SIKLUS HIDUP PRODUK

(PRODUCT LIFE CYCLE)

Jamu “buyung upik” jamu yang dikenal adalah jamu untuk orang dewasa: pegal linu. jamu kuat.12 th. Bagaimana hasilnya? . pelangsing dll. otak cemerlang dan masa depan gemilang. position: jamunya anak pintar. launching tahun 1998. Bagaimana meluncurkan jamu buyung upik? Segmen pasar: anak usia 4.

10-15 %  Awal produksi 50 rb unit.Hasil  Pertumbuhan 3 tahun terakhir. selang 2 tahun melesat sampai 5 juta unit perbulan  Market share kurang lebih 80% Bagaimana strateginya? .

toko seduhan jamu. ibu sebagai decision maker . mini/spr market .Distribusi: toko grosir.. apotek. jambu. klontong.promosi: iklan radio. mangga.Jamu gendong. Sponsor mini marathon anak “ buyung upik 3k” . stroberi. jeruk. ritel. tv dan majalah.Penangkal rasa: rasa enak dengan 8 variasi rasa: cokelat. melon.Strategi . toko obat. durian dan anggur .

. selalu dingin dan selalu menjadi bagian hidup anda. sudah lama memimpin industri minuman ringan dengan memenuhi janji yang sederhana tetapi bertahan lama. “ always coca cola” selalu menghilangkan dahaga selalu nyaman diminum ketika makan. perusahaan ini mampu mencari laba yang besar.Pentingnya Customer Satisfaction Industri minuman ringan di dunia. COCA COLA.

Siklus hidup produk merupakan suatu konsep penting yang memberikan pemahaman tentang dinamika kompetitif suatu produk. .Siklus hidup produk (product life cycle – PLC) adalah perjalanan penjualan dari suatu produk dalam masa hidupnya.

masing-masing memberikan tantangan.Suatu produk dikatakan memiliki siklus hidup. dan sumber daya manusia yang berbeda dalam tiap tahap siklus hidup produk . keuangan. peluang. pembelian. dan masalah yang berbeda bagi penjual • Laba naik dan turun pada berbagai tahap siklus hidup produk • Produk memerlukan strategi pemasaran. manufaktur. didasari oleh kenyataan bahwa: • Produk memiliki umur yang terbatas • Penjualan produk melalui berbagai tahap yang berbeda.

Tahap penemuan dan pengembangan produksi • 2. Tahap perkenalan (introduction) • 3.Siklus hidup terdiri dari 5 tahap : • 1. Tahap pertumbuhan (growth) • 4. Tahap penurunan (decline) . Tahap kedewasaan (maturity) • 5.

Diagram siklus hidup produk .

Karakteristik Perkenalan Penjualan Penjualan rendah Pertumbuhan Penjualan meningkat cepat Kedewasaan Puncak penjualan Penurunan Penjualan menurun Biaya Biaya tinggi Biaya rataper pelanggan rata per pelanggan Negatif Inovasi Sedikit Laba meningkat Biaya rendah Biaya rendah per pelanggan per pelanggan Laba tinggi Laba menurun Pemakai terlambat Jumlahnya menurun Laba Pelang-gan Pesaing Pemakai awal Mayoritas menengah Jumlahnya bertambah Jumlah stabil mulai menurun .

pengeluaran memperta hankan pangsa pasar .Tujuan Pemasaran Perkenalan Menciptakan kesadaran dan keinginan mencoba produk Pertumbu.Kedewahan saan Memaksimal kan pangsa pasar Penurunan Memaksimal Mengurangi kan laba.

Strategi Perkenalan Produk Tawaran produk dasar Pertumbuhan Tawaran perluasan produk. jaminan Harga untuk menembus pasar Kedewasaan Diversifikasi merk dan model Penurunan Lepas jenis produk yang lemah Harga Kenaikan biaya-plus Harga sama atau lebih baik dari pesaing Turunkan harga Distribusi Buat distribusi Buat distribusi Buat lebih selektif intensif banyak distribusi intensif Selektif lepas toko yang tidak menguntungk an . pelayanan.

Strategi (lanjutan) Perkenalan Pengiklanan Bangun kesadarn produk diantara pemakai awal dan penyalur Pertumbuhan Bangun kesadaran minat di pasar massal Kedewasaan Tekankan perbedaan dan manfaat merk Penurunan Kurangi sampai tingkat yang diperlukan untuk mempertahan kan pemakai setia Kurangi sampai tingkat minimal Promosi penjualan Gunakan banyak promosi penjualan untuk menarik pencoba Kurangi untuk mengambil keuntungan dari besarnya permintaan konsumen Tingkatkan untuk mendorong peralihan merk .

Bilakah (timing) • 2. Kepada siapa ( prospek pasar sasaran) • 4. perusahaan harus mengambil 4 keputusan. Dimana ( strategi geografis) • 3. Dengan cara bagaimana (strategi pemasaran pendahuluan) . yaitu : • 1.A. Tahap penemuan dan pengembangan produk • Dalam meluncurkan sebuah produk baru.

B. Strategi penetrasi lambat (slow-penetration strategy) . Strategi penetrasi cepat (rapid-penetration strategy) 4. Tahap perkenalan (introduction) • Dengan mempertimbangkan harga dan promosi. Strategi peluncuran cepat (rapid-skimming strategy) 2. Strategi peluncuran lambat (slow-skimming strategy) 3. manajemen dapat mengikuti salah satu dari empat strategi berikut ini: • • • • 1.

C. . Tahap pertumbuhan (growth) • Strategi yang dapt dilakukan pada tahap ini : • Menyempurnakan mutu produk dan menambahkan model dan ciri khas produk baru dan gaya yang lebih baik • Berusaha memasuki segmen pasar yang baru • Mencari saluran distribusi yang baru • Mengalihkan pesan iklan dari poembentukan kesadaran akan produk kepada keyakinan dan pembelian produk • Dengan menurunkan harga untuk menarik pembeli yang peka-harga.

D. Modifikasi produk 3. Modifikasi pasar a. Modifikasi bauran pemasaran (marketing mix) .Meningkatkan tingkat pemakaian per pemakai 2. Tahap kedewasaan (maturity) • Strategi yang dapat dilakukan pada tahap ini : 1.Memperluas jumlah pemakai merk b.

Keputusan penghentian . Tahap penurunan (decline) • 1. Mengidentifikasi produk lemah • 2.E. Menentukan strategi pemasaran • 3.

Selain itu. .PENUTUP • Konsep siklus hidup produk sangat baik digunakan untuk menginterpretasikan dinamika produk dan pasar. Kelemahan dari konsep ini. dan tahap-tahapnya itu berbeda durasinya. yaitu kurang dapat digunakan sebagai alat prediksi karena sejarah penjualan menunjukkan pola yang beragam. perusahaan juga menemui kesulitan untuk mengetahui di tahap apa suatu produk sedang berada.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful