Sistem Keamanan Komputer

Pokok masalah keamanan sistem salah satunya disebabkan karena sistem time sharing dan akses jarak jauh, apalagi dengan meningkatnya perkembangan jaringan komputer.

Keamanan sistem komputer adalah untuk menjamin sumber daya sistem tidak digunakan / dimodifikasi, diinterupsi dan diganggu oleh orang yang tidak diotorisasi. Pengamanan termasuk masalah teknis, manajerial,

legalitas dan politis.

3 macam keamanan sistem, yaitu :

1. Keamanan eksternal / external security

Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana seperti kebakaran /kebanjiran.

2. Keamanan interface pemakai / user interface security

Berkaitan dengan indentifikasi pemakai sebelum pemakai diijinkan mengakses program dan data yang

disimpan

3. Keamanan internal / internal security

Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang handal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.

2 masalah penting keamanan, yaitu :

1. Kehilangan data / data loss

Yang disebabkan karena :

· Bencana, contohnya kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan, tikus, dll.

· Kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak, contohnya ketidak berfungsinya pemroses, disk / tape.

yang tidak terbaca, kesalahan komunikasi, kesalahan program / bugs.

· Kesalahan / kelalaian manusia, contohnya kesalahan pemasukkan data, memasang tape / disk yang salah, kehilangan disk / tape.

2. Penyusup / intruder

· Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak terotorisasi

· Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak terotorisasi.

Contohnya penyadapan oleh orang dalam, usaha hacker dalam mencari uang, spionase militer / bisnis, lirikan pada saat pengetikan password.

Sasaran keamanan adalah menghindari, mencegah dan mengatasi ancaman terhadap sistem.

3 aspek kebutuhan keamanan sistem komputer, yaitu :

1. Kerahasiaan / secrecy, diantaranya privasi

Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihakpihak yang terotorisasi

dan modifikasi tetap menjaga konsistensi dan keutuhan data di sistem

2. Integritas / integrity

Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak-pihak yang

terotorisasi

3. Ketersediaan / availability

Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.

Tipe ancaman terhadap keamanan sistem komputer dapat dimodelkan dengan memandang fungsi sistem

komputeer sebagai penyedia informasi.

Berdasarkan fungsi ini, ancaman terhadap sistem komputeer dikategorikan menjadi 4 ancaman, yaitu :

3. pemotongan kabel komunikasi. Fabrikasi / fabrication . mengcopy file tanpa diotorisasi. Merupakan ancaman terhadap integritas. Intersepsi / interception Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya.1. 2. Pihak tak diotorissasi dapat berupa orang / program komputeer. Merupakan ancaman terhadap ketersediaan. Modifikasi / modification Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. mengubah program. Interupsi / interuption Sumber daya sistem komputer dihancurkan / menjadi tak tersedia / tak berguna. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. memodifikasi pesan 4. Contohnya penyadapan. Contohnya penghancuran harddisk. Contohnya mengubah nilai file.

Pemeriksaan otoritas saat itu . Contohnya memasukkan pesan palsu ke jaringan. yaitu : 1.Pihak tak diotorisasi menyisipkan / memasukkan objek-objek palsu ke sistem. 3. Petunjuk prinsip-prinsip pengamanan sistem komputer. 2. menambah record file. Rancangan sistem seharusnya publik Tidak tergantung pada kerahasiaan rancangan mekanisme pengamanan. Merupakan ancaman terhadap integritas. Membuat proteksi yang bagus dengan mengasumsikan penyusup mengetahui cara kerja sistem pengamanan. Dapat diterima Mekanisme harus mudah diterima. sehingga dapat digunakan secara benar dan mekanisme proteksi tidak mengganggu kerja pemakai dan pemenuhan kebutuhan otorisasi pengaksesan.

4. nama kecil ibu mertua. dll . 5.Banyak sisten memeriksa ijin ketika file dibuka dan setelah itu (opersi lainnya) tidak diperiksa. Kewenangan serendah mungkin Program / pemakai sistem harusnya beroperasi dengan kumpulan wewenang serendah mungkin yang diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya. Sesuatu yang diketahui pemakai. Otentifikasi pemakai / user authentification adalah identifikasi pemakai ketika login. Mekanisme yang ekonomis Mekanisme proteksi seharusnya sekecil dan sesederhana mungkin dan seragam sehingga mudah untukverifikasi. misalnya password. kombinasi kunci. 3 cara otentifikasi : 1.

pemakai harus mengganti password secara teratur. nama panggilan. one time password. misalnya pemakai mendapat 1 buku daftar password. Tetapi banyak kelemahan dan mudah ditembus karena pemakai cenderung memilih password yang mudah diingat. dll. satu daftar panjang pertanyan dan jawaban. sehingga pada saat login. tanggal lahir.Untuk password. Upaya pengamanan proteksi password : a. mengingatnya dan menggetikkannya saat akan mengakses sistem komputer. menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan. Salting. saat diketikkan tidak akan terlihat dilaya kecuali misalnya tanda *. misalnya nama kecil. menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai sehingga mencapai panjang password tertentu b. . pemakai memilih suatu kata kode. Setiap kali login pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat pada daftar password. c. komputer memilih salah satu dari pertanyaan secara acak.

maka pemakai harus mengetik angka 27. misalnya sidik jari. misalnya bagde. 2. foto. biasanya dikombinasikan dengan password. Kartu ini disisipkan de suatu perangkat pembaca kartu magnetik jika akan mengakses komputer. tantangan tanggapan / chalenge respone. barcode KTM. Sesuatu mengenai / merupakan ciri pemakai yang di sebut biometrik. ATM. kartu identitas. Untuk memperkecil peluang penembusan keamanan sistem komputer harus diberikan pembatasan.d. Kartu pengenal dengan selarik pita magnetik. ketika login komputer menuliskan di layar angka 3. sidik suara. dll. pemakai diberikan kebebasan memilih suatu algoritma misalnya x3. Sesuatu yang dimiliki pemakai. tanda tangan. kunci. Pada tanda tangan. 3. bukan membandingkan bentuk tanda tangannya (karena mudah ditiru) tapi gerakan / arah dan tekanan pena saat menulis (sulit ditiru). .

misalnya : 1. yaitu login dapat dilakukan oleh siapapun. dll 2. semaphore. Pembatasan jumlah usaha login. sistemmemutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang disepakati. file. dan segera dikunci dan diberitahukan keadministrator. pada waktu dan hari tertentu. Objek yang perlu diproteksi : 1. diskdrive. misalnya pada terminal tertentu. Pembatasan login. dll . 3. tapi hanya pada saluran tetepon tertentu. misalnya pemroses. 2. Objek perangkat keras. misalnya dibatasi sampai 3 kali. Pembatasan dengan call back. misalnya proses. printer. terminal. basis data. bila telah sukses. Objek perangkat lunak. Penyusup tidak dapat menghibungu lewat sembarang saluran telepon. segment memori.

dimana : · baris menunjukkan domain · kolom menunjukkan objek Pendahuluan Kriptografi Kriptografi. Hak dalam konteks ini berarti ijin melakukan suatu operasi.hak).Masalah proteksi adalah mengenai cara mencegah proses mengakses objek yang tidak diotorisasi. Cara penyimpanan informasi anggota domain beerupa satu matrik besar. Kata cryptography berasal dari kata Yunani kryptos (tersembunyi) dan graphein (menulis). secara umum adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan berita [bruceSchneier . Domain adalah himpunan pasangan (objek.Applied Cryptography]. Sehingga dikembangkan konsep domain. Selain pengertian tersebut terdapat pula pengertian ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan . Tiap pasangan menspesifikasikan objek dan suatu subset operasi yang dapat dilakukan terhadapnya.

serta autentikasi data [A. antara lain penyisipan. ?? Autentikasi. dan pensubsitusian data lain kedalam data yang sebenarnya. isi datanya. penghapusan. Tujuan mendasar dari ilmu kriptografi ini yang juga merupakan aspek keamanan informasi yaitu : ?? Kerahasiaan.Menezes. adalah berhubungan dengan identifikasi/pengenalan. waktu pengiriman. baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. atau nir penyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya . Cryptanalysis adalah aksi untuk memecahkan mekanisme kriptografi dengan cara mendapatkan plaintext atau kunci dari ciphertext yang digunakan untuk mendapatkan informasi berhargakemudian mengubah atau memalsukan pesan dengan tujuan untuk menipu penerima yang sesungguhnya. adalah berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah. Vanstone . dan lain-lain. keabsahan data. Integritas data. integritas data. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. van Oorschot and S.Handbook of Applied Cryptography]. adalah layanan yang digunakan untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas atau kunci rahasia untuk membuka/mengupas informasi yang telah disandi. P. ?? Non-repudiasi. sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak. memecahkan ciphertext. Tidak semua aspek keamanan informasi ditangani oleh kriptografi. Untuk menjaga integritas data..aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian. Cryptology adalah ilmu yang mencakup cryptography dan cryptanalysis.

Mereka lebih mementingkan “reducing cost” dan “improving competitiveness” meskipun perbaikan sistem informasi setelah dirusak justru dapat menelan biaya yang lebih banyak. Enkripsi adalah transformasi data kedalam bentuk yang tidak dapat terbaca tanpa sebuah kunci tertentu. Ambil contoh berikut. Tujuannya adalah untuk meyakinkan privasi dengan menyembunyikan informasi dari orang-orang yang tidak ditujukan. Bayangkan bila kita mendesain sebuah hotel dengan 200 kamar dan lupa membudgetkan kunci . maka kita akan dikagetkan bahwa ternyata harus keluar dana untuk menjaga keamanan. Di tahun 1997 majalah Information Week melakukan survey terhadap 1271 system atau network manager di Amerika Serikat. yaitu transformasi data terenkripsi kembali ke bentuknya semula. mungkin dampak dari budget tidak seberapa. Kalau rumah kita hanya memiliki satu atau dua pintu.penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat. Hanya 22% yang menganggap keamanan sistem informasi sebagai komponen sangat penting (“extremely important”). Keamanan itu tidak dapat muncul demikian saja. bahkan mereka mereka yang memiliki akses ke data terenkripsi. Jika kita terlupa memasukkan kunci pintu pada budget perencanaan rumah. Jika kita membangun sebuah rumah. Keamanan Dan Manajemen Perusahaan Seringkali sulit untuk membujuk manajemen perusahaan atau pemilik sistem informasi untuk melakukan investasi di bidang keamanan. maka pintu rumah kita harus dilengkapi dengan kunci pintu. Dia harus direncanakan. Dekripsi merupakan kebalikan dari enkripsi.

bayangkan jika server Amazon. Misalnya berapa kerugian yang diderita apabila daftar pelanggan dan invoice hilang dari sistem kita. dan 1 bulan. 1 minggu. Misalnya web site anda mengumumkan harga sebuah barang yang berbeda dengan harga yang ada di toko kita. Intrusion Detection System. ?? Hitung kerugian apabila ada data yang hilang. kita akan dikagetkan dengan kebutuhan akan adanya perangkat pengamanan (firewall. mudah-mudahan pihak manajemen dapat mengerti pentingnya investasi di bidang keamanan. anti virus. Meskipun sering terlihat sebagai besaran yang tidak dapat langsung diukur dengan uang (intangible). Berikut ini adalah berapa contoh kegiatan yang dapat kita lakukan : ?? Hitung kerugian apabila sistem informasi kita tidak bekerja selama 1 jam. keamanan sebuah sistem informasi sebetulnya dapat diukur dengan besaran yang dapat diukur dengan uang (tangible). Dissaster Recovery Center. selama 1 hari.pintu. (Sebagai perbandingkan. Setiap harinya dia dapat menderita kerugian beberapa juta dolar.com tidak dapat diakses selama beberapa hari. Jika tidak kita budgetkan di awal. Dampaknya sangat besar.) ?? Hitung kerugian apabila ada kesalahan informasi (data) pada sistem informasi anda. . Berapa biaya yang dibutuhkan untuk rekonstruksi data. Demikian pula di sisi pengamanan sebuah sistem informasi. dan seterusnya). Dengan adanya ukuran yang terlihat.

dan Threats. Ada tiga komponen yang memberikan kontribusi kepada Risk. bolak-balik terjadi security incidents. Tentunya banyak nasabah yang pindah ke bank lain karena takut akan keamanan uangnya. Vulnerabilities. Pengelolaan terhadap keamanan dapat dilihat dari sisi pengelolaan resiko (risk management).?? Apakah nama baik perusahaan kita merupakan sebuah hal yang harus dilindungi? Bayangkan bila sebuah bank terkenal dengan rentannya pengamanan data-datanya. Nama Komponen Contoh & Keterangan Lebih Lanjut Asset (Aset) ?? Hardware ?? Software ?? Dokumentasi ?? Data ?? Komunikasi ?? Lingkungan . Lawrie Brown dalam menyarankan menggunakan “Risk Management Model” untuk menghadapi ancaman (managing threats). yaitu Asset.

Crosstalk . transmisi) ?? Tapping.?? Manusia Threats (Ancaman) ?? Pemakai (Users) ?? Teroris ?? Kecelakaan (Accidents) ?? Crackers ?? Penjahat Kriminal ?? Nasib (Acts Of God) ?? Intel Luar Negeri (Foreign Intelligence) Vulnerability (Kelemahan) ?? Software Bugs ?? Hardware Bugs ?? Radiasi (dari layar.

?? Unauthorized Users ?? Cetakan. Hardcopy ?? Keteledoran (Oversight) ?? Cracker via telepon ?? Strorage media Untuk menanggulangi resiko (Risk) tersebut dilakukan apa yang disebut “countermeasures” yang dapat berupa : ?? Usaha untuk mengurangi Threat ?? Usaha untuk mengurangi Vulnerability ?? Usaha untuk mengurangi impak (impact) ?? Mendeteksi kejadian yang tidak bersahabat (hostile event) ?? Kembali (recover) dari kejadian MeningkatnyaMeningkatnya Kejahatan Komputer .

Akibat dari hal ini adalah biasanya server-server di daerah (bukan pusat) tidak dikelola dengan baik sehingga lebih rentan terhadap serangan. Sebagai contoh saat ini mulai bermunculan aplikasibisnis seperti on-line banking.Jumlah kejahatan komputer (computer crime). dan masih banyak lainnya. ?? Desentralisasi (dan distributed) server menyebabkan lebih banyak sistem yang harus ditangani. antara lain : ?? Aplikasi bisnis yang menggunakan (berbasis) teknologi informasi dan jaringan komputer semakin meningkat. Electronic Data Interchange (EDI). terutama yang berhubungan dengan sistem informasi. Padahal mencari operator dan administrator yang handal adalah sangat sulit. electronic commerce (e-commerce).) . Setelah itu dia akan menyusup melalui jalur belakang. (Biasanya dari daerah / cabang ke pusat ada routing dan tidak dibatasi dengan firewall. akan terus meningkat dikarenakan beberapa hal. Seorang cracker akan menyerang server di daerah lebih dahulu sebelum mencoba menyerang server pusat. apalagi jika harus disebar di berbagai tempat. Bahkan aplikasi e-commerce akan menjadi salah satu aplikasi pemacu di Indonesia (melalui “Telematika Indonesia” dan Nusantara 21). Demikian pula di berbagai penjuru dunia aplikasi ecommerce terlihat mulai meningkat. Hal ini membutuhkan lebih banyak operator dan administrator yang handal yang juga kemungkinan harus disebar di seluruh lokasi.

seseorang yang hanya dapat menggunakan web browser dapat menjalankan program penyerang (attack). Untuk memahami satu jenis perangkat dari satu vendor saja sudah susah.?? Transisi dari single vendor ke multi-vendor Sehingga lebih banyak sistem atau perangkat yang harus dimengerti dan masalah interoperability antar vendor yang lebih sulit ditangani. ?? Meningkatnya kemampuan pemakai di bidang komputer Sehingga mulai banyak pemakai yang mencoba-coba bermain atau membongkar sistem yang digunakanny (atau sistem milik orang lain). NetBSD). 2003). 2000. BSD (dengan berbagai variasinya mulai dari FreeBSD. maka sekarang komputer sudah merupakan barang yang mudah diperoleh dan banyak dipasang di sekolah serta rumah-rumah. OpenBSD. Juniper Networks. seperti Solaris (dengan berbagai versinya). bahkan hanya membutuhkan sebuah web browser untuk menjalankannya. untuk router saja sudah ada berbagai vendor. . dan lain-lain. Sehingga. Jadi sebaiknya tidak menggunakan variasi yang terlalu banyak. Beberapa program. Belum lagi jenis sistem operasi (operating system) dari server. Nortel. Banyak tempat di Internet yang menyediakan software yang langsung dapat diambil (download) dan langsung digunakan untuk menyerang dengan Graphical User Interface (GUI) yang mudah digunakan. Bayangkan. Jika dahulu akses ke komputer sangat sukar. Linux-based router. Penyerang yang hanya bisa menjalankan program tanpa mengerti apa maksudnya disebut dengan istilah script kiddie. ?? Mudahnya diperoleh software untuk menyerang komputer dan jaringan komputer. seperti SATAN. Linux (dengan berbagai distribusi). apalagi harus menangani berjenis-jenis perangkat. Cisco. BSDbased router. Windows (NT.

bugs). Klasifikasi Kejahatan Komputer Kejahatan komputer dapat digolongkan kepada yang sangat berbahaya sampai ke yang hanya mengesalkan (annoying). Barang bukti digital juga masih sulit diakui oleh pengadilan Indonesia sehingga menyulitkan dalam pengadilan. ?? Semakin kompleksnya sistem yang digunakan. Akibatnya pelaku kejahatan cyber hanya dihukum secara ringan sehingga ada kecenderungan mereka melakukan hal itu kembali. Menurut David Icove berdasarkan lubang keamanan.?? Kesulitan dari penegak hukum untuk mengejar kemajuan dunia komputer dan telekomunikasi yang sangat cepat. Seperti semakin besarnya program (source code) yang digunakan sehingga semakin besar probabilitas terjadinya lubang keamanan (yang disebabkan kesalahan pemrograman. Hukum yang berbasis ruang dan waktu akan mengalami kesulitan untuk mengatasi masalah yang justru terjadi pada sebuah system yang tidak memiliki ruang dan waktu. dapat diklasifikasikan menjadi empat. yaitu : .

dan media yang digunakan. Wiretapping atau hal-hal yang berhubungan dengan akses ke kabel atau computer yang digunakan juga dapat dimasukkan ke dalam kelas ini. dan juga seringkali digunakan untuk menyimpan data-data yang seharusnya sifatnya confidential (misalnya pertukaran email antar direktur yang menggunakan notebook tersebut). Misalnya pernah diketemukan coretan password atau manual yang dibuang tanpa dihancurkan. Denial of service dapat dilakukan misalnya dengan mematikan peralatan atau membanjiri saluran . Denial of service. Pencurian komputer dan notebook juga merupakan kejahatan yang besifat fisik. yaitu akibat yang ditimbulkan sehingga servis tidak dapat diterima oleh pemakai juga dapat dimasukkan ke dalam kelas ini. Beberapa bekas penjahat komputer (crackers) mengatakan bahwa mereka sering pergi ke tempat sampah untuk mencari berkas-berkas yang mungkin memiliki informasi tentang keamanan. peralatan.1. 15% perusahaan di Amerika pernah kehilangan notebook. Menurut statistik. Padahal biasanya notebook ini tidak dibackup (sehingga data-datanya hilang). Keamanan yang bersifat fisik (physical security) Termasuk akses orang ke gedung.

Seringkali kelemahan keamanan sistem informasi bergantung kepada manusia (pemakai dan pengelola). Belum lagi hilangnya nyawa. Mematikan jalur listrik sehingga sistem menjadi tidak berfungsi juga merupakan serangan fisik. Beberapa waktu yang lalu ada lubang keamanan dari implementasi protokol TCP/IP yang dikenal dengan istilah Syn Flood Attack. Ada sebuah teknik yang dikenal dengan istilah . dan profil resiko dari orang yang mempunyai akses (pekerja). 2. Keamanan yang berhubungan dengan orang (personel) Termasuk identifikasi.komunikasi dengan pesan-pesan (yang dapat berisi apa saja karena yang diutamakan adalah banyaknya jumlah pesan). Masalah keamanan fisik ini mulai menarik perhatikan ketika gedung World Trade Center yang dianggap sangat aman dihantam oleh pesawat terbang yang dibajak oleh teroris. dimana sistem (host) yang dituju dibanjiri oleh permintaan sehingga dia menjadi terlalu sibuk dan bahkan dapat berakibat macetnya sistem (hang). Akibatnya banyak sistem yang tidak bisa hidup kembali karena tidak diamankan.

4. Seorang kriminal dapat memasang virus atau trojan horse sehingga dapat mengumpulkan informasi (seperti password) yang semestinya tidak berhak diakses. Misalnya kriminal ini berpura-pura sebagai pemakai yang lupa passwordnya dan minta agar diganti menjadi kata lain. Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi (communications). dan juga termasuk prosedur setelah serangan (post attack recovery). Keamanan dalam operasi Termasuk kebijakan (policy) dan prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan. Yang termasuk di dalam kelas ini adalah kelemahan dalam software yang digunakan untuk mengelola data. Bagian ini yang akan banyak kita bahas dalam buku ini. . Seringkali perusahaan tidak memiliki dokumen kebijakan dan prosedur.“social engineering” yang sering digunakan oleh kriminal untuk berpura-pura sebagai orang yang berhak mengakses informasi. 3.

social security number. yaitu privacy. Privacy lebih kearah data-data yang sifatnya privat sedangkan confidentiality biasanya berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu (misalnya sebagai bagian dari pendaftaran sebuah servis) dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut. integrity. Contoh confidential information adalah data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama. agama. dan availability. Contoh hal yang berhubungan dengan privacy adalah e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator. Privacy / Confidentiality Inti utama aspek privacy atau confidentiality adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.Aspek / Service Dari Keamanan (Security) Garfinkel mengemukakan bahwa keamanan komputer (computer security) melingkupi empat aspek. authentication. penyakit . tempat tanggal lahir. status perkawinan. 1.

Masih banyak lagi kekacauan yang dapat ditimbulkan bila data-data pribadi ini digunakan oleh orang yang tidak berhak.yang pernah diderita. termasuk nama ibu anda. nomor kartu kredit. . Ada sebuah kasus dimana karyawan sebuah perusahaan dipecat dengan tidak hormat dari perusahaan yang bersangkutan karena kedapatan mengambil data-data gaji karyawan di perusahaan yang bersangkutan. dan sebagainya) merupakan data-data yang ingin diproteksi penggunaan dan penyebarannya. daftar gaji termasuk informasi yang bersifat confidential /rahasia. maka saya dapat melaporkan melalui telepon (dengan berpura-pura sebagai anda) bahwa kartu kredit anda hilang dan mohon penggunaannya diblokir. biasanya ditanyakan data-data pribadi. Untuk mendapatkan kartu kredit. Di perusahaan ini. Institusi (bank) yang mengeluarkan kartu kredit anda akan percaya bahwa saya adalah anda dan akan menutup kartu kredit anda. Jika saya mengetahui data-data pribadi anda. Contoh lain dari confidentiality adalah daftar pelanggan dari sebuah Internet Service Provider (ISP).

Penggunaan enkripsi dan digital signature. Dengan kata lain. dia akan mengirimkan eMail kepada orang tertentu yang kemudian memperbolehkan dia masuk ke sistem anda. dapat mengatasi masalah ini. maka ketika anda merakit (compile) program tersebut. Informasi ini berasal dari CERT . atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi. kemudian diteruskan ke alamat yang dituju. modified). Sebuah e-mail dapat saja “ditangkap” (intercept) di tengah jalan. tampered. Jika anda memasang program yang berisi trojan horse tersebut. trojan horse. integritas dari informasi sudah tidak terjaga. Integrity Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Salah satu contoh kasus trojan horse adalah distribusi paket program TCP Wrapper (yaitu program populer yang dapat digunakan untuk mengatur dan membatasi akses TCP/IP) yang dimodifikasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.2. Adanya virus. diubah isinya (altered. misalnya.

yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. membuktikan keaslian dokumen. Authentication Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betulbetul asli. 3. misalnya . Masalah kedua biasanya berhubungan dengan access control. Dalam hal ini pengguna harus menunjukkan bukti bahwa memang dia adalah pengguna yang sah. Contoh serangan lain adalah yang disebut “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.Advisory. Masalah pertama. “CA-99-01 Trojan-TCP-Wrappers” yang didistribusikan 21 Januari 1999. Watermarking juga dapat digunakan untuk menjaga “intelectual property”. yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan” pembuat. atau server yang kita hubungi adalah betul-betul server yang asli. orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud. dapat dilakukan dengan teknologi watermarking dan digital signature.

Secara umum. Pernahkan kita bertanya bahwa mesin ATM yang sedang kita gunakan memang benar-benar milik bank yang bersangkutan? Bagaimana jika ada orang nakal yang membuat mesin seperti ATM sebuah bank dan meletakkannya di tempat umum? Dia dapat menyadap data-data (informasi yang ada di magnetic strip) dan PIN dari orang yang tertipu. Tapi.dengan menggunakan password. namun tidak pernah ditujukan kepada server atau mesin. Authentication biasanya diarahkan kepada orang (pengguna). proteksi authentication dapat menggunakan digital certificates. bisa anda bayangkan betapa mudahnya membuat web site palsu . saat ini kelihatannya dapat meningkatkan keamanan aspek ini. Ada tiga hal yang dapat ditanyakan kepada orang untuk menguji siapa dia : • What you have (misalnya kartu ATM) • What you know (misalnya PIN atau password) • What you are (misalnya sidik jari. biometric (ciri-ciri khas orang). dan sejenisnya. Memang membuat mesin ATM palsu tidak mudah. biometric) Penggunaan teknologi smart card.

Contoh lain adalah adanya mailbomb.com. Availability Aspek availability atau ketersediaan berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. crash. .yang menyamar sebagai web site sebuah bank yang memberikan layanan Internet Banking. Contoh hambatan adalah serangan yang sering disebut dengan “denial of service attack” (DoS attack).) 4. dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya (apalagi jika akses dilakukan melalui saluran telepon). dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubitubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down. hang. Sistem informasi yang diserang atau dijebol dapat menghambat atau meniadakan akses ke informasi. (Ini yang terjadi dengan kasus klikBCA.

juga diperlukan pemahaman terhadap penggunaan akses kontrol pada arsitektur terdistribusi dan terpusat. kontrol akses fisikal dan logikal. kode sumber program. perhatian harus diberikan pada kebutuhan akses kontrol dan metode-metode implementasinya untuk menjamin bahwa sistem memenuhi availability (ketersediaan). perdagangan rahasia. Beberapa informasi mungkin lebih sensitive dibandingkan informasi lainnya dan memerlukan level kerahasiaan yang lebih tinggi. Aktivitas tersebut harus dikontrol. Dalam komputer jaringan. dan rencana taktis militer. informasi laporan keuangan. dan integrity (integritas). Confidentiality atau kerahasiaan memastikan bahwa informasi tidak terbuka ke individu.Pentingnya Akses Kontrol Bagi para profesional keamanan sistem/teknologi informasi. confidentiality (kerahasiaan). menengah maupun kecil). program atau proses yang tidak berhak. adalah merupakan hal penting untuk mengidentifikasi data dan kebutuhan-kebutuhan yang terklasifikasi sehingga dapat dipastikan bahwa suatu peringkat prioritas akan . protokol transmisi. diaudit. Beberapa tipe informasi yang dipertimbangkan sebagai informasi rahasia adalah misalnya catatan kesehatan. Mekanisme kontrol perlu ditempatkan untuk mendata siapa yang dapat mengakses data dan apa yang orang dapat lakukan terhadapnya saat pertama kali diakses. Melakukan kontrol akses pada sistem informasi dan jaringan yang terkait juga merupakan hal penting untuk menjaga confidentiality. dan dimonitor. Sedangkan beberapa mekanisme yang memebrikan kemampuan kerahasiaan sebagai contoh yaitu enkripsi. catatan kriminal. dan alur trafik yang terkontrol. dan availability. integrity. tampilan database. Bagi suatu institusi (skala besar.

ia akan melindungi data dari perubahan yang tidak lazim. dan menjaga konsistensi internal maupun eksternal. Konsistensi internal memastikan bahwa data internal selalu konsisten. Availability (ketersediaan) memastikan bahwa untuk user yang berhak memakai sistem. Informasi juga harus akurat. Melakukan akses pada informasi kelihatannya tidak begitu penting hingga pada suatu saat informasi tersebut tidak dapat diakses. dan jika memang terjadi juga modifikasi ilegal pada data tersebut maka mekanisme keamanan harus memperingatkan user atau membatalkan modifikasi tersebut. Jumlah bilangan dari komponen di tiap bagian tersebut harus sama dengan jumlah bilangan komponen pada database yang terekam secara internal pada keseluruhan organisasi.melindungi data dan informasi serta terjaga kerahasiaannya. Informasi. dan sumberdaya harus tersedia untuk user pada waktu diperlukan sehingga produktifitas tidak terpengaruh. Ketika suatu mekanisme keamanan memberikan integritas. Sebagai contoh dari konsistensi internal di atas.sistem. mencegah modifikasi yang tidak sengaja atau tidak berhak pada informasi oleh orang yang tidak berkepentingan. Fault tolerance dan mekanisme pemulihan digunakan untuk menjamin . lengkap. dan terlindungi dari modifikasi yang tidak berhak. Misalnya. diasumsikan sebuah database internal memiliki jumlah unit suatu komponen tertentu pada tiap bagian suatu organisasi. Administrator sistem mengalaminya saat sebuah file server mati atau sebuah database yang pemakaiannya tinggi tiba-tiba rusal untuk suatu alasan dan hal lainnya. memiliki waktu dan akses yang bebas gangguan pada informasi dalam sistem. Integritas memiliki tujuan mencegah modifikasi pada informasi oleh user yang tidak berhak. konsistensi eksternal berarti bahwa besarnya komponen yang tercatat pada database untuk setiap bagian adalah sama dengan banyaknya komponen secara fisik di tiap bagian tersebut. Jika informasi tidak terklasifikasi maka akan diperlukan banyak waktu dan biaya yang dikeluarkan saat mengimplementasikan besaran yang sama pada tingkat keamanan untuk informasi kritis maupun informasi tidak penting. Kebanyakan informasi perlu untuk dapat diakses dan tersedia bagi user saat diminta sehingga mereka dapat menyelesaikan tugas-tugas dan memenuhi tanggung jawab pekerjaan mereka. Konsistensi eksternal menjamin bahwa data yang tersimpan pada database konsisten dengan fisiknya.

klasifikasi data yang dilindungi. menyebabkan kerusakan pada sistem informasi atau jaringan. Lingkungan. kerawanan sistem pada ancaman (vulnerabilities). Sedangkan resiko adalah potensi kerusakan atau kehilangan pada sistem informasi atau jaringan. sesuai waktu. Mekanisme keamanan yang berbeda dapat memberikan tingkat kerahasiaan. dan keamanan. Tiga hal lainnya yang patut dipertimbangkan untuk perencanaan dan implementasi mekanisme kontrol akses adalah ancaman pada sistem (threats). Tujuan-tujuan tersebut mengalir dari kebijakan keamanan suatu organisasi. Kebijakan ini merupakan pernyataan tingkat tinggi dari pihak manajemen berkaitan dengan kontrol pada akses suatu informasi dan orang yang berhak menerima informasi tersebut. kemungkinan bahwa ancaman akan terjadi. Penjelasan Akses Kontrol Akses kontrol merupakan fitur-fitur keamanan yang mengontrol bagaimana user dan . Tujuan kontrol akses lainnya adalah reliability dan utilitas. Informasi memiliki atribut-atribut yang berbeda seperti akurasi. Kerawanan (vulnerabilities) adalah kelemahan atau kurangnya penjagaan yang dapat dimanfaatkan oleh suatu ancaman. dan resiko yang ditimbulkan oleh ancaman tersebut. dan ketersediaan yang berbeda pula.kontinuitas ketersediaan sumberdaya. relevansi. integritas. Produktifitas user dapat terpengaruh jika data tidak siap tersedia. Ancaman (threats) adalah suatu kejadian atau aktivitas yang memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan pada sistem informasi atau jaringan. dan sasaran keamanan perlu dievaluasi untuk menjamin mekanisme keamanan yang sesuai dibeli dan digunakan sebagaimana mestinya. privacy.

Kontrol dapat bersifat preventif. Akses control melindungi sistem dan sumberdaya dari akses yang tidak berhak dan umumnya menentukan tingkat otorisasi setelah prosedur otentikasi berhasil dilengkapi. program menjadi subjek dan filemenjadi objek. monitor. Jika user tidak termasuk dalam daftar maka akses akan ditolak. Kontrol diimplementasikan untuk menanggulangi resiko dan mengurangi potensi kehilangan. atau korektif. Ketika sebuah program mengakses sebuah file. Sebuah subjek dapat berupa user. pembatasan. file ini dapat memiliki daftar user dan grup yang memiliki hak akses ke file tersebut. atau proses yang mengakses informasi untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu. dan melindungi ketersediaan. atau field pada tabel yang berada di dalam database. dan informasi. Saat user diminta memasukan username dan password hal ini disebut dengan control akses. Kontrol akses adalah sebuah term luas yang mencakup beberapa tipe mekanisme berbeda yang menjalankan fitur kontrol akses pada sistem komputer. program. dan kerahasiaan sumberdaya. Sebuah subjek merupakan entitas aktif yang meminta akses ke suatu objek atau data dalam objek tersebut. jaringan. Kontrol akses memberikan organisasi kemampuan melakukan kontrol. Kontrol akses sangatlah penting karena menjadi satu dari garis pertahanan pertama yang digunakan untuk menghadang akses yang tidak berhak ke dalam sistem dan sumberdaya jaringan. Objek adalah entitas pasif yang mengandung informasi. direktori. program komputer. Kontrol preventif dipakai . Hak dan ijin user adalah berdasarkan identitas. integritas. Akses adalah aliran informasi antara subjek dan objek.sistem berkomunikasi dan berinteraksi dengan sistem dan sumberdaya lainnya. dan atau keanggotaan suatu grup. kejelasan. Objek bisa sebuah komputer. Hal itu sebagai bentuk lain dari kontrol akses. detektif. Setelah user log in dan kemudian mencoba mengakses sebuah file. database. file.

pengamanan ruang server atau laptop. kontrol diimplementasikan secara administratif. dan fisikal. perlindungan pada kabel. Kontrol administratif termasuk kebijakan dan prosedur. pelatihan perhatian terhadap keamanan. Kontrol fisikal merupakan penempatan penjaga dan bangunan secara umum. pemeriksaan latar belakang. proteksi kabel. dan backup data. tinjauan riwayat hari libur. Kontrol logikal atau teknikal mencakup pembatasan akses ke sistem dan perlindungan informasi. smart cards. logikal atau teknikal. seperti penguncian pintu. Contoh kontrol pada tipe ini adalah enkripsi. dan protokol transmisi. Kontrol korektif digunakan untuk memulihkan sistem yang menjadi korban dari serangan berbahaya. pemeriksaan kebiasaan kerja.untuk mencegah kejadian-kejadian yang merusak. pengamanan ruang server atau laptop. pembagian tanggung jawab. daftar kontrol akses. Untuk menerapkan ukuran-ukuran tersebut. Sedangkan kontrol fisikal termasuk penjagaan dan keamanan bangunan secara umum seperti penguncian pintu. dan backup file. pemisahan tugas kerja. dan supervisi yang ditingkatkan. Kontrol detektif diterapkan untuk menemukan kejadian-kejadian yang merusak. Model Kontrol Akses Penerapan akses kontrol pada subjek sistem (sebuah entitas aktif seperti individu atau .

pihak militer mengklasifikasikan dokumen sebagai unclassified. discretionary. dan top secret. Tiap tipe model memakai metode berbeda untuk mengkontrol bagaimana subjek mengakses objek dan mempunyai kelebihan serta keterbatasan masing-masing. dimana label ini menunjukan ijin otorisasi suatu subjek dan klasifikasi atau sensitivitas dari objek. Ada tiga tipe utama model kontrol akses yaitu mandatory. confidential. Model ini menggunakan teknologi kontrol akses dan mekanisme sekuriti untuk menerapkan aturan dan tujuan suatu model. Aturan pada akses kontrol diklasifikasikan menjadi : ?? Mandatory access control Otorisasi suatu akses subjek terhadap objek bergantung pada label. Untuk hal yang sama. dan nondiscretionary (sering disebut juga role-based). bersamaan dengan budaya perusahaan dan kebiasaan menjalankan bisnisnya. Misalnya. secret. Model kontrol akses merupakan sebuah framework yang menjelaskan bagaimana subjek mengakses objek. individu dapat menerima ijin otorisasi tentang confidential. Tujuan bisnis dan keamanan dari suatu organisasi akan membantu menjelaskan model kontrol akses mana yang sebaiknya digunakan. atau top secret dan dapat memiliki akses ke . Beberapa model dipakai secara ekslusif dan kadang-kadang model tersebut dikombinasikan sehingga mampu mencapai tingkat keperluan kemanan lingkungan yang dibutuhkan.proses) terhadap objek sistem (sebuah entitas pasif seperti sebuah file) berdasarkan aturan (rules). secret.

Batasan ini adalah bahwa individu memiliki keperluan untuk mengetahui secara relatif classified dokumen yang dimaksud. dijalankan oleh operating system. Klasifikasi label menentukan tingkat kepercayaan user yang harus dimiliki untuk dapat mengakses suatu file. Model ini lebih terstruktur dan ketat serta berdasarkan label keamanan sistem. Contohnya adalah penggunaan daftar kontrol akses (access control list). Aturanaturan bagaimana subjek mengakses data dibuat oleh manajemen. Klasifikasi disimpan di label sekuriti pada sumber daya. Daftar kontrol akses merupakan sebuah daftar yang menunjuk user-user . User diberikan ijin otorisasi dan data diklasifikasikan. Ketika sistem membuat keputusan mengenai pemenuhan permintaan akses ke suatu objek. tetapi tidak memiliki keperluan untuk mengetahui maka individu tersebut tetap tidak boleh mengakses informasi yang diinginkannya. keputusan akan didasarkan pada ijin otorisasi subjek dan klasifikasi objek. Sehingga individu dengan ijin otorisasi secret dapat mengakses tingkatan secret dan confidential dokumen dengan suatu batasan. dikonfigurasikan oleh administrator. ?? Discretionary access control Subjek memiliki otoritas. dan didukung oleh teknologi sekuriti. Meskipun demikian dokumen yang dimaksud harus benar-benar diperlukan oleh individu tersebut untuk menyelesaikan tugas yang diembannya. untuk menentukan objek-objek apa yang dapat diakses. Pada model mandatory access control. dengan batasan tertentu. user dan pemilik data tidak memiliki banyak kebebasan untuk menentukan siapa yang dapat mengakses file-file mereka. Bahkan jika individu memiliki ijin otorisasi untuk tingkat klasifikasi suatu informasi.dokumen bertipe classified atau tingkatan di bawah status ijin otorisasinya. Pemilik data dapat mengijinkan pihak lain untuk mengakses file mereka namun operating system (OS) yang tetap membuat keputusan final dan dapat membatalkan kebijakan dari pemilik data.

program. Tipe kontrol akses ini digunakan secara lokal. Dalam beberapa kasus. dan file dengan hubungan hak akses terkait dengan tiap user.mana yang memiliki hak ke sumber daya tertentu. pendekatan hybrid juga digunakan. Kontrol akses triple terdiri dari user. Ketika user dengan batasan tertentu memiliki hak untuk merubah kontrol akses ke objek-objek tertentu. hal ini disebut sebagai user-directed discretionary access control. Jika user membuat suatu file. maka ia merupakan pemilik file tersebut. Sedangkan kontrol akses berbasis identitas (identity-based access control) adalah tipe kontrol akses terpisah berdasarkan identitas suatu individu. dan mempunyai situasi dinamis dimana subjek-subjek harus memiliki pemisahan untuk menentukan sumber daya tertentu yang user diijinkan untuk mengakses. . yaitu yang mengkombinasi-kan fitur-fitur user-based dan identity-based discretionary access control. Misalnya daftar tabular akan menunjukan subjek atau user mana yang memiliki akses ke objek (file x) dan hak apa yang mereka punya berkaitan dengan file x tersebut.

Model ini dinamakan discretionary karena kontrol akses didasarkan pada pemisahan pemilik. administrator jaringan dapat mengijinkan pemilik sumber daya mengkontrol siapa yang dapat mengakses file/sumber daya tersebut. akses dibatasi berdasarkan otorisasi yang diberikan pada user. Pengenal untuk user ini ditempatkan pada file header. Pada model ini.Kepemilikan juga bisa diberikan kepada individu spesifik. Implemetasi umum dari discretionary access control adalah melalui access control list yang dibuat oleh pemilik. Ini berarti bahwa subjek-subjek diijinkan untuk menentukan tipe akses apa yang dapat terjadi pada objek yang mereka miliki. diatur oleh administrator jaringan. Sistem yang menerapkan model discretionary access control memungkinkan pemilik sumber daya untuk menentukan subjek-subjek apa yang dapat mengakses sumber daya spesifik. seorang manager pada departemen tertentu dapat membuat kepemilikan suatu file dan sumber daya dalam domain-nya. dan dijalankan oleh . Misalnya. Jika organisasi menggunakan model discretionary access control.

Tipe lain dari non-discretionary access control adalah kontrol akses lattice-based. terdapat pasangan-pasangan elemen yang memiliki batas . Dalam model lattice (lapis tingkatan). Kontrol akses ini tidak perlu dirubah saat individu baru masuk menggantikan individu lama. ?? Non-Discretionary access control Otoritas sentral menentukan subjek-subjek apa yang mempunyai akses ke objekobjek tertentu berdasarkan kebijakan keamanan organisasi. Dalam organisasi dimana sering terdapat adanya perubahan/pergantian personel. nondiscretionary access control merupakan model yang tepat karena kontrol akses didasarkan pada peran individu atau jabatan dalam suatu organisasi.operating system. Kontrol akses bisa berdasarkan peran individu dalam suatu organisasi (role-based) atau tanggung jawab subjek dan tugasnya (task-based). kebalikan dari aturan yang lebih statis pada mandatory access control. Dengan demikian kontrol ini tidak termasuk dalam lingkungan terkontrol terpusat dan dapat membuat kemampuan user mengakses informasi secara dinamis.

dan subjek memiliki batas terendah terbesar serta batas tertinggi terkecil untuk hak akses pada suatu objek. Para user ini dapat menjadi bagian suatu kelompok lain dan biasanya memiliki hak . Peran dan kelompok merupakan hal berbeda meskipun mereka mempunyai tujuan yang sama. Administrator menempatkan user dalam peran dan kemudian memberikan hak akses pada peran tersebut. Selain itu terdapat model role-based access control yang juga sebagai nondiscretionary access control. pasangan elemen adalah subjek dan objek. Mereka bekerja sebagai penampungan untuk para user. Tipe model ini mengijinkan akses ke sumber daya berdasarkan peran yang user tangani dalam suatu organisasi. Model ini menerapkan seperangkat aturan terpusat pada kontrol untuk menentukan bagaimana subjek dan objek berinteraksi. Perusahaan mungkin memiliki kelompok auditor yang terdiri dari beberapa user yang berbeda.tertinggi terkecil dari nilai dan batas terendah terbesar dari nilai. Untuk menerapkan konsep kontrol akses ini.

Hal ini menjadikan kontrol yang lebih ketat.individunya masing-masing serta ijin yang diberikan kepada mereka. tiap user yang ditugaskan pada peran tertentu yang hanya memiliki hak pada peran tersebut. Jika perusahaan menerapkan peran. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful