You are on page 1of 12

dan Implementasinya pada Perusahaan Pakan Ternak Wonokoyo Group

Regina Helin Joanita 0906636554 Teknik Industri 2009

Definisi ERP menurut para ahli:

Norman (2008) sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahaan manufaktur/jasa yang berperan untuk mengintegrasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi, maupun distribusi pada perusahaan.
OBrien dan Marakas (2010) sistem lintas fungsional yang didukung oleh serangkaian modul perangkat lunak terintegrasi yang menyokong proses internal bisnis perusahaan. Muhammad Yusuf (2010) alat pendukung keputusan yang memberikan informasi secara real time hingga memungkinkan adanya keputusan secara tepat waktu untuk meningkatkan kinerja serta mencapai keunggulan bersaing.

Sistem ERP

Perkakas manajemen yang menyeimbangkan persediaan dan permintaan perusahaan secara menyeluruh.
Berkemampuan untuk: Menghubungkan pelanggan dan supplier dalam satu kesatuan rantai ketersediaan Mengadopsi proses-proses bisnis yang telah terbukti dalam pengambilan keputusan Mengintegrasikan seluruh bagian fungsional perusahaan Sehingga bisnis dapat berjalan dengan tingkat pelayanan pelanggan dan produktifitas yang tinggi, biaya dan inventory yang lebih rendah, dan menyediakan dasar untuk e-commerce yang efektif.

Aplikasi ERP suatu paket piranti lunak (software) yang dapat memenuhi kebutuhan suatu perusahaan dalam mengintegrasikan keseluruhan aktivitasnya, dari sudut pandang proses bisnis di dalam perusahaan atau organisasi tersebut.

Integrasi antara area fungsional yang berbeda untuk meyakinkan komunikasi, produktifitas dan efisiensi yang tepat. Rancangan perekayasaan. Pelacakan pemesanan dari penerimaan sampai fulfillment. Mengatur saling ketergantungan dari proses penagihan material yang kompleks. Pelacakan 3 cara yang bersesuaian antara pemesanan pembelian, penerimaan inventori, dan pembiayaan. Akuntasi untuk keseluruhan tugas: melacak pemasukan, biaya dan keuntungan pada level inti.

Terbatasnya kustomisasi dari perangkat lunak ERP. Sistem ERP sangat mahal. Perekayasaan kembali proses bisnis untuk menyesuaikan dengan standar industri yang telah dideskripsikan oleh sistem ERP dapat menyebabkan hilangnya keuntungan kompetitif. ERP sering terlihat terlalu sulit untuk beradaptasi dengan alur kerja dan proses bisnis tertentu dalam beberapa organisasi. Sistem dapat menjadi terlalu kompleks jika dibandingkan dengan kebutuhan dari pelanggan. Data dalam sistem ERP berada dalam satu tempat, contohnya : pelanggan, data keuangan. Hal ini dapat meningkatkan resiko kehilangan informasi sensitif, jika terdapat pembobolan sistem keamanan

Implementasi ERP lebih bersifat suatu perubahan proses bisnis dan budaya kerja. ERP memungkinkan perubahan struktur perusahaan dari functional oriented menjadi process oriented. Penerapan ERP di suatu perusahaan harus didukung oleh ketersediaan suatu aplikasi/teknologi terintegrasi yang dapat mendukung proses bisnis. Aplikasi ERP akan menjadikan perusahaan mampu beroperasi secara kolaboratif, value-add driven dalam moda real-time. Hampir seluruh data dan informasi yang diperlukan untuk menjalankan perusahaan tersimpan dan diolah oleh perangkat lunak ERP. Tujuannya tak lain adalah untuk efisiensi dan transparansi, sehingga bila perlu adanya suatu konsolidasi data, maka tidak akan menimbulkan kesulitan dalam penggabungan informasi.

Popularitas dari ERP ini mulai muncul sejak beberapa perusahaan memperoleh suatu keuntungan besar karena seluruh kegiatan mereka dapat diotomasi (lebih cepat dan efisien) melalui suatu proses pengolahan data yang akurat. Di Indonesia, banyak perusahaan yang menerapkan ERP. Salah satunya adalah Perusahaan Pakan Ternak Wonokoyo Group.

Aplikasi ERP pada dasarnya bekerja berdasarkan proses yang berkaitan dengan mekanisme penciptaan informasi dan penyebarannya ke berbagai entitas organisasi yang membutuhkannya. Wonokoyo Group, pakan dan ternak unggas di Jawa Timur, menerapkan solusi ERP untuk mengitegrasikan lini produksi, pemasaran dan akuntasi. Dari proses yang serba manual Wonokoyo Group menerapkan sistem informasi perusahaan terpadu berbasis teknologi informasi ini.

Hal-hal yang dipertimbangkan Wonokoyo Group sebelum mengimplementasikan ERP:

Investasi Pemeliharaan Kelengkapan

dan kemudahan layanan

Pengambilan keputusan menjadi lebih cepat karena ditunjang data (mulai dari data permintaan pasar, persediaan barang, hingga produksi) yang mutakhir dan akurat. Data-data perusahaan dapat diperoleh dengan cepat. Akses informasi handal yang dapat mencegah pemasukan data dan pekerjaan berulang, sehingga lebih efisien. Mengurangi waktu siklus sehingga juga mengurangi biaya operasional. Proses konsolidasi antar pabrik dan antar unit distribusi lebih efisien. Manajemen di kantor pusat dapat mengetahui aktivitas dan perkembangan yang terjadi di setiap pabrik sepanjang hari itu. Produktivitas perusahaan meningkat.

(Link telah di-insert)


Angelias Blog Bloggers Blog Midas Corporate Penerapan ERP di Perusahaan Pakan Ternak Wonokoyo Group (Scribd) repository.upi.edu Wikipedia