You are on page 1of 145

indra

khusus
Anatomi
INDRA KHUSUS
Hasan
Nyambe

v

FACIES
CUTIS
SKELETON
OTOT-OTOT MIMIK
N.TRIGEMINUS (V)
N.FACIALIS (VII)

meatus acusticus externus. tepi dorsal ramus mandibulae . zygomaticus.BATAS • glabella ke lateral. melalui arcus superciliaris (tepi orbita).

SURFACE ANATOMY .

3. 2. Cavum Orbita Cavum Nasi Cavum Oris Sinus Paranasalis .FACIES ( Wajah )  PENDAHULUAN o o o o Adalah aspek anterior dari kepala Diantara dahi-dagu & antara kedua telinga FACIES  beri tampilan fisiologis  untuk suatu Ekspresi & fungsi indera Di dalam FACIES terdapat: 1. 4.

2. 6. Tulang Ossa Faciei Otot-otot Mm. pembuluh darah dan sistem lymphe . Faciei Kulit + Subcutan Cartilago Cartilago Nasi Kelenjar Glandula Parotis Organ Indera Orbita. 7. 4. Nasus Syaraf.STRUKTUR MEMBENTUK FACIES 1. 5. 3.

terutama pada buccae ( = pipi ) .BENTUK & PERKEMBANGAN Dipengaruhi sbb: 1. Struktur tulang (ossa faciei)  dalam hal ini perkembangan / pertumbuhan: o Sinus Paranasalis o Mandibula 2. Jaring Lemak Subcutan.

2. temporo mandibularis 5.1.REGIONES FACIALES o o Yaitu pembagian FACIES menjadi suatu daerah / area. 4. 3. Regio Parotideomasseterica terdapat gld. 2.3. masseter + art. Regio Zygomaticus terdapat pelipis . Regio Orbitalis terdapat Mata Regio Nasalis terdapat Hidung Regio Oralis terdapat Bibir Regio Mentalis terdapat Dagu Regio Facialis Lateralis 5. Regio Buccalis terdapat pipi 5. parotis + m. Terdapat Regio sbb: 1. 5.

.

.

Pembuluh Darah . STRUKTUR SUPERFICIALIS 1. Palpebra (kelopak mata) + Rima palpebrarum 3. Trigeminus (V) 7. Philtrum 6. Supercilium (alis) 2. STRUKTUR PROFUNDA 1.STRUKTUR pada FACIES A. Facialis (VII) 6. Sulcus Nasolabialis B. Percabangan N. Temporomandibularis 4. Labia (Labium Superior + Inferior) + Rima Oris 5. Nasus + Nares Anterior 4. Mm. Art. Masticatorii 3. Glandula Parotis + Ductus Parotideus 5. Mm. Faciei 2. Percabangan N.

Otot-otot Pengunyah (= Mm. Otot-otot Mimik (= Mm. Mulut dan Telinga (kecuali M. FACIEI (=otot-otot mimik) oo Terletak pd wajah (Ventral Viscerocranium). FACIEI) 2. occipitalis oo Fungsi → mengatur EKSPRESI WAJAH oo Innervasi → N. Occipitalis → di craniodorsal occipitale) . MASTICATORII)  Mm. kecuali m. FACIALIS (= N.Cranialis VII) oo Berkelompok sekitar Mata. Hidung.OTOT  Otot-otot pada Caput terdiri kelompok : 1.

FACIEI ( = otot-otot Wajah )      Semua otot wajah terletak Subcutan Otot Wajah berinsertio Subcutan atau pada/ke otot wajah lainnya  sehingga sanggup beri perubahan bentuk pada permukaan kulit wajah  EKSPRESI Semua otot wajah di persyarafi (motoris) oleh N. Cranialis VII ( = N.Mm. Otot-otot sekitar HIDUNG 3. Otot-otot sekitar MULUT . Facialis ) Berperanan untuk EKSPRESI + kontrol lubang-lubang pada FACIES Dapat dikelompokkan: 1. Otot-otot sekitar MATA 2.

.

Frontalis 3. bukan N. m. Orbicularis Oculi (pars palpebralis. orbitalis. VII seperti mm. lacrimalis) 2. m. yaitu M. m. Di innervasi N. LEVATOR PALPEBRAE  untuk buka mata. III. faciei lainnya. Corrugator Supercilii  Terdapat satu otot lainnya pada Palpebra Superior.OTOT SEKITAR MATA  Terdiri dari: 1. .

.

Procerus . m. m. m.OTOT SEKITAR HIDUNG 1. Compressor Nasi 3. Depressor Septi Nasi 2.

.

m.OTOT SEKITAR MULUT – LABIUM SUP 1. Orbicularis Oris (membentuk LABIA ORIS) m. 6. Levator Labii Superioris m. 5. Zygomaticus (Major) 3 + 4 + 5 + 6  disebut M. Buccalis (membentuk BUCCAE) m. 2. 7. Levator Labii Superioris Alaeque Nasi m. Zygomaticus Minor m. QUADRATUS LABII SUPERIOR . Levator Anguli Oris m. 3. 4.

.

RISORIUS 5. Depressor Labii Inferior ( = m. MENTALIS 4. m.OTOT SEKITAR MULUT – LABIUM INF 1. m. Platysma Myodes (lanjutan dari leher) . Quadratus Labii Inferior ) 3. m. Depressor Anguli Oris ( = m. m. Triangularis ) 2.

.

MASSETER M. PTERYGOIDEUS LATERALIS/EXTERNA Innervasi N.OTOT  Mm. MASTICATORII (=otot-otot pengunyah) o Terdiri dari 4 otot berpasangan 1. o M. MANDIBULARIS (cabang N.TRIGEMINUS = N. 2. 4. PTERYGOIDEUS MEDIALIS/INTERNUS M.Cranialis V) . TEMPORALIS M. 3.

FACIALIS . Faciei oleh N.INNERVASI FACIES  Terdapat Innervasi SENSORIS + MOTORIS  SENSORIS  N. Auricularis Magnus (dari Plexus Cervicalis ) Innervasi seluruh wajah sampai Atas kepala bagian Anterior  MOTORIS  untuk Mm. TRIGEMINUS + N.

N. 3. Facialis yang terdapat pada FACIES merupakan percabangannya. yaitu: 1. 5. 2. FACIALIS ( = N. Levator palpebrae (N. Ramus Temporalis Ramus Zygomaticus Ramus Buccalis Ramus Mandibularis Ramus Cervicalis / Colli  N. 4. Facialis  innervasi MOTORIS semua Mm. Faciei KECUALI m. . Di dalam Glandula Parotis kemudian bercabang. Facialis mencapai FACIES dibawah TRACTUS (bagian TELINGA)  masuk ke dalam Glandula Parotis. VII )  Pada wajah N. III)  Bagian N.

.

.

.

TRIGEMINUS = N.V 3 = N.V • • • • • • RADIX MAJOR = SENSIBEL RADIX MINOR = MOTORIS GANGLION SEMILUNARE GASSERI N.V 1 = N.OPHTHALMICUS N.MANDIBULARIS .V 2 = N.N.MAXILLARIS N.

V) Innervasi wajah SENSORIS dilakukan oleh percabangan N. keluar cabang-cabang kecil yang akan mencapai FACIES . MAXILLARIS N. 3. 2. Cabang N. V ini terjadi dalam cavum cranii. TRIGEMINUS.N. TRIGEMINUS 1. MANDIBULARIS  Dari ketiga cabang tersebut. TRIGEMINUS (N. N.  Cabang N. OPHTHALMICUS N.

V)  Cabang N. TRIGEMINUS (N. Auriculotemporalis . Supratrochlearis N.N. 2. Nasalis externa  Cabang-cabang N.Ethmoidalis anterior 5. N. 2. Ophthalmicus mencapai wajah melalui Cavum Orbita. N. Infraorbitalis N. N. Lacrimalis 4. Maxillaris terdiri dari: 1. 3. 2. Supraorbitalis N. Mentalis N. Zygomaticus  Cabang-cabang N. N. ke dahi + palpebra Superior 1. N. Buccalis N. 3. Mandibularis terdiri dari: 1.

.

.

FRONTALIS  N.N.V 1 • SINUS CAVERNOSUS • FISSURA ORBITALIS SUPERIOR – ORBITA • CABANG :  N.NASOCILIARIS .OPHTHALMICUS – N.LACRIMALIS  N.

dsb • • • • .MEDIAL.INFRA ORBITALIS ) • FORAMEN INFRA ORBITALIS • SENSIBEL WAJAH bag.N.MAXILLARIS = N.V 2 SINUS CAVERNOSUS FORAMEN ROTUNDUM FISSURA ORBITALIS INFERIOR SULCUS INFRA ORBITALIS ( N.

.

m.N.MANDIBULARIS = N.pterygoideus lateralis ei medialis . m.mylohyoideus.tensor tympani • OTOT MASTIKASI : m.masseter.tensor veli palatini. m. m. m.SENSIBEL • RADIX MOTORIS ( RADIX MINOR ) : m.temporalis.V 3 • FORAMEN OVALE • RADIX MAJOR .digastricus venter anterior.

.

.

ARTERI pada FACIES

Arteri pada facies berasal dar cabang-cabang A.Carotis
Externa.
Sebagian kecil dari cabang A.Caroti Interna.

Cabang A.Carotis Externa untuk Facies:
1.

A. Facialis & cabang-cabangnya:



2.
3.

A. Labialis Superior
A. Labialis Inferior
A. Nasalis Lateralis
A. Angularis

A. Maxillaris (Interna)  A. Mentalis + A. Infraorbitalis
A. Temporalis Superficialis  A. Transvera faciei

Cabang A.Carotis Interna  A. Ophthalmica 
A.Supraorbitalis + A.Supratrochlearis + A.Ethmoidalis
Anterior

.

.

.

3. 2. V. Angularis  V.  Sinus Cavernosus  akhirnya V. 4. Retromandibularis Plexus Pterygoideus  V. 6. Retromandibularis + V. Jugularis Externa V. Supratrochlearis V. 7. Jugularis Interna V. Jugularis Interna . Ophthalmica Sup + Inf 2. 5. Facialis  V. Retromandibularis V. Supraorbitalis V. Opht. Maxillaris  V. Temporalis Superficialis  V. V. Facialis V.VENA pada FACIES  Vena pada Facies: 1. Inf + V. Retromandibularis  V. Jugularis Interna V. 3. Ophthalmica Sup. Infraorbitalis  plexus pterygoideus  Dengan demikian darah vena dari FACIES pada akhirnya terkumpul pada: 1. V.

.

.

.

.

.

Anatomi Organ Indera khusus Department of Anatomy Hasanuddin University Bagian Anatomi UNHAS 53 .

5. 4. ORGANA AUDITORIA (pendengaran) ORGANA VISUALE (penglihatan) ORGANA OLFACTORIA (penciuman) ORGANA GUSTATORIA (pengecapan) INTEGUMENTUM COMMUNE (kulit/perabaan) Bagian Anatomi UNHAS 54 . 2. 3.SISTEM INDERA 1.

 Pada prinsipnya  sangat terkait dengan SISTEM SYARAF Bagian Anatomi UNHAS 55 .SISTEM INDERA  PEMAHAMAN o Organ / struktur tubuh yang dapat menerima stimulus dari LUAR o Dihantar ke SSP untuk disadari o Berfungsi sebagai RECEPTOR (penerima) atau terdapat receptor tertentu padanya.

ORGANA VISUALE .

ORGANA VISUALE  Terletak pada FACIES (wajah)  Di dalam Cavum Orbita  Untuk itu dibahas: 1. ORBITA 2. Organa Visuale .

 Dibentuk oleh bagian dari tulang-tulang CRANIUM: 1.CAVUM ORBITA  Suatu ruang berbentuk LIMAS/Pyramid dengan APEX pada bagian dalam. 4. 6. 5. 2. Os Frontale Os Ethmoidale Os Sphenoidale Os Zygomaticum Os Lacrimale Maxilla  Bagian depannya  LUBANG = ADITUS ORBITAE Tepi sekeliling Aditus Orbitae  MARGO ORBITALIS . 3.

.

SEPTUM ORBITAE . PALPEBRA SUPERIOR + INFERIOR 2.ADITUS ORBITAE  Aditus Orbitae TERTUTUP karena adanya struktur 1.

.

2. LATERAL. dan INFERIOR. 3. 4. PALING TIPIS  dinding MEDIAL + INFERIOR. SUPERIOR. vena. .CAVUM ORBITA  Terdapat lubang-lubang keluar masuknya struktur (arteri.  Dinding tulang Cavum Orbita dilapisi periosteum  disebut PERIORBITAE.  Lubang-lubang tsb: 1. nervus) ke dalam Cavum Orbita. Foramen Ethmoidale Anterior + Posterior Foramen Opticum Fissura Orbitale Superior + Inferior Foramen ZYGOMATICOFACIALE + ZYGOMATICOORBITALE CANALIS NASOLACRIMALIS  Dinding Cavum Orbita terdiri dari dinding MEDIAL. 5.

RELASI CAVUM ORBITA o o o o o o Di cranial Di caudal Di lateral Di medial Di dorsal Di depan  Fossa Cranii Anterior  Sinus Maxillaris  Fossa Infratemporalis  Sinus Ethmoidalis  Fossa Cranii Media  membentuk FACIES .

.

.

2.ORGANA VISUALE ( Indera Penglihatan )  Terdiri : 1. PALPEBRAE ( kelopak mata ) CONJUNCTIVA OTOT-OTOT MATA APPARATUS LACRIMALIS Struktur Penunjang o o o Septum Orbitae Corpus Adiposum Orbitae Fascia Balbi  Terletak  dalam CAVUM ORBITA . BULBUS OCULI ( = bola mata ) Alat Accessoria Oculi ( alat tambahan mata ) o o o o 3.

TUNICA VASCULOSA ( = UVEA / chorioidea ) 3.BULBUS OCULI  Bentuk agak bulat. diameter ± 2. RETINA . TUNICA FIBROSA ( = SCLERA ) 2.5 cm antero – posterior > panjang  Terdiri dari 3 lapisan. dari luar ke dalam : 1.

.

.

Centralis Retinae) ─ Anterior  berhubungan dengan Ruang CAMERA POSTERIOR o o Tempat melekatnya otot-otot mata Bagian luar Sclera dibungkus oleh Fascia Bulbi kecuali Cornea dan N. OPTICUS + Pembuluh darah (av. . Opticus. kuat. putih Ada lubang pada : ─ Posterior  masuk N.BULBUS OCULI  SCLERA o o Suatu jaringan ikat fibrosa  keras.

sphincter pupillae) + radier (m. dilator pupillae) ─ Terdapat lubang  PUPIL ─ Atur AKOMODASI CAHAYA .BULBUS OCULI  UVEA ( CHORIOIDEA ) o o Suatu lapisan pembuluh darah + muscular Kedepan membentuk ─ Corpus Ciliare + Processus Ciliaris ─ Iris o Corpus Ciliare + Processus Ciliare ─ Dari Proe. Ciliare terdapat serabut-serabut yang Menggantung Lensa Mata  ZONULA CILIARE ─ Atur AKOMODASI LENSA o Iris ─ Terdapat otot sirkuler (m.

oval. sensitif cahaya 3. Tonjolan  PAPILLA N. MACULA LUTEA  tonjolan dilateral papilla.BULBUS OCULI  RETINA o o Suatu lapisan sel-sel nervosa sebagai FOTORESEPTOR Pada bagian dalam posterior ( = FUNDUS OCULI ). terdiri sel CONE. terdapat : 1. OPTICUS ( = blind spot ) 2. FOVEA CENTRALIS  lekukan pada Central Macula Lutea. paling sensitif cahaya  Ruang Bulbus Oculi bagian Posterior  isi cairan kental = CORPUS VITREUS .

.

CORNEA CAMERA ANTERIOR ( Ruang antara Cornea – Iris ) IRIS CAMERA POSTERIOR ( Ruang antara Iris – Lensa )  Camera Anterior + Posterior berisi cairan gel  HUMOR AQUEOUS  LENSA CRYSTALINA o o Struktur bening BIKONKAF. lebih cembung pada bagian anterior Terletak: – Antara Camera Post terhadap Corpus Vitreus – Digantung / fiksasi oleh ZONULA CILIARE terhadap Processus Ciliare .BULBUS OCULI  Bagian ANTERIOR Bulbus Oculi. 3. 2. 4. terdiri : 1.

Selanjutnya.ALUR PENGLIHATAN 1. Opticus 2. sbb : N. Opticus  Chiasma Opticum  Tractus Opticus  Mesencephalon + area Visualis pada Lobus Occipitalis Cerebri  gambar dilihat / disadari . sbb : Cornea  Camera Anterior  Pupil  Camera Posterior  Lensa  Corpus Vitreus  Retina  N. Gambar / cahaya melalui Bulbus Oculi. di luar Bulbus Oculi.

.

.

CONJUNCTIVA dan CORNEA (1)  PALPEBRAE o o Terdiri Palpebra Superior dan Inferior Dibentuk lempeng jaringan ikat = TARSUS ─ Bagian luar ditutupi KULIT + otot wajah untuk mata (m. Tarsalis Superior + Inferior ─ Tepi dalamnya melekat Septum Orbitae + m. Sup) . levator palpebrae (pada palp.PALPEBRAE. Orbicularis Oculi) ─ Dilekatkan ke angulug Oculi oleh ligamentum Palpebralis medialis + lateralis ─ Bagian dalam terdapat GLANDULA TARSALIS + CONJUNCTIVA ─ Terdapat m.

CONJUNCTIVA dan CORNEA (2)  CONJUNCTIVA o o o o Lapisan bening menutupi bagian depan Bulbus Oculi (Conjunctiva bulbi) + bagian dalam Palpebra (Conjunctiva palpebra) Sehingga antara Bulbus Oculi dengan Palpebra terdapat ruang = SACCUS CONJUNCTIVALIS (Sup + Inf) Sudut dari Saccus tsb  FORNIX CONJUNCTIVAE (Sup + Inf) Kaya pembuluh darah  CORNEA o o Membrana cembung di depan Bulbus Oculi Tidak punya pembuluh darah .PALPEBRAE.

.

.

OTOT-OTOT MATA (1)  OTOT BULBUS OCULI + GERAKAN 1. IV) . kecuali m. Obliquus Inferior Elevasi (+ Adduksi) Depresi (+ Adduksi) Abduksi Adduksi Rotasi medial (abd + depr) Rotasi lateral (abd + elev) Menggerakkan Bulbus Oculi Insertio pada sclera bulbus Oculi dan melalui Anulus tendineus ke sekeliling For. Rectus Lat (N. 5. Rectus Lateralis M. Rectus Medialis M. 2. Rectus Inferior M. III. Obliquus Superior M. VI) dan m. 3. 6. o o o o M. Rectus Superior M. 4. Obliquus Superior (N. Opticum Dibungkus oleh Fascia Bulbi Semua otot bola mata diinnervasi N.

.

.

.

.

LEVATOR PALPEBRALIS Untuk mengangkat Palpebra Superior ( = buka mata ) Innervasi oleh N.OTOT-OTOT MATA (2)  OTOT PALPEBRA 1. M. Oculomotoris (III) .

GLANDULA LACRIMALIS o o Terletak di sudut Craniolateral Cavum Orbita Terdiri dari 2 bagian o o o 2.APPARATUS LACRIMALIS 1. Terletak di atas palpebra — PARS ORBITALIS Terletak di bawah palpebra — PARS PALPEBRALIS Produksi Air mata  disalurkan ke Fornix Conjunctivalis Sup DUCTUS & SACCUS LACRIMALIS o o o o 3. Suatu saluran + kantong di sudut medial mata Terdapat 2 Canaliculus (Sup + Inf) Pada ujung bebas (lateral) Canaliculus terdapat lubang  PUNCTUM LACRIMALIS Menampung + mengalirkan Air mata DUCTUS NASOLACRIMALIS o o Saluran dari Saccus Lacrimalis ke Cavum Nasi (pada meatus nasi Inferior) Terletak dalam Maxilla .

.

.

.

Ethmoidalis Anterior 7. Ciliaris Posterior Longi 2. A. Supratrochlearis 4. A. A. A. Centralis Retinae 2. Lacrimalis 5. OPHTHALMICA (arteri utama) o o Masuk Cavum Orbita melalui For. A. A. A. Maxillaris Masuk ke cavum orbita pada Fissura Orbitale Inferior . Opticum Bercabang: 1. A. Supraorbitalis 3. A. A. berasal dari: 1. INFRAORBITALIS o o Cabang A.ARTERI DALAM ORBITA  Arteri dalam Orbita. Ethmoidalis Posterior 8. Dorsalis Nasi 6. A. Ciliaris Anterior 9.

.

.

.

OPHTHALMICA INFERIOR — via Fissura Orbitale Inf. Ophthalmica Inferior oo Ke V. V. Angularis / V. Ophth. Ophthalmica Superior  Sinus Cavernosus .VENA DALAM ORBITA  Terdapat 2 Vena Utama: 1. 2. V. Facialis  V.  V. Sup + Plexus pterygoideus oo Anastomose dengan V. OPHTHALMICA SUPERIOR — via Fissura Orbitale Sup.

.

N. Frontalis N. Trochlearis (IV). V) — via fissura Orbitale Superior  N. ethmoidalis post N. OPHTHALMICUS bercabang intraorbital: 1. N. Ciliaris Longus N. OPTICUS  masuk dalam Bulbus Oculi  N. masuk: 1. N. Opticum N. 2. 3. Oculomotoris (III). ethmoidalis ant N. OPTICUS — via For. Lacrimalis N. Ciliaris Breves N. 2.SYARAF DALAM ORBITA  Ke dalam Orbita. Abducens (VI) — via Fissura Orbitale Superior . OPHTHALMICUS (cabang N. cabang – – – –  N. N. Nasociliaris.

m. IV. Nasociliaris via Ganglion Ciliare. Sphincter pupillae & Corpus Ciliare Serabut parasympathis berasal dari N.SYARAF DALAM ORBITA  Innervasi Bulbus Oculi oleh N. tarsalis Parasympathis  m. Vasoconstrictor. Ciliaris longus + breves o o Sensoris dari Cornea Motoris sympathis + parasympathis • • o Sympathis  m. III yang bergabung ke N. VI . III.  Innervasi Motoris Otot Mata — N. Nasociliaris via N. dilator pupillae.

.

.

ORGANA AUDITORIA .

ORGANA AUDITORIA (Indera Pendengaran)  Sebenarnya. AURIS INTERNA ( = Telinga dalam ) 103 Bagian Anatomi UNHAS . AURIS EXTERNA ( = Telinga luar ) 2. telinga tidak hanya berfungsi Sensoris Auditoris tetapi juga Sensoris Keseimbangan (Vestibularis)  Oleh karena itu dinamakan juga ORGANA VESTIBULOCOCHLEARIS Cochlea = organ pendengaran  Terdiri : 1. AURIS MEDIA ( = Telinga tengah ) 3.

Hearing & Equilibrium Bagian Anatomi UNHAS 2 other names?? 104 .

Concha 5. Lobulus Auriculare Bagian Anatomi UNHAS 105 . Scapha 4. Tragus dan Antitragus 2.AURIS EXTERNA ( Telinga Luar )  AURICULA ( = daun telinga ) o dibentuk oleh Cartilago Auriculare berbentuk seperti “Daun” dibungkus kulit o Cartilago ini sekaligus membentuk bagian Cartilago Meatus Acusticus Externus o Terdapat bagian-bagian : 1. Helix dan Antihelix 3.

Bagian Anatomi UNHAS 106 .

Bagian Anatomi UNHAS 107 .

dibentuk tulang ( pars petrosa os temporalis ) o BUKAN saluran lurus  bentuk “S” o Dilapisi kulit o Terdapat :.Rambut-rambut . dibentuk Cartilago .2/3 dalam.AURIS EXTERNA ( Telinga Luar )  MEATUS ACUSTICUS EXTERNUS ( = liang telinga ) o Suatu saluran ± 2 – 3 cm o Terdiri : .Glandula Ceruminosae  CERUMEN o Ujung dalam  terdapat MEMBRANA TYMPANI Bagian Anatomi UNHAS 108 .1/3 luar.

Bagian Anatomi UNHAS 109 .

AURIS EXTERNA
( Telinga Luar )
• MEMBRANA TYMPANI
o Sekat jaringan ikat yang pisahkan
Auris Externa terhadap
Auris Media.
o Melekat pada tepi tulang ujung dalam MAE
o Difiksasi oleh perlekatan “manubrium mallei”
o Terdiri :
1.
2.

PARS FLACCIDA
PARS TENSA

bagian kecil di Supero-Anterior
bagian luas di Infero-Posterior

o Bentuk
Oval, konkaf kelateral, bagian centralnya disebut
UMBO
o Permukaan :
1.
2.

Luar
Dalam

dilapisi kulit
dilapisi Mucosa (=Cavum Tympani)
110
Bagian Anatomi UNHAS

Bagian Anatomi UNHAS

111

AURIS MEDIA
( Telinga Tengah )



Disebut juga CAVUM YMPANI
Terletak di dalam pars petrosa os temporalis
Dipisahkan dari MAE oleh Membrana Tympani
Berhubungan dengan NASOPHARYNX TUBA
AUDITIVA EUSTACHIUS

 Terdapat tulang-tulang pendengaran dari lateral
 medial :
1.
2.
3.

MALLEUS
INCUS
STAPES
Bagian Anatomi UNHAS

112

Middle Ear Bagian Anatomi UNHAS 113 .

M. STAPEDIUS M. TENSOR TYMPANI  Auris Media dipisahkan dari AURIS INTERNA oleh lubang-lubang FENESTRA VESTIBULI (ditutupi/menempel Basis Stapedius) dan FENESTRA COCHLEAE (ditutupi oleh Membrana Tympanica Secundaria)  Berhubungan dengan ANTRUM MASTOIDEA dan SINUS MASTOIDEUS ( di dalam Processus Mastoideus )  Di dalam Cavum Tympani. berjalan cabang N.AURIS MEDIA  Tulang pendengaran dikontrol / diatur oleh otot : 1. Facialis yaitu CHORDA TYMPANI 114 Bagian Anatomi UNHAS . 2.

terdapat  Fenestra Vestibuli (Oval Window)  Fenestra Cochleae (Round Window)  Promontorium o Anterior  dinding tulang dari Canalis Caroticus + lubang lateral Tuba Eustachius o Posterior  suatu lubang Aditus ad Antrum + Prominentia Canalis Facialis o Superior  Tegmen Tympani (pada Facies Posterior Pars Petrosa) o Inferior  dinding tulang dari Fossa Bulbus V.Jugularis Interna Bagian Anatomi UNHAS 115 .AURIS MEDIA • Cavum Tympani  seperti suatu kotak yang tinggi. dengan batas-batas/struktur di : o Lateral  Membrana Tympani o Medial  dinding tulang Labyrinthis Osseus Pars petrosa os temporalis.

Bagian Anatomi UNHAS 116 .

Bagian Anatomi UNHAS 117 .

Bagian Anatomi UNHAS 118 .

Organa Cochlearis/pendengaran) dan Cairan PERILYMPHE Bagian Anatomi UNHAS 119 . terdiri o o o Canalis Semicircularis (3)  Anterior. Posterior. Lateralis Canalis Spiralis Cochleae (1) Vestibulum (1)  Berisi LABYRINTHUS MEMBRANACEUS (terdiri dari : Organa vestibularis/keseimbangan.AURIS INTERNA ( Telinga Dalam )  Terletak dalam pars petrosa os temporalis  dalam rongga LABYRINTHUS OSSEUS.

Bagian Anatomi UNHAS 120 .

Bagian Anatomi UNHAS 121 .

Bagian Anatomi UNHAS 122 .

AURIS INTERNA ( Telinga Dalam ) • Cairan Perilymphe o Mengisi ruang (Spatium Perilymphaticus) dalam Labyrinthus Osseus bersama Labyrinthus Membranaceus o Menerima getaran dari Basis Stapedius pada Fenestra Vestibuli pada Vestibulum o Getaran lanjut dalam Perilymphe melalui Canalis Spiralis Cochlea ke Fenestra Cochlea/Membrana Tympani Secundaria o Terdapat hubungan ke Spatium Subarachnoideum (pada tepi posterior pars petrosa) dari basis canalis Spiralis sebagai Canaliculus Cochleae/ductus Perilymphaticus o Labyrinthus Membranaceus TERENDAM dalam cairan Perilymphe didalam Labyrinthus Osseus 123 Bagian Anatomi UNHAS .

1 Utriculus  dalam Vestibulum 3.AURIS INTERNA  Organa Vestibularis. terdiri dari 1. 1 Sacculus  dalam Vestibulum  Organa Cochlearis yaitu oo Ductus Cochlearis  terletak dalam Canalis Spiralis Cochlea Bagian Anatomi UNHAS 124 . Posterior. 3 Ductus Semicircularis  Anterior. Lateralis  dalam Canalis Semicircularis 2.

Vestibulocochlearis (=N. Vestibularis  Axon N.Octavus)  lewat MAI  Truncus Cerebri 125 . Vestibularis  Ggl.AURIS INTERNA ( Telinga Dalam ) Ductus Semicircularis o Yaitu bagian Labyrinthus Membranaceus yang dinamakan DUCTUS SEMICIRCULARIS  ada 3  Anterior + Posterior + lateralis o Bentuk 2/3 Circular  ujung-ujungnya bermuara pada UTRICULUS o Berisi cairan ENDOLYMPHE o Salah satu ujung tersebut  melebar = AMPULLA SEMICIRCULARIS o Dalam Ampulla  terdapat Receptor keseimbangan  CRISTA AMPULLARIS o Dari Crista Ampullaris  Dendrit N.vestibularis  N.

Bagian Anatomi UNHAS 126 .

Bagian Anatomi UNHAS

127

AURIS INTERNA
• UTRICULUS + SACCULUS (1)
– Utriculus + Sacculus berisi cairan Endolymphe
– UTRICULUS
• Terletak di postero-lateral dalm Vestibulum Labyrinthus
Osseus
• Bermuara Ductus semisircularis Ant, Post, Lat
• Berhubungan dgn Sacculus melalui Ductus
Utriculosaccularis
• Terdapat Struktur utk receptor vestibularis  MACULA
UTRICULI

Bagian Anatomi UNHAS

128

AURIS INTERNA
• UTRICULUS + SACCULUS (2)
– SACCULUS
• Terletak di antero –medial dalam vestibulum Labyrinthus osseus
• Ductus Cochlearis  melalui DUCTUS REUNIENS
• Terdapat struktur utk receptor vestibularis  MACULA SACCULI

– Utriculus + Sacculus  berhubungan ke Fossa Cranii
posterior oleh Ductus Endolymphaticus yg ujungnya
disuperficial Duramater melebar  Saccus
Endolymphaticus
– Dari Macula Utriculi + Sacculi N. Vestibularis  N.
Vestibulocochlearis (N. Octavus)  Lewat MAI 
Truncus Cerebri
Bagian Anatomi UNHAS

129

Bagian Anatomi UNHAS 130 .

Bagian Anatomi UNHAS 131 .

buntu  disebut Caecum Cupulae Bagian Anatomi UNHAS 132 . batas : • Sudut medial  ujung dalam lamina spiralis ossea dari Modiolus • Lengkungan lateral  ligamentum Spiralis • Batas superior  membrana vestibularis • Batas inferior  lamina basilaris – Ductus Cochlearis  berbentuk spiral • Ujung basalis  buntu berakhir pada Fenestra cochleae/Membrana Tymphani secundaria  disebut Caecum Vestibulare • Ujung Apex  membentuk Cupula Cochleae.AURIS INTERNA • Ductus Cochlearis (1) – Bagian Labyrinthus Membranaceus yang terdapat dlm Canalis Spiralis Cochlea – Berisi cairan endolymphe – Saluran ini diameternya tdk bulat ttp segitiga.

AURIS INTERNA Ductus Cochlearis (2) ◦ Berhubungan dengan Sacculus  Ductus Reuniens ◦ Saluran sisa dalam Canalis Spiralis 1. Di bawah Ductus Cochlearis / Lamina Basilaris  Scala Tymphani Keduanya  berisi cairan Perilymphaticus Scala Vestibuli + Tymphani berhubungan pada Cupula Cochlearis ◦ Pada Lamina Basilaris  terletak ORGANON CORTI  Organ cochlearis sebenarnya Bagian Anatomi UNHAS 133 . Di atas Ductus Cochlearis / Membrana Vestibularis  Scala Vestibuli 2.

Bagian Anatomi UNHAS 134 .

Bagian Anatomi UNHAS 135 .

Bagian Anatomi UNHAS 136 .

 Terletak pada Mucosa : 1. 2.ORGANA OLFACTORIA ( Indera Penciuman )  Dibentuk oleh ujung-ujung N. dibahas pada penjelasan HIDUNG ( NASUS )  Alur penciuman : N. Olfactorius  Bulbus Olfactorius  Striae Olfactorius  bgn RHINENCEPHALON Cerebri Bagian Anatomi UNHAS 137 . OLFACTORIUS sebagai Chemoreceptor. 1(1) Atap Cavum Nasi 1/3 atas Cavum Nasi  Anatomi Atap Cavum Nasi / 1/3 atas Cavum Nasi.

Bagian Anatomi UNHAS 138 .

3. 2.ORGANA GUSTATORIA ( Indera Pengecapan ) 1(1)  Pengecapan dirasakan oleh TASTE BUDS  yang terdapat pada PAPILLAE LINGUALIS (dibahas pada sistem Digestivus).  Lokasi pengecapan : 1. FACIALIS Bagian Anatomi UNHAS 139 .  Papilla Circumvallatae Papilla Fungiformis Papilla Foliata Papilla Filiformis Rasa manis  apex linguae ( ujung ) Rasa pahit  pangkal lidah Rasa asam  sisi lidah Rasa asin  sisi lidah Rasa tersebut diantar N. 3. 4. 2. 4. sebagai chemoreceptor.  Ada 4 macam Papillae pada Corpus + Apex Linguae 1.

Bagian Anatomi UNHAS 140 .

8 Bagian Anatomi UNHAS 141 . IX and X to nucleus solitarius in medulla oblongata to gustatory cortex Fig 18.Gustatory Pathway Cranial nerves VII.

Lapisan jaringan ikat . follikel rambut. follikel rambut. kelenjar.Terdapat pembuluh darah dan limfe. Dermis . terdapat juga pembuluh darah dan limfe. Epidermis  Lapisan epithel. Subcutis  Lapisan lemak. kelenjar keringat.INTEGUMENTUM COMMUNE ( Kulit / Indera Peraba ) 1(2)  Kulit melapisi seluruh tubuh. ujung saraf / reseptor suhu+ tekanan Bagian Anatomi UNHAS 142 . kecuali bagian tubuh yang terdapat lubang  Terdiri dari 3 lapisan 1. ujung syaraf / Reseptor Raba + nyeri 3. terdapat melanosit 2.

GLD. PILI (Rambut) + M. SEBACEA (Kelenjar minyak) 4. ERECTOR PILI 2. UNGUES (kuku) Bagian Anatomi UNHAS 143 . GLD.INTEGUMENTUM COMMUNE ( Kulit / Indera Peraba ) 2(2)  STRUKTUR ACCESSORIUS KULIT 1. SUDORIFERA (Kelenjar Keringat) 3.

Bagian Anatomi UNHAS 144 .

Terima Kasih .