TUGAS PENGAUDITAN 2 “Kasus Enron – Tinjauan kasus Enron dengan melakukan audit atas Cash Cycle”

Kelompok 6 1. Arini Nuriani 2. Christian P 3. Junius 4. Tommy Pasaribu 0806350991 0806351086 0806351426 0806318580

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK, MEI 2011

Statement of Authorship
“Saya/kami yang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan saya/kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang saya/kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya. Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain kecuali saya/kami menyatawkan dengan jelas bahwa saya/kami menggunakannya. Saya/kami memahami bahwa tugas yang saya/kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.”

Nama Arini Nuriani Christian Pasaribu Junius Tommy Pasaribu

NPM 0806350991 0806351086 0806351426 0806318580

Tanda Tangan

Mata Ajar Judul Makalah Tanggal Dosen

: Pengauditan 2 : Kasus Enron – Tinjauan kasus Enron dengan melakukan audit atas Cash Cycle : 5 Mei 2011 : Mawar I.R. Napitupulu / Dedy Sukrisnadi

2

2 Tinjauan dari International Standard of Auditing (ISA) 1.1 Latar Belakang Kasus 1.6 Peran Auditor Arthur Andersen Daftar Pustaka 3 .3 Test Audit atas Cash Cycle Enron 1.DAFTAR ISI 1.5 Mengaitkan Pencatatan Revenue & A/P dalam Cash Cycle dengan Standar US GAAP yang Berlaku 1.4 Kasus Enron – Telaah dari Paper dan Jurnal Akuntansi 1.

Dengan pembentukan off-balance sheet partnership ini. Adapun tujuan partnership tersebut adalah : 1.. dengan sebuah ide brilian yaitu konsep perdagangan gas alam dengan kontrak jangka panjang. Enron juga melaporkan adanya pengurangan sebesar $1. 2. Invest pada hedge berhubungan dengan enron’s investment pada beragam operating dan financial assets. McKinsey & Co. Tetapi dalam kenyataannya. The Use of Off-Balance Sheet Partnerships Enron menciptakan lebih 3000 off-balance sheet subsidiaries dan off-balance sheet partnership yang bergerak di bidang energi dan telekomunikasi. Strategi off balance yang diterapkan Enron ini adalah legal dan sesuai dengan standar akuntansi. Skilling pada awalnya merupakan seorang konsultan dari salah satu kantor konsultan terbaik di dunia. Pada kuarter ketiga 16 Oktober 2001 Enron mengumumkan adanya biaya sebesar $544 juta. Metode perdagangan baru ini telah mengubah nasib Enron dalam bisnis.1. Lay sampai akhirnya Enron kedatangan seorang Jeffrey Skilling yang memiliki otak jenius berisi ide-ide inovatif yang berperan penting dalam kesuksesan Enron.1 Latar Belakang Kasus Enron berdiri pada tahun 1985 melalui merger antara dua perusahaan yang bergerak di bidang pipa gas yaitu Houston Natural Gas dan Omaha-based InterNorth. Dekonsolidasi asset sehingga pertumbuhan tetap terjaga dan posisi credit rating tetap baik. Posisi CEO pun langsung diduduki oleh founder dari perusahaan tersebut yaitu Kenneth L. sampai pada akhirnya Ia memenangkan kepercayaan Lay yang menyebabkannya segera diangkat menjadi presiden dari salah satu operasi perdagangan Enron yang baru pada tahun 1990. pada tahun 1985. tanpa sepengetahuan para stakeholder bahwa banyak investasi hedge yang tidak memadai pada periode Agustus dan Sepetember.2 miliar stakeholder equity karena adanya accounting error dalam partnership yang dilakukan oleh kepala keuangan Andrew Fastow. Off-balance sheet partnership merupakan suatu jenis partnership yang dengan sedemikian rupa sehingga tidak mewajibkan perusahaan untuk memasukannya dalam laporan keuangan konsolidasian. Enron memiliki kesempatan untuk memilah-milah transaksi mana yang ingin dan tidak ingin dimasukkan ke 4 .

hanya dalam waktu 3 minggu persetujuan tersebut dibatalkan oleh Dynegy karena Enron tidak memberikan cukup pengungkapan pada laporan keuangannya yang sebenarnya. Hal ini dilakukan karena Enron sadar bahwa kepercayaan investor dan kreditor harus dipertahankan untuk tetap mempertahankan arus kredit yang dibutuhkannya untuk melanjutkan operasi serta melanjutan ekspansinya. Namun. Namun.dalam laporan keuangannya. Walaupun tidak melanggar peraturan. Enron menyempurnakan keterpurukannya dengan menyatakan pailit pada tanggal 2 Desember 2001. Enron mengungkapkan overstatement yang terjadi pada laba bersih yang dilaporkan sebesar US$ 586 juta dan shareholders’ equity sebesar US$ 1 Miliar serta understatement hutang sebesar US$ 711 juta untuk posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2000. Securities and Exchange Comission (SEC) menemukan kejanggalan dalam laporan keuangan Enron terkait dengan partnershipnya. The Fall of Enron and Its Aftermath Pada tahun 2001. Enron juga tidak jarang melakukan manipulasi-manipulasi laporan keuangan lainnya untuk menutupi kondisi perusahaan yang mulai mengalami perputaran roda dari keuntungan menuju kerugian. Dengan demikian Enron diwajibkan untuk me-restate laporan keuangannya selama lima tahun kebelakang. laporan keuangan restatement tersebut justru semakin menghancurkan kepercayaan pasar dan investor kepada Enron. Dynegy Inc. Pada tanggal 9 November 2001. namun praktik akuntansi seperti ini dapat menyembunyikan informasi perusahaan yang sebenarnya. Akhirnya. Dalam laporan keuangan restatement tersebut. credit rating Enron terjun bebas dan banyak hutang tak terjamin (nonrecourse debt) menuntut untuk dikonversi menjadi hutang terjamin (recourse debt). Enron setuju untuk diakuisisi oleh pesaingnya sendiri. Transaksi-transaksi Enron yang tidak diinginkan keberadaannya dalam laporan keuangan (karena dapat menurunkan laba bersih perusahaan atau menunjukkan posisi keuangan perusahaan yang sedang buruk) dialihkan ke off-balance sheet partnership yang telah dibuatnya tadi. pada akhir Oktober. 5 . Selain off-balance sheet partnership tersebut.

Enron memiliki kesempatan 6 . Dalam SA Seksi 316 tentang Pertimbangan Atas Kecurangan Dalam Audit Laporan Keuangan disebutkan bahwa meskipun kecurangan merupakan konsep hukum yang luas. struktur modal.2 Tinjauan dari International Standard of Auditing (ISA) Dalam SA Seksi 311 tentang Perencanaan dan Supervisi dalam Standar Pekerjaan Lapangan disebutkan bahwa auditor harus memperoleh pengetahuan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bisnis entitas. tipe produk dan jasa. Tetapi dalam kenyataannya. lokasi. metode produksi. serta kompensasi. serta Replicating the Energy-Trading Business in Nonenergy Markets. Hal tersebut mencakup tipe bisnis. Dengan pembentukan off-balance sheet partnership ini. Faktor yang membedakan antara kecurangan dan kekeliruan adalah apakah tindakan yang mendasarinya. Hal ini berkaitan dengan business line baru yang dimiliki Enron seperti Oil and Gas Exploration. Enron mulai melakukan perdagangan kontrak penjualan energi secara fisik maupun finansial dan langsung menjadi perusahaan yang pertama menciptakan pasar futures untuk gas alam. distribusi. Production. berupa tindakan yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. pihak yang memiliki hubungan istimewa. kepentingan auditor berkaitan secara khusus ke tindakan kecurangan yang berakibat terhadap salah saji yang material dalam laporan keuangan. organisasinya. and Transportation. dan karakteristik operasinya. Trading Energy Products and Services. Enron sendiri menciptakan lebih 3000 off-balance sheet subsidiaries dan off-balance sheet partnership yang bergerak di bidang energi dan telekomunikasi yang bertujuan untuk dekonsolidasi asset sehingga pertumbuhan tetap terjaga dan posisi credit rating tetap baik. Strategi off balance yang diterapkan Enron ini adalah legal dan sesuai dengan standar akuntansi. yang berakibat terjadinya salah saji dalam laporan keuangan. Ada dua tipe salah saji yang relevan dengan pertimbangan auditor tentang kecurangan dalam audit atas laporan keuangan yakni salah saji yang timbul sebagai akibat dari kecurangan dalam pelaporan keuangan dan kecurangan yang timbul dari perlakuan yang tidak semestinya terhadap aktiva (Paragraf 03). sebagai contoh. tanpa sepengetahuan para stakeholder bahwa banyak investasi hedge yang tidak memadai. salah satunya Enron melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan tren baru di masa pascaderegulasi industri gas alam oleh Congress.1. Selain itu auditor juga harus mempertimbangkan hal-hal yang berkaitan dengan industri tempat operasi entitas (Paragraf 07). yaitu melakukan jual-beli gas alam melalui spot market.

mengetahui internal control dan test of control. jasa eksplorasi. jasa konstruksi.untuk memilah-milah transaksi mana yang ingin dan tidak ingin dimasukkan ke dalam laporan keuangannya. callousness and arrogance don't belong here. Communication and Excellence” dan Misi “We treat others as we would like to be treated ourselves. Selain off-balance sheet partnership tersebut. seperti pengembangan infrastruktur listrik. Enron mempunyai moto “Respect. Ruthlessness. dan jasa pembangun kincir angin. Walaupun tidak melanggar peraturan. yaitu Enron Transportation Services 4) Penyedia energi bagi industri dan sektor komersial 5) Penyedia jasa besar. Test audit dimulai dengan mengetahui lingkup bisnis klien. Integrity. menilai risiko inheren klien.3 Test Audit atas Cash Cycle Enron Test audit atas cash cycle dilakukan untuk akun-akun yang dicurigai dimanipulasi. 1. Enron juga mempunyai beberapa anak perusahaan yang tersebar di seluruh dunia. mengeset materialitas. antara lain akun net income dan akun account payable. jasa persediaan.We do not tolerate abusive or disrespectful treatment. Pada akhir tahun 1990an. namun praktik akuntansi seperti ini dapat menyembunyikan informasi perusahaan yang sebenarnya. Enron bergerak dalam beberapa bidang berikut: 1) Penyedia jasa tempat jual beli online.com 2) Penyedia jasa broadband 3) Penyedia jasa transportasi. Transaksi-transaksi Enron yang tidak diinginkan keberadaannya dalam laporan keuangan (karena dapat menurunkan laba bersih perusahaan atau menunjukkan posisi keuangan perusahaan yang sedang buruk) dialihkan ke off-balance sheet partnership yang telah dibuatnya tadi. yaitu enrononline. Enron juga tidak jarang melakukan manipulasi-manipulasi laporan keuangan lainnya untuk menutupi kondisi perusahaan yang mulai mengalami perputaran roda dari keuntungan menuju kerugian.. acceptable audit risk.” 7 . serta melakukan analytical procedures... Lingkup Bisnis Klien dan Resiko Bisnis Klien Enron merupakan perusahaan yang bergerak di bidang gas alam dan kelistrikan.

Mastow) Transaksi LJM antara Enron dan LJM Partnership yang dimanajeri oleh Fastow. yaitu jika Chewco mempunyai kepemilikan independen dengan 3% equity capital at risk. yang dimanajeri oleh Kopper (karyawan Enron Global Finance) yang merupakan SPE dari Enron. Jeffrey.Tahun 2001. Transaksi asset sales digunakan untuk menjual aset dan menghapuskan aset tersebut dari buku Enron.P. Enron ditengarai memiliki beberapa SPE – Special Purpose Entities yang tidak dikonsolidasi yang digunakan untuk memanipulasi laporan keuangan yang dimilikinya sehingga net income meningkat dan tingkat hutangnya menurun. sehingga transaksi Chewco harus dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan Enron.) yang merupakan institusi dana privat yang mendapat dana investasi dari Fastow sebesar 200 juta dollar. L. Enron menempati posisi 7 dalam kategori perusahaan terbesar di dunia versi majalah Fortune. Kenyataannya tidak ada investor independen yang berinvestasi di Chewco. terutama menyangkut siklus kas adalah adanya beberapa transaksi yang memiliki hubungan istimewa sebagai berikut (Special Investigative Report) 1) Transaksi Chewco. menghasilkan kelebihan profit satu milyar dollar pada laporan keuangan Enron. Transaksi purported hedging digunakan untuk mengalihkan saham Enron kepada LJM dan ditukar dengan notes. Selama Juni 1999-2001 Enron mengadakan 20 transaksi dengan LJM Partnership.P. 8 . Chewco digunakan oleh Enron untuk menutupi loss yang diderita oleh JEDI (Joint Energy Develop Investment). LJM itu sendiri terdiri dari LJM 1 (LJM Cayman L. hanya Enron dan Kopper.. Chief Financial Officer Enron. Resiko inheren klien Risiko inheren klien. 2) Transaksi LJM (Lea. LJM akan melindungi Enron dengan menanggung kerugian jika harga saham Rhythm Net Connection (salah satu perusahaan yang dimiliki Enron) menurun. Chewco tidak memenuhi kriteria SPE yang tidak dikonsolidasi. Transaksi ini melibatkan antara Chewco Investments L.P) yang digunakan untuk transaksi spesifik dengan Enron dan LJM 2 (LJM2 Co-Investment. yang berupa asset sales dan purported hedging transaction.

Andrew Fastow. Enron menggunakan Raptor untuk menutupi kerugian investasi Enron sebesar 1 milyar dollar US. sebab para karyawan tersebut dapat bebas melakukan manipulasi pada net income dan debt yang dimiliki Enron. 9 . 4. David Delaney. 2. dapat kita simpulkan bahwa internal control dari Enron tidak baik. Analisis internal control yang ada di dalam Enron: 1. Ben Gilson. Transaksi Raptor ada 4 macam yakni transaksi Raptor 1 yang terjadi tahun 2000 dan melibatkan SPE bernama Talon I.LJM 2 melakukan transaksi penjualan asset dengan Enron. treasurer dari Enron Diduga ikut terlibat dalam transaksi SPE dari Enron. CEO of the retail and wholesale energy divisions. Internal Control. Chief Financial Officer Diduga terlibat dalam transaksi antara LJM dengan Enron yang meningkatkan profit Enron dengan manipulasi akuntansi. 3. LLC. CEO Enron Diduga mengetahui fraud yang ada di dalam Enron. Raptor 3 digunakan untuk melindungi investasi Enron di perusahaan The New Power Company. Dengan banyaknya karyawan Enron yang terlibat dalam fraud. Merupakan orang yang diduga melakukan insider trading untuk meningkatkan kinerja dari Enron. Raptor 2 dan Raptor 4 dibuat untuk memberi jaminan untuk menutupi investasi 30 juta dollar dengan tambahan 10 juta dollar profit untuk setiap pembentukan SPE baru. Secara total. 3) Raptor Equity Adjustment Transaksi hedging raptor melibatkan empat SPE Enron. Transaksi ini bertujuan untuk mengimbangi kerugian yang terjadi dari loss dari fair value accounting yang timbul dari investasi yang dicatat pada laporan keuangan. Kenneth Lay. sehingga angka-angka pada akun tersebut tidak menunjukkan kondisi sebenarnya dari Enron. Enron menjual asset-aset yang tidak menghasilkan kinerja baik kepada perusahaan yang membuat Enron berhasil menghilangkat asset tidak menguntungkan tersebut dan mencatat arus kas dari penjualan asset.

686 9. net income.914 4400 5390 8.031 138. dan sales adalah sebagai berikut (dari laporan consolidated unaudited – in billion): 2000 2001 maret juni september maret juni september Kas 466 718 697 288 847 1001 A/R 10.Analytical Procedures Data akun yang menyangkut siklus kas – cash. Tingkat sales yang tinggi selama tahun 2000 dan 2001 yang tidak diiringi dengan peningkatan Net Income secara signifikan menunjukkan kondisi bahwa keuangan Enron yang tidak efisien. Hal yang mendasarinya adalah adanya berbagai transaksi yang digunakan Enron untuk menutupi kerugian investasi yang dilakukannya sampai tahun 2001.129 100.189 59887 AKUN Peningkatan kas pada periode maret-juni 2000 dan peningkatan kas selama tahun 2001 dinilai tidak wajar. account payables.718 50. dan manajemen yang tidak mengelola pendanaan dengan baik.234 9208 A/P 2.145 30. Investor atau pihak luar dapat mempertanyakan mengapa sales yang berjumlah sangat besar namun net income yang diperoleh kecil. Sales yang besar mungkin diikuti dengan besarnya biaya investasi. 10 . account receivables.396 5314 6494 8.646 7787 Net Income 338 627 797 425 829 225 Sales 13.949 11. proses operasi yang tidak efisien.

349 -312 190 15 683 -1.418 129 264 ----------- -48 643 -663 241 8 ----------------753 Net Cash Provided by (Used in) Operating Activities 100 127 11 . net 620 22 -365 Sep 2000 (Sesudah Restated) Sep 2001 $919 - $797 $225 -19 617 8 -135 746 -134 -49 768 -135 -188 -952 541 -580 -830 -2. depletion and amortization Deferred income taxes Gains on sales of non-merchant assets Investment losses Changes in components of working capital: Net margin deposit activity Other working capital Net assets from price risk management activities Merchant assets and investments: Realized (gains) losses on sales Proceeds from sales Additions Unrealized losses Other.414 0 895 6 728 -1.Berikut adalah kompilasi data yang menyangkut laporan cash flow selama periode September 2000 – September 2001 (seluruh laporan belum diaudit) Sep 2000 (Sebelum Restated) Cash Flows From Operating Activities Reconciliation of net income to net cash provided by (used in) operating activities Net income Cumulative effect of accounting changes. net of tax Depreciation.

Beginning of Period 3.549 -870 222 -743 -515 -147 -1.----------Cash Flows From Investing Activities Capital expenditures Equity investments Proceeds from sales of nonmerchant assets Acquisition of subsidiary stock Business acquisitions.580 ----------- 2.694 182 4.694 182 2.911 ---------409 288 --------- 420 333 ----------- 12 .584 -1.365 199 -95 -396 354 -8 ---------- -95 -396 354 -12 ----------3.725 -545 1.903 2. net of cash acquired Other investing activities ---------------- -1.725 -579 1.366 ---------------- Net Cash Used in Investing Activities Cash Flows From Financing Activities Issuance of long-term debt Repayment of long-term debt Net increase in short-term borrowings Issuance of common stock Net redemption of companyobligated preferred securities of subsidiaries Dividends paid Net (acquisition) disposition of treasury stock Other financing activities -3.873 ----------- 0 -394 -398 -49 ---------------1.539 -858 222 -485 -773 -147 ----------- -1.240 ---------------- Net Cash Provided by Financing Activities Increase (Decrease) in Cash and Cash Equivalents Cash and Cash Equivalents.880 ----------------239 1.711 -82 -239 ----------------1.602 -3.060 -3.172 1.

899 -455 ----------($580) ====== ===== $987 1 -1.Cash and Cash Equivalents.081 86 -------- ($3. hasil pengolahan data untuk selisih perbedaan antara: 1) Laporan cash flow September 2000 sebelum dan sesudah restatement.764 464 ---------------($312) ======== ==== Total ($188) ====== ===== Sementara itu.363) 339 2.001 ($3. dan 2) Laporan cash flow September 2001 (restated) dengan laporan cash flow September 2001 adalah sebagai berikut: Cash Flow from Operating Activities: Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum dan sesudah restatemen t 122 Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated dengan Cash Flow Sep 2001 572 Net income Cumulative effect of accounting changes. End of Period Changes in Components of Other Working Capital Receivables Inventories Payables Other $697 $753 $1. depletion and amortization Deferred income taxes Gains on sales of non-merchant assets 3 14 -230 -129 142 -86 13 .694) 339 3. net of tax: Depreciation.

Investment losses Changes in components of working capital: Net margin deposit activity Other working capital Net assets from price risk management activities Merchant assets and investments: Realized (gains) losses on sales Proceeds from sales Additions Unrealized losses Other. net Net Cash Provided by (Used in) Operating Activities 0 -676 392 -122 0 9 -45 4 -129 631 -27 0 2890 -268 -1020 0 54 85 -755 -112 256 880 Cash Flows from Investing Activities Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum dan sesudah restatemen t -10 -12 0 -258 258 0 -22 Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated dengan Cash Flow Sep 2001 45 314 -1489 Capital expenditures Equity investments Proceeds from sales of non-merchant assets Acquisition of subsidiary stock Business acquisitions. net of cash acquired Other investing activities Net Cash Used in Investing Activities -691 92 -2214 Cash Flow from Financing Activities Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated 14 .

Beginning of Period Cash and Cash Equivalents. End of Period Changes in Components of Other Working Capital Receivables Inventories Payables Other -331 0 182 541 -4350 338 4663 -919 Beberapa hal yang menyebabkan perubahan angka-angka di atas adalah pengakuan atas transaksitransaksi yang menjadi penyebab tingginya Net Income dari Enron.Issuance of long-term debt Repayment of long-term debt Net increase in short-term borrowings Issuance of common stock Net redemption of company-obligated preferred securities of subsidiaries Dividends paid Net (acquisition) disposition of treasury stock Other financing activities Net Cash Provided by Financing Activities dan sesudah restatemen t 0 34 0 0 0 0 0 0 4 38 dengan Cash Flow Sep 2001 -1335 3324 -671 -17 0 -2 752 37 1993 Perubahan Cash dan Perubahan Working Capital Selisih antara Cash Flow Sep 2000 sebelum dan sesudah restateme nt -11 -45 -56 Selisih antara Cash Flow Sep 2000 restated dengan Cash Flow Sep 2001 659 -907 -248 Increase (Decrease) in Cash and Cash Equivalents Cash and Cash Equivalents. Penyesuaian atas laporan 15 .

Banyaknya tanda merah di dalam perubahan laporan keuangan dari sebelum direstated menjadi restated menimbulkan pertanyaan. bagian acquisition of subsidiary stock secara nominal saling mengoffset dengan business acquisition dimana acquisition of subsidiary stock sebesar $-258 million sedangkan business acquisition sebesar $258 million. yang menyebabkan perubahan pada cash flow from financing activities dan changes in components of other working capital 4. yang menyebabkan perubahan pada cash flow from financing activities dan changes in components of other working capital. menyebabkan perubahan pada cash flow from incoming activities. Hal ini menghasilkan kecurigaan akan adanya kesalahan dalam pengakuan pendapatan. seberapa besar pengaruh manajemen dalam membuat fraud dalam laporan keuangan Enron. • Pada bagian perubahan Net Working Capital. Hasil dari analytical procedures menunjukkan bahwa laporan keuangan Enron terdapat banyak manipulasi. 16 . serta besarnya manipulasi yang dilakukan atas pencatatan akuntansi di laporan keuangan Enron. sehingga angka-angka pada laporan keuangannya tidak menunjukkan kondisi sebenarnya dari perusahaan Enron. receivable mengalami penurunan dan payable mengalami peningkatan. dan Raptor Equity Adjustment. Restatement dari Equity. yang menyebabkan perubahan pada cash flow from investing activities dan changes in components of other working capital 3.keuangan dilakukan atas transaksi-transaksi yang melibatkan Chewcho Transaction. Restatetement dari Total Asset. Kami menemukan antara lain: • Dalam bagian selisih antara Cash Flow September 2000 sebelum dan sesudah restatement di cash flow from investing. Pengaruh penyesuaian tersebut antara lain: 1. Restatement dari Debt. dampak kesalahan informasi yang sudah terlanjur menyebar di kalangan investor dan pemerintah AS. 2. LJM Partnership. Restatement dari Net Income.

17 . angka net income ($919) cukup jauh berbeda dengan angka operating cash flow ($100).• Pada tahun 2000. • Free cash flow (cash flow from operating dikurangi dengan cash flow from investing) Enron tidak begitu bagus. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan operasi perusahaan kurang mendukung pencapaian net income sehingga dicurigai adanya keuntungan yang belum terealisasi yang diperoleh dari sistem mark to market yang diterapkan Enron yang berdampak kepada pencapaian net income tersebut. Auditor harus mempertimbangkan risiko audit yang tinggi karena tingginya kemungkinan management fraud yang ada dalam laporan keuangan Enron. Enron mampu membiayai kegiatan investingnya yang besar dengan operating cash flow yang tidak begitu besar. hal tersebut bisa dilihat dari angka cash flow from investing yang memiliki perbedaan yang signifikan terhadap cash flow from investing. Kesimpulan : karena internal control yang buruk dan hasil analytical procedures yang buruk menyebabkan tingginya risiko audit atas Enron.

Hal ini mempengaruhi pemberian insentif para CEO.3 milyar menjadi $ 100. Manajemen Enron telah menggelembungkan (mark up) pendapatannya US$ 600 juta. Enron mencatat estimasi pendapatan yakni estimasi net present value pendapatan dalam perjanjian ini sebagai revenue pada periode sekarang. Hal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan sistem akuntansi yang dianggap mereka dapat memberikan keuntungan. Berdasarkan data yang diperoleh.4 Kasus Enron – Telaah dari Paper dan Jurnal Akuntansi Enron menggunakan pendapatan sebagai tujuan utama keuangan. Enron bertumbuh dengan melakukan pendekatan akuntansi yakni: menggunakan market to market untuk kontrak energinya sehingga memungkinkan untuk melaporkan keuntungan yang diharapkan dimasa yang akan datang dan dicatat pada periode sekarang. namun dengan sistem market to market yang digunakan Enron. Kenaikan pendapatan sebesar ini jarang terjadi. hal ini dijadikan kesempatan oleh pihak eksekutif untuk melakukan manipulasi laporan keuangan seperti menaikkan tingkat pendapatan dan piutang guna mendapatkan insentif yang lebih besar. Normalnya pendapatan diakui pada saat kas sudah diterima atau jasa telah diberikan. Enron juga melaporkan seluruh harga jual sebagai pendapatan dan semua biaya pembelian sebagai harga pokok penjualan karena dianggap ada resiko dalam memegang 18 . Contohnya ada perjanjian kepada konsumen untuk mengirim gas pada harga dan jumlah tertentu untuk 10 tahun ke depan.2 miliar. Hal ini dapat dilihat dari proxy statement tahun 2001 berikut ini: Karena tingkat pendapatan mempengarui pemberian insentif kepada pihak eksekutif. Bukan hanya itu saja. pengukuran kinerja. dan pengukuran kesuksesan. Enron dicurigai telah melakukan praktek window dressing.1. dan menyembunyikan utangnya sejumlah US$ 1.7 milyar pada tahun 2001. Dalam proses pengembangan perusahaannya. pendapatan Enron mengalami peningkatan dari tahun 1996-2000 sebesar 750% dimana pendapatan tahun 1996 sebesar $ 13.8 milyar pada tahun 2000 dan $ 138.

Bila dibandingkan profit margin Enron dengan data pesaing Enron dalam industri yang sama. Hal ini nantinya akan mempengaruhi cash flow dari Enron. Enron menggunakan merchant model untuk semua transaksi yang dilakukan dalam Enron online. Enron kurang memperhatikan cash flow mereka padahal itu sangat penting untuk kegiatan operasi mereka guna mempertahankan kelangsungan bisnis.barang yang dibeli. Enron mengakui pendapatan dan biaya dalam energy trading. Dalam merchant model. Sehingga dengan kombinasi market to market dan merchant model. resiko dalam menjual barang dan menagih kepada konsumen. Enron masih tergolong rendah karena efek daripada merchant model tersebut. Laba bersih Enron tidak memiliki tingkat pertumbuhan yang sama dengan pendapatannya. Dalam hal ini. 19 . maka pendapatan dan harga pokok penjualan lima puluh kali lebih besar bila dibandingkan dengan akuntansi tradisional.

Pembeli notes tersebut memiliki benefit dari pooling account receivables hanya selama principal dan interest tetap dibayar.1. sisa jaminan akan kembali ke original holder. penjualan untuk 20 . Enron banyak menggunakan SPE dalam segala aspek bisnisnya. Special purpose entities (SPE) merupakan alasan fundamental bagi permasalahan Enron untuk akuntansi gain-on-sale yang diizinkan dalam FASB 140. termasuk dalam penjualan asset keuangan (hutang atau equity interest yang dimiliki Enron) kepada SPE.140 memperbolehkan transfer sekelompok receivables terhadap special purpose entities yang diperlakukan sebagai penjualan selama residual valuenya ditahan oleh penjual. Tanpa terkecuali. dan dapat diperkirakan secara rasional. Perlakuan akuntansi ini memperbolehkan adanya pengakuan up-front gains pada pseudo-sales ini bahkan sebelum cash dari underlying securities dapat diterima. Pada akhirnya. Ketika notes tersebut dibayar. jumlah gain on sale ditentukan melalui estimasi.5 Mengaitkan Pencatatan Revenue & A/P dalam Cash Cycle dengan Standar US GAAP yang Berlaku FASB Statement No. Perlakuan pooling atas account receivables sering menjadi bukti kebangkrutan SPE atas desakan pembeli. dalam beberapa hal profit dari perlakuan akuntansi seperti ini restated atau membalikkannya dengan melakukan writedown asset yang merepresentasikan residual interest perusahaan yang overvalue pada jaminannya.

FASB Emerging Issues Task Force mengeluarkan standar yang mengakomodasi prinsipprinsip yang relevan. Kemungkinan akan sulit untuk menentukan apakah sebuah entitas dapat dikatakan sebagai SPE atau tidak. meskipun FASB memiliki konsep entitas di mana aktivitas dan kekuatannya secara signifikan dibatasi oleh kesepakatana atau perjanjian kontraktual lainnya. Pada awalnya.. Biasanya. Karena SEC menyadari bahwa tidak ada standar yang berhubungan dengan konsolidasi SPE. partnership. termasuk korporasi.. mayoritas pemegang sejumlah ekuitas yang didanai oleh pihak ketiga yang independen harus melakukan konsolidasi (dengan asumsi ekuitas tersebut memenuhi kriteria ukuran. Kopper (salah seorang pegawai Enron) kemudian membantu dalam pembentukan Chewco untuk membeli CalPERS. Sebuah SPE dapat berupa badan hukum. jika tidak Enron harus mengkonsolidasikan JEDI ke dalam laporan keuangannya. yang mana hal tersebut tidak ingin dilakukan Enron. Semuanya dilakukan dengan cepat dan terlihat 21 . Pada akhir tahun 1990an. kemampuan untuk melaksanakan control.. Jika tidak ada ekuitas independen. pertimbangan utama dalam literature akuntansi menyertakan bagaimana kecenderungan sebuah entitas untuk menjadi SPE. Accounting Research Bulletin No. beberapa prinsip konsolidasi telah ditetapkan. presumsi bahwa pihak yang mentransfer asset kepada SPE harus melakukan konsolidasi atas SPE.“hedging” saham dan contracts Enron kepada SPE untuk menerima saham Enron. dan transfer asset lainnya kepada entitas yang memiliki ekuitas yang terbatas. Enron dan Kopper tidak dapat menempatkan investor luar dan malah membiayai pembelian Chewco atas JEDI interest dengan hampir seluruhnya utang. Enron hanya dapat mencegah konsolidasi JEDI dalam laporan keuangannya jika Chewco memiliki kepemilikan independen dengan minimum 3% equity capital at risk. Pada November 2007. "[t]here is a presumption that consolidated statements are more meaningful than separate statements and that they are usually necessary for a fair presentation when one of the companies in the group directly or indirectly has a controlling financial interest in the other companies . dan exposure risk dan rewards). Consolidated Financial Statements (1959). 51. atau jika ekuitas independen tersebut gagal memenuhi kriteria. dan batasan yang ditempatkan pada aktivitas tersebut. atau mutual trust. Enron mencari partner baru. Tidak ada definisi yang diterima secara umum dari SPE untuk membedakannya dengan entitas legal lainnya. Di bawah persyaratan SPE. bukan ekuitas. "FASB. Enron berencana menarik kembali CalPERS' interest di JEDI sehingga CalPERS dapat berinvestasi di partnership lain yang lebih besar.

transaksi-transaksi tersebut dilakukan. di mana Enron telah setuju untuk melindungi partnership LJM dari kerugian. 1. Transaksi ini terlihat konsisten dengan tujuan tertulis yang mengizinkan Fastow untuk berpartisipasi dalam partnerships tersebut dan memperbolehkan Enron mengeluarkan asset tersebut dari laporan posisi keuangannya dan mencatat adanya gain.tidak mengikuti persyaratan akuntansi untuk nonkonsolidasi. Enron membeli kembali Chewco dari JEDI karena Kopper telah bernegosiasi dengan Fastow (CFO Enron). Dari hasil identifikasi bukti-bukti ditemukan bahwa ketiga transaksi di atas. Kopper telah menginvestasikan 125. Enron menjual kepemilikan dalam tujuh asset kepada LJM1 dan LJM2. partnership LJM telah difungsikan sebagai alat untuk mengakomodasi manajemen Enron untuk menghasilkan informasi keuangan tertentu. Namun. Jika hal tersebut merupakan fakta yang benar-benar terjadi. Enron membeli kembali lima dari tujuh asset setelah penutupan tahun laporan keuangan 2. namun membutuhkan lebih banyak penjelasan untuk beberapa transaksi pembelian kembali. Karena transaksi tesebut tidak memindahkan risiko dari Enron. Enron tidak mengkonsolidasi Chewco (JEDI) dalam laporan keuangan konsolidasinya.000 dollar di Chewco pada tahun 2007 sehingga ia menerima hingga lebih dari 10 juta dollar dari Enron. Beberapa keterangan yang ada: 1. langsung ataupun tidak langsung. Transaksi tersebut masuk akal. Sementara earning yang dilaporkan sebesar 570 juta pre-tax dan 549 juta after-tax. menghasilkan pendapatan sebesar 229 juta dollar pada semester kedua tahun 1999. transaksi tersebut tidak layak untuk diperlakukan sebagai sales. Kopper malah mendapat 2 juta dollar dalam kurun waktu Desember 1997 sampai Desember 2000 dari upah manajemen dan fee lainnya dari Chewco. Ketika konsekuensi transaksi tersebut menghancurkan Enron. kejadian tersebut menimbulkan pertanyaan akan keabsahan penjualan tersebut. Di akhir kuarter ketiga dan keempat 1999. Pada bulan Maret 2001.6 Peran Auditor Arthur Andersen 22 . bahkan ketika asset tersebut dibeli dengan harga pasar yang rendah 3. Partnerships LJM1 dan LJM2 menghasilkan profit dalam tiap transaksinya. Menurut Fastow.

Sebagian besar Staf akuntansi Enron berasal dari KAP Andersen. apabila induk perusahaan berpartisipasi dalam partnership dimana partner dagang menyumbang sedikitnya 3% dari modal keseluruhan. maka neraca partnership ini tidak perlu 23 . Hal ini telah melanggar kode etik (tidak independen) dimana akuntan sebagai internal auditor Enron. Manajemen Enron sebenarnya mengetahui bahwa praktek akuntansi dan bisnis yang mereka lakukan tidak baik. Kemudian manajemen Enron juga melakukan tindakan yang melanggar aturan yang berujung kepada kebangkrutan Enron. Enron menyumbang 97% dari jumlah modal keseluruhan. KAP ini melakukan pemusnahan terhadap dokumen yang kurang mendukung keputusan mereka. KAP Arthur Andersen melakukan penghancuran dokumen-dokumen penting yang kurang mendukung pendapat wajar tanpa pengecualian yang diberikan atas laporan keuangan Enron. Untuk mendukung pendapatnya tersebut. Direktur keuangan Enron berasal dari KAP Andersen c. KAP dapat memperoleh fee ganda (auditor dan konsultan) dari satu orang klien. namun adanya tuntutan akan kepercayaan dari investor maka pihak manajemen Enron dan KAP Arthur Andersen bekerja sama memanipulasi laporan keuangan Enron. Kesalahan Enron Enron melakukan out sourcing terhadap fungsi internal audit mereka yaitu: a. KAP ini juga telah melakukan dua jasa sekaligus yaitu sebagai auditor dan sebagai konsultan bisnis. b. Dalam hukum perusahaan di Amerika. Dengan melakukan dua jasa tersebut. Enron membiayai partnership tersebut dengan meminjamkan saham induk Enron kepada anak perusahaan Enron sebagai modal dasar (transaksi dengan dirinya sendiri). Hal ini dapat mengurangi independensi KAP sebagai auditor. Hal ini melanggar norma etika corporate governance dan corporate responsibility. Mantan Chief Audit Executif Enron (Kepala internal audit) semula adalah partner KAP Andersen yang di tunjuk sebagai akuntan publik perusahaan. Bukan hanya itu saja.KAP Arthur Andersen telah melanggar kode etik akuntansi yaitu memberikan laporan audit yang salah. Pada saat kasus Enron sudah memasuki pengadilan. Enron juga melakukan partnershipdengan komposisi modal yaitu modal partner lain sekitar 3% dari jumlah modal keseluruhan.

Enron memindahkan utang-utang sebesar 690 juta dolar AS yang ditimbulkan induk perusahaan ke partnership-partnership tersebut. Enron telah melebih-lebihkan laba mereka sebanyak 650 juta dolar AS dan dicurigai telah melakukan praktek window dressing yang mengakibatkan peningkatan pendapatannya US$ 600 juta. Dalam operasinya. Untuk itu mencegah munculnya kasus yang sama kemudian dibentuk UU Sarbanes Oxley yang berisi: Beberapa perubahan yang ditentukan dalam SOX memiliki beberapa tujuan. mengingat resiko yang sangat tinggi berkaitan dengan praktek akuntansi dan bisnis enron. partnership ini harus dijabarkan secara terbuka dalam laporan akhir tahunan dari induk perusahaan agar pemegang saham dari induk perusahaan maklum dengan keberadaan operasi tersebut. 24 . Kantor Akuntan Publik dilarang memberikan jasa non-audit kepada perusahaan yang diaudit.dikonsolidasi dengan neraca dari induk perusahaan. Hal ini mengundang kecurigaan karena KAP Andersen sudah mengetahui resiko Enron sangat tinggi namun masih tetap mengambil keputusan untuk mengaudit. diantaranya: • Untuk menjamin independensi auditor. Dari hasil evaluasi di putuskan untuk tetap mempertahankan Enron sebagai klien KAP Andersen. menyebabkan harga saham Enron melonjak menjadi 90 dolar AS pada bulan Februari 2001. • Membutuhkan persetujuan dari audit committee perusahaan sebelum melakukan audit. Tetapi. yaitu jika tidak ada. maka seluruh dewan komisaris menjadi audit committee. laporan keuangan dari induk perusahaan terlihat sangat atraktif.2 miliar. dan menyembunyikan utangnya sejumlah US$ 1. • Melarang Kantor Akuntan Publik memberikan jasa audit jika audit partnernya telah memberikan jasa audit tersebut selama lima tahun berturut-turut kepada klien tersebut. Akibatnya. Enron tidak melaporkan secara terbuka mengenai operasi partnership tersebut karena menggunakan sistem off sheet balance sheet. Setiap perusahaan memilikiaudit committee ini karena definisinya diperluas. Pada awal tahun 2001 patner KAP Andersen melakukan evaluasi terhadap kemungkinan mempertahankan atau melepaskan Enron sebagai klien perusahaan. Namun pada kenyataannya.

controller klien sebelumnya bekerja di KAP tersebut dan mengaudit klien tersebut setahun sebelumnya. Selain itu. menjadi semakin banyak ancaman pidana bagi mereka yang melakukan pelanggaran ini. CFO. Berkaitan dengan pemusnahan dokumen.• Kantor Akuntan Publik harus segera membuat laporan kepada audit committee yang menunjukkan kebijakan akuntansi yang penting yang digunakan. kini CEO dan CFO harus membuat surat pernyataan bahwa laporan keuangan yang mereka laporkan adalah sesuai dengan peraturan SEC dan semua informasi yang dilaporkan adalah wajar dan tidak ada kesalahan material. pemilihannya oleh manajemen dan preferensi auditor. alternatif perlakukanperlakuan akuntansi yang sesuai standar dan telah dibicarakan dengan manajemen perusahaan. chief accounting officer. 25 . SOX melarang pemusnahan atau manipulasi dokumen yang dapat menghalangi investigasi pemerintah kepada perusahaan yang menyatakan bangkrut. Sebagai tambahan. • KAP dilarang memberikan jasa audit jika CEO.

gov/congress/joint/jcs-3-03/vol1/070-087. Cunningham. 2002. 4.org 26 . 13.org diakses pada 28 April 2011 Special Investigative Committee of The Board of Directors of Enron Corp. 2011 14. Journal of Yale.org/enron-sec8k. Harvard Business School. William R. 1 Williams.citizen. dan Bufkins. Gary dan Jean E. International Standards on Auditing. 3. 16. Thomas C. www. Laporan Keuangan Enron September 2001 7. Red Flags in Enron Reporting of Revenues and Key Financial Measures. Dharan. 12. 5. Malcolm S. Maret 2005. Enron: An Accounting Analysis of How SPEs were used to http://www.fasb. Bala G. Gordon.S. Innovation Corrupted : The Rise and Fall of Enron (A).Harris. April 2002. http://www.pdf http://cryptome. Accountancy conceal debt and understate losses. 15. and international accounting rules. Global Perspectives on Accounting Education. 23 Juli 2008. 2. Laporan Tahunan Enron Tahun 2000 6.Daftar Pustaka 1.org/cmep/article_redirect.htm#Restatement diakses pada 1 Mei 2011 www.gpo.cfm?ID=7104 diakses pada 28 April Februari 2002. 10. 17 Oktober 2005. Salter.ifac. 11. Report of Investigation. The Rise and Fall of Enron. Alex. Enron and Arthur Andersen: The Case of The Crooked E and The Fallen A. Ashwal. 17. The concept of control in consolidated financial statements: convergence of U. 2006. Laporan Keuangan Enron Desember 2000 9. Laporan Keuangan Enron September 2000 8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful