PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PERMAINAN CIPTA LAGU DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SMP NEGERI 2 PADANG

Oleh Nama NIP : Farida, S.Pd :

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 DINAS PENDIDIKAN PADANG 2007

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirrobil alamien, rasa syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas ridhoNya penulis dapat menyelesaikan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan judul “ PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PERMAINAN CIPTA LAGU DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SMP NEGERI 2 PADANG”. Penulis sangat menyadari bahwa skripsi ini bisa tersusun berkat bantuan dari berbagai pihak, baik moril maupun materil. Oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada; 1. , Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Padang, yang telah memberi bimbingan dan dukungan semangat kepada penulis untuk melakukan penelitian dan menyediakan saranadan fasilitas yang diperlukan; 2. Keluar penulis yang memberikan semangat serta kasih saying yang tak ternilai serta kesabaran dan pengertian yang besar kepada penulis untuk penyelesaian PTK ini. 3. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyusunan skripsi yang tidak dapat kami sebut satu per satu.

Padang , November 2011

Penulis

.

seni musik. 2003:5). dan menanamkan pemahaman tentang dasar-dasar dalam berkesenian (Sujadmiko.2004:26 ) Seiring dengan program KTSP ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ) yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara bersama untuk memenuhi kebutuhan sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan berdasarkan kebijakan pendidikan nasional (Raharjo. Berkaitan dengan KTSP tersebut sekolah perlu mencari program-program yang sesuai di lembaganya. khususnya guru musik itu sendiri. rupa. bunyi. Sedangkan tujuan pendidikan seni untuk mengembangkan sikap toleransi. Banyak manfaat yang diperoleh jika siswa mampu berkreasi. dan guru punya wewenang yang penuh untuk pengembangan dirinya termasuk SDMnya. nilai estetika akan bertambah dan kematangan bersikap khususnya dalam melestarikan seni budaya. berkreasi dan apresiasi dalam bahasa. Menurut Edgar Dale metode yang menarik untuk siswa adalah pengalaman langsung ( Cone of experience ). tari dan peran. tutur dan peran. Latar Belakang Pembelajaran seni budaya mengembangkan semua bentuk aktifitas cita rasa keindahan yang meliputi kegiatan berekspresi. mengembangkan ketrampilan dan menerapkan teknologi dalam berkarya dan menampilkan karya seni rupa. Maka berdasarkan pernyataan tersebut. . dan hidup rukun dalam masyarakat yang majemuk. 2003:16) . gerak. bereksplorasi. upaya mengemas proses pembelajaran yang mengajak siswa untuk berinteraksi aktif dalam mata pelajaran seni budaya khususnya musik. dan berekspresi yaitu kreativitas siswa akan semakin berkembang. beradab. mampu berekspresi dan berkreasi.BAB I PENDAHULUAN 1. Tujuan akhir dalam proses pembelajaran seni budaya khususnya musik adalah mampu berapresiasi terhadap seni . demokratis. Pengalaman belajar dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) dan tidak meninggalkan karakteristik mata pelajaran ( Sukarman. menjadi tantangan bagi kalangan pendidik .

Personal models yang berorientasi pada pengembangan diri baik secara individu maupun hubunganya dengan lingkungan . 1.Model pembelajaran yang inovative tentu tidak mengesampingkan trend pada masa tertentu . 3. 2. dan kemampuan mengurangi kecemasan serta meningkatkan ketenangan dengan menitikberatkan pada aspek perbuatan perilaku yang dapat diamati. Untuk pelajaran seni nampaknya tidak hanya dengan satu model pembelajaran. Social interaction models berorientasi pada pengembangan peserta didik dalam bekerja sama dengan orang lain. Pembelajaran seni budaya lebih ditekankan pada praktek. kemampuan seseorang mengatasi masalah atau tatanan lama dan menggantinya dengan tatanan baru (Martopo . 2006 : 216) Model pembelajaran ” dengar-lihat-kerjakan” lebih berpusat pada guru atau teacher centered . namun bisa menjadi daya tarik tersendiri disamping meletakkan dasar – dasar musik. perlu ditekankan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. perhatian dan motivasi anak juga semakin bertambah. 2002:64 ). Behaviorial models yang berorientasi pada kemampuan menguasai fakta. inovasi pembelajaran. hubungan sosial. 4. tapi dengan menggabungkan beberapa model. Model yang berkaitan dengan kreativitas. Menitik beratkan aspek emosional. kreativitas didefinisikan sebagai retrukturasi kreatif. karena seni berkaitan dengan keadaan personal. ketrampilan. berperan aktif dalam proses demokratis dan bekerja dengan produktif di dalam masyarakat dengan menitik beratkan pada kehidupan sosial. konsep. seperti yang tertuang dalam bahan kajian seni musik yaitu mampu mengekspresikan diri dan . Menurut Bruce Joyce dan Masha Weil dalam bukunya Models of Teaching (Masunah. Semakin guru bisa memahami trend musik anak. Walaupun ini bukan utama. Menurut Toeti Heraty kreativitas adalah suatu fungsi biologis manusia yang berbeda dengan mahkluk-mahkluk lain seperti hewan. Information procesing model yang berorientasi pada pengembangan kemampuan peserta didik dalam mengolah dan menguasai informasi yang diterima mereka dengan menitik beratkan pada aspek intelektual akademis. 2002:3) mengemukakan empat rumpun model mengajar yakni. dan budaya yang mesti dikembangkan dalam diri siswa. karena dimensi apresiasi seni anak cenderung berubah menurut usianya ( Mack.

(Sugiyanto. Konsentrasi. Cipta Lagu.tokoh indonesia. Kalauditerapkan dalam pembelajaran di kelas. ketika proses kreatif muncul ide-ide yang lama tersimpan muncul semua ( internet.17 Juni 2007. Melejit Dengan Kreatif : 2005) . 2007) dan pengalaman penulis ada beberapa cara untuk menciptakan karya cipta lagu yaitu . Dari kompetensi dasar tersebut peserta didik dituntut untuk bisa berkarya seni walaupun masih sederhana. Maka perlu dibangun strategi. Tentu untuk mewujudkan itu semua seorang guru harus belajar bagaimana menciptakan karya musik. Daya imajinasi . (internet. IX.http: // www. Tapi dalam metode ini siswa akan kehilangan memori disaat konsentrasi dihentikan. Kesenian . Padahal untuk menciptakan sesuatu yang baru atau lagu yang baru adalah pekerjaan tidak mudah. Sebuah lagu yang baik adalah sebuah lagu yang mampu mengembangkan daya imajinasi. (1). Menurut beberapa literatur antara lain (Uqshari. kemudian dalam masa belajar nada-nada itu tersimpan. metode belajar yang menarik agar peserta didik mampu berkarya seni atau mampu menciptakan lagu baru baik secara klasikal. daya berpikir dan dapat menyalurkan emosi serta kemampuan aspek sosial (internet “ AT. Pada kompetensi dasar disebutkan peserta didik mampu mengaransir / merancang karya musik sederhana non tradisi daerah setempat. VIII.ulang demikian seterusnya sehingga menemukan melodi-melodi baru untuk menyusun lagu.2006:61) metode mengajar adalah cara yang digunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pembelajaran.com). kelompok dan individu. Mahmud” Tokoh Indonesia. caranya adalah siswa membayangkan suatu obyek kemudian secara sadar diungkapkan dengan suara secara berulang. Menyimak kurikulum 2006 pada standart kompetensi kelas VII.figurpublik.1989) dalam (Candra. Dan sulit sekali mencari lagu yang telah tersusun dalam konsentrasi imaginasi tadi.” Dhani Dewa “. 2004 ). Menurut (Sudjana.berkreasi melalui penampilan dan pergelaran musik nusantara dan manca negara secara vocal maupun instrumental.http: // www. Untuk memunculkan kembali ide juga dengan konsentrasi. terdapat materi berkreasi seni.com). Untuk bisa memahami imajinasi salah satunya dengan konsentrasi. Setiap hari diperdengarkan musik hingga masuk alam bawah sadar. Maka upaya mencari metode pembelajaran yang baik adalah salah satu usaha untuk mencapai tujuan.16 Juni 2007.

Menulis lagu harus benar-benar dalam keadaan tenang.mutlak diperlukan bagi seorang yang kreatif.figurpubik. kapanpun seseorang dapat menuangkan ide lagu baru dengan direkam terlebih dahulu.16 Juni 2007. karena pada waktu di sekolah dasar rata – rata belum diberi pelajaran tentang membaca not angka maupun not balok. figurpublik. Kendala yang dihadapi adalah tidak semua orang punya talent yang demikian. Menurut pendapat diatas. tiba-tiba mendapatkan sesuatu untuk melakukan sesuatu menurut bisik-bisik hatinya. Membuat syair kemudian menulis notasi atau sebaliknya.http:// www. tapi nada-nada terus datang dalam wilayah imaginasinya sehingga terciptalah sebuah karya. Padahal rata-rata siswa SMP belum bisa membaca not angka maupun not balok. terbukti dengan keseriusan lembaga tersebut mengelola karya musik dalam . Sebuah lagu dapat dibuat dengan menuliskan notasi terlebih dahulu. dimanapun. apalagi siswa yang kemampuan dasar musikalnya masih dalam tahap belajar. kemudian hasil rekaman itu disusun kembali hingga terbentuklah lagu baru. 2006: 37). Recording Pada era modern dimana teknologi semakin memasyarakat. Imajinasi pada umumnya diperlukan untuk suatu penggambaran ke depan ( Soenarno. Tetapi akan lebih mudah jika kita mendahulukan pembuatan teks/syair (Sugiyanto.2004:135).com ). Seni musik merupakan pelajaran yang menarik siswa. Hal ini bisa dilakukan kalau siswa sudah punya dasar yang kuat tentang solfegio atau membaca notasi musik. Padahal ide. setelah tahu irama lagu dan notasi baru mencari liriknya (Internet. Menurut (M.1992:324) ilham adalah inspiration. Dalam pembelajaran di kelas. dalam menulis lagu boleh ditulis notasi terlebih kemudian liriknya atau lirik dulu baru notasinya. (3).Echols . (2). Kendala yang dihadapi adalah tidak setiap waktu dan kesempatan membawa alat rekam. Ilham Seorang composser (pencipta lagu) tidak menghendaki lagu itu hadir. (4). Pembelajaran seni budaya didalamnya terdapat materi seni musik yang merupakan bagian dari pendidikan yang diajarkan di SMP Negeri 2 Padang.“Melly”. inspirasi itu bias datang setiap saat tanpa mengenal tempat dan waktu. siswa membuat syair beberapa bait kemudian menuliskan notasinya.

Permainan tersebut adalah model pembelajaran yang ditemukan setelah melaksanakan siklus – siklus dalam PTK. Sampai saat ini SMP Negeri 2 Padang sudah memililki prestasi musik dan vokal yang menonjol diantaranya yaitu pada tahun ………………………. maka inovasi pembelajaran merupakan hal penting untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar.sebuah album musik. kualitas dan efektivitas. 2006:122). kreatif dan terampil memecahkan masalahnya sendiri (Yudrik. maka perlu ada upaya pengembangan yang terus menerus sehingga prestasi akademik dan non akademik dapat diraih / meningkat. Inovasi pembelajaran sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan efisiensi. penulis membatasi permasalahan. 2003:23). 2. Menimbang dari berbagai alasan mengenai pembelajaran. Inovasi yang dilakukan diharapkan peserta didik menjadi manusia yang aktif. Salah satu faktor yang sering dianggap menurunkan motivasi siswa remaja untuk belajar adalah materi pelajaran itu sendiri dan guru yang menyampaikan pelajaran itu (Sarwono.2002:7) yaitu menyusun kembali ide-ide siswa menjadi sebuah karya yang baru. Kreativitas siswa yang dimaksud adalah kreativitas siswa kelas VIII (1) SMP Negeri 1 Padang. Berkaitan dari kondisi tersebut diatas.1999: 620). permainan dalam . Penerapan belajar sambil bermain tersebut terdapat pada pembelajaran seni budaya khususnya musik dalam KD peserta didik mampu mengapresiasi dan berkarya seni daerah setempat. Agar siswa dapat berkreasi karya seni diperlukan metode yang relevan dengan kondisi siswa. Metode ini adalah upaya bersama membangun nada menjadi sebuah lagu baru. Terciptanya lagu baru dari proses pembelajaran di kelas merupakan bentuk kreativitas siswa. Salah satunya adalah permainan cipta lagu. Pembatasan Masalah Agar pembahasan tidak melebar. Inovasi yang dilakukan dalam pembelajaran seni budaya di SMP Nasima adalah selaras dengan learning by doing yaitu belajar sambil bermain. Agar suatu saat nanti SMP Negeri 2 Padang memiliki album musik yang lagu-lagunya semua hasil karya siswa. kreativitas ini dari pendapat (Mack. relevansi. pembinaan yang kontinyu maka perlu kajian akademis yang akurat melalui penelitian dalam bentuk penulisan Penelitian Tindakan Kelas tentang pembelajaran seni budaya khususnya seni musik pada model permainan cipta lagu. Sedangkan permainan yang dimaksud adalah perbuatan yang menyenangkan hati (dilakukan dengan alat kesenangan atau tidak ) (Purwodarminto. Disamping perhatian.

3. Seni budaya adalah mata pelajaran seni musik. untuk melengkapi khasanah penelitian pendidikan khususnya model permaianan cipta lagu dalam pembelajaran seni budaya di sekolah. Dalam pembahasan hanya mengupas masalah pembelajaran seni musik khususnya KD berkarya musik. dalam kurikulum 2006 (KTSP) termasuk dalam pembelajaran seni budaya. Bagi guru : Dapat menambah wawasan pengetahuan dalam bidang pendidikan untuk meningkatkan profesionalisme. Bagi Siswa : Memudahkan siswa memahami konsep atau prinsip tentang seni musik yang disajikan oleh guru. Permasalahan Dari latar belakang peningkatan kreativitas siswa melalui permainan cipta lagu dapat dirumuskan permasalahan . permasalahan dan tujuan penelitian tersebut maka penelitian ini diharapkan memberi manfaat pada : 5. 5. bagaimana model permainan cipta lagu pada pembelajaran seni budaya untuk meningkatkan kreativitas siswa di SMP Negeri 2 Padang.3 Bagi sekolah: Diperoleh panduan inovatif pembelajaran seni budaya yang dapat dipakai di SMP Nasima atau sekolah yang lain. Manfaat Penelitian Berdasarkan latar belakang. 4.2. model permainan cipta lagu pada pembelajaran seni budaya untuk meningkatkan kreativitas siswa di SMP Negeri 2 Padang. Tujuan Penelitian Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan menjelaskan.2. terutama dalam pembelajaran seni budaya khususnya berkarya musik. wujud dari permainan adalah dengan menggunakan KCL (Kartu Cipta Lagu) di kocok dan dibagi ke siswa.2 Manfaat Praktis 5. 5. 5. .pembelajaran adalah aplikasi dari learning by doing . 5.2.2.1.1 Manfaat teoritis.

pembelajaran seni budaya. Saran . lokasi. permainan. tujuan penelitian. pembatasan masalah. pembahasan dan hasil penelitian. teknik analisis data dan teknik keabsahan data (kredebilitas) Bab IV : Hasil Penelitian dan Pembahasan Memuat gambaran umum lokasi penelitian. deskripsi data. sasaran penelitian. Sistematika PTK Dalam sub-sub akan dikemukakan sistematika skripsi untuk memberi gambaran keseluruhan isi skripsi.6. Skripsi terbagi menjadi beberapa bab masingmasing bab menyangkut topik sebagai berikut : Bab I : Pendahuluan Berisi latarbelakang masalah. manfaat penelitian dan sistematika skripsi. seperti pengertian kreativitas. permasalahan. penelitian tindakan kelas dan kerangka berpikir Bab III : Metode Penelitian Berisi pendekatan penelitian. Bab II : Landasan Teori Memuat uraian berbagai teori yang mendasari penelitian ini. Bab V : A. Simpulan B. komposisi musik.

Upaya menciptakan inovasi baru yang dalam mencengangkan .2006: 11). Menurut Kreiner dan Kinicki. Ciri seorang yang kreatif antara lain memiliki ide-ide yang baru. 2002:7).seperti pendapat (Mulyadi. 1991:80) (Eny. memunculkan pemikiran yang tidak populer.2006:5). menuliskanya kedalam bentuk tulisan musik sebagai bentuk hasil karya musik dan dapat diungkapkan atau diperdengarkan berulang-ulang (Mack. Kata kreatif berasal dari kata creare bahasa latin yang berarti mencipta (Martopo. Mencipta dapat diartikan membuat sesuatu yang baru . namun . Kegiatan komposisi ialah pengalaman membuat lagu yang berhubungan dengan perencanaan penyusunan unsur-unsur musik menjadi suatu bentuk lagu tertentu. menjadi satu lagu asli (Mack. berani tampil beda. 2006: 213). Kreativitas 1. Kreativitas adalah proses dalam mengembangkan sesuatu yang baru atau unik (Martopo. atau pikiran yang baru dan unik. proses. Kemampuan melakukan aktivitas yang baru terjadi setelah melakukan penghayatan seni . 2006:216). 2005:13) kreativitas adalah upaya melakukan aktivitas yang baru dan mengaggumkan. kreativitas didefinisikan sebagai suatu proses yang menggunakan imaginasi dan ketrampilan dalam sebuah produk. kreativitas adalah ide yang berasal dari penghayatan estetis setelah melihat aktivitas seni. Pengertian Kreativitas Kreativitas ( creativity = creative + activity ) bermakna aktivitas kreatif.2002:7). 2006:213). 2001: 26) dalam (Martopo.2006:215). Kreativitas adalah kegiatan menyusun kembali unsur-unsur musik yang telah dikuasai anak. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk mengenal (mengidentifikasi) masalah secara tepat dan memberikan jawaban yang tepat terhadap masalah itu(Saini KM.BAB II LANDASAN TEORI 1. Menurut Mack yang penting dari kreativitas adalah proses menyusun ide sehingga membentuk sesuatu yang baru. Pernyataan tersebut selaras dengan pendapat Edward De Bono untuk menghasilkan ide-ide baru atau pemecahan masalah seseorang harus menggunakan kekuatan berpikirnya ( The power of lateral thingking ) (Martopo. Menurut ( Uqshari .1. benda. tidak takut mencoba dan tidak takut gagal (Soenarno. dalam hal ini dapat berupa karya cipta seni atau karya yang lain yang bersifat inovatif dan unik.

Kemampuan dalam kreativitas merupakan karunia Allah SWT untuk mahkluknya agar dapat mengatasi masalah kehidupan. Pengertian Pembelajaran .5.2. Pembelajaran 2.1. Orisinalitas Pemikiran atau karya yang dihasilkan benar-benar merupakan hasil cipta rasa dan karsa sendiri (asli / orisinal) 1.2. 1. seperti pendapat (Santoso.2. 1.2. Inovatif Penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada / yang sudah dikenal sebelumnya (Echols. sehingga punya daya tarik.Soenarno (2006:11) dan Martopo (2006:213) dapat diperoleh ciri-ciri kreativitas antara lain . 2001:1247) 1.2.1 . Baru Membuat karya baru dari belum ada menjadi ada atau sebuah komposisi baru yang dibangun dari ide-ide lama. Fungsi pikiran adalah untuk mengatasi masalah karena memberikan jawaban yang tepat adalah bentuk kreativitas seseorang.2. harmonis.4. Menarik Karya cipta dapat dinikmati.2. 1. 2. 2001:435) dapat diartikan juga adanya pembaharuan terhadap karya. ada yang berbeda baik pemikiran maupun karya yang dihasilkan (Echols. 1.3.Unik Unik artinya tidak seperti biasanya. adanya perubahan yang positif tentang hasil karya yang pernah ada.sebenarnya ciri–ciri tersebut sudah dimiliki oleh manusia dan merupakan karunia Tuhan. Dari berbagai pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa kreativitas adalah kegiatan menyusun kembali berbagai ide untuk membentuk sesuatu yang baru dengan menggunakan kekuatan pemikiran. Ciri – Ciri Kreativitas Dari berbagai landasan teori antara lain Uqshari (2005:4–53). 2002:148) kreativitas adalah karakter standaryang dimiliki setiap orang sebagai karunia Allah.

Tujuan belajar yang utama adalah bahwa apa yang dipelajari itu berguna di kemudian hari. 2. Kegiatan pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar. Model pembelajaran yang mengakomodir gaya belajar siswa akan dapat mencapai tujuan mengajar yaitu bahan atau materi yang disampaikan guru bisa dikuasai siswa. Kriteria keberhasilan pembelajaran ditinjau dari sudut proses yang menekankan pada bentuk pengajaran yang harus merupakan interaksi dinamis sehingga siswa sebagai subyek belajar mampu mengembangkan potensinya melalui belajar. Berarti setiap siswa dalam menangkap respon atau stimulus. cara mengingat. yakni membantu kita untuk dapat belajar terus dengan cara yang lebih mudah. 2003:3). model pembelajaran yang efektif menyenangkan dan bermanfaat sangat dibutuhkan untuk proses pembelajaran. Sehingga apa yang dipelajari dipahami betul oleh siswa. sekolah perlu mencari strategi kesuksesan bagi lembaganya. Dengan menggunakan istilah pembelajaran dirasa ada pengakuan terhadap kemampuan siswa untuk belajar. 2003:35) Dari beberapa pengertian diatas penulis menyimpulkan bahwa pembelajaran adalah proses belajar yang berguna dikemudian hari dibimbing oleh pengajar dengan menggunakan aturan yang ada dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Keberhasilan Pembelajaran. 2003:94). 2. 2.3. dan memecahkan soal (Nasution. . 2.3. Gaya Belajar Gaya belajar adalah cara yang konsisten yang dilakukan seorang murid dalam menangkap stimulus atau informasi. daya tangkap mereka berbeda-beda maka hal tersebut menjadi pertimbangan untuk menentukan model pembelajaran yang dapat mengakomodir semua siswa. dan guru punya wewenang yang penuh untuk pengembangan dirinya termasuk SDMnya dengan mencari model pembelajaran yang menarik dan tercapai keberhasilan pembelajaran. Pendidikan yang baik adalah usaha yang berhasil membawa semua anak didik kepada tujuan itu.1.2. Keberhasilan suatu pembelajaran dapat ditentukan dengan 2 kriteria. Fungsi pendidikan adalah membimbing anak kearah suatu tujuan yang kita nilai tinggi. Selaras dengan program KTSP tersebut. Kriteria keberhasilan pembelajaran ditinjau dari sudut hasil penguasaan siswa baik dari kualitas maupun kuantitas (Nasution.3. Hal ini dikenal sebagai transfer belajar (Nasution.2. Tujuan guru mengajar adalah agar bahan yang disampaikannya dikuasai sepenuhnya oleh siswa (Nasution. berpikir.2003:56) Dari kriteria keberhasilan pembelajaran tersebut.

3. 3. Melodi Melodi adalah susunan tinggi rendahnya nada dalam suatu lagu. Pengertian Komposisi Musik Komposisi berasal dari bahasa Inggris composition . 3. kecocokan. 3. Pengertian Pembelajaran Seni Musik Pendidikan seni budaya dan ketrampilan diberikan disekolah karena keunikan. keserasian sedangkan melodi adalah nyanyian.2.2001:5). Komposisi musik adalah gabungan dua faktor penting yaitu meliputi teori harmoni dan melodi (Budidharma. Menurut (Mack. Pola Irama (Motif) Pola ritme terkecil dalam sebuah lagu yang diulang -ulang. 3.2. Pembelajaran Seni Musik 4. Harmonisasi Harmonisasi adalah keselaran dan keserasian segala unsur dalam sebuah lagu 4. dan kebermanfaatan terhadap perkembangan peserta didik. Harmoni berasal dari bahasa Inggris harmony yang berarti keselarasan.2. Dari berbagai pendapat yang disebutkan di atas dapat disimpulkan bahwa komposisi musik adalah susunan dari nada – nada yang membentuk sebuah lagu yang indah atau selaras. 3. dan Sugiyanto (2004:131-141) unsurunsur komposisi musik terdiri dari . Unsur – Unsur Komposisi Musik Menurut Budhidarma (2001:76-91). menurut kamus bahasa Inggris artinya susunan.1.2.5.1. 2002:13) komposisi adalah kegiatan menyusun kembali ide-ide siswa untuk membentuk karya yang baru.Komposisi Musik.” ” belajar melalui seni ”. Komposisi musik berarti musik terdiri dari beberapa aspek yang disusun membentuk komposisi baru. Tema Ide dasar dalam proses penciptaan karya seni. Lirik Syair/ lirik adalah kata-kata yang tersusun bermakna dalam sebuah lagu.2. 3.2.4. kebermaknaan. dan ” . yang terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi / berkreasi melalui pendekatan ” belajar dengan seni. 3.1.2.

pengalaman juga kemampuan berkarya seni agar mereka bisa berapresiasi terhadap budaya sendiri dan bisa menghargai orang lain yang pada akhirnya mereka bias berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. dan kreatif dari peserta didik yang memungkinkan berperan secara positif dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat baik global dan local (Dikutip dari kurikulum 2006 : Bab I) Tujuan tersebut di atas menggambarkan bahwa pembelajaran seni musik di SMP memberikan pemahaman. berbangsa dan bernegara. untuk instrumen musik yang bersumber suara benda udara dan lidah-lidah tipis / membrane.belajar tentang seni . Metode atau strategi mengajarnyapun harus sesuai dengan tujuan kurikulum yang tertuang dalam standart kompetensi dijabarkan melalui kompetensi dasar dengan berbagai indikator yang disesuaikan dengan kondisi sekolah tertentu.3. Tujuan Pembelajaran Seni Musik Tujuan penyelenggarakan pendidikan seni tidak mungkin terlepas dari kondisi masyarakat dan budaya lingkunganya. ekspresif.1.2. pengetahuan .3. kedisiplinan dan dinamika. 4. Oleh karena itu. Dipetik / digesek. 4.Echols (2005:325) Instrument adalah alat-alat musik/bunyibunyian. Dipukul / diketuk .3. 4. keteraturan.3. pengembangan tujuan pendidikan seni hendaknya mendasarkan nilai-nilai. Instrumen yang dibuat manusia digolongkan menjadi: .2. gagasan (cita-cita dan tingkat kedewasaan) peserta didik. untuk instrumen musik yang bersumber suara benda bidang. Ditiup / dihembus . 4.3. 2006:263). Pembelajaran seni musik adalah kegiatan pembelajaran yang berusaha menggali potensi estetis siswa serta mempengaruhi siswa agar mempunyai nilai estetis sehingga dapat memperhalus budi pekerti karena dalam seni terdapat unsurunsur keindahan .” peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain (Dikutip dari PP Mendiknas No 22. 4. Seni mempunyai sifat unik dan memilki karakteristik tertentu yang tidak dimiliki oleh pelajaran yang lain maka proses pembelajaran seni idealnya menggunakan beberapa metode atau strategi mengajar yang disesuaikan dengan kebutuhan. dan pola-pola hidup kreatif melalui latihan-latihan (Setiyawati. 2006 : 195) Pendidikan seni bertujuan mengembangkan kemampuan estetik . Instrumen Musik Menurut M. Untuk memainkan alat musik ada berbagai macam cara . untuk instrument yang bersumber dari suara senar atau tali.

namun untuk mempermudah itu semua dibutuhkan metode pembelajaran yaitu dengan permainan.3.3. alah satu alternatif model pembelajaran yang bertujuan . kegiatan diluar kelas. kuis dsb (Sukarman. demontrasi. yaitu instrument melodi yang dapat menyuarakan beberapa nada serentak . salah satu yang disebutkan adalah dengan permainan. Ada korelasi yang cukup tinggi antara bakat dan hasil belajar. 4. Dari pernyataan tersebut bahwa metode pembelajaran merupakan hal penting untuk mencapai keberhasilan pembelajaran. Instrumen melodis yaitu instrumen musik yang menghasilkan suara nada-nada yang lengkap sehingga dapat menyuarakan alunan tinggi rendah suara.2.4. Instrument ritmis yaitu bunyi-bunyian ritmis yang fungsinya untuk mengatur perjalanan melodi atau lagu. Instrumen dalam pembelajaran seni musik memegang peranan penting karena dengan adanya instrumen yang lengkap guru dapat memperagakan di depan peserta didik. Namun demikian pengajaran seni baik materi maupun metode hendaknya disesuaikan dengan taraf perkembangan (psikologis) peserta didik (Setiyawati . Siswa lebih berminat untuk mengikuti pelajaran.3. Instrumen harmonis. demontrasi dan praktek langsung.1. (2) metode demonstrasi digunakan ketika menerangkan tentang kreasi seni atau praktek musik. (1) metode ceramah digunakan ketika menerangkan tentang teori – teori musik. suling 4. Tujuan pembelajaran salah satunya berkreasi akan mudah dicapai. Akan tetapi jika diberi metode pengajaran yang lebih bermutu yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap anak dan waktu belajar maka dapat dicapai keberhasilan penuh ( Nasution. contoh: biola. Untuk siswa terasa berat mencipta sebuah lagu. 2004:24). tentang apresiasi seni. Maka penulis melalui berbagai pengalaman mencoba mencari solusi atas kompetensi dasar berkreasi yang didalamnya terdapat materi berkarya seni.piano. Metode Pembelajaran Musik Cara membangkitkan minat siswa antara lain gunakan berbagai metode pembelajaran seperti diskusi. permainan. misal drum dan perkusi 4. (3) metode praktek langsung adalah metode mengajar yang mengajak siswa untuk berkreasi seni secara langsung (memainkan alat musik ).4. 2006: 195) Dalam pembelajaran seni budaya khususnya musik dapat menggunakan beberapa metode mengajar yaitu ceramah.3. contoh : gitar. Metode pembelajaran adalah sesuatu yang penting dalam pembelajaran seni musik. kerja kelompok. 2003:38).

Pengertian PTK Menurut (Aqib. their understanding of these practics. and the situation in which practice are carreid out.1. Dari uraian diatas dapat diperoleh lebih rinci dan lengkap tentang pelaksanaan tindakan kelas. seringkali muncul permasalahan baru yang perlu mendapat perhatian. sintetis dan penilaian hasil pengamatan proses hasil tindakan tadi. memperdalam pemahaman terhadap tindakan yang dilakukan itu serta memperbaiki kondisi praktek pembelajaran tersebut. dan terjadi di dalam kelas. 6. Menurut Stephen Kemmis dikutip dari D. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas Tujuan utama PTK ialah pengembangan ketrampilan guru yang bertolak dari kebutuhan untuk menanggulangi berbagai permasalahan pembelajaran di kelas. Dari pernyataan diatas berarti guru sebagai peneliti juga sebagai pelaku dalam kelas tertentu melakukan inovasi pembelajaran dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.2. Secara singkat PTK dapat didefinisikan sebagai bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan kelas yang digunakan untuk meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan-tindakan mereka dalam melaksanakan tugas. bukan karena penugasan atau alasan atau karena dari pihak lain. dalam PTK ada empat tahap proses pengkajian berdaur yaitu : (1) Merencanakan (2) Melakukan tindakan (3) Mengamati (4) Merefleksi. Penelitian Tindakan Kelas 6. Pelaksanakan PTK mewujudkan proses latihan dalam jabaran yang unik tiga alasan yaitu (1) kebutuhan pelaksanaanya tumbuh dari guru itu sendiri selama proses PTK berlangsung. Dengan permainan ini. 6. (2) .2006:13) PTK adalah pencermatan terhadap kegiatan yang sengaja dimunculkan . Untuk mewujudkan tujuan tersebut.Hopkin dalam bukunya ang berjudul A techer Guides To Cassroom Research / PTK (Penelitian indakan Kelas) Cassroom Research : A form of self-reflective undertaken by participants in a social including educational) situation in order to improve the ratiobaly and justice of their own social or educatinal practices.meningkatkan kreativitas adalah dengan permainan cipta lagu. melalui kartu cipta lagu (KCL). Setelah merefleksi atau merenung yang mancakup analisis. siswa latihan berkreasi mencipta lagu secara bersama. Inovasi ini salah satunya melakukan PTK.

Sebagai guru yang profesional dituntut meningkatkan wawasan dan pengetahuan dibidang pendidikan dan ilmu penunjang lainya.1. PTK bagi guru 6.1. dapat diketahui kelebihan dan kekurangannya.proses latihan terjadi secara hans-on. 6.3.1.2. Dari hasil penelitian tersebut dapat diperbaiki secara bertahap. tidak dalam situasi artifisial. Timbulnya stimulus karena adanya strategi atau model pembelajaran yang diterapkan di kelas itu. kegiatan perbaikan ini didukung oleh lingkungan.2. 6.4.2. (3) apabila diselenggarakan secara benar.3.1 Prosedur Pelaksanaan PTK . 6. Dalam proses belajar mengajar seorang guru mengetahui kemampuanya dalam memberikan materi dikelas.1. Memberi motivasi siswa untuk menggiatkan proses belajar mengajar di kelas.3.2.3. Meningkatkan kualitas belajar yang merupakan hal yang sangat penting bagi siswa 6. Meningkatkan ketrampilan guru dalam menyusun administrasi pendidikan. Prosedur Pelaksanakan Tindakan Kelas PTK dilaksanakan melalui proses pengkajian berdaur yang terdiri 4 tahap yaitu: PERENCANAAN TINDAKAN OBSERVASI MEREFLEKSI Gambar 2. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas Manfaat PTK ini secara keseluruhan dapat dikatakan sebagaiinovasi pendidikan karena para guru semakin diberdayakan untuk mengambil berbagai prakarsa profesional secara mandiri.1.3.3. 6. Manfaat PTK Bagi Siswa 6. 6.3.3.1. 6. Meningkatkan peran guru dalam proses belajar mengajar agar lebih aktif dalam mengajar. penggunaan alat-alat sebagai media dan penggunakan metode yang tepat dalam proses belajar mengajar. Mengevaluasi guru dalam belajar mengajar. terampil dalam pengelolaan kelas.3.2.

SIKLUS 1 PLAN Revise Plan REFLEKTIVE Action/ Observation Revise Plan REFLEKTIVE Action/ Observation Revise Plan REFLEKTIVE Action/ Observation Gambar 2 . dalam kebijakan serta pelaksanakanya diserahkan kepada sekolah masing-masing dan disahkan oleh pemerintah. Spiritual dan moral(SQ). linguistik. Artinya pemerintah memberikan wewenang yang penuh untuk menyusun . KTSP adalah kurikulum tingkat satuan pendidikan. Kecerdasan tersebut dapat diperoleh melalui proses pembelajaran yang tertuang dalam kurikulum. Upaya mencerdaskan bangsa salah satunya melalui lembaga pendidikan baik formal maupun informal. naturalis. serta kecerdasan adversitas(AQ) Kreativitas(CQ). visual spasial.1993:48) 7. logik matematik . Kerangka Berpikir Tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa seperti tertuang dalam Undang-undang dasar 1945.2 Prosedur Pelaksanaan PTK Spiral Penelitian Tindakan Kelas ( Adaptasi Dari Hopkins. musikal. Melalui lembaga tersebut diharapkan dapat mencapai multikecerdasan yang meliputi kecerdasan intra dan interpersonal.

Artinya anak diberi bekal ketrampilan yang bisa digunakan untuk mencari mata pencaharian kelak dikemudian hari. segala sesuatu adalah permainan. Walaupun demikian sekolah tetap mengacu kurikulum yang telah disusun oleh pemerintah secara umum. Terciptanya karya baru baik secara individu maupun kelompok adalah bentuk dari kreativitas. Maka permainan adalah metode yang menarik untuk mencapai tujuan. Terwujudnya karya seni merupakan tolok ukur keberhasilan dalam proses pembelajaran seni budaya. ini dibuktikan ketika masih balita (bawah lima tahun) segala aktivitas. Kecerdasan musikal dan kreativitas termasuk pelajaran life skill ( ketrampilan hidup ). Pembelajaran adalah proses belajar untuk menuju masa depan yang dibimbing oleh pengajar melalui proses kegiatan belajar mengajar(KBM). maka kreativitas akan mencul dan karya seni akan terwujud. Oleh karena itu menciptakan sebuah . Cipta lagu adalah proses terbentuknya lagu baru. Dari proses pembelajaran tersebut diharapkan dapat mencapai tujuan belajar yang tertuang dalam kompetensi dasar dan dapat mencapai multikecerdasan selaras dengan tujuan pendidikan nasional. Disamping itu guru sebagai pengajar dan pendidik mempunyai peluang yang besar untuk berkreasi dan berinovasi dalam rangka pemecahan masalah dalam proses pembelajaran. Keuntungan dari kurikulum KTSP adalah tercapainya kompetensi dasar. Menciptakan suatu lagu merupakan profesi seorang composser sebagai perwujudan aktivitas batinya agar karya tersebut dapat diapresiasi oleh orang lain. Karena dengan kreativitas seseorang dapat mengatasi masalah-masalah kehidupan. Dan pada kenyataanya sekarang dunia intertainment khususnya musik menjadi harapan banyak kalangan sebagai jalan menuju masa depan.kurikulum yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Permainan merupakan kegiatan yang menyenangkan hati dengan menggunakan alat atau tidak. Dalam pembelajaran seni budaya khususnya seni musik. Kreativitas merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional. Lagu tersebut dapat dinikmati oleh orang lain baik secara subyektif maupun obyektif. Apabila siswa sudah tertarik terhadap model pembelajaran dengan permainan. Pelajaran seni budaya yang didalamnya terdapat pelajaran seni musik adalah salah satu mata pelajaran yang dapat digunakan untuk mencapai kecerdasan musikal dan kreativitas(CQ). Kreativitas adalah kemampuan memunculkan ide-ide baru dalam berkesenian. Pada dasarnya manusia senang dengan segala bentuk permainan. Dalam pembelajaran seni musik model permainan adalah sangat relevan dan menarik siswa.

PTK adalah suatu bentuk refleksi yang bertujuan (1) Menyempurnakan kegiatan belajar mengajar. karena ada beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa.3 Bagan Alur Kerangka Berpikir Dari bagan diatas dapat di paparkan bahwa kreativitas adalah tujuan bersama. Tujuan Pendidikan Nasional Lembaga Pendidikan KTSP SENI BUDAYA KREATIVITAS PTK Permainan Cipta Lagu Gambar 2. observing. (4) Konsep tindakan kelas pada dasarnya diterapkan melalui planning. (2) Meningkatkan pengertian terhadap halhal yang dilaksanakan dalam proses KBM. kemampuan membuat melodi dan kemampuan menyusun secara harmonis. action dan reflektive secara siklus. baik guru dan siswa. PTK dapat digunakan pada berbagai hal didalam proses KBM. kemampuan membuat motif. (3) berorientasi pada peningkatan kualitas. Bagi seorang guru. Pada hakekatnya konsep tersebut menggambarkan pemikiran kritis dan refektif.lagu baru adalah tidak mudah bagi siswa. Kreativitas merupakan salah satu kompetensi dalam pembelajaran seni budaya yang akan dicapai. (3) Menghasilkan model pembelajaran yang baru. Untuk mencapai kreativitas dalam pembelajaran seni budaya dibutuhkan inovasi pembelajaran. PTK adalah riset yang berorientasi pada (1) masalah yang diteliti yakni masalah yang nyata dihadapi sehari-hari. karena dengan kreativitas siswa dapat menghadapi tantangan hidup di masa yang akan datang. Misalnya menerapkan metode pembelajaran sehingga mengetahui dampak metode pembelajaran yang digunakan. PTK (Penelitian Tindakan Kelas) merupakan . Untuk mencapai kreativitas siswa melalui lembaga pendidikan baik formal maupun informal. (2) berorientasi pada pemecahan masalah. Kompetensi tersebut antara lain meliputi kemampuan membuat syair. Bila peneliti adalah seorang guru musik berarti masalah yang diteliti adalah masalah yang dihadapi ketika proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seni musik. Salah satu alternative adalah menerapkan metode permainan cipta lagu.

2. Tahap keempat mengamati dampak yang muncul setelah menerapkan cara yang dipilih. lalu merumuskan masalah yang dihadapi.pendekatan untuk mencapai tujuan agar tujuan pembelajaran dapat terwujud dan memiliki kajian secara ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Tahap pertama guru melaksanakan penelitian perlu menimbangnimbang. Tahap kelima adalah evaluasi terhadap tindakan kelas bahwa suatu cara belum tentu dampak yang terjadi sesuai harapan.2. Pelaksanaan penelitian meliputi kegiatan persiapan penelitian. Dalam budi pekerti erat kaitanya dengan pembelajaran seni budaya. teknik analisa data dan teknik keabsahan data. 1. Tempat Dan Waktu Penelitian 2.Tempat Penelitian Penelitian ini mengambil tempat / lokasi di SMP Negeri 2 Padang.1. SMP Negeri 2 Padang sebagai salah satu sekolah model budi pekerti di Indonesia. teknik pengumpulan data.1. observasi. Salah satu sekolah swasta yang konsiten dengan visi misi sekolahnya yaitu Nasionalis Agamis. test dan demontrasi disajikan menggunakan jenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. evaluasi dan refleksi. Pendekatan Penelitian Seluruh data dari hasil wawancara. Tahap ketiga mencari cara mengatasi masalah atau melaksanakan tindakan kelas. implementasi.1. tempat dan waktu penelitian. sasaran kajian.1. BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian dalam skripsi ini disajikan secara berurutan sebagai berikut : metode penelitian . Evaluasi dilakukan dengan tujuan untuk melihat apa memang sudah terjadi perbaikan sesuai yang diharapkan. Maksudnya adalah melaksanakan tindakan kelas dengan menggunakan tiga siklus kemudian melaporkan hasil penelitian itu dengan memaparkan apa yang terjadi. di dalamnya terdapat materi pembelajaran seni budaya yang sama dengan sekolah lain (Negeri / Umum) 2. Alasan pengambilan tempat / lokasi penelitian ini dengan pertimbangan : 2. . Tahap kedua peneliti menemukan faktor-faktor yang berkaitan dengan terjadinya masalah.

medium dan teknik berkarya seni non tradisi daerah setempat.1. dengan Kompetensi Dasar peserta didik mampu mengaransir / berkarya musik sederhana tradisi setempat. Teknik Observasi Observasi adalah pengamatan dan pencatatan yang sistematis terhadap gejalagejala yang diteliti. Teknik wawancara dalam penelitian ini dilaksanakan kepada siswa yang memperoleh materi model pembelajaran cipta lagu. yang tersusun dari proses biologis dan psikologis (Usman. Penulis sebagai pengajar sekolah tersebut diharapkan dengan PTK ini bisa memperbaiki pembelajaran musik di kelas. Teknik wawancara Wawancara adalah tanya jawab lisan antara dua orang atau lebih secara langsung. 2003: 58). di kelas VII B SMP Negeri 2 Padang. Wawancara dilakukan kepada siswa yang mendapat tindakan kelas. peneliti menggunakan beberapa metode sebagai berikut. Waktu Penelitian Waktu penelitian atau observasi langsung mengenai model pembelajaran cipta lagu di SMP Negeri 2 Padang dilakukan pada semester genap antara bulan Februari 2010 sampai Juni 2011. 4. 3. Sasaran Kajian Sasaran kajian atau fokus penelitian ini adalah proses pembelajaran di kelas dengan standart kompetesi kemampuan siswa menilai dan berkreasi berdasarkan beragam gagasan.3.2. 2. Jenis observasi yang dilaksanakan adalah observasi eksperimental ialah . 4. 4. Teknik observasi dilaksanakan untuk mengetahui pelaksanakan proses pembelajaran dengan model cipta lagu di kelas. Teknik wawancara ini dilakukan untuk dapat mengangkat data-data tentang model pembelajaran cipta lagu. kelebihan dan kendala-kendala yang dihadapi dilapangan.1. wali kelas dan kepala sekolah. Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data-data penelitian ini.2. Observasi merupakan proses yang komplek.2. Pewawancara disebut intervieuwer sedangkan yang diwawancarai disebut intervieuwe ( Husaini.2003: 54).

Triangulasi dapat dilakukan dengan tiga cara. yaitu triangulasi sumber. dideskripsikan secara sistematis dan selanjutnya disimpulkan. observasi. Dezim dalam (Moleong. Test perbuatan adalah meneruskan motif yang dibuat oleh guru secara langsung termasuk melodi. diklasifikasikan (dikelompokan). 2006:330) membedakan 4 macam triangulasi sebagai teknik pemeriksaaan yang memanfaatkan penggunakan sumber. Test tertulis adalah berupa karya yang tertulis atau sebuah teks lagu. triangulasi metode dan triangulasi data (lincoln & Guba) dalam (Sumaryanto. 4. penyidik dan teori. 2003:86) 6. metode. Test Untuk memperoleh hasil penilaian permainan cipta lagu menggunakan 2 macam test yaitu test tertulis dan test perbuatan ( praktek). yaitu dengan (1) membandingkan data hasil dengan wawancara (2) membandingkan pendapat umum dengan pribadi (3) membandingkan situasi penelitian (4) membandingkan perspektif berbagai pendapat (5) membandingkan wawancara dengan isi dokumen. Pemeriksaan itu dalam rangka memenuhi kredibilitas dan orisinalitas data. .2004: 44). 5. dengan cara direduksi (disederhanakan). Teknik Analisa Data Data yang diperoleh dari hasil wawancara.observasi yang dilakukan terhadap situasi yang disiapkan sedemikian rupa untuk meneliti sesuatu yang dicobakan. diinterpretasi. Teknik Keabsahan Data Tingkat validitas data dapat diukur dengan triangulasi yaitu memeriksakan kebenaran data yang diperolehnya kepada pihak-pihak yang dapat dipercaya (Usman.3. dan test proses analisisnya berlangsung selama penelitian yang ditempuh melalui serangkaian proses kegiatan secara bersamaan yaitu. Teknik analisa data menggunakan PTK dengan pendekatan kualitatif (Usman. 2003:87).

Metode Permainan Cipta Lagu Strategi mengajar untuk pelajaran seni budaya khususnya materi berkarya musik. untuk kreasi menggunakan metode demontrasi. Dari metode permainan cipta lagu tentunya ada beberapa perubahan yaitu peningkatan kreativitas. menggunakan metode cermah. Wujud dari kreativitas adalah terciptanya hasil karya baru karya siswa VII B secara bersama. Metode berikutnya adalah permainan yang disesuaikan dengan materi pembelajaran. demontrasi dan pengalaman langsung. 3. Berarti data signifikan dengan tujuan penelitian yaitu meningkatkan kreativitas. .1. siswa dapat mengapresiasi dan berkreasi tentang budaya yang berkembang di daerah setempat. Perubahan kreativitas dapat dilihat pula dari analisis data yang ada. peningkatan motivasi belajar dan suasana pembelajaran yang kondusif. Pengalaman yang dimaksud adalah bersama membangun lagu dengan menggabungkan berbagai ide dari siswa.BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Guru mendemontrasikan salah satu alat musik kemudian siswa menirukan. Dalam melaksakan pembelajaran menggunakan beberapa metode yang disesuaikan dengan materi pembelajaran. Dari permainan tersebut dapat dilihat minat siswa dalam mengikuti pelajaran serta kreativitas siswa. Salah satu KD di kelas VII. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 2. Dari data yang diperoleh menunjukan hasil mengarah positif. Motivasi belajar dan Kreativitas. Untuk pengetahuan umum tentang apresiasi menggunakan metode ceramah atau presentasi dengan power point diruang multimedia. dari Unsur lagu. Pembahasan 3. Pelaksanaan Model Pembelajaran Dalam melaksanakan program pembelajaran mengacu pada kurikulum 2006 (KTSP) yang tertuang dalam standart kompetensi.

Siswa satu persatu–satu maju melanjutkan motif . persiapan tersebut meliputi persiapan tempat dan alat. Satu kelompok dapat menciptakan 1 lagu.2. 3. Motif. Alat 4. Fungsi dari intrumen adalah (1) membantu proses penyelesaian lagu (2) sebagai pengiring lagu baru (3) sebagai tolok ukur harmonisasi yakni progresif akor (4) merangsang ide apabila terjadi kekosongan (blank) inspirasi.2.2. Di saat perenungan siswa maju satu persatu untuk menunjukan kemampuanya mengembangkan motif. Instrumen Musik Instrumen musik adalah alat musik yang digunakan dalam proses pembelajaran permainan cipta lagu tersebut.2. siswa diberikan test perbuatan yaitu dengan melanjutkan motif yang dibuat guru. berfungsi membantu menyelesaikan lagu baru ciptaan siswa. Lagu baru yang sudah jadi satu bait karya siswa merupakan pancingan ke bait berikutnya. 4.2. Guru memberikan motivasi agar metode tersebut dapat diterapkan tiap kelompok. untuk evaluasi siswa diminta mengulang lagi lagu ciptaanya sendiri dengan diiringi instrumen pendukung.1. Persiapan tempat Ruangan yang digunakan untuk penelitian adalah kelas VII B. dari test itu terlihat kemampuan mereka melanjutkan motif lagu. kalau ada siswa . suasana yang sejuk menjadi semakin ideal untuk sebuah penelitian. 3. Proses Pembelajaran 3.1. Tempat yang representatif dengan kelas berjumlah 30 siswa. melodi dan syair Pada pembelajaran siklus 1. 4. Penutup Setelah proses pembelajaran selesai dan dapat menghasilkan karya baru.2.3.Pada siklus yang ke 3 permainan cipta lagu dengan menggunakan instrumen gitas akustik.4. Tahap Persiapan Tahap ini adalah tahap persiapan dalam melakukan penelitian jenis PTK. Keberadaan instrumen ini ternyata sangat dibutuhkan dalam rangka menghidupkan proses pembelajaran dan merangsang kreativitas selanjutnya.1.3. 4. siswa yang lain membuat syair yang tema nya ditentukan terlebih dahulu.

Simpulan Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan sebagai berikut. Karyakarya siswa yang sudah terkumpul dapat didokumenkan dalam bentuk album musik karya siswa. Ketersediaan alat musik dalam pembelajaran seni musik sangat dibutuhkan. siswa membuat ide secara kelompok. Kartu dibagi secara acak agar tercapai diskusi yang menarik dan muncul ide yang kreatif. kegiatan belajar mengajar di SMP Nasima sangat menarik minat siswa. Bentuk permainannya adalah dengan membagikan kartu cipta lagu secara acak ke siswa. belum begitu dikenal oleh kalangan pendidik di kota Padang. Dengan membuat album karya siswa tersebut akan mempengaruhi motivasi belajar siswa terhadap pelajaran seni budaya terutama pada materi berkarya musik. Untuk meningkatkan kreativitas dibutuhkan model pembelajaran yang menarik siswa. 2. Jadi sekolah harus menyediakan alat musik agar proses pembelajaran menarik dan kreatif. Metode permainan cipta lagu setelah melalui berbagai proses terdapat kendala juga yaitu sarana dan prasarana.yang berbakat mencipta. Metode permainan cipta lagu ini. Siswa diajak bersama membangun nada yang membentuk sebuah hasil karya melalui metode permainan cipta lagu. BAB V SIMPULAN DAN SARAN 1. Paling akhir kegiatan yaitu memberikan salam. khususnya KD berkarya musik. agar model pembelajaran . Saran Kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Padang khususnya KD berkarya musik. Follow upnya adalah mengenalkan model pembelajaran ini melalui seminar atau semiloka. Model pembelajaran permainan cipta lagu adalah salah satu alternative pemecahan masalah inovasi pembelajaran khususnya pada Kompetensi Dasar berkarya musik. sebaiknya tidak hanya berhenti sebatas pembelajaran di kelas saja. diharapkan bisa berkarya sendiri. Dibuktikan dengan karya yang dihasilkan siswa serta motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran. Guru meramu ide siswa menjadi karya baru.

dapat bermanfaat di sekolah lain. ANDANTE CIPT : 7 B 3435625321 Segala yang telah engkau tahu 24672435 Aku bagai bintang malam 5176524313 Agar aku bisa bersinar 56715435123 Ku menantimu stiap waktu selalu Pembelajaran Pada Hari Rabu Tanggal 4 April 2011 MENGERTIKAH . Opening : Berdoa dan apersepsi 3. Suasana kelas Pembelajaran Seni Budaya KD “Berkarya Musik” 2.Siswa menyanyikan lagunya sendiri 8.Siswa diskusi mencari ide baru 6. Agar permainan cipta lagu segera mendapatkan hasil karya yang menarik dan sempurna. Proses Pembelajaran Permainan Cipta Lagu 1.Siswa bersorak gembira karena bisa berkarya 9.Closing : evaluasi dan salam MENANTIMU C=1. guru membimbing harmonisasi lagu 10. dibutuhkan kerjasama yang baik antara guru seni musik dan guru mata pelajaran yang lain.Membentuk kelompok 4.3/4.Dengan alat musik.Guru menjelaskan perintah yang akan dilakukan 5. Terutama dalam pembuatan syair serta tema lagu yang akan dibuat.Guru meramu ide dari Siswa 7.

Jakarta : Erlangga Sukarman.Sarlito Wirawan. Jakarta : Gema Insani .Jakarta: PT Raja Grafindo Sujana. " Pendidikan seni".” Berkarya Musik” Kesenian.Yusuf.G=1.4/4. Jakarta : Depdiknas Sugiyanto. Sarwono.Jakarta:Depdiknas Sudjadmiko. Dasar-dasar dikdaktik & Pembelajaran . MODERATO CIPT = 7B 345315432565 Haruskah ku tetap menunggu dirimu 4324323543 Sampai kau menjawab cintaku 22321666442543 Mengertikah kau aku sangat mencintaimu 345315432565 Hatiku yang slalu sendiri tanpamu 4324323543 Menepis bayangmu dihati 22321666442571 Mengertikah kau Walau kita tlah berpisah 644617675 Seringku bermimpi tentangmu 4324323543 Ternyata takada disampingku 644617675 Janganlah kau pergi dariku 43243235571 Aku takut kehilanganmu Daftar Pustaka Masunah. Semiloka Pendidikan Seni.Managemen Berbasis Sekolah .Cara Belajar Siswa Aktif. 2006.2004.Jakarta : Direktorat kependidikan .2003.Nana 1989.Psikologi Remaja. Semarang: Pasca Sarjana UNNES Raharjo.Budi. Melejit Dengan Kreatife. Bandung: Sinar Baru Uqhsari. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi. 2005. Herry 2003.2004.Juju.

Internet “ AT.com.com . figurpublik.http:// www.figurpublik. Internet.“Melly”.16 Juni 2011.figurpublik.16 Juni 2011. Mahmud” Tokoh Indonesia.http: // www.17 Juni 2011.com.tokoh indonesia.” Dhani Dewa”. Internet.http: // www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful