Mencari Akar Persamaan dengan Metode Bisection menggunakan Program Matlab

Posted by Muhammad Syahwil Alwi | Posted in Tugas Kuliah | Posted on Senin, Maret 22, 2010 A. Pengertian Metode Bisection Metode bisection atau metode bagi dua membagi interval ( antara x 1 dan x2 pada suatu fungsi f(x) ) dimana diperkirakan terdapat sebuah akar, menjadi 2 subinterval yang sama besar. Akar tersebut dicari dalam salah satu subinterval dan interval tidak boleh terlalu lebar. B. Alogaritma Metode Biection Langkah 1 : Pilih taksiran nilai a sebagai batas bawah interval dan taksiran nilai b sebagai batas atas interval. Jika terpenuhi kondisi :
  

f(a) x f(b) < 0 ; maka ada akar dalam interval, selanjutnya ke langkah 2. f(a) x f(b) > 0 ; maka tidak ada akar dalam interval. Geser posisi interval. f(a) x f(b) = 0 ; maka a dan b, salah satu merupakan akar.

Langkah 2 : Taksiran akar yang pertama c dimana, c = (a + b )/2 Langkah 3 : Evaluasi keberadaan akar, apakah dalam subinterval pertama (antara a dan c ) atau dalam subinterval kedua (antara c dan b). Jika diperoleh :
  

f(a) x f(c) < 0 ; akar berada dalam subinterval pertama, maka b = c. selanjutnya ke langkah 4. f(a) x f(c) > 0 ; akar berada dalam subinterval ke dua, maka a = c. Selanjutnya ke langkah 4. f(a) x f(c) = 0 ; c adalah akar.

Langkah 4 : Kembali ke langkah 2 dan proses hingga langkah 3. C. Program Matlab 6.5
Dengan bantuan komputer, langkah-langkah metode numeric dari alogaritma diformulasikan menjadi suatu program. Berikut ini adalah program MATLAB mencari akar-akar persamaan dengan metode Bisection :

4. seperti gambar berikut . Cara analitik (pemaktoran) : x2 . Ketik nama file syahwil5 pada jendela command window.. Uji Program 1. 2. Masukkan persamaan (huruf x kecil) = x^2-x-6 Masukkan batas bawah a = -3 Masukkan batas atas b = 2 Perhatikan output program.x – 6 = 0 (x + 2) (x – 3) = 0 x1 = -2 atau x 2 = 3 jadi secara analitik/ pemaktoran diperoleh akar x1 = -2 atau x 2 = 3 b. 3. Program akan diuji untuk persamaan f(x) = x2 – x – 6 = 0 a.5 Petunjuk : 1. Mencari akar secara numerik dengan Metode Bisection dengan Program Matlab 6.

Ketik nama file syahwil5 pada jendela command window. Output program akar persamaan f(x) = x3 – x – 6 = 0 keluaran program terlihat akar persamaannya adalah 2 . 5.5 – x – 6 = 0 Uji program : a. . Hasil keluaran program benar. 3. seperti gambar berikut a. Akar Persamaan f(x) = x3 – x – 6 = 0 Petunjuk : 1. 4. untuk mengetahui akar yang lain masukkan nilai batas ats dan batas bawah yang lain. f(x) = x3 – x – 6 = 0 b. 2. f(x) = x2. Masukkan persamaan (huruf x kecil): x^3-x-6 Masukkan batas bawah a = -1 Masukkan batas atas b = 3 Perhatikan output program.dari hasil keluaran program terlihat bahwa salah satu akar persamaan diatas adalah -2. maka akan diuji lagi untuk persamaan berikut : a.

blogspot. sehingga memiliki tingkat kesalahan/error (namun mempunyai tingkat ketelitian yang bisa diterima/valid) http://syahwilalwi. Memerlukan alat bantu komputer. Adanya proses perhitungan yang berulang-ulang (iteratif). 4.com/2010/03/program-matlab-mencari-akar-persamaan.5 – x – 6 = 0 akar persamaannya adalah 2. Ciri-ciri penyelesaian Numerik bila dibanding dengan penyelesaian Analitik yaitu : 1. Memerlukan pemodelan matematis dari situasi yang nyata. 5.33 D. 2.html . 3. Pembuatan algoritma dan penulisan program. 6. Penyediaan input dan data yang cukup bagi pemodelan. Output program akar persamaan f(x) = x2.b. Jawaban-jawaban yang diperoleh berupa jawaban (nilai) pendekatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful