Kohesi dan Koherensi Kohesi merupakan aspek formal bahasa dalam organisasi sintaksis, wadah kalimat-kalimat disusun

secara padu dan padat untuk mengahsilkan tuturan. Kohesi mengacu pada hubungan antar kalimat dalam wacana, baik dalam tataran gramatikal maupun dalam tataran leksikal (Gutwinsky, 1976:26). Agar wacana itu kohesif, pemakai bahasa dituntut untuk memiliki pengetahuan tentang kaidah bahasa, realitas, penalaran (simpulan sintaktis). Koherensi merupakan unsur isi dalam wacana, sebagai organisasi semantis, wadah gagasan-gagasan disusun dalam urutan yang logis untuk mencapai maksud dan tuturan dengan tepat. Koherensi adalah kekompakan hubungan antar kalimat dalam wacana. Labov (1965) menjelaskan bahwa kekoherenan wacana ditentukan pula oleh reaksi tindak ujaran yang terdapat dalam ujaran kedua terhadap ujaran sebelumnya. Contohnya: A: Sekarang anak ibu di mana kerjanya? B: Baik, Nak. Terima kasih. Ujaran tersebut koheren karena B menjawab pertanyaan A secara tidak langsung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful