REPRODUKSI SEL: MITOSIS DAN MEIOSIS I. TUJUAN 1.

Mengetahui dan mengamati tahapan mitosis pada akar bawang Bombay (Allium cepa). 2. Mengetahui dan mengamati tahapan meiosis pada katak (Rana sp.). 3. Mengetahui perbedaan pembelahan secara mitosis dan pembelahan secara meiosis. II. TEORI Sel dibagi menjadi 2 kelas utama, yaitu eukariot dan prokariot. Perbedaan utama diantara keduanya terletak pada ada atau tidaknya membran inti yang membatasi inti sel dan sitoplasma. Organisme prokariot tidak memiliki membran inti dan eukariot memiliki membran inti. Semua sel hewan dan tumbuhan adalah eukariot dan bakteri, cyanobacteria dan mycoplasma adalah prokariot (Stafferton J. 2007: 203). Perbandingan secara menyeluruh lihat tabel 1. Organisme prokariot tidak mengalami pembelahan sel berupa mitosis atupun meiosis, ia hanya mengalami pembelahan sel berupa amitosis, salah satu contohnya adalah pembelahan biner. Organisme eukariot mengalami pembelahan sel secara mitosis pada sel somatisnya dan meiosis pada sel gametnya (Joseph S.W. & Rollins D.M. 2000:6). Organisme eukariot membutuhkan kemampuan untuk dapat tumbuh, dan proses ini dapat terjadi melalui pembelahan sel dan pertumbuhan sel. Pertumbuhan terkadang merupakan hasil dari satu atau komponen lain saja, tetapi sering terjadi juga bahwa pertumbuhan sel dan perkembangan sel tergabung dalam satu proses yang dinamakan siklus sel (Koning, R.E. 1994:2). Fungsi utama dari siklus sel adalah menduplikat sejumlah DNA di dalam kromosom dengan tepat, kemudian membelah menjadi dua sel anak yang identik. Proses ini merupakan dua fase utama dari siklus sel. Proses duplikasi DNA terjadi pada fase S (S= sintesis), yang menghabiskan 10-12 jam dan merupakan separuh waktu siklus sel pada tipe sel mamalia. Setelah fase S, terjadi pemisahan kromosom dan pembelahan sel pada fase M (M=Mitotik), yang membutuhkan waktu lebih sedikit ( kurang dari satu jam pada sel mamalia). Mitosis terjadi pada fase M yang dimulai dengan kromosom yang mengalami berkondensasi (Alberts, B. dkk. 2002:2). Kebanyakan sel membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan menggandakan massa protein dan organel-organelnya daripada untuk mereplikasi DNA dan mengalami pembelahan. fase G adalah fase yang didalamnya terjadi proses-proses diatas. Fase G dibagi menjadi dua, yaitu fase G1 yang terjadi diantara fase M dan fase S dan fase G2 yang terjadi diantara fase S dan mitosis. Jadi, eukariotik mengalami siklus sel yang dibagi menjadi empat fase, yaitu G1, S, G2 dan M (gambar 1). Gabungan dari fase G1, S dan G2 merupakan interfase. Pada sel manusia interfase terjadi sekitar 23 jam dari siklus sel (24 jam), dan satu jamnya adalah mitosis. (Alberts, B. dkk. 2002:3). Kedua fase G memberikan waktu untuk sel memonitoring lingkungan luar dan dalam, untuk memastikan bahwa kondisi lingkungannya tersebut sesuai dan persiapan telah selesai sebelum sel tersebut memutuskan untuk memasuki fase S dan melakukan mitosis. Fase G1 sangat

berperan dalam hal tersebut. Jumlah waktu yang dihabiskan dalam fase ini bisa sangat lama tergantung dari kondisi luar dan sinyal ekstra selular dari sel lain. Jika kondisi luar sel buruk, maka sel dapat menunda kelangsungan fase G1 dan masuk kedalam fase istirahat yang disebut sebagai fase G0. Fase G0 dapat menghabiskan waktu berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan bertahun-tahun sebelum melanjutkan proliferasi. Pada kenyataanya sel menghabiskan waktu terlama di fase G0 sampai sel atau organisme tersebut mati. (Alberts, B. dkk. 2002:3). Fase mitotik merupakan tempat terjadinya mitosis. Kondensasi kromosom dan pembatasan kromosom replikan terjadi dalam mitosis. Mitosis terbagi menjadi empat fase, yaitu profase, metafase, anafase dan telofase, lihat gambar 2 (Koning, R.E. 1994:6; Benson H. J. dkk. 1996:27; Farabee M.J. 2000:9). Pada profase yang terjadi di mitosis, membran nukleus menghilang, kromosom terlihat dan setiap sentriol di sentrosom bergerak menuju kutub berlawanan dan menjadi aster. Setiap aster terdiri dari sentriol dan mikrotubulus. Pada profase akhir beberapa mikrotubulus membentuk benang-benang spindel. Sepanjang profase, kromosom mengalami penebalan dan pemendekan, kromosom mengalami penggandaan yang terdiri dari kromatid dan sister kromatid. Penggandaan tersebut merupakan hasil replikasi DNA pada interfase lihat gambar (Koning, R. E. 1994:5; Benson H. J. dkk. 1996:28). Setelah mengalami penebalan, kromosom akan tersusun di bidang ekuator dan terikat pada mikrotubulus yang terletak di kedua kutub, saat ini disebut dengan metafase. Salah satu kromatid dari setiap kromosom terpisah dari pasangannya dan bergerak menuju kutub yang berlawanan, hal ini terjadi pada anafase (Benson H. J. dkk. 1996:28). Selanjutnya sel akan mengalami telofase yang ditandai oleh adanya kromosom yang telah berada di kutubnya masing-masing, kemudian kromosom tersebut mulai terurai menjadi kromatin. Kariokinesis atau pembelahan inti akan terjadi setelah plasma membran mulai terbentuk. Setelah mengalami kariokinesis, sel tersebut akan mengalami sitokinesis yang ditandai dengan pembentukan cleavage furrow pada hewan (gambar 3) dan cell plate pada tumbuhan (gambar 4). Tujuan dari pembelahan mitosis adalah regenerasi dan perbaikan sel-sel tubuh yang rusak, karena mitosis menghasilkan sel anak yang identik (Benson H. J. dkk. 1996:28). Meiosis adalah tipe khusus dari pembelahan nukleus yang melakukan pemisahan tiap kromosom homolog menjadi gamet yang baru. Jika mitosis menghasilkan sel anak yang identik dengan induk, maka meiosis menghasilkan sel anak dengan reduksi jumlah kromosom. Selain itu, meiosis menghasilkan sel anak yang berbeda dengan induknya. (Farabee M.J 2000:1) Terjadi dua jenis pembelahan pada meiosis, yaitu pembelahan reduksi (meiosis 1) dan pembelahan sel (meiosis 2). meiosis 2 melakukan pembelahan sel layaknya mitosis, karena itulah perbedaan antara mitosis dan meiosis lebih terlihat pada meiosis 1, lihat gambar 5 (Cooper G. M 2000:5) Meiosis I: 1. Profase 1

kromatid akan patah dan menempel pada kromosom homolog yang berbeda.J 2000:15).Profase 1 memiliki kejadian unik. tetapi hanya satu set kromosom yang berada didalam sel anak. membran inti yang hilang dan terbentuknya spindle apparatus (Farabee M. Kejadian-kejadian lain pada profase I(selain sinapsis dan crossing over) sama dengan profase pada mitosis.000. kromosom homolog akan mulai terpisah. Sentromer pada anafase 1 masih tetap utuh (Farabee M. Anafase 1 Anafase I terjadi ketika tetrad terpisah dan bergerak menuju kutub yang berlawanan dengan bantuan benang-benang spindel. Jika spermatogenesis menghasilkan empat sel anak.J 2000:12). Selama Crossing over.000 sperma per harinya. Membran inti baru mempunyai kemungkinan terbentuk atau tidak.J 2000:3). Sel anak hasil pembelahan meiosis akan berkembang menjadi gamet. 1. maka oogenesis hanya menghasilkan satu sel anak (sel telur). Oogenesis adalah proses pembentukan ovum yang terjadi di organ tertentu. hal tersebut tergantung pada jenis spesies. yaitu ovarium. 1. Hal tersebut terjadi karena tiga badan polar yang dihasilkan tidak mengalami perkembangan (gambar 7). Telofase 1 Telofase 1 memiliki kesamaan dengan telofase mitosis. Pada akhir profase I. Beberapa sel hewan mempuyai kemungkinan untuk mengalami pemisahan sentriol pada tahap ini (Farabee M. sel tumbuhan melakukan oogenesis secara mitosis pada gametofit. Setelah sperma terbentuk. Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma yang terjadi di organ tertentu (testes). Ketika baru lahir. Laki-laki dewasa normal dapat memproduksi 200. Meiosis berperan dalam proses gametogenesis pada sel hewan. maka ia akan bergerak ke epididimis dan mengalami pematangan (Farabee M. Crossing Over sering terjadi pada saat sinapsis. Adanya Crossing Over ditandai dengan struktur khusus berupa chiasma. kemudian sel yang dihasilkan akan terdiferensiasi menjadi sperma (gambar 6). Gametogenesis adalah proses pembentukan gamet (n) oleh germ line (2n). yaitu sinapsis. Metafase 1 Metafase I terjadi ketika tetrad berjajar di bidang ekuatorial dan benang-benang spindel menempel pada sentromer dari setiap pasangan kromosom yang homolog (Farabee M. Perbedaan secara menyeluruh antara mitosis dan meiosis dapat dilihat pada tabel 2. Sinapsis adalah suatu proses penghubungan kromosom yang telah tereplikasi.J 2000:4). setiap wanita membawa simpanan oosit yang akan berkembang menjadi oosit sekunder dan akan dikeluarkan sebagai sel telur setiap bulannya sejak pubertas sampai menopause. pembentukan sperma dimulai saat manusia memasuki tahap pubertas. (Farabee M. tetapi ia tetap menempel pada chiasmata. . 1. Meiosis II memiliki kesamaan dengan tahapan pada mitosis.J 2000:8).J 2000:6). seperti kromatin yang terkondensasi menjadi kromosom. Hasil dari sinapsis tersebut adalah kromosom tetrad yang terdiri dari dua kromatid dari setiap kromosom.

). 2. 2002:17). B. B. 6. Kromatin adalah gabungan rantai DNA. BAHAN Bahan yang digunakan dalam praktikum adalah akar umbi bawang Bombay (Alium sp. bentuk. 2002:17) 3. 2002:18).Pembelahan sel secara mitosis maupun meiosis melibatkan kromatin. dkk. Kromosom homolog adalah kromosom yang membentuk pasangan dengan struktur.BAHAN DAN CARA KERJA A. Ujung akar bawang bombay sepanjang ± 5 mm dipotong dengan silet dan diletakkan di dalam gelas arloji yang telah berisi HCL 1M selama 2–3 menit. B. dkk. Sediaan ditutup dengan tisu . gelas objek dan gelas penutup. posisi sentromer dan pola pewarnaan yang sama (Campbell 2002:244) 6. 5. III.kromosom membawa bagian dari informasi genetik suatu organisme (Alberts. Telomer adalah ujung dari kromosom eukariot. 4. B. Telomer berhubungan dengan rantai karakteristik DNA (Alberts. B. kromatid. telomer dan sentrosom. HCL 1M sebanyak 1-2 mL ditempatkan di dalam gelas arloji 2. Sediaan dipanaskan dengan cara dilewatkan di atas pembakar spiritus. silet. B. Ujung akar dipindahkan ke atas gelas objek dengan menggunakan pinset. Gelas penutup diletakkan di atas sediaan. 2002:51) 7. 1M HCL. Sentorosom terletak ditengah organel dari sel hewan yang menjadi pusat pengatur mikrotubulus dan bertindak sebgai kutub spindel selama proses mitosis (Alberts. dkk. Sediaan diberikan pewarna asetokarmin sebanyak satu tetes. pembakar spiritus korek dan kertas hisap/tisu. 8. dkk. 8. kromosom. telomer berasal dari bahasa yunani yaitu Telos:ujung. Ujung akar dipotong dengan menggunakan silet menjadi potongan-potongan kecil. ALAT. dkk. B. Kromosom adalah suatu struktur yang tersusun atas rantai panjang DNA dan tergabung dengan protein. dkk. pinset. B. ukuran. ALAT Alat yang digunakan dalam praktikum adalah mikroskop. kromosom homolog. sister chromatid. protein histon dan protein non-histon. Kinetokor adalah protein yang terletak di sentromer tiap kromosom (Alberts. kromatin dapat ditemukan di nukleus sel eukariot (Alberts. 2002:88). C. kinetokor. 3. 2002:19) 5. dkk. 1. 2002:17) 4. CARA KERJA 1. pewarna asetokarmin. 7. Kromatid adalah duplikat kromosom yang terbentuk dari replikasi DNA yang tetap bersatu dengan duplikat lain pada sentromer (Alberts. Sister chromatid adalah dua kromatid identik hasil proses duplikasi (Alberts. gelas arloji.

Tahap anafase menunjukkan salah satu kromatid dari setiap kromosom terpisah dari pasangannya dan bergerak menuju kutub yang berlawanan. Hasil pengamatan praktikan sesuai dengan literatur. B. sehingga lebih memungkinkan untuk mendapatkan hasil percobaan yang lebih baik. biasanya pagi hari mempunyai tingkat pembelahan sel tertinggi (Jurèák J. Sediaan ditekan dengan ibu jari secara hati-hati 10. Untuk memudahkan mengamati pembelahan sel. Penggunaan preparat awetan bertujuan untuk mempermudah pengamatan dan efisiensi waktu. asetokarmin adalah salah satu pewarna yang sering digunakan karena mudah didapat. Tahap profase menunjukkan kromosom yang terkondensasi dan membran inti tidak terlihat lagi. menunjukkan bahwa semakin kedalam. Akar bawang mempunyai jumlah kromosom sedikit. karena pembelahan sel tidak terjadi spanjang hari. 1999:9). dan penyerapan warna yang lebih cepat. Golongan asam kuat seperti asam klorida (HCL) digunakan untuk melunakkan jaringan yang akan diamati (Jurèák J. Spermatogonia terletak . sedangkan untuk mengamati meiosis anther yang lebih sesuai (Jurèák J. Tahap telofase menunjukkan kromosom yang telah terurai menjadi kromatin dan adanya cell plate. waktu pemotongan sediaan akar tidak tepat dan pemotongan sediaan akar tidak pada ujung akar yang masih aktif membelah (Jurèák J. MITOSIS Materi yang digunakan dalam praktikum ini adalah tumbuhan. Setelah sediaan akar diberikan HCL dan asetokarmin. Tahap metafase tidak berhasil diamati oleh praktikan karena waktu fiksasi yang terlalu cepat. Praktikan berhasil mengamati sebagian tahap profase 1. sel akan mengalami pematangan. Proses fiksasi merupakan proses yang bertujuan untuk menghentikan pembelahan sel. tetapi karena alasan etika. Menggunakan preparat awetan. anaphase dan telofase. yaitu profase. sebenarnya materi hewani dapat pula digunakan.PEMBAHASAN A. maka kromosom harus diberikan pewarnaan yang dapat mempejelas kehadiran kromosom tersebut. maka tumbuhan lebih sering dipakai. 1999:9). Ujung akar dan tunas adalah bahan yang paling sesuai untuk mengamati mitosis.9. maka langkah berikutnya adalah melakukan proses fiksasi. Jurèák J. IV. 1999:9). Waktu pemotongan akar merupakan faktor penting dalam melakukan pengamatan mitosis. Sediaan diamati di bawah mikroskop. sehingga praktikan dapat mengamati berbagai tahapan mitosis (Jones & Rickards 1991:17. Proses spermatogenesis pada Rana sp. 1999:13). Bagian tumbuhan yang ingin diamati harus mengandung jaringan meristematik. 1999:12) Praktikan dapat menemukan tiga tahapan mitosis pada sediaan akar. MEIOSIS Praktikan mengamati tahapan meiosis pada Rana sp.

nlm.45 wib.ncbi. 10 hlm.section. anafase dan telofase. http://www. 6 hlm. dkk.cz/~obd/fulltext/biolog37/biolog37-01.pdf. Farabee M.3169.dimembran basal. pk 20. pk 24.gov/books/bv. www.fcgi?highlight=mitotic%2Cmeiosis&rid=genomes%2Efig grp%2E6244. J.as. dkk. VI. McGraw-Hill companies.A. 2002. N. pk 20.gov/books/bv. http://molecularbiology.W. 16 Februari 2009.B.fcgi?rid=mboc4. Cell Division: Meiosis And Sexual Reproduction.R.oleh Lestari.com/article. Pembelahan mitosis dapat diamati dengan terlihatnya tahap profase.. 1999.gov/books/bv. 2000.44 wib. . 3.cfm/cell_structure. 7th ed.edu/biology/education/spring07/scalo/secure/CooperCh2Cell. Erlangga. bentuk kepala sperma Rana sp. Campbell. B. B.publib.33 wib. Benson H. metafase. 2002. Inc. 2000. A Modification To The Acetocarmine Method Of Chromosome Colouring In The School Practice. Jakarta:xxi+438 hlm. Glossary.glossary. berbeda dengan sperma manusia. 2. Sperma Rana sp. 15 hlm. An Overview of the Cell Cycle. Terj dari Biology.J. Anatomy & Physiology Laboratory Textbook.nlm. 18 Februari 2009. 1996.ncbi.The Molecular Cell.utexas. dkk.fcgi?rid=mboc4. 17 Februari 2009. seperti tanda koma.M. www. 14 hlm.upol.25 wib. Biologi. Pembelahan mitosis menghasilkan dua sel anak.nih. 17 Februari 2009. Reece.4754#5215. Joseph S. Pembelahan meiosis dapat diamati dengan terlihatnya spermatogenesis pada Rana sp.suite101.pdf. V. 30 hlm.17 Februari 2009. & Rollins D. Cooper G. KESIMPULAN 1. hal tersebut dibuktikan dengan hasil pengamatan pada tahap telofase dan pembelahan meiosis menghasilkan empat sel anak pada proses pembentukan sperma..nih. DAFTAR ACUAN Alberts. pk 20.50 wib.nlm. semakin kedalam terlihat spermatosit primer dan sekunder. Jurèák J. 2002.J. http://www. pk 20.38 wib.G. 18 Februari 2009.nih. & L. Mitchell. Cell Structure.M. 95 hlm. Alberts. http://www. dkk. New York:viii+516 hlm. pk 20. Sel sertoli dapat di amati pada membran basal dan berbentuk tidak beraturan.ncbi.

shtml.info/plant_physiology/cellcycle. 18 Februari 2009.Koning.19 hlm. R. 16 Februari 2009. \ . Stafferton J. http://www. pk 10. 2007. 1994. http://plantphys. Prokaryotic vs Eukaryotic.life.umd.26 wib. Cell Cycle.htm .24 wib.edu/classroom/bsci424/BSCI223WebSiteFiles/ProkaryoticvsEukaryotic.E. 12 hlm. pk 20.

bagaimana informasi itu diekspresikan (ekspresi genetik). genno. Bidang kajian genetika dimulai dari wilayah subselular (molekular) hingga populasi. Genetika (dipinjam dari bahasa Belanda: genetica. dibentuk dari kata bahasa Yunani γέννω. Istilah "genetika" diperkenalkan oleh William Bateson pada suatu surat pribadi kepada Adam Chadwick dan ia menggunakannya pada Konferensi Internasional tentang Genetika ke-3 pada tahun 1906. .Genetika Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Secara singkat dapat juga dikatakan bahwa genetika adalah ilmu tentang gen dan segala aspeknya. genetika berusaha menjelaskan    material pembawa informasi untuk diwariskan (bahan genetik). cari DNA sebagai basis molekuler dari ilmu pewarisan. Secara lebih rinci. adaptasi dari bahasa Inggris: genetics. yang berarti "melahirkan") adalah cabang biologi yang mempelajari pewarisan sifat pada organisme maupun suborganisme (seperti virus dan prion). ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. dan bagaimana informasi itu dipindahkan dari satu individu ke individu yang lain (pewarisan genetik).

pengetahuan praktis ini tidak memberikan penjelasan penyebab dari gejala-gejala itu. Hasil penelitian Mendel menunjukkan bahwa teori ini tidak berlaku karena sifat-sifat dibawa dalam kombinasi yang dibawa alel-alel khas. seperti domestikasi dan pengembangan berbagai ras ternak dan kultivar tanaman. orang belum mengenal gen dan kromosom (meskipun DNA sudah diekstraksi namun pada abad ke-19 belum diketahui fungsinya). bukannya campuran rata. Orang juga sudah mengenal efek persilangan dan perkawinan sekerabat serta membuat sejumlah prosedur dan peraturan mengenai hal tersebut sejak sebelum genetika berdiri sebagai ilmu yang mandiri. Dalam pendapat ini. . sel-sel tubuh menghasilkan partikelpartikel yang disebut gemmula yang akan dikumpulkan di organ reproduksi sebelum pembuahan terjadi. sudah dikaji orang sebelum itu. Saat itu orang masih beranggapan bahwa sifat diwariskan lewat sperma (tetua betina tidak menyumbang apa pun terhadap sifat anaknya). setiap sel dalam tubuh memiliki sumbangan bagi sifat-sifat yang akan dibawa zuriat (keturunan). Pada masa pra-Mendel.2 Konsep dasar o 1.1 Periode pra-Mendel o 1.Daftar isi [sembunyikan]    1 Awal mula dan konsep dasar o 1. Charles Darwin juga memberikan penjelasan dengan hipotesis pangenesis dan kemudian dimodifikasi oleh Francis Galton[2]. Teori populer mengenai pewarisan yang dianut pada masa itu adalah teori pewarisan campur: seseorang mewariskan campuran rata dari sifat-sifat yang dibawa tetuanya. Namun demikian.3 Kronologi perkembangan genetika 2 Cabang-cabang Genetika o 2. Teori ini juga patah dengan penjelasan Mendel bahwa sifat yang dibawa oleh gen tidak dipengaruhi pengalaman individu yang mewariskan sifat itu[1]. terutama dari pejantan karena membawa sperma. Pendapat terkait lainnya adalah teori Lamarck: sifat yang diperoleh tetua dalam hidupnya diwariskan kepada anaknya. Jadi.1 Genetika arah-balik (reverse genetics) 3 Referensi [sunting] Awal mula dan konsep dasar [sunting] Periode pra-Mendel Meskipun orang biasanya menetapkan genetika dimulai dengan ditemukannya kembali naskah artikel yang ditulis Gregor Mendel pada tahun 1900. sebetulnya genetika sebagai "ilmu pewarisan" atau hereditas sudah dikenal sejak masa prasejarah. Silsilah tentang penyakit pada keluarga. misalnya.

Status dari pasangan alel ini dinamakan genotipe. [sunting] Kronologi perkembangan genetika Setelah penemuan ulang karya Mendel. 1905 Pakar biologi Inggris William Bateson mengkoinekan istilah 'genetika'. Genotipe terkait dengan sifat yang teramati.. 1908 dan 1909 Peletakan dasar teori genetika populasi oleh Weinberg (dokter dari Jerman) dan secara terpisah oleh James W. genetika berkembang sangat pesat. Berikut adalah tahapan-tahapan perkembangan genetika:           1859 Charles Darwin menerbitkan The Origin of Species. Mendel pertama kali menemukan bahwa pewarisan sifat pada tanaman (ia menggunakan tujuh sifat pada tanaman kapri. Mendel disepakati umum sebagai 'pendiri genetika' setelah karyanya "Versuche über Pflanzenhybriden" atau Percobaan mengenai Persilangan Tanaman (dipublikasi cetak pada tahun 1866) ditemukan kembali secara terpisah oleh Hugo de Vries. Apabila suatu individu memiliki pasangan alel sama. 1913 Alfred Sturtevant membuat peta genetik pertama dari suatu kromosom. yang berkaitan dengan suatu sifat yang khas. Hardy (ahli matematika Inggris) ==> awal genetika populasi. Perkembangan genetika sering kali menjadi contoh klasik mengenai penggunaan metode ilmiah dalam ilmu pengetahuan atau sains. Strassburger memberikan penjelasan mengenai pembuahan berganda. 1865 Gregor Mendel menyerahkan naskah Percobaan mengenai Persilangan Tanaman. 1900 Penemuan kembali hasil karya Mendel secara terpisah oleh Hugo de Vries (Belgia). Dari karya ini. masing-masing berasal dari tetuanya. 1918 Ronald Fisher (ahli biostatistika dari Inggris) menerbitkan On the correlation between relatives on the supposition of Mendelian inheritance (secara bebas berarti . melalui apa yang dikenal sebagai 'Hukum Pewarisan Mendel'. dan Erich von Tschermak (Austro-Hungaria) ==> awal genetika klasik. Kekaisaran Austro-Hungaria (sekarang bagian dari Republik Ceko). Yang lebih penting. 1903 Kromosom diketahui menjadi unit pewarisan genetik. ia dapat menjelaskan bagaimana nisbahnisbah ini terjadi. Sifat yang terkait dengan suatu genotipe disebut fenotipe. 1878 E. Carl Correns. Carl Correns (Jerman). apabila pasangannya berbeda. dan Erich von Tschermak pada tahun 1900. 1910 Thomas Hunt Morgan menunjukkan bahwa gen-gen berada pada kromosom. Alel adalah ekspresi alternatif dari gen dalam kaitan dengan suatu sifat. Pisum sativum) mengikuti sejumlah nisbah matematika yang sederhana. Ia adalah seorang biarawan dari Brno (Brünn dalam bahasa Jerman).[sunting] Konsep dasar Peletakan dasar ilmiah melalui percobaan sistematik baru dilakukan pada paruh akhir abad ke-19 oleh Gregor Johann Mendel. menggunakan lalat buah (Drosophila melanogaster) ==> awal sitogenetika. Setiap individu disomik selalu memiliki sepasang alel. orang mulai mengenal konsep gen (Mendel menyebutnya 'faktor'). genotipe individu yang bersangkutan dalam keadaan heterozigot. Dalam karyanya itu. genotipe individu itu bergenotipe homozigot. sebagai dasar variasi genetik. Gen adalah pembawa sifat.

berdasarkan gambar-gambar difraksi sinar X DNA dari Rosalind Franklin ==> awal genetika molekular. 1964 Howard Temin menunjukkan dengan virusRNA bahwa dogma pokok dari tidak selalu berlaku.                       "Keterkaitan antarkerabat berdasarkan pewarisan Mendel"). 1952 Hershey dan Chase membuktikan kalau informasi genetik bakteriofag (dan semua organisme lain) adalah DNA. 1995 Sekuensing genom Haemophilus influenzae. diumumkan. 1958 Eksperimen Meselson-Stahl menunjukkan bahwa DNA digandakan (direplikasi) secara semikonservatif. 1927 Perubahan fisik pada gen disebut mutasi. 1989 Peletakan landasan statistika yang kuat bagi analisis lokus sifat kuantitatif (analisis QTL) . suatu virus ==> awal genomika. nematoda Caenorhabditis elegans.. 1931 Pindah silang menyebabkan terjadinya rekombinasi. 1941 Edward Lawrie Tatum and George Wells Beadle menunjukkan bahwa gen-gen menyandi protein. ==> awal dogma pokok genetika. 1985 Alec Jeffreys menemukan teknik sidik jari genetik. 1977 Sekuensing DNA pertama kali oleh Fred Sanger. 1970 Enzim restriksi ditemukan pada bakteri Haemophilus influenzae. 1950 Erwin Chargaff menunjukkan adanya aturan umum yang berlaku untuk empat nukleotida pada asam nukleat.) dan teori Mendel sekaligus mengawali sintesis keduanya ==> awal genetika kuantitatif. 1950 Barbara McClintock menemukan transposon pada jagung. Colin McLeod and Maclyn McCarty mengisolasi DNA sebagai bahan genetik (mereka menyebutnya prinsip transformasi). 1983 Perbanyakan (amplifikasi) DNA dapat dilakukan dengan mudah setelah Kary Banks Mullis menemukan Reaksi Berantai Polymerase (PCR). 1953 Teka-teki struktur DNA dijawab oleh James D. dan Allan Maxam yang bekerja secara terpisah. 1996 Sekuensing pertama terhadap eukariota: khamir Saccharomyces cerevisiae. Watson dan Francis Crick berupa pilin ganda (double helix). 1956 Jo Hin Tjio dan Albert Levan memastikan bahwa kromosom manusia berjumlah 46. 2001 Draf awal urutan genom manusia dirilis bersamaan dengan mulainya Human Genome Project. Walter Gilbert. 1961 Kode genetik tersusun secara triplet. misalnya adenin cenderung sama banyak dengan timin. 1928 Frederick Griffith menemukan suatu molekul pembawa sifat yang dapat dipindahkan antarbakteri (konjugasi). yang mengakhiri perseteruan antara teori biometri (Pearson dkk. . 1989 Sekuensing pertama kali terhadap gen manusia pengkode protein CFTR penyebab cystic fibrosis. Tim Sanger berhasil melakukan sekuensing seluruh genom Bacteriofag Φ-X174. 1944 Oswald Theodore Avery. 1998 Hasil sekuensing pertama terhadap eukariota multiselular. yang menjadi sekuensing genom pertama terhadap organisme yang hidup bebas. memungkinan dilakukannya pemotongan dan penyambungan DNA oleh peneliti (lihat juga RFLP) ==> awal bioteknologi modern.

99% [1] [sunting] Cabang-cabang Genetika Genetika berkembang baik sebagai ilmu murni maupun ilmu terapan. orang memasukkan atau mengubah suatu gen dalam kromosom lalu melihat implikasi fenotipik yang terjadi. sementara teknik kajian genetika klasik dijuluki genetika arah-maju atau forward genetics. dengan membalik arah kajian. Cabang-cabang murni genetika :      genetika molekular genetika sel (sitogenetika) genetika populasi genetika kuantitatif genetika perkembangan Cabang-cabang terapan genetika :    genetika kedokteran ilmu pemuliaan rekayasa genetika atau rekayasa gen Bioteknologi merupakan ilmu terapan yang tidak secara langsung merupakan cabang genetika tetapi sangat terkait dengan perkembangan di bidang genetika. Karena banyak gen yang sudah diidentifikasi sekuensnya. Cabang-cabang ilmu ini terbentuk terutama sebagai akibat pendalaman terhadap suatu aspek tertentu dari objek kajiannya. [sunting] Referensi . Teknik-teknik analisis yang menggunakan filosofi ini dikelompokkan dalam kajian genetika arah-balik atau reverse genetics. Berkembangnya teknik-teknik dalam genetika molekular secara cepat dan efisien memunculkan filosofi baru dalam metodologi genetika. 2003 Proyek Genom Manusia (Human Genome Project) menyelesaikan 99% pekerjaannya pada tanggal (14 April) dengan akurasi 99. [sunting] Genetika arah-balik (reverse genetics) Kajian genetika klasik dimulai dari gejala fenotipe (yang tampak oleh pengamatan manusia) lalu dicarikan penjelasan genotipiknya hingga ke aras gen.

rongga mulut. baik permukaan luar maupun permukaan dalam. dinding luar kapsula. pleura. 13 April 2009 Struktur Jaringan Hewan Jaringan Pada Hewan Jaringan Epitel adalah jaringan yang melapisi bagian permukaan tubuh hewan multiseluler. vagina. lapisan dalam anus. esofagus. alveolus paru-paru. timica serosa dari perikardium. pengembangan epitel di ovarium dan testis . tubulus reanalis. endotelium pada permukaan dalam pembuluh darah dan jantung. kelenjar ludah. Lokasi: usus). epitel berpigmen retina. Fungsi umum epitel ialah sebagai pelindung (proteksi) dan menyeleksi apa saja yang masuk dan keluar tubuh Macam Jaringan Epitel Epitelium pipih selapis Lokasi: Peritorium yang membatasi rongga tubuh. : : . selaput gendang telinga. Fungsi: Proteksi/perlindungan. Epitelium Bermikrofili Bersilia silindris usus rongga selapis (menyusun hidung. Bowman dalam ginjal. uretra.Senin. Epitelium kubus selapis Lokasi: Kelenjar dan salurannya. permukaan dalam lensa mata. jonjot-jonjot bronkus. oviduk. Fungsi: Difusi atau filtrasi Epitelium pipih berlapis banyak Lokasi: Epidermis kulit. Fungsi:Sekresi. kelenjar minyak. Fungsi: Sekresi dan absorpsi Epitelium kubus berlapis banyak Lokasi: Saluran kelenjar keringat. permukaan luar ovarium.

Proteksi. Sedangkan yang terdapat pada uretra laki-laki sel-selnya tidak bersilia . uretra. sekresi dan absorpsi . Epitelium silindris berlapis banyak semu Lokasi: Sel-sel bersilia : duktus epididymis vasedeferen. Ikat Kandung Proteksi kemih.Tak bersilia Fungsi: : lambung. perubahan dan volume Macam Jaringan Jaringan Jaringan Jaringan Tulang Tulang Darah Jaringan Jaringan Jaringan ikat ikat ikat ikat ikat: biasa longgar padat khusus rawan limfe lemak Otot dan . faring. tuba eustakhius. lapisan lendir (membran mukosa). uretra. kandung empedu. anus. membran mukosa saluran pernafasan. Fungsi: Proteksi. organ. terhadap ureter. Fungsi: Proteksi. sekresi dan pergerakan zat Epitelium Lokasi: Fungsi: Jaringan transisional ginjal. absorpsi Epitelium silindris berlapis banyak Lokasi: Laring (sel-selnya bersilia). sekresi uterus dan dan salurannya .

inti satu atau lebih dari satu dan terletak di tepi sitoplasma. memiliki Jaringan Sel saraf terdiri Macam-macam Saraf Saraf Saraf intermediet atas: dendrit.Macam-macam Sel Otot Otot lurik: bekerja dibawah saraf sadar (volunter). akson. memiliki myofibril yang memantulkan cahaya gelap terang berselang-seling. inti satu dan terletak di tengah sitoplasma. terdapat pada organ luar. inti lebih dari satu dan terletak di tepi sel. lambat menanggapi rangsang. lambat menanggapi rangsang. Otot polos: bekerja dibawah saraf tidak sadar (involunter). tidak mengandung serabut otot. mengandung serabut otot. terdapat pada organ viseral Otot jantung: bekerja dibawah saraf tidak sadar (involunter). sel badan sel saraf saraf Saraf yang mengandung inti. berdasarkan fungsinya: sensorik/aferent motorik/eferent . cepat menanggapi rangsang.

JARINGAN HEWAN .

yaitu jaringan epithelium. Jaringan Hewan Jaringan epithelium Berfungsi untuk melindungi permukaan luar dan dalam organ. jaringan otot dan jaringan saraf. jaringan. Berdasarkan struktur : -Epithelium pipih (squamous) -Epithelium batang (columnar/silindris) -Epithelium kubus (cuboidal) Berdasarkan susunan sel terdapat epithelim sederhana dan epithelium komplex: Epithelium pipih -epithelium pipih selapis Untuk proeses difusi. Jaringan adalah kumpulan sel-sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama terdapat empat jaringan utama penyusun individu. organ dan system organ. Sel hewan adalah unit terkecil secara structural dan fungsional penyusun individu hewan. pembuluh darah kapiler.Struktur tubuh hewan tersusun atas sel. filtrsai dan sekresi. Untuk mendukung fungsi tersebut sel tersusun oleh organel. Berbagai struktur organ akan menyusun individu. . Terdapat pada pembuluh limfe.osmosis. A. selaput perut. selaput pembungkus jantung. jaringan ikat.

Epithelium silindris -epithelium silindris berlapis tunggal Untuk penyerapan sari-sari makanan pada usus halus(jejunum dan Ileum) dan untuk sekeresi sebagai sel kelenjar. Epithelium squamosum selapis -epithelium pipih berlapis Sebagai pelindung Terdapat pada epithelium rongga mulut.Gambar 4. esophagus. . rongga hidung.

sekresi dan gerakan yang melalui permukaan.Epithelium cuboidal selapis .Gambar 5. Epithelium kubus -epithelium kubus berlapis tunggal Untuk sekresi dan pelindung Terdapat pada lensa mata dan nefron ginjal Gambar 6 . Epithelium Silindris Selapis -epithelium silindris berlapis banyak Sebagai pelindung dan sekresi -epithelium berlapis banyak semu (pseudocolumner) Untuk proteksi.

kantong kemih. Gambar 7. urethra. Epithelium kelenjar Merupakan jaringan epitjelium yang khusus berperan untuk sekresi zat untuk membantu proses fisiologis. Dibedakan menjadi kelenjar eksokren dan endokren: -Kelenjar eksokren Kelenjar yang berada di jaringan kulit atau bawah kulit .-epithelium kubus berlapis benyak Sebagai pelindung dari gesekan dan pengelupasan. Epithelium Cuboidal berlapis banyak Epithelium Transisional Merupakan jaringan epithelium yang tidak dapat dikelompokkan berdasarkan bentuknya karena bentuknya berubah seiring dengan berjalannya fungsinya. Terdapat pada ereter.sekresi dan absorbsi.

Untuk membantu metabolisme dan komunikasi -Kelenjar endokren Kelenjar yang terlaetak di dalam tubuh dan sering disebut sebgai kelenjar buntu karena tidak mempunyai saluran bagi sekretya sehingga sekretnya langsung dilepas ke darah. Sel tiang (mast cell) : berfungsi untuk heparin dan histamine . Matriks adalah bahan dasar sesuatu melekat. Sel-sel jaringan ikat: Fibroblas : berbentuk serat dan berfungsi untuk mensekresikan protein untuk membentuk matriks Makrophag : tidak mempunyai bentuk tetap dan terspesialisasi menjadi fagositosis Sel lemak : menyerupai fibroblas dan berfungsi untuk menimbun lemak Sel plasma : Berbentuk seperti eritrosit dan berfungsi utnuk meghasilkan antibody. Fungsi untuk metabolisme Jaringan ikat biasa Berfungsi untuk melindungi jaringan dan organ dan mengikat sel-sel untuk membentuk jaringan dan mengikat jaringan dan jaringan untuk membentuk organ. Jaringan ikat tersusun atas matriks dan sel-sel penyusun jaringan ikat.

yaitu : Kartilago Hyalin Matriksnya berwarna putih kebiruan dan transparan. Jaringan ikat padat Bersifat tidak elastis karena matriksnya tersusun atas serat kolagen yang berwarna putih dan padat sehingga cairannya berkurang. Mast Cell Jaringan ikat berdasarkan struktur dan fungsinya: Jaringan ikat longgar Bersifat elastis karena matriksnya mengandung serat kolagen. dengan konsentrasi serat elastis yang tinggi. Berfungsi sebagai pembungkus organ-organ tubuh dan menghubungkan bagian-bagian dari jaringan lainnya. fasia. retikuler dan elastin. tendon dan ligamen. Berfungsi untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti pada katub jantung.Gambar 8. pada orang dewasa terdapat melapisi permukaan sendi antartulang persendian. kapsul persendian. kartilago dibedakan menjadi tiga. Kartilago fibrosa Matriksnya berwarna gelap dan keruh. Berperan sebagai rangka pada saat embrio. Kartilago (Tulang Rawan) Berfungsi untuk memperkuat yang bersifat fleksibel pada rangka baik pada embrio maupun pada saat dewasa. . Berdasarkan susunan dan matriksnya. saluran pernafasan dan ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada. dengan serabut kolagen yang tersusun sejajar dan membentuk satu berkas sehingga bersifat keras.

Tulang Spons (bunga karang) Matriksnya tersusun longgar. Osteon Berdasarkan kepadatan matriks ada atau tidak ada rongga di dalamnya . yaitu : Tulang kompak (keras) Tersusun atas matriks yang rapat. tulang dibedakan menjadi dua. Osteon (Jaringan Tulang Sejati) Gambar 9. .Kartilago elastis Matriksnya berwarna kuning dengan serabut kolagen yang berbentuk seperti jala.

yaitu leukosit agranuler dan leukosit granuler. Terbagi menjadi dua. Komponen penyusun darah Komponen penyusunnya adalah eritrosit (sel darah merah).Jaringan darah Berfungsi untuk pengangkutan CO2 dan O2. Gambar 10. Eritrosit Tidak mempunyai inti sel dan sitoplasmanya mengandung hemoglobin. leukosit (sel darah puith). Leukosit Mengandung inti sel dan dapat bergerak. Trombosit Tidak memiliki inti dan mudah pecah apabila menyentuh permukaan . hormon. dan trombosit (keping darah). sisa metabolisme dan alat pertahanan tubuh. sari-sari makanan.

yang kasar. Limfe (Jaringan Getah Bening) Tersusun atas sel-sel limfosit dan makrophag serta serat-serat retikuler yang menjadi rangka untuk menahan timbunan lim[posit dan macrophage. Gambar 11. Dapat melepaskan enzim tromboplastin yang berperan dalam pembekuan darah. . Mempunyai sifat kontraktibilitas dan relaksibilitas. Letak Kelenjar Limfe Jaringan Otot Tersusun atas sel-sel otot.

. Otot Jaringan otot berdasarkan struktur penyusunnya dibedakan menjadi tiga. Jaringan Lemak Tersusun atas sel-sel lemak dan matriks. Jaringan syaraf sangat penting untuk mengatur kerja organ-organ tubuh bersama system hormon. yaitu: Otot Polos Bekerja lamban tidak di bawah pengaruh otak. Keistimewaanya adalah bekerja tidak di bawah pengaruh otak namun dapat berkontraksi secara ritmis dan terus menerus.penjaga kestabilan tubuh danproteksi mekanis. Jaringan lemak bersal dari sel-sel mesenkim.Gambar 12. Jaringan Syaraf Jaringan syaraf tersusun atas sel-sel syaraf (neuron). Otot Jantung Merupkan otot khusus penyusun organ jantung. Otot lurik bekerja di bawah pengaruh otak dan melekat pada rangka tubuh sehingga sering disebut sebagai otot rangka. Fungsi jaringan lemak adalah untuk cadangan energi. Jaringan syaraf merupakan perkembangan dari lapisan embrional ectoderm. Otot lurik Berkontraksi cepat tetapi tidak mampu bekerja dalam waktu yang lama.

Transplantasi paling aman jika jaringan atau organ yang ditransplantasikan barasal dari tubuh sendiri. Jaringan Syaraf Organ Hewan Merupakan gabungan dari beberapa jaringan yang berbeda-beda untk mendukung satu fungsi atau lebih. Pada tubuh hewan tingkat tinggi setidaknya terdapat 9 macam system organ. Sistem Organ Sistem organ adalah gabungan dari beberapa organ yang melaksanakan satu fungsi dalam koordinasi tertentu. Transplantasi Organ Transplantasi organ adalah proses pencangkokan organ tubuh manusia atau hewan yang satu ke manusia atau hewan yang lainnya. Berdasarkan letaknya organ dikelompokkan menjadi dua macam. Organ luar misalnya kulit. . Organ dalam misalnya hati dan jantung.Gambar 13. Contohnya kulit. mata. telinga dan hidung. yaitu organ dalam dan organ luar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful