You are on page 1of 26

PEMODELAN SISTEM

Model dan Diagram


Sistem

Lab. Quantitative Modelling and Industrial Policy Analysis


Departemen Teknik Sistem & Industri
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Model sistem (1)
Menurut Webster’s Collegiate Dictionary
model adalah ‘a description or analogy used
for helping to visualize something (as an
atom) that cannot be directly observed,’
(dalam beberapa kasus observasi dapat
Model sistem adalah suatu dilakukan secara langsung)
representasi dari semua bagian yang
penting dari suatu suatu sistem
Model merupakan suatu abstract mental
contruct, merupakan konseptualisasi
personal dan tidak terlepas dari personal
yang merancangnya
Model dapat dibagi menjadi:
iconic, analogous, atau symbolic

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 2
Model sistem (2)

Model ikonik: suatu model Model analog: suatu Model simbolik: suatu
fisik yang biasanya dibuat pengganti dari bentuk yang representasi hubungan antar
dalam skala yang lebih kecil dimodelkan sehingga model entiti dengan menggunakan
dengan penyederhanaan. tersebut dapat meniru aspek symbol (contoh matematika).
Contoh: prototipe mobil, apapun yang diinginkan oleh Contoh: flow chart, maps,
kapal, pesawat pembuat model. Contoh: struktur organisasi, business
monitor radar untuk air proces map, persamaan,
traffic controller fungsi, rumus
Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 3
Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 4
Model sistem (3)

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 5
Model sebagai aproksimasi (1)
Suatu model hanyalah representasi parsial dari apa yang seharusnya dicapture
Model generik sebagai representasi
Aproksimasi dan asumsi perlu dijelaskan, untuk: yang valid dari suatu masalah harus Apa yang mungkin jelas
1. memastikan semua stakeholder menyadari jelas: proses transformasi, batas bagi pemodel mungkin
keterbatasan model, sistem, input (termasuk input tidak jelas bagi orang
2. mengakomodasi dalam mempelajari kontrol), dan output (terutama lain. Jadi semua
perilaku sistem dengan memodifikasi ukuran kinerja sistem) aproksimasi dan
aproksimasi dan asumsi yang digunakan asumsi harus dicatat
3. memastikan jika model dan dijelaskan
direview/dimodifikasi di waktu yang akan
datang, maka analis memahami setiap
aproksimasi dan asumsi yang digunakan

Aproksimasi dan asumsi mencerminkan Seringkali analis menggunakan asumsi


latihan, pengalaman, dan kepribadian tanpa menyadari konsekuensinya. Contoh:
analis, sumber daya (waktu dan dana model peramalan demand, seringkali
yang tersedia), serta tujuan penelitian. didasarkan pada pengalaman dan data
Biasanya selalu ada pemaksaan dalam masa lalu saja walaupun saat ini
penggunaan pendekatan dan asumsi. menggunakan strategi bisnis yang berbeda
Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 6
Pendekatan untuk mendapatkan sistem relevan (1)
Suatu diskripsi sistem (model) terdiri dari:

Output sistem
(desired/undesired,
Batasan sistem planned/unplanned,
performance measures)

Komponen dan subsistem,


hubungan yang bersifat dinamis,
dan hubungan yang stabil (struktur)

Uncontrollable inputs, control inputs


(variabel keputusan) dan decision rule Proses transformasi
atau aktivitas sistem

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 7
Pendekatan untuk mendapatkan sistem relevan (2)
Diskripsi sistem (model) dapat dibuat
dengan dua pendekatan, yaitu:
Pendekatan struktur Pendekatan proses
 Struktur berasal dari situasi permasalahan  Pendekatan ini tidak
sehingga situasi permasalahan harus mengasumsikan bahwa pendekatan
dipahami dengan baik struktur sistem harus dapat dibuat
 Menggunakan struktur dasar yang atau ada
diketahui akan memungkinkan  Proses yang diamati dan hubungan
mendapatkan diskripsi sistem yang antar komponen dalam sistem
lengkap secara cepat digunakan untuk mendapatkan
 Untuk situasi yang ambigu ada risiko struktur yang baik.
bahwa permasalahan dipaksa menjadi  Permulaan dari pendekatan ini yaitu
struktur yang tidak sesuai menentukan sudut pandang sistem
 Pendekatan ini dapat dilakukan apabila dan kemudian menentukan proses
analis memahami struktur sistem yang transformasi utama.
paling umum secara teoretis dan praktis.  Dilakukan dengan menggambarkan
 Jika struktur tidak tersedia untuk batas sistem, input, output,
diidentifikasi maka gunakan pendekatan komponen sistem yang terlibat
proses dalam proses transformasi

8
Pendekatan struktur (2)
Waiting line structure

Queue Depart
Customer population
Service facility
Queue Service facility

Arrival process population Service facility


Queue
Service facility

• Proses transformasi: datang  antri  dilayani oleh server  selesai/keluar (struktur stabil, dinilai dari
bagaimana kustomer melewati (proses) sistem)
• Batasan sistem: bank (office)
• Komponen: kustomer, antrian, server (CS, ATM, mesin no antri); Subsistem: layanan customer, layanan kasir;
• Uncontrollable input: customer arrival times and service times; Control input: jumlah server;
Decision rule: service priority rule
• Output?
Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 9
Pendekatan proses (3)
Identifikasi input, output, komponen atau hubungan, dan struktur yang tidak relevan dapat
dilakukan dengan menggunkan empat aturan berikut ini:

1) Any aspect, controllable or 3) Any aspect that is part of the


uncontrollable, that Systems identification rules system’s structure or is affected
affects the system, by an input (uncontrollable
Question Is aspect affected by system variables or inputs
but in turn is not or controllable) or by other
affected by it, Answer YES NO aspects of the system
is a system input. Does and in turn affects other
aspect
YES
component or
Input
aspects of the system,
affect relationship including outputs, is
2) Any aspect that is system?
directly or indirectly No output irrelevant a component or
affected by the a relationship.
transformation
process, but in turn does not 4) Any aspect that does not affect
affect any other aspect of the the system, or is not affected by
it, or is not part of its structure is
system, is a system output
irrelevant and can be ignored.
Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 10
Properti model yang baik
Model ditujukan untuk problem owner atau decision maker (bukan analis sistem).

Adaptive
Lengkap (robust model)
(mempertimbangkan semua Sesuai situasi yang dipelajari
aspek yang berpengaruh) (menghasilkan output relevan dengan
biaya minimum dan sesuai batas waktu
pengambilan keputusan)

Interactive/user friendly
(mudah dimanipulasi dan
Sederhana
dikomunikasikan) Menghasilkan informasi yang
(mudah dipahami)
relevan dan cocok untuk
membuat keputusan

Little, J.D.C. (1970). Models and Managers: Concepts of Decision Calculus. Management Science
www.free-powerpoint-templates-design.com 11
Unsur seni dalam pemodelan

Pemodelan bukan sekedar proses ilmiah yang hanya dengan dasar


ilmu pengetahuan, namun juga mengandung unsur seni.

Panduan untuk melakukan pemodelan :

Ockham’s razor: Suatu proses Revisiting rich


Suatu Uji coba Membuat
‘Things should iteratif picture, mind
pendekatan dengan contoh diagram dan
not be multiplied enrichment dan map atau
incremental numerik graph
without good reformulation cognitive map
reason’

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 12
Model sistem diagramatik: causal loop diagram

 Penggambaran diagramatik dapat membantu untuk Menggambarkan


mengklarifikasi struktur dan proses suatu sistem. hubungan sebab-dan-
akibat antara berbagai
 Causal loop (dan influence diagram) aspek, entiti atau
variabel
memberikan pemahaman proses
transformasi sistem dalam struktur
Jika perubahan A
dan hubungan kausal antar mengakibatkan atribut (nilai
komponen sistem numerik atau status) B berubah
maka digambarkan dengan
tanda panah dari A ke B

Tanda + (posistif) pada tanda panah


menunjukkan bahwa peningkatan nilai pada A akan
menyebabkan peningkatan nilai pada B, sedangkan
tanda – (negatif) menunjukkan peningkatan nilai
pada A menyebabkan penurunan nilai pada B

13
Contoh: causal loops diagram (1)
Causal loop diagram sistem produksi/inventori

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 14
Contoh: causal loop diagram (2)
Causal loop diagram industry wine di New Zeland

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 15
Model sistem diagramatik: influence diagram
Lebih banyak digunakan pada
pendekatan proses
Menggunakan variabel sistem sebagai
referensi
Komponen sistem digambarkan dengan
atribut secara terpisah yang dihubungkan
dengan tanda panah apabila ada hubungan
pengaruh
Tanda panah hanya memberikan informasi
adanya hubungan pengaruh namun tidak
mengindikasi tingkat hubungan tersebut
Notasi yang digunakan dalam ID mengidentifikasi
perilaku berbagai elemen sistem termasuk control
inputs, uncontrollable inputs, outputs dan state
variables dari komponen sistem ID merupakan versi formal CLD
16
Contoh: influence diagram (1)
Influence diagram sistem investasi

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 17
Contoh: influence diagram (2)
Influence diagram sistem produksi/inventori

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 18
Diagram sistem lainnya: material flow chart
Material flow proses produksi bir

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 19
Diagram sistem lainnya: precedence chart
Precedence chart membangun rumah

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 20
Diagram sistem lainnya: spray atau fishbone diagram
Spray diagram menyelidiki penyebab ketidakpuasan customer (diagram ini versi lain dari cause-
and-effect diagram)

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 21
Diagram sistem lainnya: fault tree diagram (1)
Fault tree diagram untuk kecelakaan pada
pengendalian pintu persimpangan KA (diagram ini
juga versi lain dari cause-and-effect diagram)

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 22
Diagram sistem lainnya: fault tree diagram (2)
Fault tree diagram
untuk analisis
keandalan atau risiko

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 23
Diagram sistem lainnya: decision flow chart
Decision flow chart untuk permasalahan pengendalian inventori

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 24
Metodologi Hard OR
Konteks permasalahan: 1 2
mind map, rich picture,
cognitive map 3
4
Enam elemen
permasalahan
5
7 6
Model (diagram) sistem:
cause-and-effect diagram,
11 8
influence diagram, dll
9
10

Pemodelan Sistem/QMIPA/2021/#5 25
Thank you

26

You might also like