sakit. meliputi : 1. kembali ke tempat t idur. Gulung bantal dan letakkan di belakang punggung pasien untuk dijadikan penopang. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan dangling adalah : “saat pasien pusing atau pingsan. Turunkan kepala tempat tidur. Sediakan sebuah kursi untuk berjaga-jaga kalau pasien lelah.10.  Jika pasien pusing atau pingsan. 16. Periksa kembali nadi pasien. kembalilah ke tempat tidur.  Minta pasien untuk menarik napas dalam dan melihat sekeliling ruangan.  Jika nadi meningkat sampai lebih dari 10 poin. Mintalah pasien dangling selama waktu yang diperintahkan. Setelah selesai. periksa nadi pasien. sebuah kursi bisa ditempatkan untuk menopang kaki pasien selama beberapa menit.

 Lindungi kepala pasien. Jika pasien pingsan saat pelaksanaan ambulasi dini :  Dengan perlahan turunkan pasien ke lantai. 5.  Beri tanda untuk meminta bantuan. biarkan pasien beristirahat.com/2009/06/ambulasi-dini.Stressor Keduanya dapat menimbulkan krisis bagi anak dan keluarga Bagi anak hal ini mungkin terjadi karena : 1.Pengalaman yang mengacam 2. Jika pasien tampak lelah dan akan pingsan atau terjadi perubahan besar pada nadi. Pasien berjalan perlahan dengan jarak yang pendek dan kembali ke sisi tempat tidur. Pindahkan lengan perawat ke belakang pinggang pasien dan berbalik sehingga perawat menghadap ke arah yang sama dengan pasien.Keterbatasan mekanisme koping Reaksi anak terhadap sakit dan hospitalisasi dipengaruhi : 1.Berat ringannya penyakit Stress yang umumnya terjadi berhubungan dengan hospitalisasi : 1. lingkungan dan kebiasaan sehari-hari 3.Stress dengan adanya perubahan akan status kesehatan.Tingkat perkembangan usia 2. Setelah selesai.Takut . http://as-kep. 4.3.  Jangan mencoba menahan pasien berdiri. 1. nadi dan reaksi pasien.Keterampilan koping 5.html HOSPITALISASI PADA ANAK Hospitalisasi bagi keluarga dan anak dapat dianggap sebagai : 1.Support system dalam keluarga 4.blogspot.Pengalaman sebelumnya 3. cuci tangan dan dokumentasikan waktu (durasi) ambulasi dini.Anak tidak memahami mengapa dirawat / terluka 2.

perawat dan dokter yang memakai pakaian khusus ( masker.Fantasi-fantasi dan unrealistic anxieties tentang kegelapan. sarung tangan.Takut akan cacat atau mati.Tahap Putus Asa ( Phase Of Despair ) -Tangis anak mula berkurang .Isolasi Isolasi merupakan hal yang menyusahkan bagi semua anak terutama berpengaruh pada anak dibawah usia 12 tahun Pengunjung. pakaian isolasi. tidak bebas berpakaian Faktor-Faktor yang mempengaruhi Hospitalisasi pada anak 1. rasa malu.Tahap Protes ( Fase Of Protes ) -Menangis kuat -Menjerit -Menendang -Berduka -Marah 2.1)Unfamiliarity 2)Lingkungan rumah sakit yang menakutkan 3)Rutinitas rumah sakit 4)Prosedur yang menyakitkan 5)Takut akan kematian 2.Gangguan kontak social jika pengunjung tidak diizinkan 4. 3.Berpisah dengan orang tua dan sibling diawali oleh situasi yang asing.Nyeri dan komplikasi akibat pembedahan atau penyakit 5. penutup kepala ) dan keluarga yang tidak dapat bebas berkunjung.Privasi yang terhambat Terjadi pada anak remaja . pembunuhan dan binatang buas 3.◊2.Prosedur yang menyakitkan 6. monster. Stressor pada Infant Separation anxiety ( cemas karena perpisahan ) -Pengertian terhadap realita terbatas hubungan dengan ibu sangat dekat -Kemampuan bahasa terbatas Respon Infant akibat perpisahan dibagi tiga tahap 1.

botol. marah dan berduka sebagai bentuk yang sehat dalam mengatasi stress karena hospitalisasi. misalnya karena diikat/restrain tangan. missal : sedih/cemas jika ada trauma atau luka. -Anak mulai terlihat gembira Kehilangan Fungsi dan Kontrol Hal ini terjadi karena ada persepsi yang salah tentang prosedur dan pengobatan serta aktivitas di rumah sakit.Tahap Menolak ( Phase Detachment / Denial ) -Secara samar anak seakan menerima perpisahan ( pura-pura ) -Anak mulai tertarik dengan sesuatu di sekitarnya -Bermain dengan orang lain -Mulai membina hubungan yang dangkal dengan orang lain. diam. gangguan body image dan nyeri infant biasanya menghisap jari. hal ini terjadi karena anak . kaki yang membuat anak kehilangan mobilitas dan menimbulkan stress pada anak Gangguan Body Image dan Nyeri -Infant masih ragu tentang persepsi body image -Tetapi dengan berkembangnya kemampuan motorik infant dapat memahami arti dari organ tubuhnya. apatis -Tidak tertarik dengan aktivitas di sekitarnya -Menghisap jari -Menghindari kontak mata -Berusaha menghindar dari orang yang mendekati -Kadang anak tidak mau makan 3. Berdasarkan theory psychodynamic. kehilangan control. Hal ini diperjelas apabila infant cemas karena perpisahan. sedih. STRESSOR PADA ANAK USIA AWAL ( TODDLER & PRA SEKOLAH Reaksi emosional ditunjukan dengan menangis.-Murung. sensasi yang berarti bagi infant adalah berada di sekitar mulut dan genitalnya. -Warna seragam perawat / dokter ( putih ) diidentikan dengan prosedur tindakan yang menyakitkan sehingga meningkatkan kecemasan bagi infant. Pengertian anak tentang sakit -Anak mempersepsikan sakit sebagai suatu hukuman untuk perilaku buruk.

Restrain / Pengekangan dapat menimbulkan anak menjadi cemas Gangguan Body Image dan nyeri -Merasa tidak nyaman akan perubahan yang terjadi -Ketakutan terhadap prosedur yang menyakitkan STRESSOR PADA USIA PERTENGAHAN Restrain atau immobilisasi dapat menimbulkan kecemasan Pengertian tentang sakit -anak usia 5 – 7 tahun mendefinisikan bahwa mereka sakit sehingga membuat mereka harus istirahat di tempat tidur -Pengalaman anak yang terdahulu selalu mempengaruhi pengertian anak tentang penyakit yang di alaminya. anak menjadi marah. anak mulai memahami mengapa perpisahan terjadi. Separation /Perpisahan -Dengan semakin meningkatnya usia anak. membantu atau anak mencoba menghindar dari orang tua. ngompol lagi. cooperative. Hal ini membuat anak menjadi regresi. Separation /perpisahan -anak takut dan cemas berpisah dengan orang tua -anak sering mimpi buruk Kehilangan fungsi dan control Dengan adanya kehilangan fungsi sehubungan dengan terganggunya fungsi motorik biasanya mengakibatkan berkurangnya percaya diri pada anak sehingga tugas perkembangan yang sudah dicapai dapat terhambat. -Anak mempuyai kesulitan dalam pemahaman mengapa mereka sakit.masih mempunyai keterbatasan tentang dunia di sekitar mereka. -Anak mulai mentolerir perpisahan dengan orang tua yang berlangsunng lama. -Reaksi anak tentang hukuman yang diterimanya dapat bersifat passive. mengapa mereka terluka dan nyeri sehingga membuat mereka harus pergi ke rumah sakit dan harus mengalami hospitalisasi. tidak bias bermain dengan temannya. . suka menghisap jari dan menolak untuk makan. -Perpisahan dengan teman sekolah dan guru merupakan hal yang berarti bagi anak sehingga dapat mengakibatkan anak menjadi cemas.

-Dengan adanya kehilangan fungsi dan control anak merasa bahwa inisiatif mereka terhambat. Gangguan body image dan nyeri -anak mulai menyadari tentang nyeri -Anak tidak mau melihat bagian tubuhnya yang sakit atau adanya luka insisi. -Mereka percaya bahwa penyakit itu bisa dicegah Separation / Perpisahan -Perpisahan dengan orang tua buakan merupakan suatu masalah -Perpisahan dengan teman sebaya / peer group dapat mengakibatkan stress -Anak takut kehilangan status hubungan dengan teman Kehilangan fungsi control Anak takut kehilangan control diri karena penyakit dan rasa nyeri yang dialaminya. STRESSOR PADA ANAK USIA AKHIR -Anak mulai mulai memahami konsep sakit yang bias disebbkan oleh factor eksternal atau bakteri.Kehilangan Fungsi Dan Kontrol -Bag anak usia pertengahan ancaman akan harga diri mereka sehingga sering membuat anak frustasi. Separation / Perpisahan . Gangguan body Image -Anak takut mengalami kecacatan dan kematian -Anak takut sesuatu yang terjadi atau berpengaruh terhadap alat genitalianya STRESSOR PADA ADOLESCENT/REMAJA Pengertian tentang sakit -Anak mulai memahami konsep yang abstrak dan penyebab sakit yang bersifat kompleks -Anak mulai memahami bahwa hal-hal yang bias mempengaruhi sakit. virus dan lain-lain. marah dan depresi.

-Penyakit kronis dapat menimbulkan kehilangan dan mengncam konsep diri remaja.Kebudayaan dan kepercayaan 7 Komunikasi dalam keluarga Pada umumnya reaksi orang tua . -Reaksi anak biasanya marah frustasi atau menarik diri Gangguan body image -sakit pada remaja mengakibatkan mereka merasa berbeda dengan peer groupnya dan sangat mempengaruhi kemampuan anak dalam menangani stress karena adanya perubahan body image.Kekuatan ego individu 5. Kehilangan fungsi control -bagi remaja sakit dapat mempengaruhi fungsi kemandirian mereka. 1999) Bagaimana reaksi orang tua ? Reaksi orang tua dipengaruhi oleh : 1.Pengalaman sebelumnya terhadap sakit dan hospitalisasi 3.Prosedur pengobatan 4.-Anak remaja sangat dipengaruhi oleh peer groupnya. Remaja khawatir diejek oleh teman / peer groupnya. jika mereka sakit akan menimbulkan stress akan perpisahan dengan teman sebayanya. -Anak juga kadang menghinda dan mencoba membatasi kontak dengan peer groupnya jika mereka mengalami kecacatan. STRESSOR DAN REAKSI KELUARGA SEHUBUNGAN DENGAN HOSPITALISASI ANAK Bagian integral dari keluarga◊Anak Jika anak harus menjalani hospitalisasi akan memberikan pengaruh terhadap angggota keluarga dan fungsi keluarga ( Wong & Whaley.Kemampuan koping 6.Tingkat keseriusan penyakit anak 2. -Mengalami stress apabila dilakukan pemeriksaan fisik yang berhubungan dengan organ seksual.

cemas dan frustasi -Tingkat keseriusan penyakit -Prosdur tindakan medis -Ketidaktahuan 4.Denial / disbelief Tidak percaya akan penyakit anaknya 2.Depresi -terjadi setelah masa krisis anak berlalu -Merasa lelah fisik dan mental -Khawatir memikirkan anaknya yang lain di rumah -Berhubungan dengan efek samping pengobatan -Berhubungan dengan biaya pengobatan dan perawatan Bagaimana reaksi sibling ? Pada umumnya reaksi sibling -merasa kesepian -Ketakutan -Khawatir -Marah -Cemburu -Rasa benci -Rasa bersalah Pengaruh pada fungsi keluarga Pola Komunikasi -Komunikasi antar anggota keluarga terganggu -Respon emosional tidak dapat terkontrol dengan baik PENURUNAN PERAN ANGGOTA KELUARGA POLA KOMUNIKASI -Kehilangan peran orang tua -Perhatian orang tua tertuju pada anak yang sakit dan di rawat -Kadang orang tua menyalahkan sibling sebagai perilaku antisocial.Ketakutan.1. .Marah / merasa bersalah Merasa tidak mampu merawat anaknya 3.

feel and be expected to do. Remind him that it is ok to be scared or cry.com/2008/08/hospitalisasi-pada-anak. fears and fantasies.blogspot. -Supporting the child -Give adequate information can help decrease some of that fear. listen to his concerns. hear. smelt. Reassure a child that he / she is not being punished for some thing they did wrong. -The preparation techniques for specific procedures -Letting the child know why she / he need to be in hospital and when she / he becoming home -Let the child know what she / he will see. The best videos are those that are specific to the hospital to be used and those that are tailored to the specific illness and procedures the child with experience. rooming in Bagaimana mengatasi masalah yang mungkin timbul sehubungan dengan hospitalisasi anak -Libatkan orang tua dalam mengatasi stress anak dan pelaksanaan asuhan keperawatan -Bina hubungan saling percaya antara perawat dengan anak dan keluarga.HOW TO HELP THE CHILDREN COPE WITH HOSPITALIZATION ? -Preparation for hospitalization is very important with children whenever time permits -Visit to the hospital -If the hospital have videos that parents and children can watch together.◊-Involve parents in caring children.html . -Understand the child’s feelings. http://masalawiners. -Kurangi batasan-batasan yang diberikan pada anak -Beri dukungan pada anak dan keluarga -Beri informasi yang adekuat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful