MAKALAH PERKEMBANGAN BAKAT KHUSUS

Disusun guna memenuhi Tugas Mata Kuliah Psikologi Perkembangan

Disusun Oleh : 1. Lutfia Prastiana 2. Mokhamad Syahroni 3. Sutejo 4. Taryono 5. M. Dzul Fahmi ( 0610055712 ) ( 0610056711 ) ( 0610057611 ) ( 0610053411 ) ( 0610057811 )

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PEKALONGAN 2011

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................................................... DAFTAR ISI ...................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1.1. Latar Belakang Masalah ................................................................. 1.2. Rumusan Masalah ......................................................................... 1.3. Tujuan Penulisan ............................................................................ BAB II PEMBAHASAN .................................................................................. 2.1. Perkembangan Bakat ..................................................................... 2.1.1. Pengertian Bakat ................................................................. 2.1.2. Jenis Bakat .......................................................................... 2.1.3. Karakteristik Anak Berbakat ............................................... 2.1.4. Perbedaan Individual dalam Bakat ...................................... 2.2. Perkembangan Bakat Khusus ....................................................... 2.2.1. Pengertian Bakat Khusus .................................................... 2.2.2. Jenis Bakat Khusus ............................................................. 2.2.3. Hubungan antara Bakat dan Prestasi ................................... 2.2.4. Faktor-faktor yang mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus ................................................................................ 2.2.5. Perbedaan Individu dalam Bakat Khusus ........................... 2.2.6. Upaya Pengembangan Bakat Khusus Remaja dan Implikasinya dalam Penyelenggaraan Pendidikan ................................... 2.3. Peranan Keluarga dalam Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak ............................................................................................. 2.3.1. Karakteristik Keluarga yang kreatif .................................... 2.3.2. Hubungan antara Latar Belakang Keluarga dan Kinerja Anak ....................................................................... 2.3.3. Orang Tua sebagai Pendukung Program Anak Berbakat .... 2.4. Peranan Sekolah dalam dalam Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak ............................................................................

2.4.1. Karakteristik Guru Anak Berbakat ..................................... 2.4.2. Persiapan Guru Anak Berbakat ........................................... 2.4.3. Membangkitkan Bakat di Sekolah ...................................... 2.5. Peranan Masyarakat dalam Mengambangkan Bakat .................... 2.5.1. Bentuk Kerjasama dengan Masyarakat ............................... 2.5.2. Memanfaatkan sumber dalam Masyarakat .......................... 2.5.3. Peran serta Masyarakat di Indonesia ................................... BAB III PENUTUP ........................................................................................... 3.1. Kesimpulan ................................................................................... 3.2. Saran ............................................................................................ DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................

BAB I PENDAHULUAN 1. atau bakat alami. imajinasi (creative imagination) .seseorang terdiskreditkan karena alasan tidak berbakat. agar berguna bagi limgkungan sosial. Definisi bakat yang ditegakkan dalam koridor gugus utama umumnya mengacu pada dua pemahaman. Kita mengenal "Empat Karunia Ilahi" (4 Human Endowment). dan bakat adalah sesuatu yang dilatih. talent/talenta. dan kehendak bebas (independent will). Tanggung jawab utama manusia sebagai penerima mandat itu adalah memberdayakan keempat bakat alami atau talenta atau karunia tersebut secara maksimal dan optimal. tatkala. hati nurani (conscience). Aduh. Berapa persen siswa suatu sekolah punya kesempatan mengeksplorasi bakatbakatnya? Paling-paling tak lebih dari 10 hingga 25 persen. Bakat adalah bawaan. tidak pun tak apa. syukur.1 Latar Belakang Masalah Paradigma tentang bakat sudah saatnya dirombak. toh memang tidak berbakat. termasuk yang berkaitan dengan pemosisian yang berlaku dalam dunia kerja pada umumnya. given from God. Sebelum memahami beberapa definisi dan pendekatan bakat yang juga diungkapkan beberapa ahli. antara lain aptitude. intelligence/inteligensi/kecerdasan. Contoh konkret tersebut tak terkecuali juga melanda dunia pendidikan. yakni kesadaran diri (self awareness). yang tertinggal hanya pemahfuman terpaksa dan menyerah pada nasib. hingga manfaatnya jugatidak terasa. dan tidak mau berusaha. . Kesempatan untuk mencoba pun lenyap. kasihan betul. Menyedihkan. selebihnya dipendam atau mengembangkan dengan cara sendiri yang belum tentu terarah dengan baik. Bisa berkembang. Dalam hal ini bakat dibedakan dari spesialisasi. ada baiknya kita yakini satu hal: yakin dan percayalah bahwa setiap insan di muka bumi ini telah memiliki bakat berupa anugerah cuma-cuma dari Sang Maha Kuasa. Beberapa istilah kerap dipakai ketika berbicara bakat secara spesifik.

bakat tersebut dapat berkembang dan dimanfaatkan secara optimal. Kreativitas. pengertian sosial. Adakah Peran Keluarga dalam Pengembangan Bakat Khusus? 4. yakni kecerdasan kreatifitas dan tanggung jawab. bakat merupakan gabungan dari tiga unsur esensial yang sama pentingnya dalam menentukan keberbakatan seseorang. jika dididik dan dilatih. bakat itu akan mati dan tak berguna. antara lain mencakup logika abstrak.gifted/giftedness. Pada dasarnya istilah-istilah tersebut membawa makna bakat yang berkembang sesuai kebutuhan dan kepentingan. Aspek-aspek kemampuan intelektual. serta komitmen menyelesaikan tugas dengan baik dan cermat. kemampuan numerik. Dalam hal ini bakat merupakan interseksi dari faktor bawaan dan pengaruh lingkungan. 1. Adakah Peran Sekolah dalam Pengembangan Bakat Khusus? 5. dan sebagainya. kemampuan verbal. dapat dinilai dari ciri-ciri aptitude seperti kelancaran. Kecerdasan.2 Rumusan Masalah 1. Jadi apabila seseorang terlahir dengan suatu bakat khusus. maupun ciri-ciri non-aptitude. beserta aspek-aspeknya dapat diukur dengan peranti atautes psikologi. atau sesuatu yang sudah telanjur dicap sebagai bakat yang terbatas dan tidak mau berusaha.menerus dan pemanfaatan seluruh kapasitas otak secara bertanggung jawab untuk mewujudnyatakan berbagai hal yang tidak itu-itu saja. antara lain temperamen. Adakah Peran Masyarakat dalam Pengembangan Bakat Khusus? . termasuk kemampuan intelektual umum dan taraf inteligensi. fleksibilitas dan orisinalitas. Namun sama-sama mengandung unsur bakat bawaan dan latihan. Apa yang dimakud perkembangan Bakat Khusus? 3. kemampuan dasar teknik dan daya ingat/ memori. menurut Guilford (1956). Misalnya yang dikemukakan Renzulli (1981). motivasi. Bakat adalah penggalian terus. Sebaliknya jika dibiarkan saja tanpa pengarahan dan penguatan. Apa yang dimaksud Bakat dan Bakat Khusus? 2.

lingkungan. hubungan antara bakat khusus dengan prestasi. Sekolah. Dengan memberikan dukungan secara maksimal kepada individu untuk mengembangkan bakat khusus tersebut.3. Diharapkan dengan mengetahui bakat khusus secara mendalam maka. individu yang memiliki bakat khusus akan mampu berprestasi secara optimal baik didalam keluarga. .3 Tujuan Penulisan Tujuan dari Penulisan makalah ini adalah : 1.1. faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bakat khusus dan perbedaan individual dalam bakat khusus. 1. Untuk mengetahui bakat dan bakat khusus secara mendalam. ciri-ciri.1.2. Untuk mengetahui apakah ada peran dari Keluarga. dan masyarakat dalam perkembangan bakat khusus.3. jenis bakat khusus. maupun di sekolah.

Tes bakat adalah tes yang mengukur prestasi atau kapasitas yang dapat dicapai seseorang dimasa depan. Kapasitas dapat digunakan sebagai sinonim untuk kemampuan dan biasanya diartikan sebagai kemampuan yang dapat dikembangkan . Dengan pengenalan bakat yang dimilikinya dan upaya pengembangannya dapat membantu remaja untuk dapat menentukan pilihan yang tepat dan menyiapkan dirinya untuk dapat mencapai tujuan-tujuannya. dan lain sebagainya”. sedangkan tes prestasi yaitu tes yang mengukur kemampuan untuk berprestasi saat ini (Chaplin. Kemampuan adalah daya untuk melakukan suatu tindakan sebagai hasil dari pembawaan dan latihan. sedangkan bakat memerlukan latihan dan pendidikan agar suatu tindakan dapat dilakukan dimasa yang akan datang. pengetahuan.1. dengan latihan yang sama dengan orang lain yang tidak berbakat musik.BAB II PEMBAHASAN 2. 2. Dalam hal ini seseorang yang berbakat musik. akan lebih cepat menguasai keterampilan musik tersebut. 1989:35). misalnya: berupa kemampuan berbahasa. kemampuan bermain musik. dkk.1 Pengertian Bakat Bakat (aptitude) biasanya diartikan sebagai kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih (Semiawan. Wijaya (1988:66) menyatakan bahwa “bakat adalah suatu kondisi pada seseorang yang memungkinkannya dengan suatu latihan khusus mencapai suatu kecakapan.1 Perkembangan Bakat Pada akhir masa remaja anak sudah banyak memikirkan tentang apa yang ingin ia lalukan dan apa yang mampu ia lakukan. misalnya. Kemampuan menunjukkan bahwa suatu tindakan dapat dilakukan sekarang. dan keterampilan khusus. 1984:1).

Dikenal juga anak yang oleh teman-temannya atau oleh gurunya . Kemampuan psikomotorik/kinestik. diartikan sebagai memiliki bakat intelektual (baik umum atau khusus) dan talent sebagai bakatbakat khusus. e. tetapi ia menonjol dalam keterampilan teknik. Bakat-bakat tersebut.1. Kemampuan dalam salah satu bidang seni. baik yang masih sebagai potensi maupun yang sudah terwujud. 2. d. Kemampuan berpikir secara kreatif-produktif. seperti seni lukis atau musik. dan keterampilan khusus. b. misalnya dalam seni musik atau seni rupa. Ada anak yang di sekolah tidak termasuk anak yang pandai. pengetahuan. Ada pula anak bakatnya dalam bidang olahraga. Berbakat atau gifted. Kemampuan akademik khusus. Kemampuan intelektual umum. menunjukkan prestasi yang menonjol dalam mata pelajaran tertentu. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bakat adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk memperoleh pengetahuan atau keterampilan yang bersifat umum ataupun khusus. Ada anak yang inteligensinya mungkin tidak terlalu tinggi. Namun bakat juga harus disertai dengan latihan khusus untuk mencapai suatu kecakapan. c.2 Jenis Bakat Beberapa ahli cenderung membedakan bakat atas bakat umum dan bakat khusus. meliputi: a. misalnya matematika atau bahasa. Sedangkan anak yang mempunyai bakat akademik khusus. biasanya mempunyai taraf inteligensi yang tinggi dan menunjukkan prestasi sekolah yang menonjol. tetapi unggul dalam kemampuan berpikir kreatif-produktif. atau dalam salah satu bidang seni.sepenuhnya dimasa mendatang apabila latihan dilakukan secara optimal. Kemampuan psikososial atau bakat kepemimpinan. f. Anak berbakat intelektual umum.

Melibatkan diri sepenuhnya dan ulet menghadapi tugas yang diminati. 2. Berkaitan dengan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa jenis bakat dapat berupa bakat umum atau bakat khusus yang meliputi kemampuan intelektual umum. g. b. Kemampuan mengajukan pertanyaan. Kemampuan membaca.selalu dipilih atau ditunjuk sebagai pemimpin. kemampuan berpikir kreatif-produktif. . Disamping itu. e. b. adalah: a. Kemampuan menulis. kemampuan psikososial (bakat kepemimpinan). kemampuan psikomotorik. Dapat memberi jawaban yang tepat dan langsung ke sasaran. d. kemampuan dalam bidang seni. Kemampuan pengamatan (observasi). Mandiri dalam memberikan pertimbangan. c.1. Mempunyai rasa humor yang tinggi. Daya konsentrasi. 1984:22). antara lain “unggul” atau “menonjol” dalam: a. h. e. Kesiagaan mental. Berambisi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Daya nalar.3 Karakteristik Anak Berbakat Menurut Terman (dalam Semiawan. Ungkapan verbal. karakteristik anak berbakat intelektual. Biasanya. c. Keingina untuk belajar. Menunjukkan minat yang tinggi. f. dkk. bakat mereka terletak dalam bidang psikososial. i. d. f. setiap anak yang berbakat akan menunjukkan bakat yang menonjol yang dimilikinya.

dan prakarsanya dapat membuatnya kurang sabar atau kurang toleran jika tidak ada kegiatan atau kurang tampak kemajuan dalam kegiatan-kegiatan yang sedang berlangsung. f. Perilaku ulet dan terarah pada tujuan yang sering tampak pada anak berbakat dapat menjurus ke arah lingkungan untuk memaksakan atau mempertahankan pendapatnya. ungkapan verbal. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa karakteristik anak berbakat akan terlihat menonjol dalam hal kesiagaan mental. d. g. dan menunjukkan minat yang tinggi. e. b.Daftar yang disusun oleh Seagoe yang kemudian dikutip oleh Martinson (dalam Semiawan. kesiagaan mental. dkk. 1984:23) menunjukkan bahwa ciriciri tertentu anak berbakat dapat atau mungkin mengakibatkan masalah-masalah tertentu. anakanak berbakat membutuhkan keluwesan dan dukungan untuk dapat mengembangkan minatnya. Keinginan anak berbakat untuk mandiri dalam belajar serta bekerja. Ia juga dapat merasa ditolak atau kurang dimengerti oleh lingkungannya. kebutuhannya akan kebebasan. Tetapi . daya konsentrasi. daya nalar. Kemampuan berpikir kritis dapat mengarah ke sikap ragu-ragu dan sikap kritik baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. antara lain: a. dapat menimbulkan konflik karena tidak mudah menyesuaikan diri atau tunduk terhadap tekanan orangtua atau teman sebaya. c. Kemampuan kreatif dan minat untuk melakukan hal-hal baru bisa menyebabkan anak-anak berbakat tidak menyukai atau cepat bosan terhadap tugas-tugas rutin. kemampuan pengamatan. Semangat yang tinggi. Dengan kemampuan dan minatnya yang beranekaragam. Kepekaan dari anak-anak berbakat dapat menyebabkan anak mudah tersinggung.

minat. .1. Diantara mereka yang berbakat musik. tidak semua anak yang berbakat mengalami hal tersebut. tetap bakat tidak akan berkembang dengan baik. Oleh karena itu tidak ada dua anak yang akan mengembangkan bakat yang identik. mungkin ada yang sangat cekatan. dan kepribadian juga sangat berpengaruh terhadap berkembangnya bakat seseorang. khususnya dalam hal kualitas penampilan atau kamampuannya. Lagi pula minat. misalnya seperti kemampuan kreatif dan minat untuk melakukan hal-hal baru bisa menyebabkan anak-anak berbakat tidak menyukai atau cepat bosan terhadap tugas-tugas rutin. Namun. nilai.dari karakteristik anak berbakat tersebut mungkin dapat mengakibatkan masalah tertentu.4 Perbedaan Individual dalam Bakat Perbedaan individual dalam bakat adalah kenyataan bahwa tidak ada dua anak yang dilahirkan dengan bawaan fisik dan mental yang seluruhnya sama. masing-masing anak akan merupakan seorang individu yang berbeda dengan individu lainnya. 2. Dengan kata lain. Perbedaan lingkungan tempat mereka tinggal. sehingga mudah dipahami bahwa tidak ada dua anak yang memiliki bakat dan kemampuan yang sama persis. motivasi. dan kepribadian akan mengakibatkan perkembangan bakat yang berbeda. dikarenakan perbedaan lingkungan. nilai. berbeda antara yang satu dengan lainnya. dan kepribadian. Selain itu. bahwa bakat baru muncul atau tampil bila memperoleh kesempatan untuk dikembangkan oleh lingkungannya melalui proses belajar. bila lingkungan tidak mendukungnya. dan mungkin hanya biasa-biasa saja. Itulah sebabnya setiap anak yang berbakat. kemampuan memainkan musiknya pun akan berbeda. Sebaliknya. motivasi. juga perbedaan minat. Katakanlah sama-sama berbakat musik. sebagaimana telah dipaparkan terdahulu. meskipun ada potensinya. motivasi.

prestasi. maupun sosial setiap anak. bakat baru akan muncul apabila memperoleh keseempatan untuk dikembangkan oleh lingkungannya melalui proses belajar. Bakat menunjuk pada kemampuan bawaan yang merupakan potensi ("potential ability") yang masih perlu pengembangan dan latihan lebih lanjut. pengalaman. . Sedangkan kemampuan menunjuk pada daya untuk melakukan sesuatu scbagai hasil dari pembawaan dan latihan. Perkembangan bakat khusus juga berperan penting dalam kehidupan seharihari. Bakat merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud (Munandar. Selain itu. 2. Dengan bakat seseorang berkemungkinan untuk mencapai prestasi dalam bidang tertentu. Kapasitas digunakan sebagai sinonim untuk "kemampuan" yang dapat dikembangkan di masa yang akan datang apabila latihan dilakukan secara optimal (Semiawan. Ada beberapa jenis bakat khusus.Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa seorang individu tidak ada yang dilahirkan dengan bawaan fisik dan mental yang seluruhnya sama dengan individu lainnya. faktor dan implementasinya dalam penyelenggaraan pendidikan.2 Perkembangan Bakat Khusus Pada saat sekarang ini memang perkembangan bakat khusus sangat mempengaruhi perkembangan diri.2. Tctapi untuk mewujudkan bakat ke dalam suatu prestasi diperlukan latihan. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bakat khusus.1. 2. 1992:17). Bakat juga berbeda dengan istilah kapasitas atau "capasity". pengetahuan. 1987:1). Bakal masih merupakan suatu potensi yang akan muncul setelah memperoleh pengembangan dan latihan. Pengertian Bakat Khusus "Bakat" atau "aptitude" berbeda dengan istilah kemampuan atau "ability". sedangkan kemampuan dan kapasitas sudah merupakan suatu tindakan yang dapat dilaksanakan atau akan dapat dilaksanakan.

misalnya dalam bakat intelektual secara umum. seni. orang tuanya menyadari dan mcngusahakan agar anak ini memperoleh pengalaman untuk mengembangkan bakatnya. baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus. Disebut bakat khusus apabila kemampuan yang berupa potensi tersehut bersifat khusus. 2. kinestetik. Individu yang memiliki bakat khusus dalam bidang matcmatika. Disebut bakat umum apabila kemampuan yang berupa potensi tersebut bcrsifat umum. maka anak ini akan sangat mungkin untuk berprestasi dalam bidang musik. Lain halnya seorang anak yang memiliki bakat musik.2 Jenis Bakat Khusus Bakat khusus atau "talent" adalah kemampuan bawaan yang berupa potensi khusus yang akan muncul sebagai kemampuan khusus dalam bidang tertentu sesuai potensi tersebut. misalnya dalam bakat akademik. niscaya bakat musik tersebut tidak akan terwujud. serta didukung oleh minat anak melatih kemampuannya. Sebaliknya seorang yang memperoleh fasilitas dan pendidikan musik secara baik. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa "bakat" adalah kemampuan alamiah untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan. 1987:2).dan motivasi (Semiawan. pada suatu saat .2. apabila memperoleh kesempatan untuk mengembangkan secara optimal disertai dengan minat yang tinggi terhadap bidang matematika. sosial. Seorang yang mempunyai bakat musik tetapi tidak pernah memperoleh kesempatan untuk mengembangkan secara baik. Apabila bakat khusus tersebut dapat dikembangkan dengan baik maka dia akan berprestasi dengan bakat khusus tersebut dan apabila bakat khusus tersebut dibiarkan begitu saja maka bakat tersebut akan sia-sia. dan sebagainya. tetapi tidak memiliki bakat musik. maka orang tersebut tidak akan pemah mencapai prestasi memadai dalam bidang musik.

dan scbagainya. dan sosial. Sedangkan bakat khusus sosial termasuk di dalamnya adalah bakat-bakat dalam hal hubungan sosial. misalnya musik. lukis. dan sejenisnya. berpikir kreatifproduktif. kinestetik. mampu melukis dengan sangat indah dala m waktu singkat dan sejenisnya. misalnya para arsitek dalam bidangnya. sastra. logika bahasa.individu bersangkutan memiliki kemampuan khusus yang lebih dan akan mencapai prestasi menonjol dalam bidang matematika ini. Logika bahasa. Termasuk bakat khusus dalam akademik misalnya bakat untuk bckcrja dalam angkaangka ("numeric"). dan sebagainya. psikomotorik. komunikasi. kinestetik. Bakat bidang akademik khusus untuk bekerja dalam angka-angka (numeric). Bakat khusus dalam bidang kreatif – produktif artinya bakat dalam menciptakan sesuatu yang baru misalnya menghasilkan rancangan arsitektur baru. misalnya bakat dalam olahraga. kepemimpinan. Bakat khusus dalam bidang seni. dan sosial. Bakat khusus kinestetik / psikomotorik. tennis. bidang akademik khusus. psikomotorik. menciptakan lagu hanya dalam waktu 30 menit. keterampilan teknik. Bakat khusus dalam bidang kreatif-produktif bakat artinya bakat dalam menciptakan sesuatu yang baru dan memberikan hasil tertentu. Dalam kaitan ini jenis atau ragam bakat khusus baik yang masih berupa potensi maupun yang sudah terwujud. dan sebagainya. dan yang sejenis. tari. Bakat khusus dalam salah satu bidang seni. menciptakan teknologi terbaru dan lainnya. dan scbagainya. misalnya bakat dalam bidang sepak bola. seni. . yaitu bidang akademik khusus. berpikir kreatif-produktif. dan keterampilan teknik. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Jenis Bakat Khusus dibagi ke dalam lima bidang yaitu. Bakat khusus. misalnya mampu mengaransemen musik dan sangat dikagumi. bulu tangkis. seni. menurut Semiawan (1987:5) dan Munandar (1987:21) diklasifikasikan dalam lima bidang kemampuan. dalam kinestetik atau psikomotor.

Hubungan antara Bakat dan Prestasi Perwujudan dari bakat dan kemampuan adalah prestasi (Munandar: 1992:18).2. Hal ini memberikan pemahaman bahwa bakat khusus sebagai "potential ability".3. Orang yang memiliki bakat matematika dapat diperkirakan/diharapkan untuk mencapai prestasi menonjol dalam bidang matematika. selalu merupakan perwujudan dari bakat khusus yang dimiliki. Munandar.2. Demikian halnya orang yang menunjukkan prestasi menonjol dalam bidang tertentu. Bakat dan kemampuan mcnentukan prestasi seseorang.4. Bakat sebagai potcnsi masih memerlukan latihan dan perdidikan agar suatu "performance" dapat dilakukan pada masa yang akan datang (Semiawan. masih memerlukan latihan dan pcngembangan lebih lanjut. dan prestasi yang menonjol dalam suatu bidang (matematika) dapat merupakan cerminan dari bakat yang dimiliki untuk bidang tersebut. Tetapi sejauh mana bakat itu akan terwujud dan menghasilkan suatu prestasi. Hanya bakat khusus yang memperoleh kesempatan untuk berkembang sejak dini melalui latihan. didukung olch fasilitas. 1987:2. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bakat memang sangat menentukan prestasi seseorang. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus Berbeda dengan kemampuan yang menunjuk pada suatu "performance" yang dapat dilakukan sekarang. Tetapi karena bakat masih mcrupakan potensi. 2. . orang yang berbakat belum tentu mampu mencapai prestasi yang tinggi dalam bidangnya.2. dan disertai oleh minat yang tinggi sehingga akan terealisasikan dalam kemampuan dan mcnghasilkan prestasi yang unggul. masih banyak variabel yang turut menentukan. 1992:18). untuk dapat terwujud sebagai "perormance" atau perilaku nyata dalam bentuk suatu prestasi yang menonjol.

memperoleh dukungan lingkungan yang memadai. Faktor intra individual. yaitu adanya kesempatan untuk mengembangkan bakat khusus secara optimal. Suatu bakat khusus yang dalam perkembangannya memperoleh dukungan dari kedua belah pihak dan individu memiliki minat yang tinggi terhadap bidang yang menjadi bakat khususnya. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Individu yang memiliki bakat khusus dan memperoleh dukungan internal maupun eksternal. meliputi kesempatan. maka akan muncul kemampuan berprestasi. . motivasi berprestasi. memiliki daya juang tinggi. dan sebagainya.2. memiliki motivasi berprestasi yang tinggi. memiliki motivasi berprestasi yang tinggi. yaitu memiliki minat yang tinggi terhadap bidang yang menjadi bakat khususnya.Sehubungan dengan itu ada scjumlah faktor atau variabel yang turut menentukan bagi perkembangan bakat khusus tersebut. dan ada kesempatan maksimal untuk mengembangkan bakat khusus. maka setiap individu berbeda satu dengan yang lain. maka bakat khusus tersebut akan muncul dalam suatu kemampuan yang unggul dengan prestasi menonjol dalarn bidang terkait. 2. dan keuletan dalam mengatasi kesulitan atau tantangan yang mungkin timbul.kota. setiap orang memiliki bakat khususnya masing-masing. dukungan dan dorongan orang tua/keluarga lingkungan tcmpat tinggal dcsa. sarana dan prasarana. memiliki daya juang tinggi. Demikian juga dalam hal bakat khusus.5 Perbedaan Individu dalam Bakat Khusus Sesuai dengan prinsip "individual differences". Sedangkan faktor ekstra individual adalah variabel lingkungan dimana individu tumbuh dan berkembang. Faktor atau variabel yang mempengaruhi perkembangan bakat khusus ini dapat dibedakan atas faktor Intra-individual dan faktor ekstraindividual. meliputi minat. yaitu faktor atau variabel yang bersumber pada diri individu.

Budi dan Anto sama-sama memiliki bakat khusus untuk bekerja dengan angka tetapi Anto ternyata memiliki kemampuan yang lebih tinggi (unggul) dibandingkan dengan kemampuan yang ditampilkan Budi. tetapi kualitasnya berbeda. Ani mcmiliki bakat khusus dalam bahasa. Misalnya. tetapi juga pada tingkat atau derajat kepemilikan bakat khusus tertentu (Semiawan. sementara Windi merniliki bakat khusus dalam bidang musik. Perbedaan individu ini akan meningkat dengan bertambahnya usia. misalnya Anto memiliki bakat khusus untuk bekerja dengan angka. Sedangkan perbedaan dalam kualitasnya mengandung makna bahwa di antara individu satu dengan yang lain memiliki bakat khusus yang sama. 1992:14). Perbedaan dalam jenis. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Perbedaan bakat khusus ini bisa terletak pada jenisnya dan juga pada kualitasnya. 1976:79). termasuk kembar identik sekalipun.Perbedaan bakat khusus ini dapat terletak pada jenis atau ragam. Munandar. Misalnya antara orang yang sama-sama memiliki bakat khusus bekerja dibidang angka. suatu kenyataan dalam perkemhangan (Hurlock. Scdangkan perbedaan dalam tingkat atau derajat kcpemilikan. Semakin bertambah usia seseorang tidak hanya semakin kompleks dari usia sebelumnya tetapi juga semakin bcrbeda dengan individu lain (Neugarten. 1986:7). seseorang memiliki bakat khusus bekerja dengan angka yang lain lebih menonjol dalam berbahasa sementara yang lainnya memiliki bakat yang menonjol dalam bidang musik. 1987:3. Secara biologis dan genetis setiap orang bcrbeda satu dengan yang lain. Perbedaan individu termasuk perbedaan dalam hal bakat khusus ini merupakan fakta universal. Perbedaan dalam jenisnya terlihat dari kemampuan yang ditunjukkan. Orang pertama . artinya antara individu satu dengan yang lain mungkin memiliki bakat khusus yang sama tetapi dalam taraf kepemilikan yang berbeda.

1987:5. Mereka ruernbutuhkan program pcndidikan yang berdiferensi/ pelayanan di luar jangkauan program pendidikan biasa pada umumnya. motivasi. Dukungan lingkungan yang bersifat psikologis seperti minat. Munandar. Dengan bakat khusus yang dimiliki. Dalam kaitan itu untuk menunjang perkembangan bakat khusus secara optimal di kalangan anak dan remaja perlu dilakukan langkahlangkah antara lain: . Mereka mcmiliki kemampuan lcbih dibandingkan dengan kemampuan ratarata anak remaja seusia. berprestasi. 2. Upaya Pengembangan Bakat Khusus Remaja dun Implikasinya dalam Penyelenggaraan Pendidikan Pada distribusi normal dan kemampuan belajar. anak/remaja berbakat khusus berada dalam kelompok di atas normal. mereka akan menunjukkan kemampuannya yang unggul dan akan memberikan prestasi yang tinggi dalam bidangnya. Disamping program pendidikan khusus. 1992:21). agar dapat merealisasikan bakatbakat dan kemampuannya secara optimal baik untuk pengembangan diri maupun untuk dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi kemajuan masyarakat dan negara (Semiawan. sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan bakat khusus seseorang di samping lingkungan pergaulan dari lingkungan fisik seperti dalam dukungan sarana dan prasarana.6. mereka juga membutuhkan dukungan lingkungan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi perkembangan bakat-bakat khususnya. Mereka para pemilik bakat khusus itu mcmerlukan program pendidikan khusus atau luar biasa agar dapat mewujudkan bakat-bakat dan kemampuannya secara optimal.mimiliki kemampuan yang lebih unggul dibanding kemampuan orang kedua. dukungan moral dari orang tua.2.

sekolah. simbolis. arsitekstur. Contoh dari produk kreativitas yang figural adalah seni pahat/ukir. dilanjutkan dengan wawancara terhadap anggota keluarga tentang berbagai topikmengenai gaya hidup keluarga. 2. Dacey (1989)melakukan penelitian di Inggris terhadap kehidupan keluarga yang berbeda dari keluarga biasa.3. pengembangan anak yang mempunyai bakat khusus akan bisa berkembang secara optimal. c) Dikembangkan program pendidikan berdiferensi di lingkungan lembaga pendidikan formal (sekolah) guna memberikan pclayanan secara lebih efektif kepada anak dan remaja yang memiliki bakat khusus. balet. musik. Simbolis adalah dalam bidang matematika. dan memberikan prestasi yang memuaskan terhadap orang tua. Penelitian ini meliputi pengetesan terhadap sempel remaja. sesuai dengan empat bidang konten struktur intelek Guilford (1975). lingkungan sosial serta lingkungan pendidikan. sematis dan sosial (perilaku). Empat jenis kreativitas. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bila semua aspek diatas dapat terpenuhi maka. b) Dilakukan usaha penumbuhkembangan minat dan motivasi berprestasi yang tinggi serta kegigihan dalam mclakukan usaha di kalangan anak dan remaja. Bidang sematis adalah dalam bidang jurnalistik. maupun masyarakat oleh semua pihak yang terkait.a) Dikembangkan suatu situasi dan kondisi yang memberikan kesempatan bagi anak dan remaja untuk mengembangkan bakat khususnya dengan mengusahakan dukungan baik psikologis maupun fisik. yaitu figural.3. Peran keluarga dalam mengembangkan Bakat dan kreativitas anak 2. menulis . baik dalam lingkungan keluarga.1 Karakteristik keluarga yang kreatif.

bahasa daerah atau bahasa campuran. a. akan tetapi pada tingkat SMP. pendidikan. Terlalu banyak ikut campur dari pihak orang tua. Aturan perilaku c. Yang menarik adalah bahwa pendidikan ibu lebih jelas dan positif hubungannya dengan prestasi anak. Sehubungan dengan sikap orang tua dalam pendidikan. misalnya terhadap cara berbicara anak. Vaktor genetis versus lingkungan b.3. minat anak terhadap membaca. Bahkan tampak kecenderungan bahwa antara pengawasan yang ketat dan kinerja anak ada hubungan yang terbalik. apakah bahasa indonesia. akan tetapi bahwa pendekatan otoriter mempunyai dampak sebaliknya terhadap kinerja anak. Bahasa apa yang dipakai di rumah. tidak tampak ada hubungan dengan kinerja anak.Hubungan antara latar belakang keluarga dan kinerja anak Pada umumnya tampak bahwa makin tinggi tingkat pendidikan orang tua. makin baik prestasi anak. dalam menentukan . Pada tingkat SD kecenderungannya adalah bahwa perhatian dan pengawasan orang tua terhadap pekerjaan rumah anak menunjukan hubungan yang positif terhadap kinerja anak. Humor d. dari pada pendidikan ayah. data menunjukkan bahwa perhatian merupakan determinan yang positif dari kinerja kreatif seorang anak. anak tidak memerlukan pengawasan orang tua untuk berprestasi baik. Gaya hidup orang tua Dapat disimpulkan bahwa Keluarga yang kreatif tidak lepas dari keterbukaan antara anggota keluarga dimana anak di beri kepercayaan dan kebebasan yang tentunya dalam pengawasan yang tidak otoriter. 2. Di dalam keluarga tidak banyak aturan tetapi mampu mengikat anak tersebut untuk tidak berbuat yang tidak baik.2.naskah dan sosial (menyangkut perilaku) adalah dalam bidang psikologi.

3. dan komputer. musik. Pastinya keluaraga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak dan kinerja anak. Orang tua yang memiliki keahlian atau keterampilan khusus dapat membantu mengajar seni. Kelompok orang tua dapat membantu mengorganisasi kegiatan pengayaan bagi anak berbakat. seperti program akhir minggu atau program mentor. masih ada orang yang menentangnya atau kurang melihat kegunaannya.3. apabila orang tua anak tersebut berpendidikan tinggi pastinya ilmu yang di dapat anak atau yang di berikan kepada anak tersebut lebih banyak dan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja anak. tentu anak akan mampu mengembangkan kemampuannya dan menghasilkan kinerja yang baik. Kelompok orang tua dapat membantu menyadarkan orang tua lain akan masalah dan kebutahan anak berbakat dan kesempatan pendidikan yang dapat diberikan kepada mereka. Biasanya pendidikan dari orang tua juga berpengaruh. Dapat disimpulkan bahwa setiap anak berbakat pasti lahir dari latar belakang keluarga yang berbeda. . Hal tersebut mungkin akan terbalik apabila orang tua tidak memahami karakteristik dari anak tersebut. misalnya karena terlalu mau ikut campur. 2. tidak menghasilkan kinerja yang lebih tinggi pada kreativitas. Orang tua sebagai pendukung program anak berbakat Program pendidikan anak berbakat saat ini belum memasyarakat di Indonesia.peraturan di rumah. Apabila orang tua bisa memahami kondisi anak. Guru anak berbakat hendaknya mengakui peran penting dari dukungan orang tua dan tidak melihat orang tua sebagai ancaman. Sehubungan dengan ini orang tua anak berbakat dapat melakukan banyak sebagai kelompok pendukung yangberperan serta aktif dalam perencanaan dan pengadaan kegiatan belajar anak berbakat.

Literary and ScientificTalents. National Association for Gifted Children. menyelenggarakan kursusb matematika untuk siswa kelas 3 & 4. terutama di negara yang sistem sekolahnya belum melayani kebutuhan pendidikan anak berbakat. tetapi biasanya dibina oleh anggota masyarakat yang memiliki kualifikasi khusus dan berminat untuk berkerja dengan anak berbakat. Pada kegiatan yang mengajar bisa guru-guru yang sukarela. sejarah seni untuk umur 11 tahun. Bentuk Kerja Sama dengan Masyarakat Kelompok peminat di dalam masyarakat merupakan unsur yang kuat dalam pengadaan program untuk siswa berbakat. dan organisasi serupa menawarkan berbagai program kegiatan termasuk summer camp untuk anak berbakat dan lokakarya untuk yang berbakat sains. Orang tua yang mempunyai kemampuan atau keterampilan khusus pastinya lebih menunjang dalam pengembangan kemampuan anak berbakat atau program anak berbakat. orang tua yang selalu memberi motivasi. bahkan negara-negara yang sudah melayani anak berbakat disekolah biasa. yang didirikan pada tahun 1978 oleh kelompok peminat orang tua. 2.dan sains untuk umur 8-10 tahun. Banyak negara lainnya melaporkan bahwa masyarakat merupakan sumber penunjang utama. memberi pengarahan.5. Society for Artistic. masyarakat tetap merupakan sumber yang bermakna untuk memberikan pengayaan kepada anak ber bakat istimewa. bahasa jepang untuk umur 8-10 tahun. Di Indonesia pada tahun 1993 . Di Jerman ada Deutsche Gesellschaft fur das Hochbegabte kind (Perhimpunan Jerman untuk Anak Berbakat). Di Perancis misalnya.1. astronomi untk anak umur 12 tahun.5 Peranan Masyarakat Dalam Mengembangkan Kreativitas 2.Dapat disimpulkan bahwa anak berbakat pastinya tidak lepas dari dukungan orang tua.

didirikan Yayasan Indonesia untuk Pendidikan dan Pengembangan Anak Berbakat (YIPPAB). . dan citra diri. Sekarang dengan kebijaksanaan Departemen Pendidik dan Kebudayaan untuk meliburkan hari Sabtu. Program anak berbakat cukup banyak pula yang merupakan kerja sama antara bisnis dan industri dengan sekolah. Sebagaimana dinyatakan oleh Frank (1985) “the community becomes the classroom. Hubungan mentor dengan orang-orang bisnis dapat memupuk perkembangan keterampilan. memberi demonstrasi dari pekerjaan mereka dengan memberikan peralatan dan sebagainya. sikap. Kemungkinan lain adalah bahwa para ahli atau spesialis dalam bidang tertentu datang ke sekolah untuk memberikan ceramah.” Siswa dapat “magang” bekerja di beberapa perusahaan atau pabrik. dengan mengajarb orang-orang profesional yang menawarkan jasanya secara sukarela. Hal ini dapat berupa kunjungan ke tempat kerja. Yang enting ialah bahwa program tersebut direncanakan sedemikian sehingga betl-betul memberi pengalaman yang merupakan tantangan dan pengayaan. Di Canada telah diselenggarakan program bagi siswa SMP selama 4 Minggu yang bertujuan untuk merangsang siswa berbakat dalam mengembangkan kreativitas. Dampak yang diharapkan adalah masyarakat akan menarik manfaat dari kemampuan dan dorongan semangat yang tinggi dari calon mahasiswa. dan kepercayaan diri. dapat didirikan klab hari Sabtu seperti sudah banyak dilakukan di luar negeri dan biasanya merupakan prakarsa orang tua. Diperlukan kerjasama antara pendidik profesional dan orangorang bisnis dan industri untuk menyusun dasar-dasar kerja sama yang bertujuan memupuk perkembangan bakat dan talenta siswa yang berkemampuan luar biasa. prakarsa . dengan sebelumnya ada pelajaran persiapan dan sesudahnya pelajaran tindak lanjut. nilai.

Mereka dapat mengajak untuk mengunjungi ke tempat kerjanya. peduli terhadap masalah-masalah sosial dan sering . museum. Dan di Indonesia sendiri jarang ada guru yang sukarelawan menyalurkan tenaganya demi perkembangan kreativitas anak. Koordinator dapat merencanakan kegiatan sebagai berikut: Menyediakan bus untuk membawa siswa ke lapangan sebagai pngalaman dalam sains. 2.2 Memanfaatkan Sumber dalam Masyarakat Program anak berbakat dapat memanfaatkan sumber dalam masyarakat sebagai proses belajar. melihat peralatan yang ada atau melihat kegiatan yang sedang berlangsung. dan tempat bersejarah. pabrik. matematika dan hubungan antar pribadi Menghubungi orang-orang yang sudah pensiun untuk dijadikan sebagai mentor Menghubungi orang-orang yang dapat mengajar dalam bidang mereka.5. geografi .sosial. Siswa dapat dimintai saran-saran mengenai tempat yang menarik di kunjungi. bahasa. rumah sakit dll) Mengunjungi perusahaan telepon. dibicarakan dulu tujuan. dan mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan. Penulis menyarankan agar pemerintah memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan kreativitas anak bangsa. topik yang akan diteliti. Memanfaatkan fasilitas perusahaan (perusahaan farmasi.Dapat disimpulkan bahwa kurang adanya kerjasama dengan masyarakat. terutama dalam hal pengembangan bakat anak. Salah satu anak berbakat adalah mempunyai minat seperti orang dewasa. Mengunjungi stasiun televisi. Sebelum melakukan kunjungan.

menunjukkan derajat idealisme tinggi. 2. pasti semuanya mempunyai bakat atau talenta tersendiri dan hal itu akan memajukan Negaranya sendiri sekaligus bisa mempertahankan budaya yang ada di Negaranya masing-masing. Demikian pula dalam bidang psikomotor seperti olahraga. Bekerja dengan kelompok masyarakat untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. sebagai berikut: Melakukan survay di sekolah/ masyarakat. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan. Tetapi kebanyakan anak-anak sekolah dan generasi penerus bangsa kurang mempunyai minat dan kesadaran diri untuk mengembangkan kreativitasnya. Bahkan akhir-akhir ini banyak diadakan kursus untuk ketrampilan. dan sekolah kejuruan lainnya.ke sekolahsekolah. STM. Jika dimungkin dapat menggunakan kemampuan untuk merencanakan perubahan dalam masyarakat.3. sudah ada yang melakukannya seperti SMK. Padahal. Siswa yang bersekolah disekolah kejuruan setiap tahunnya diberi waktu untuk “magang” ke pabrik. Dapat disimpulkan bahwa dalam pemanfaatan sumber masyarakat kurang karena disekolah-sekolah sendiri tidak ada bus untuk membawa ke lapangan. menurut defisini USDE sudah ada wadah yang menampung dan membina bakat dalam bidang seni visualdan pertunjukan. Kegiatan tersebut akan memupuk komitmen di masa depan terhadap tujuan masyarakat.5. jika semua siswa ada minat untuk mengembangkan kreativitas. Membuat halaman/ taman sekolah yang indah. . Tapi untuk pemanfaatan fasilitas persahaan. dan ke perusahaan-perusahaan lainnya. Merencanakan proyek pengumpulan dana untuk masyarakat yang mengalami musibah. Peranserta Masyarakat di Indonesia Dari 6 bidang bakat.

dengan tujuan: 1. 5.Sanggar yang pertama kali didirikan di Indonesia dengan tujuan memupuk kemampuan berfikir kretif anak adalah Sanggar Kreativitas Anak (1980). mungkin karena kulikulum yang terlalu padat dan lebih menekankan pada penerimaan bahan pengetahuan. karena masa depan kita bergantung pada urunan pikiran dan perilaku kretif. Sanggar ini didirikan atas dasar pertimbangan bahwa: 1.yaitu pada masa pra-sekolah. baik bagi perwujudan diri sepenuhnya. 2. Pendidikan formal masih kurang memberi kesempatan kedapa siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Bakat kretif ini sebaiknya dikembangkan sejakm usia dini. Setiap anak memiliki bakat kreatif yang perlu di pupukdan dikembangkan agar dapat terwujud dalam sikap dan perilaku kreatif. Banyak orang tua belum menyadari pentingnya kreativitas anak dikembangkan dan/ atau belum memahami cara-cara memupuk kretivitas anak. Banyak pula orang tua yang kurang mempunyai waktu untuk bersibuk diri secara kreatif bersama anak. 3. fungsi ingatan. makin dimungkinkan bakat-bakatnya berkembang secara optimal. dan penalaran menuju satu jawaban tunggal yang benar. Sanggar pengembangan kreativitas anak yang didirikan pada tahun 1980 sangat bermanfaat. Memberi kesempatan kepada anak untuk mengungkapan kreativitasnya dengan bersibuk diri secra kreatif. dan inovatif dari warga negaranya. . Dengan demikian pada awal tahun 1985 Sanggar Kreativitas Anak dibuka untuk anak usia pra-sekolah dan sekolah dasar diJakarta. 4. Makin dini kreativitas anak mulai dirangsang. produktif. maupun bagi masyarakat dan negara. yang merupakan masa subur untuk pengembangan kreativitas.

kemajuannya. Dan seharusnya pemerintah harus menyediakan dana untuk membentuk sanggar-sanggar untuk mengembangkan kreativitas anak bangsa. minat-minatnya dan orang tua dapat membantu. perlu dipikirkan masalah pendanaannya dan personalia profesional agar sarana dapat tercapai. 3. Membina anak untuk menggunakan waktu luangnya dengan melakukan kegiatan yang menarik baginya dan sekaligus bermanfaat. Memberi pengalaman kepada para orang tua dan pendidik mengenai cara-cara berinteraksi dengan anak yang bersifat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas anak. Selain diadakan sanggar disetiap kota/ desa disekolahpun harus di bentuk sanggar-sanggar agar semua siswa mempunyai bakat tertentu. kekuatan dan kelemahannya. orang tua memperoleh laporan perkembangan anak.peranserta pemerintahanpun penting demi mengembangkan kretivitas anak bangsa. dapat berkonsultasi dengan sanggarnya. dalam kenyataannya pemerintah kurang memperhatikan hal itu. Selain pentingnya peranserta masyarakat. Jika orang tua ada masalah dengan anaknya.Akhir-akhir ini.meskipun byom merata.Yang perlu digalakkan di Indonesia adalah peran serta masyarakat dalam pengadaan program pendidikan anak berbakat yang merupakan kerja sama antar sekolah dan keluarga. Tapi. banyak wadah yang didirikan dengan tujuan mengembangkan bakat dan talenta anak.2. . Untuk itu. Dapat disimpulkan di Indonesia kurang menyebar luas adanya sanggar-sanggar untuk mengembangkan talenta dan seharusnya setiap desa/ setiap kota dibentuk sanggar untuk mengembangkan bakat / talenta anak. Secara berkala.

apabila orang tua anak tersebut berpendidikan tinggi pastinya ilmu yang di dapat anak atau yang di berikan kepada anak tersebut lebih banyak dan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja anak. baik yang bersifat umum maupun khusus. Kesimpulan Bakat adalah kemampuan alamiah untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan. . dan juga memberikan beaseiswa kepada murid yang berbakat dan juga berprestasi. social.BAB III PENUTUP 3. Setiap anak berbakat pasti lahir dari latar belakang keluarga yang berbeda. Pastinya keluaraga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak dan kinerja anak.1. Lingkungan sekolahpun dapat ikut serta dan berperan aktif dalam mengembangkan bakat khusus anak yang berprestasi. dengan melengkapi sarana dan prasarana yang ada dilingkunagan sekolah guna mengoptimalkan bakat yang dimiliki oleh para murid. Biasanya pendidikan dari orang tua juga berpengaruh. seni. tentu anak akan mampu mengembangkan kemampuannya dan menghasilkan kinerja yang baik. sedang bakat umum (intelektual) disebut gifted. dan sebagainya. Disebut bakat khusus apabila kemampuan yang berupa potensi tersebut bersifat khusus. misalnya bakat akademik. baik dalam tingkat local maupun nasional. Bakat khusus disebut talent. Hal tersebut mungkin akan terbalik apabila orang tua tidak memahami karakteristik dari anak tersebut. Apabila orang tua bisa memahami kondisi anak. kinestetik.

lingkunagan sosial. 3. Dengan demikian maka anak yang memiliki bakat khusus akan mencapai titik tertinggi dalam mengembangkan bakat khususnya tersebut. Diharapkan lingkungan sosial juga memberikan dukungan yang positif kepada anak yang berbakat dengan memberikan pelitan-pelatihan khusus sesuai dengan bakat nya tersebut. sehingga dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri. maupun lingkungan sekolah. . serta mereka mendukung secara optimal pengembangan bakat khusus tersebut. Diharapkan orang tua jeli dalam melihat bakat khusus yang dimiliki oleh anak mereka.Masyarakat dapat memberikan apresiasi kepada anak yang berbakat dengan mengadakan lomba-lomba bagi mereka yang berbakat dan diberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi. dan juga memberikan beaseiswa kepada murid yang berbakat dan juga berprestasi. dengan memberikan sarana dan prasarana yang memadai untuk mengembangkan bakat khusus tersebut secara optimal. dengan melengkapi sarana dan prasarana yang ada dilingkunagan sekolah guna mengoptimalkan bakat yang dimiliki oleh para murid.2. Lingkungan sekolah juga diharapkan ikut serta dan berperan aktif dalam mengembangkan bakat khusus anak yang berprestasi. orang tua. Saran Bakat khusus seharusnya dikembangkan dengan maksimal agar anak bisa berprestasi dalam segala bidang sesuai dengan bakat yang dimilikinya. baik dalam tingkat local maupun nasional. dan juga lingkungan memberikan apresiasi kepada anak yang berbakat dengan mengadakan lomba-lomba bagi mereka yang berbakat dan diberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi.

DAFTAR PUSTAKA .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful