3.

Landasan Hukum 2. Pengertian Keuangan Negara Pengertian Penerimaan Negara dan Pendapatan Negara 4. Pengertian Pengeluaran Negara dan Belanja Negara 5. Jenis Penerimaan Negara dan Pengeluaran Negara 6. Pejabat Perbendaharaan pada Satuan Kerja 7. Perencanaan dan penganggaran 8. Penatausahaan Penerimaan Negara 9. Penatausahaan Pengeluaran Negara 10. Mekanisme Belanja Negara (Cara UP & Cara LS)
1.

Dana Luar Negeri d. Sistem Pelaksanaan Anggaran. Gadog Bogor 6. KPKN Jakarta II e. RI 9. 7712873 / 0817 666 5 321 – 0813 1856 5648 4. d. Telp. Raya Puncak Km. b. Penugsan sebelumnya : a. Alamat Rumah : Jln.. Alamat : Jln. f . Sistem Perencanaan Anggaran. KBN Jakarta II b. Tugas : Pengajar /Dosen pada Pusdiklat Anggaran & Perbendaharaan dan STAN Jurangmangu 10. KPKN Tjg. Nama Kecil/Panggilan : Mury 3. Sistem Perencanaan Kas dan Pengelolaan Utang 1. e. Pendidikan : S1 . No.KPKN Jakarta III c. Sistem Pelaksanaan Anggaran (Pencairan dan Pertanggungjawaban). Dit. g. Pembukuan Bendahara (Penerimaan & Pengeluaran). c. Kantor : Pusdiklat Anggaran & Perbendaharaan 5. Pelaksanaan Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah h. Kompetensi : a. Pengelolaan Penerimaan Negara & PNBP. Lapung 11. Pandan f. KPKN Padang g.Kanwil DJA B.Nama : Muhammad Sutarsa 2. / HP : (021). . Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Negara.STIA LAN. Jabatan : Widyaiswara Madya 8. Ketapang IV/177 DEPOK 7.72.

PP No.Realisasi PNBP. UU No. Peraturan lain yang terkait. 15. 91/PMK. 22 tahun 1997 ttg jenis dan Penyetoran PNBP. 3.No. 9. 14. Perdirjen PB No. 7. 20 tahun 1997 ttg PNBP 2. 4.17 tahun 2003 ttg Keuangan Negara.29 tahun 2009 ttg Tata Cara Penentuan Jumlah. 13. 5. 1 tahun 2004 ttg Perbendaharaan Negara. UU No. 1. UU No. 11.05/2007 ttg Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan pemerintah Pusat. PP No. Perdijen PB No.15 tahun 2004 ttg Pemeriksaan Pengelolaan dan Tangggung Jawab keuangan Negara.73/PMK.05/2007 ttg Bagan Akun Standar 12. 25 tahun 2004 ttg Perencanaan pembanunan Nasional 6. No. 1 tahun 2004 ttg Tata Cara Penyampaian Rencana dan Lap.05/2008 ttg Tata Cara Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara kementrian Negara/kantor/Satuan Kerja. PMK. PMK No 134/PMK. PP No.06/2005 ttg Pedoman Pembayaran Dalam Pelaksanaan APBN. 10. 8. PER-02/PB/2007 ttg Penatausahaan Piutang PNBP 16.. PMK. . UU No. PMK No.UU No. PP No 22 Thun 2005 ttg Pemeriksaan PNBP. PER-66/PB/2005 ttg Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban APBN. Pembayaran dan Penyetoran PNBP Terutang. 171/PMK.

yg ditetapkan dalam APBN dan APBD. adalah pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Rekening Kas Umum Negara. semua adalah hak dan kewajiban negara yg dapat dinilai dg uang . Perbendaharaan Negara. adalah rencana keuangan gtahunan pemerintah an negara yg disetujui oleh DPR     . adalah tempat penyimpanan uang negara yg ditentukan oleh Menteri Keuangan selaku BUN. Kas Negara. Keuangan Negara. serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yg dpt dijadikan milik negara berhubung dg pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut. adalah rekening tempat penyimpanan uang negara yg ditentukan oleh menteri Keuangan selaku BUN utk menampung seluruh penerimaan negara dan membayar seluruh pengeluaran negara pada bank sentral. termasuk investasi dan kekayaan negara yg dipisahkan. APBN.

 Penerimaan Negara. Belanja Negara. adalah kewajiban negara yg diakui sbg pengurang nilai kekayaan bersih PNBP.  Pendapatan Negara. adalah hak pemerintah pusat yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih. adalah penerimaan semua penerimaan pemerintah pusat yg tidak berasal dari penerimaan perpajakan. Pengeluaran Negara. adalah uang yg keluar dari kas negara. adalah uang yg masuk ke kas negara.    .

c. penerimaan PFK. b. Penerimaan Non Anggaran a. e. d. penerimaan hibah. b. . penerimaan pembiyaan. penerimaan pajak. 3. 2.Penerimaan Anggaran  Jenis Penerimaan Negara : a. penerimaaan wesel pemerintah. penerimaan prefinancing dan PFK BUN lainnya d. penerimaan transito. potongan/bentuk lainnya selain pajak akibat penjualan dan/atau pengadaan barang/jasa pemerintah. b. komisi. 1. Penerimaan lainnya a. penerimaan bukan pajak. penerimaan kiriman uang. c.

2. 3. Penerimaan Perpajakan Penerimaan Negara Bukan Pajak Penerimaan Hibah Penerimaan BLU . 4.1.

dan sejenisnya. Cukai. . Jenis pajak meliputi PPN. PPh Psl 29. PPh Psl 23. Wajib pajak adalah orang pribadi (personal) atau kelembagaan (corporation) yang karena kegiatan nya memiliki pajak terutang sebagai akibat penyerahan barang/jasa kena pajak. PPh Psl 25. Jenis pajak lainnya. adalah Bea Meterai. Besaran pajak terutang ditetapkan dengan undang-undang dan petunjuk pelaksanaan lainnya yg terkait. Bea Masuk.     Penerimaan perpajakan adalah setiap penerimaan yang dipungut atas pajak terutang dari wajib pajak. PPH Psl 21. PPh Psl 26. PPh Psl 22. Pabean. PPn-BM.

Pajak terutang adalah : Penyerahan barang yg nilainya di atas Rp. b.1 juta Setiap penyerahan jasa kena pajak . Bendahara Pemerintah ( Bendahara Pengeluaran ) adalah Wajib Pungut atas setiap transaksi yg dibayarkan secara tunai ( melalui pembayaran beban UP) Wajib Pungut harus melakukan pungutan atas setiap transaksi penyerahan barang/jasa kena pajak yg nilainya mengakibatkan pajak terutang.    a. KPPN selaku Kuasa BUN adalah Wajib Pungut atas setiap transaksi yg dibayarkan melalui KPPN ( melalui SPM/SP2D – LS).

  1. 2. 4. 6. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pajak Penghasilan ( PPh). meliputi : PPh Psl 21 PPh Psl 22 PPh Psl 23 PPh Psl 25 PPh Psl 26 PPh Psl 29 . 5. 3.

Yg selanjutnya disebut PPh Psl 26. upah. kegiatan yg dilakukan. dan kegiatan yg dilakukan. Pajak Penghasilan sehubungan dengan pekerjaan. yg merupakan pajak atas penghasilan : gaji. upah. tunjangan. jasa. jasa. dan kegiatan yg dilakukan oleh WP orang pribadi Subyek Pajak Luar Negeri. jasa. jasa. dan kegiatan. honorarium. honorarium.  Pajak Penghasilan sehubungan dg pekerjaan. yg selanjutnya disebut PPh Psl 21. dan pembayaran lain dg nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dg pekerjaan dan atau jabatan. yg merupakan pajak atas penghasilan : gaji. . tunjangan dan pembayaran lain dg nama & dalam bentuk apapun sehubungan dg pekerjaan atau jabatan. yg dilakukan oleh WP orang pribadi Subyek Pajak Dalam Negeri.

Bukan pegawai. termasuk ahli warisnya. peserta olah raga. peserta diklat. 2. a. dsb. kunjungan kerja. 1. dsb 2. konsultan. penyuluh. notaris. penyelenggara kegiatan. pelatih. THT. atau kegiatan yg dilakukan. Peserta kegiatan yg menerima penghasilan/imbalan. penceramah. dsb. pengacara. dsb 3. penyanyi. moderator. magang. sutradara. pengajar.l. artis. dsb . perlombaan. tetapi penerima penghasilan sehubungan dg pekerjaan. arsitek. a. 3.l: 1. anggota kepanitiaan. jasa. kesenian. dsb. pensiun. sidang.    Pegawai Penerima uang pesangon. akuntan. dokter. peserta rapat. pelawak foto model. peragawati. dsnb 4.

THT.tetap adalah : jumlah penghasilan bruto dikurangi biaya jabatan. Yg dimaksud penghasilan Neto peg. Titak Tetap = sebesar penghasilan bruto dikurangi PTKP Bukan Pegawai = sebesar penghasilan bruto dikurangi PTKP yg dihitung secara bulanan. Yg dimaksud dg penghasilan Neto penerima pensiun afalah : seluruh penghasilan bruto dikurangi dg biaya pensiun . Tetap/penerima pensiun berkala = sebesr penghasilan Neto dikurangi PTKP Peg. dana Pensiun.     Peg.

1.000.1. atau kegiatan yg dilakukan.d. Penghasilan yg diterima s. harian yg dibayar secara bulanan = Rp./ bulan.320. Rp. yg dibayar harian = Rp.320.150.000. jasa..sehari tidak dikenakan PPh Penghasilan bruto yg diterima tidak melebihi Rp.     Adalah penghasilan yg diterima oleh penerima penghasilan yg tidak dikenakan pajak terutang sbg akibat pekerjaan. mingguan. . tidak dikenakan PPh PTKP peg harian.sebulan utk pembayaran yg dibayarkan secara bulanan.150.-/hari PTKP peg.000.000..

1.    ./ transaksi. adalah semua transaksi pengadaan barang/jasa dg nilai di atas Rp./ transaksi dikenakan PPN sebesar 10 % x DPP PPh Psl 22. adalah semua transaksi pengadaan barang dg nilai di atas Rp.000. dikenakan PPh 22 sebesar 1.1. adalah semua transaksi kegiatan pengadaan jasa/pekerjaan tanpa batasan nilai.000.  PPN.000.5 % x DPP PPh Psl 23. dikenakan PPh 23 sebesar 2 % x penghasilan bruto...000.

yg membayarkan honorarium. terhadap semua transaksi yg mengakibatkan pajak terutang. atau penghargaan dlm bentuk apapun kpd WP. Pemberi Kerja yg melakukan kegiatan. hadiah.     Pemungut Pajak adalah : KPPN ( Kuasa BUN). Penyelenggara kegiatan. upah. penyelenggara kegiatan. organisasi. honorarium dalam bentuk apapun sbg imbalan pemberian pekerjaan. terhadap setiap transaksi pembayaran yg dibayarkan melalui KPPN berkenaan ( dalam wilayah kerja yg ditetapkan) Bendahara Pengeluaran pada Satker. yg membayar gaji. termasuk badan pemerintah. yg pembayarannya dilakukan secara tunai atas beban Uang Persediaan (UP) yg dikelola Bendahara Pengeluaran. .

= 10/11 x Rp.PPN = 10 % x DPP = 10/100 x Rp.000.000. .13.180.13.12.000..13.5 % x DPP = 15/1000 x Rp.000.000.000..000.000.200.Wajib Pungut : KPPN Diterima SPM-LS yg diterbitkan oleh KPA senilai Rp.200.000.PPh 22 = 1.12.1.utk pengadaan ATK yg dibayarkan kpd Toko..000.200.= 132.000 .5 % x DPP Mencari DPP = 100/110 x Nilai bruto = 100/110 x Rp. Buana Perhitungan pungutan pajak : ( cara 1 ) PPN = 10 % x DPP PPh psl 22 = 1.=Rp.12.000/11 = Rp.= Rp.200.000.

3.000.000.000.45.Wajib Pungut : Bendahara Pengeluaran Dibayarkan transaksi pengadaan ATK kpd Toko Seruni sebesar Rp.Perhitungan pungutan pajak : (cara-2) Dipungut PPN 10 % = 10/110 X Bruto = 1/11 x Rp.= Rp.300.000. .000.300.000.Dipungut PPh 22 = 1.3.5 % x (Bruto-PPN) = 15/1000 x Rp.300.3.= Rp.

 Wajib Pungut : Bendahara Pengeluaran Dibayarkan transaksi pekerjaan jasa untuk perbaikan 5 unit komputer senilai Rp.Dipungut PPh 23 sebesar 2 % x bruto PPh 23 = 2/100 x Rp.000.000.15.(terhadap transaksi ini tidak dipungut PPN.000.000. krn transaksi tidak melampaui Rp.000.-) .1.= Rp. 750.750.

500..PPh 23 = 2% x Ongkos kerja = 2/100 x Rp.. ongkos kerja (tukang) = Rp.000.100.1..15.5% x (Bruto-PPn) = 15/1000 x Rp.= Rp.= Rp.b.000.Wajib Pungut : Bendahara Pengeluaran Dibayarkan transaksi perbaikan kendaraan dinas sebesar Rp.000.dg rincian di dalam kuitansi pembayaran sbb : a. 8.100. .000.400.1. 400..1000.000.Pajak yg dipungut : PPn = 10/11 x Rp.= Rp. penggantian spart-spart = Rp.000.000.000.100.000.1.PPh 22 = 1.

- .000.300.000.000. Bend.600. PPK dipungut PPh 21 sebesar 15/100 x Rp. Wajib Pungut : Bendahara Pengeluaran Dibayarkan honor KPA sebesar Rp.60.000..90. KPA dipungut PPh 21 sebesar 15 % x penghasilan bruto 15/100 x Rp..000..000.000.= Rp.000.c..Pajak yg dipungut : a.dan Bendahara Pengeluaran sebesar Rp.pengeluaran dipungut PPh 21 sebesar 15/100 x Rp.300.= Rp.= Rp.b.PPK sebesar Rp.45.400.400.600.000.

Pemungut Pajak : Pemberi Kerja (Outsoursing) Transaksi pembayaran kepada Adang.180.320.-/bulan.500.Rp.1.000.1.harian yg dibayar bulanan : a..1500.1.000. Dipungut PPh 21 = 5% x Penghasilan di atas PTKP = 5/100 x (Rp.000..-/ hari b. Rp. Pungutan pajak : a.1.320.000.000..9.b.200. seorang Cleaning Servise sebesar Rp.= Rp..150.000.) = 5/100 x Rp. Tidak dipungut pajak krn penghasilan di bawah PTKP PTKP peg.000.-/bulan  . Rp.-/bulan dan Oman sebesar Rp.000.

cukai. . adalah setiap pendapatan negara yg diterima selain dari sektor perpajakan. dan pabean.  a. yg terdpt pada semua satuan kerja di lingkungan kementrian negara/lembaga. b. PNBP yg bersifat fungsional. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). hanya terdpt pada satuan kerja di lingkungan kementrian negara/lembaga berkaitan dg tugas pokok dan fungsi satker bersangkutan. PNBP meliputi : PNBP yg bersifat umum.

    Penerimaan Hibah Penerimaan Pinjaman Penerimaan Pembiayaan Penerimaan Badan Layanan Umum .

Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) c. Pengelola Anggaran a. Bendahara Pengeluaran  . Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) b. Kuasa Bendahara Umum Negara (KPPN) 2. 1. Pengguna Anggaran a. Bendahara Umum Negara (Men.Keu) b.

Bendahara pengeluaran. adalah pejabat fungsional yg diangkat menteri/pimpinan lembaga utk melaksanakan tugas kebendaharaan dalam rangka pelaksanaan anggaran belanja pd kantor/satuan kerja. Pejabat Pembuat Komitmen (P2K)/Penanggungjawab Kegiatan. adalah pejabat yg diberi kewenangan melakukan pengujian dan perintah pembayaran/menandatangani SPM. adalah pejabat yg diangkat utk dan atas nama KPA yg diberi kewenangan utk melakukan tindakan yg mengakibatkan pengeluaran belanja negara . Pejabat Penguji Tagihan / Penerbit SPM (PPSPM). adalah pejabat fungsional yg diangkat menteri/pimpinan lembaga utk melaksanakan tugas kebendaharaan dalam rangka pelaksanaan anggaran pendapatan pd kantor/satuan kerja. adalah pejabat penerima kuasa penggunaan anggaran yg bertanggungjawab atas pengelolaan anggaran pada kantor/satuan kerja bersangkutan. Bendahara Penerimaan.     Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

adalah unit akuntansi instansi yg melakukan kegiatan akuntansi dan pelaporan tingkat satuan kerja. adalah unit penatausahaan BMN pada tingkat satuan kerja Unit Penatausahaan Piutang PNBP. adalah satuan kerja/kuasa pengguna barang yg memiliki wewenang mengurus dan/atau menggunakan barang Unit Penatausahaan Kuasa Pengguna Barang (UPKPB).        Bendahara Pengeluaran Penbantu (BPP). adalah personil yg diangkat oleh KPA/P2K utk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa. Panitia Pengadaan. Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang (UAKPB).adalah bendahara yg bertugas membantu Bendahara Pengeluaran utk melaksanakan pembayaran kpd yg berhak guna kelancaran pelaksanaan kegiatan tertentu. Pejabat Pengadaan. Pembuat Daftar Gaji. adalah unit kerja kuasa pengguna anggaran yg berwenang melakukan panatusahaan piutang PNBP . adalah personil yg diangkat oleh KPA/P2K utk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa dg nilai s/d Rp. Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA).50 juta. adalah petugas yg ditunjuk oleh KPA utk membuat dan menatausahakan daftar gaji satker bersangkutan.

  Perencanaan pendapatan adalah suatu proses kegiatan untuk menentukan pencapaian target pendapatan negara yg ingin dicapai dalam satuan organisasi pemerintahan negara. . Penganggaran adalah suatu proses penetapan anggaran yg diperlukan utk membiayai/belanja kegiatan yg akan dicapai sesuai yg ditetapkan organisasi.

Harus Bisa menjawab 5 W + 1 H What Why When Who Where How = = = = = = Apa yang akan kita beli /adakan? Kenapa barang tsb kita perlukan ? Kapan barang tsb kita butuhkan ? Siapa yang membutuhkan ? Dimana akan digunakan ? Bagaimana cara pengadaannya ? .

tugas dan fungsi Memprediksi pendapatan dari berbagai sektor : Sektor pajak Sektor Bukan Pajak Sektor Hibah Sektor Lainnya .   a. b. d. Memprediksi pendapatan yang akan dihasilkan dalam penyelenggaraan pemerintahan negara Memprediksi pendapatan dari berbagai sumber kegiatan. c.

Sistem Penganggaran Terpadu ( Unified Budgetting System )  Sistem Penganggaran Berbasis Kinerja ( Performance Budgetting System )  Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah ( Medium Term Expenditure Framework )  .

program dan kegiatan pada masing-masing satker . meniadakan terjadinya duplikasi anggaran dan kegiatan Adanya keterpaduan yg sinergis antara pelaksanaan fungsi. satu-satunya penanggungjawab kegiatan atas anggaran yg dikuasainya Penyatuan anggaran rutin dan pembangunan ke dalam satu jenis akun belanja.   Kepala Satuan Kerja / KPA.

• Program dan kegiatan disusun berdasarkan Renstra K/L . • Disusun berdasarkan sasaran terentu yg hendak dicapai dalam satu tahun anggaran.• Mengutamakan upaya pencapaian hasil kerja (Out Put) dan dampak atas hasil (Outcomes) atas alokasi belanja (Input) yng ditetapkan.

dalam rangka pencapaian visi dan misi organisasi .  Merupakan sistem penganggaran yang didasari atas rencana kinerja instansi pemerintah yang telah mendapat persetujuan Mempresentasikan gambaran aspek keuangan dari seluruh kegiatan penyelenggaraan pemerintahan Negara sebagaimana diuraikan dalam Rencana Kinerja.

dimaksudkan melaporkan unit barang / jasa yang dihasilkan oleh suatu kegiatan atau program. dimaksudkan untuk melaporkan hasil ( termasuk kualitas pelayanan / public service quality )  .Input indikator yang dimaksudkan untuk melaporkan jumlah sumberdaya yang digunakan untuk suatu program atau kegiatan  Output Indikator.  Outcome/efectiveness indicator.

yang memerlukan adanya indikator keluaran yg dapat mengambarkan sasaran keluaran menjadi lebih jelas. . Standar Biaya Perhitungan biaya input dan output hrs didasarkan pada satandar biaya yg telah ditetapkan ( SBU dan SBK atau RAB) Jenis Belanja Setiap rencana belanja hasrus dibebankan kepada jenis belanja sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.     Satuan Kerja Sebagai penanggungjawab pelaksana kegiatan Kegiatan Serangkaian tindakan yg dilaksanakan satuan kerja sesuai dengan tugas pokok utk menghasilkan output. Keluaran/Output Hasil dari pelaksanaan kegiatan satker harus mempunyai keluaran yg terukur.

KPJM berorientasi kepada Hasil ( Results Oriented ) Keterkaitan antara yang direncanakan dengan manfaat yang dihasilkan ( Output Outcames ) .

Management of ongoing Activities ( Pengelolaan Terhadap aktifitas yg sedang berjalan ) Sistem ini dapat membantu seberapa besar efektifitas dan efisiensi pengelolaan anggaran dalam aktifitas-aktifitas yg sedang dilaksanakan ( berjalan ) dengan mengevaluasi sejauhmana keberhasilan program yg dilaksanakan. Planning ( Perencanaan ) Sistem ini mewajibkan bagi setiap instansi ( unit kerja ) menghitung seberapa jumlah biaya yg dibutuhkan utk suatu program yang diusulkan dengan mengaitkan biaya-biaya tersebut dengan tingkat aktifitas dalam beberapa tahun mendatang. kewajaran. Kontrol hanya terbatas pada jumllah dan kategori belanja saja dengan mudah membuktikan bahwa anggaran telah dibelanjakan sesuai rencana yg ditujukan tanpa menjelaskan seberapa efektifnya dan manfaatnya biaya tsb telah digunakan. keakuratan dan kejujuran. .   Financial Control of Inputs ( Pengendalian Keuangan terhadap Input) Sistem ini merupakan fungsi yg paling tradisional. utk memfasilitasi pengendalian pengeluaran guna memastikan keabsahan. Sistem ini juga mewajibkan kementrian negara/lembaga menyusun Renstra. validitas. dimana setiap usulan dan pelaksanaan anggaran harus mengacu pada Renstra masing-masing.

Berdasarkan Pagu Sementara yg ditetapkan Menteri Keuangan  Mengacu kepada Rencana Kerja Kementrian Negara/Lembaga ( Renja-K/L)

Dibahas bersama antara Kementrian Negara/Lembaga dan Komisi terkait di DPR Hasil pembahasan disampaikan kepada Menteri Keuangan c.q. DJA untuk dilakukan Penelaahan.

Meneliti kesesuaian RKA-K/L dengan : 1. SE Menteri Keuangan ttg Pagu Sementara 2. Prakiraan Maju yg telah disetujui tahun anggaran yg lalu 3. Standar Biaya yg ditetapkan dan/atau KAK /TOR /RAB - SBU dan SBK - HSBGN 4. RBA - BLU

RKA-K/L dijadikan dasar penyusunan PerPres ttg Rincian ABPP. dilakukan penyesuaian RKAK/L dan SAPSK pada SA-K/L. Perpres ABPP dijadikan dasar dalam penyusunan dan pengesahan DIPA .     Sebagai dasar penyusunan Satuan Anggaran Kementrian Negara/Lembaga SA-K/L dijabarkan lebih lanjut menjadi SAPSK Dalam hal terjadi perubahan RKA-K/L pada saat pembahasan RAPBN.

Selaku PA dpt mendelegasikan kewenangan kpd Gubernur sbg. .Pem.Lbg.Pusat utk menunjuk KPA pada SKPD utk menyusun konsep DIPA Dekonsentrasi Masing2 KPA Satker bertanggungjawab penuh atas penyusunan kegiatan dan perhitungan biaya dalam konsep DIPA.    Menteri/pimp.lbg selaku PA menunjuk KPA Satker Pusat utk menyusun konsep DIPA satker Pusat dan DIPA Tugas Pembantuan Menteri/Pimp.Lbg. Wk. Selaku PA menunjuk KPA Satker Vertikal/UPT utk menyusun konsep DIPA Satker Vertikal Menteri/Pimp.

SAPSK (SRAA) (SRAA merupakan penjabaran Prepres ttg RABPP per – unit organisasi per-provinsi.  .q.KPA satker Pusat menyampaikan konsep DIPA kpd Menteri Keuangan c. Ditjen Perbendaharaan  KPA Satker Vertikal/UPT dan KPA SKPD menyampaikan konsep DIPA kepada Kepala Kanwil DJPBN  Penelahaan konsep DIPA berdasarkan : .Perpres ttg RABPP (RAPBN) .

RKA-K/L :  Adalah dokumen perencanaan dan penganggaran  Berisi program dan kegiatan suatu kementrian negara/lembaga  Merupakan penjabaran RKP dan Renja-K/L dalam satu tahun anggaran .

RKP hasil pembahasan dg DPR 2. Pengurangan anggaran belanja mengikat 3.  Pengalokasian anggaran tidak mengakibatkan: 1. Pergeseran anggaran antar program 2. Skala Prioritas mengacu kepada : 1. Tupoksi unit organisasi kementrian negara/lembaga. Pagu Sementara/Pagu Definitif 3. Perubahan pagu sumber dana/sumber pembiayaan (RM/PLN/HLN/PNBP) . Hasil kesepakatan DPR dg kementrian negara/lembaga 4.

Pendukung lainnya meliiputi : . Penghitungan alokasi biaya didasarkan pada indeks satuan biaya yg ditetapkan dalam : 1. TOR/KAK.jumlah total harga yg menunukkan harga keluaran. yg merupakan dokumen yg berisikan penjelasan mengapa kegiatan tsb diusulkanmagar anggaran dialokasikan. dalam hal standar biaya belum ditetapkan oleh Men. yg berisikan rincian dan komponen masukan dan keluaran dari kegiatan dan besaran biaya masing-masing komponen RAB sekurang-kurangnya memuat : .daftar realisasi pembayaran gaji PNS pada K/L .komponen input dari kegiatan . volume dan jumlah masing-masing komponen . RAB. TOR/KAK berisikan 5 W + 1 H 2. SBK ( msl : HSBGN ) 3. RAB.pendukung lain yg terkait . SBU 2.daftar inventaris kantor yg digunakan . 3.Keuangan  Data pendukung yg diperlukan : 1.data analisis kerusakan bangunan .perhitungan harga satuan.

dengan cara apa kegiatan dilaksanakan dan berapa biaya yg diperlukan .  When Kapan kegiatan dilaksanakan dan utk berapa lama waktu yg ditentukan. Dan siapa pula yg akan mengunakan atau penerima manfaat. apa kaitan dg Tupoksi dan sasaran program yg akan dicapai  Who Siapa satker/panitia/tim/personil yg bertanggungjawab dalam pencapaian keluaran tsb.  Where Dimana akan dilaksanakan  How/How Much Dan bagaimana.  5W+1H What Kegiatan apa yg akan dilaksanakan serta output yg diharapkan  Why Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan.

Pengalokasian anggaran disusun :  Menurut Klasifikasi Fungsi  Menurut Klasifikasi Ekonomi  Menurut Klasifikasi Organisasi  Untuk kegiatan Swakelola dan Kontraktual  Yang dibatasi dan tidak diperkenankan  Yang bersumber dari PHLN  Yang bersumber dari PNBP dan BLU .

Program terdiri dari sekumpulan tindakan pengerahan sumberdaya ( 5 M ). Program prioritas dijabarkan dalam kegiatan prioritas. 1.  . Program penunjang dijabarkan dalam kegiatan penunjang. Rumusan program hrs jelas menunjukan keterkaitan dg kebijakan yg mendasarinya. 2.  Kegiatan Adalah bagian dari program yg dilaksanakan oleh satu atau beberapa satuan kerja sbg. bagian dari pencapaian sasaran terukur pada suatu program. Program Prioritas ( nasional ). Program Penunjang. memiliki sasaran kinerja yg terukur utkpencapaian tujuan yg diharapkan.Fungsi/Subfungsi Adalah perwujudan tugas kepemerintahan di bidang tertentu yg dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan nasional.  Program Adalah penjabaran kebijakan kementrian negara/lembaga dalam bentuk upaya yg berisi satu atau beberapa kegiatan dg menggunakan sumberdaya yg disediakan utk mencapai hasil yg terukur sesuai dg misi instansi/masyarakat dibawah kordinasinya. sesuai yg ditetapkan dalam RKP. Penggunaan fungsi/subfungsi disesuaikan dengan Tupoksi masing2 kementrian negara/lembaga. semua program yg dilaksanakan oleh kementrian negara/lembaga.

        Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Bunga Subsidi Bantuan Sosial Hibah Belanja Lain-Lain .

2. DJA paling lambat pertengahan bulan Juli 2007. Kementrian Negara/Lembaga menyampaikan RKA-K/L hasil pembahasan dengan DPR yg sudah ditandatangani Ka Biro Perencanaan atau Pejabat Yg ditunjuk. RKA-K/L yg sudah disepakati Komisi terkait DPR disampaikan dengan dokumen yg disepakati antara kementrian negara/ lembaga dengan komisi DPR sesuai Tatib di DPR. 5. RUU APBN dan Himpunan RKA-K/L hasil pembahasan sidang kabinet disampiakn pemerintah kpd DPR pada awal Agustus2007 utk ditetapkan menjadi UU APBN paling lambat akhir Oktober 2007 . Penelahaan dilaksanakan antara pajabat DJA dengan Pejabat Biro Perencanaan atau pejabat yg ditunjuk pada kementrian negara / lembaga. diserta data elektronik kpd Menteri Keuangan c. 3. Nota Keuangan. DJA menghimpun dan mengkompilasi seluruh RKA-K/L hasil penelahaan ke dalam suatu Himpunan RKA-K/L yg bersama dengan Nota Keuangan dan RUU APBN dibahas dalam sidang kabinet . 4. Berdasarkan Pagu Sementara 1.q.

alokasi anggaran dioptimalkan ke dalam : a. Berdasarkan Pagu Definitif 1. c. Dalam hal terdapat sisa alokasi anggaran hasil penelahaan . Pagu definitif ditetapkan utk masing-masing kementrian negara/lembaga berrdasarkan UU APBN yg ditetapkan pada bulan Oktober 2007. cadangan dalam program yg sama namun harus diblokir.q DJA paling lambat awal bulan Nopember 2007. 3. RKA-K/L hasil pembahasan dan data elektroniknya disertai dokumen pendukungnya disampaikan kpd Menteri Keuangan c. RKA-K/L hasil penelahaan berdasarkan Pagu Definitif. 7. 6. Dalam pagu definitif sama dengan Pagu Sementara. K/L menyampaikan RKA-K/L yg telah disetujui DPR sebagai penerbitan SAPSK. K/L mengurangi kegiatan dan/atau anggaran kegiatan anggaran kegiatan tertentu yg mengakibatkan berkurangnya pagu anggaran dan volume kagiatan. kegiatan lain dalam program yg sama dengan menambah volume keluaran. 2. dibahas kembali antara K/L dengan komisis terkait DPR utk mendapat persetujuan. Jika Pagu Definitif lebih besar dari Pagu Sementara K/L mengalokasikan tambahan pagu pada kegiatan yg sudah ada atau kegiatan baru yg mengakibatkan bertambahnya pagu anggaran dan volume kagiatan. 4. Perpres ttg RABPP dijadikan dasar bagi K/L utk menyusun Konsep DIPA dan disampiakn kepada DJPBN paling lambat pertengahan bulan Desember 2007 . Jika Pagu Definitif lebih kecil dari Pagu Sementara. 5. Hasil penelahaan RKA-K/L dijadikan dasar dalam penerbitan SAPSK dan Penyusunan Perpres ttg RABPP paling lambat pada akhir Nopember 2007 9. kegiatan yg sama dengan menambah volume keluaran. b. 8.

nomor register PHLN. kode akun belanja ( MAK ) sepanjang tidak mengubah jenis belanja. dilakukan oleh Satker bersangkutan pada saat pengajuan konsep DIPA ke DJPBN Karena “ selain “ kekeliruan Teknis Administratif dilakukan menurut Tata Cara Revisi DIPA  . Karena kesalahan kode kantor bayar. Bersifat Teknis Administratif.

Perpres Rincian ABPP.  . paling lambat akhir Desemeber. baik oleh Dirjen Perbendaharaan atau Ka. Kanwil DJPBN. dengan konsep DIPA yg disusun oleh K/L yg merupakan alokasi dana pada masing-masing satker.  Pengesahan DIPA adalah persetujuan dokumen pelaksanaan anggaran bagi satker setelah terdapat kesesuaian dalam penelaahan konep DIPA.Penyusunan DIPA dibuat oleh KPA dengan memperhatikan Standar Biaya  Penelaahan DIPA adalah kegiatan/proses pencocokan antara SRAA.  Revisi DIPA adalah proses perubahan/ralat terhadap DIPA yg telah disahkan. oleh Dirjen Perbendaharaan (DIPA Pusat) / Ka Kanwil DJPBN (DIPA Daerah).

Satker belum menyampaikan konsep DIPA s/d akhir Desember. DIPA-S dibuat atas dasar SRAA dan RKA-K/L dan/atau Perpres RABPP DIPA-S sah sebagai dokumen pelaksanaan anggaran walau tidak ditandatangani oleh PA/KPA.Kanwil DJPBN. apabila Ka.    Adalah DIPA yg dibuat oleh Dirjen Perbendaharaan/Ka. DIPA-S dapat dicairkan terbatas hanya untuk alokasi anggaran belanja pegawai dan keperluan sehari-hari perkantoran .

  Tujuan Penelahaan 1. di Kantor Wilayah DJPBN untuk DIPA Daerah Pagu DIPA merupakan batasan tertinggi yg tidak boleh dilampaui bagi masing-masing Satker. Untuk menjaga agar DIPA yg diajukan oleh Satker tidak bertentangan dg Perpres RABPP 2. 3. Tempat Penelaahan 1. di Kantor Pusat DJPBN untuk DIPA Pusat 2. . Untuk dibuatkan Surat Pengesahan (SP) yg dijadikan sebagai dasar pembayaran di KPPN. Tanggungjawab terhadap perhitungan biaya penggunaan dana dalam DIPA sepenuhnya berada pada PA/KPA.

yg tidak boleh dilampaui KP DJPBN mengirimkan SRAA kepada Kanwil DJPBN di daerah Kanwil DJPBN melakukan kordinasi dan menyampaikan f.q.copy SRAA kepada Satker dalam wilayah kerja masing-masing. . setelah diterima Perpres RABPP Pagu dalam SRAA merupakan batasan tertinggi bagi satker per kegiatan dan per jenis belanja. Dirjen Perbendaharaan untuk Satker yg berloaksi di daerah SRAA memuat kutipan Perpres RABPP sesuai dg Satker di daerah SRAA ditetapkan pada setiap awal Nopember.      SRAA ditetapkan oleh Menteri Keuangan c.

NPPHLN belum efektif dan/atau kegiatan PHLN yg belum tersedia dana pendampingnya.    Pemblokiran dapat dilakukan apabila : Terdapat ketidaksesuaian kegiatan. . Adanya keperluan biaya operasinal satker baru yg belum mendpt persetujuan Menpan. kecuali Satker Sementara. pagu dan jenis belanja yg tercantum pada konsep DIPA dg SRAA dan/atau Perpres RABPP.

DIPA diberlakukan sbg Dokumen Pelaksanaan Anggaran setelah disahkan oleh Menteri Keuangan . untuk DIPA Satker Pusat. Oleh Ka.Kanwil Ditjen Perbendaharaan bertindak untuk dan atas nama Menteri Keuangan. untuk DIPA satker daerah.   Oleh Dirjen Perbendaharaan/Pejbt yg ditunjuk bertindak untuk dan atas nama Menteri Keuangan.

Penerimaan negara. adalah setiap uang yg masuk ke rekening kas negara. pembukuan. 2. pencatatan. baik berupa pendapatan negara ataupun non pendapatan negara. 3. . Penatausahaan dilakukan oleh instansi terkait sesuai dg kewenangan yg ditetapkan dalam pengelolaan anggaran. Penatausahaan adalah kegiatan pendataan.1. dan pelaporan.

.

cukai dan bea meterai. PNBP terdapat pada semua satker/kementrian negara/lembaga PNBP merupakan salah satu sumber dana APBN (DIPA) .     PNBP adalah Pendapatan Negara Bukan Pajak PNBP adalah bagian dari Penerimaan Negara PNBP adalah penerimaan negara dari sektor selain pajak.

UAKPA Bank Persepsi (Bank Umum) KPPN/Kuasa BUN 1.Kantor/Satuan Kerja/Instansi Pengguna PNBP 1. Seksi Perbendaharaan 2. Seksi Verifikasi (Vera) . Bendahara Penerimaan 3. Bendahara Pengeluaran 2.

     Pemungutan Penyimpanan Pembukuan Penyetoran Pertanggungjawaban .

disetujui Menteri Keuangan Pemungutan secara langsung dan tdk langsung Pemungutan pd saat ditandatangani perjanjian/kontrak saat penyerahan barang/jasa. saat tertentu secara berkala Pemungutan hrs berdasarkan bukti2. .    Pemungutan berdasarkan tarif yg telah ditetapkan oleh menteri/pimp. kuitansi. atau SSBP.lembaga. berupa karcis.

 Setoran PNBP ke rekening Kas Negara melalui Giro Pos dilakukan langsung ke kantor pos/kantor pos pembantu  Penyetoran PNBP dpt dilakukan langsung oleh Wajib Setor atau Bendahara Penerimaan.  Setoran PNBP ke rekening Kas Negara dilakukan melalui bank pemerintah/non pemerintah yg ditunjuk sbg Bank Persepsi.  Penyetoran PNBP ke Bank Persepsi menggunakan SSBP  .Setiap pungutan PNBP wajib disetorkan seluruhnya ke rekening Kas Negara.

 Mengacu kpd KMK No.  .  Pembukuan dilakukan berdasarkan bukti pungutan yg sah. dan SSBP. kuitansi.73/PMK. Nota Debet.06/2008 ttg Tata Cara Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Kementrian Negara/Lembaga/Kantor/Satuan Kerja.332/M/V/9/1968 ttg Buku Kas Umum dan Tata Cara Mengerjakannya ( diganti dg PMK No. dicatat “in-out” pada sisi penerimaan dan pengeluaran (balance). Nota Kredit. potongan SPM.Dilakukan oleh Bendahara penerimaan pada kantor/satuan kerja/kementrian negara/lembaga.  Bukti pungutan berupa .  PNBP yg tdk langsung diterima oleh bendahara Penerimaan. karcis.

Laporan dibuat secara berkala setiap akhir bulan berdasarkan bukti pungutan/penerimaan dan bukti penyetoran/pengeluaran. Laporan Pertanggungjawaban berupa : Laporan Realisasi PNBP Triwulanan yg disampaikan kpd Menteri/Ka.  1. 3. Inspektorat Jenderal K/L c. Berjalan. Biro Keuangan K/L b.Lbg paling lambat tgl 15 Agustus th angg. 2. Laporan perkiraan realisai PNBP TW IV disampaikan kpd Menteri/Ka. Tembusan laporan disampaikan kpd : a. Kanwil DJPBN setempat . Lbg paling lambat satu bulan setelah akhir Triwulan berkenaan.

PNBP Lainnya 4. Cukai. Bagian Laba BUMN/BHMN 3. cukai. Pabean. pabean. Penerimaan Bukan Pajak Penerimaan yg diperoleh dari selain penerimaan Pajak. Sumber Daya Alam (SDA) 2. dsb. meterai. PPn-BM. Pendapatan BLU Hibah penerimaan yang diperoleh dari dalam/luar negeri tanpa ikatan apapun Penerimaan Badan Layanan Umum (BLU) penerimaan pendapatan BLU yang terdapat /berada di lingkungan kementrian negara/lembaga . 1.Penerimaan Pajak : Penerimaan yg diterima/dipungut dari sektor pajak. PPh. PPn.

c. dsb  PNBP bersifat Khusus (Fungsional) PNBP yang hanya ada/terdapat pada beberapa satker/kementrian negara/lembaga tertentu saja berkaitan dg pelaksanaan Tupoksi. penjualan dok.l : a. sewa rumah dinas b. NTR b. penerimaan hasil hutan. ONH. PNBP bersifat Umum PNBP yang ada/terdpt pada semua satker/kementrian negara/lmbg a. d. penjualan aset c. jasa giro.l. penerimaan hasil laut. a. penerimaan pendidikan. . penerimaan jasa peradilan. d. : a. e.lelang. dsb.

denda tilang. hasil tambang. PNBP Lainnya. lembaga pendidikan. c. Rumah Sakit. hibah BLU c. lembaga transportasi. hasil hutan. hasil laut. a. dsb.  Bagian Laba BUMN/BHMN. Jasa Non Perbankaan. jasa BLU b. b. penerimaan jasa pelabuhan/kesayhabandaraan Pendapatan BLU. c. penerimaan jasa giro. a. hasil kerjasama BLU . b.Yang berasal dari : Sumber Daya Alam. penerimaan hasil pendapatan BLU di lingkungan kementrian negara/lembaga spt. b. Jasa Perbankan. a. a.

. Good Corporate Governance”. Meningkatkan pengawasan thdp pelaks pungutan PNBP pd K/L. Penyehatan dan peningkatan kinerja BUMN dg penerapan “. illegal fishing. illegal minning.    Optimalisasi PNBP yg bersumber dari SDA Pencegahan illegal loging.

Petugas pungut menyetorkan hasil pungutan kpd bendahara penerimaan. 4. pelayanan/fasilitas lainnya atau saat-saat tertentu sesuai perjanjian. 2. 3.lembaga atas persetujuan Menteri Keuangan. Pemungutan dilakukan pada saat penandatanganan kontrak. Oleh Bendahara Penerimaan Berdasarkan tarif yg ditetapkan menteri/pimp. 1. Pemungutan dilakukan secara tdk langsung. Pemungutan dilakukan secara langsung oleh Bendahara Penerimaan dg memberikan tanda bukti penerimaan kpd Wajib Bayar. penyerahan barang/jasa. Bendahara penerimaan wajib menyerahkan bukti pungutan kpd Wajib bayar. yg dijadikan sbg buktu pelunasan atas PNBP “terutang” . tetapi melalui petugas lain yg menerima uang dan memberikan tanda bukti pungutan PNBP kpd Wajib bayar. 5.

Dibuat dua segi ( wajib bayar dan pertinggal) 5. 1. Dasar hukum pemungutan PNBP 3. hrs memuat : 1. yg hrs ditatausahakan dan dipertanggungjawabkan penggunaannya. Kuitansi. Karcis. Seri nomor karcis 4. 2. . 2. Jumlah lembar karcis diserahkan kpd bendahara Penerimaan/petugas yg ditunjuk. Bukti pungutan dapat berupa : karcis. Nama kementrian negara/lembaga pemungut PNBP.

2. Dasar hukum pemungutan PNBP Nomor bukti pemungutan. 3. Cap/stempel dinas/instansi pemungut. 5. 4. tanda tangan Bendahara Penerimaan. 1. 9. Uraian pungutan dan MAP/AP. 8. 6. Nama pembayar/Wajib Bayar. . 7. Kuitansi hrs memuat : Nama kementrian negara/lembaga pemungut PNBP. Jumlah/nilai uang yg dipungut Tanggal pemungutan Nama.

Ttg keputusan denda. Srt. Ttg pemindahan utang berdasarkan SKPP.Kpts. Ttg ijin penghunian rumah dinas (SIP) c. dsb. Tsb meliputi : a. SPN diterbitkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Pim. dsb . Ttg pembebanan ganti rugi (TGR) d. Berdasarkan keputusan BPK : a.Lembaga/Pengguna Anggaran. 2. 4. Kerugian. 3. Ttg penjualan aset b. KPPN/Penerbit SPN menerbitkan SPN sbg dasar penagihan piutang PNBP. Ttg pembebanan utang. b. Ttg pembebanan penggantian sementara e.1.

data dikembalikan selambat-lambatnya lima hari kerja setelah diterima KPPN/penerbit SPN disertai alasan pengembalian . Thdp data penagihan yg kurang/tdk memenuhi syarat penerbitan SPN.  Diterbitkan selambat-lambatnya lima hari kerja setelah data penagihan diterima KPPN/penerbit SPN.

6. . . dsb.neg.Pemotongan tsb berdasarkan asas konpensasi dimana pihak terutang berhak menerima pembayaran tagihannya dari negara.Penggantian kerugian negara (TGR). Contohnya : .Pemungutan piutang oleh KPPN dilakukan melalui pencantuman potongan SPM yg diterbitkan kementrian negara/lembaga dan diterbitkan SP2D oleh KPPN 7.Pembayaran sewa rumah dinas/jabatan oleh peg.

  Oleh Bendahara Penerimaan PNBP yg diterima/dipungut langsung oleh Bendahara Penerimaan selama satu tahun anggaran hrs disetorkan seluruhnya ke rekening Kas Negara sesuai ketentuan yg berlaku Oleh Wajib Bayar (terutang) PNBP dpt disetorkan langsung ke Bank Persepsi dg SSBP atau kpd Bendahara Penerimaan/petugas pungut dg bukti setoran (STS/SBS). .

91/PMK.06/2007) ttg Bagan Akun Standar .06/2005 ttg Bagan Perkiraan Standar (diubah dg PMK No. Penyetoran PNBP memuat MAP/AP sesuai jenis PNBP sbgmana diatur PMK No. Penyetoran PNBP melalui Bank Persepsi menggunakan SSBP sbgmana ditetapkan Perdirjen PB No.PER-66/PB/2005. 13/PMK.   Dilakukan melalui Bank Persepsi/Giro Pos yg ditunjuk oleh Menteri Keuangan.

Dan lain sebagainya. PNBP Umum Penerimaan kembali anggaran Penerimaan hasil lelang/penjualan BMN Penerimaan Pemanfaatan BMN (Sewa. yakni. a. Penerimaan Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan.lelang. 4. 6. 3. . 8.22/1997.l.Berdasarkan Jenis PNBP sesuai lampiran I PP No. 5. 7. :  1. 2. dsb) Penerimaan Jasa Giro Penerimaan ganti rugi Penerimaan penjualan dok.

ONH. Dep Kelautan dan Perikanan Jasa Pendidikan. Dep. 5. 2. 11. LAPAN. Dephutbun Ijin Usaha Perdagangan. 3. 6. 9. PNBP Fungsional RUTR. dsb. LIPI Pengukuran/pertanahan. 7. 10. Kejaksaan Jasa Penelitian. 1. 8. Kumdang Hasil laut/ikan. Dep. Depdiknas Jasa Kejaksanaan.perdagangan PNBP pada LAN. BPN Hasil Hutan dan Perkebunan. pada Depag Jasa TKW. . 4. pada Deplu Jasa Peradilan. BATAN. BPPT.

(Seksi Perbendaharaan/Midle Office) Penatausahaan terhadap Piutang PNBP yang berada pada Pihak Ketiga (PNBP terutang) Ditatausahakan pd Kartu Piutang PNBP Diterbitkan SPN/SPH 2. (Seksi Bendum/Bank Persepsi) Ditatausahakan pada Buku Lap. Ditatausahakan pd Buku Kas Umum.Harian Penerimaan Per-MAP Dilaporkan dalam LPJ Bendum (harian ) Oleh Bank-bank Persepsi (Bank Umum) Ditatausahakan /dilaporkan dalam LHP dan disampaikan ke KPPN       .  Oleh Bendahara Penerimaan (pd Satker) Penatausahaan terhadap PNBP yang dipungut/diterima dan disetorkan. Buku-buku Pembantu Oleh : KPPN 1.

membayarkan. menatausahakan.  Bendahara Pengeluaran Melaksanakan tgs kebendaharaan dalam rangka pelaksanaan anggaran belanja.  . menyimpan. yg meliputi menerima. menatausahakan. menyetorkan. dan mempertanggungjawabkan pengeluaran uang yg berada dalam pengelolaannya. yg meliputi menerima.Bendahara Penerimaan Melaksanakan tgs kebendaharaan dlm rangka pelaksanaan anggaran pendapatan. menyimpan. dan mempertanggungjawabkan penerimaan uang dan surat berharga dalam pengelolaannya.

sakit. dsb ) Pendelegasian Kewenangan : 1. Bendahara Penerimaan ---- tidak didelegasikan.Penggantian Bendahara 1. melarikan diri. Bendahara Umum Negara ----Kuasa BUN (KPPN) 3. Bendahara Pengeluaran ----- PUM/BPP 4. pindah tugas/mutasi. Karena berhalangan tetap ( meninggal dunia. Pengguna Anggaran-------Kuasa Pengguna Anggaran 2. dsb) 2. Karena berhalangan sementara ( cuti. dinas luar. mengikuti pendidikan. hilang. .

Karena berhalangan sementara. 1.lain sbg Pejabat Sementara (Pjs. 3. dan/atau Surat Kuasa oleh KPA/Pjbt yg ditunjuk. dilakukan : Menunjuk peg. Dibuatkan srt penunjukkan.Bendahara Penerimaan/Penerima Kuasa Bendahara). 4. Dibuatkan Berita Acara Serah Terima Jabatan/Pekerjaan & Berita Acara Rekonsiliasi Pencabutan srt penunjukkan/Surat Kuasa dan dibuatkan Berita Acara Serah Terima . jika Bendahara definitif dpt melaksanakan tugas kembali . 2.

Oleh Bendahara Penerimaan/Pengeluaran : Lembar 1 dan 4 utk Bendahara Lembar 2 dan 3 utk KPPN Seksi Bank Persepsi/Seksi Giro Pos/Seksi Bendum. diteruskan kpd Bendahara pada satker Pengelola PNBP . Lembar 5 utk Bank Persepsi/Giro Pos/Kantor Pos penerima setoran. 2. 3. 1. Lembar 3 oleh Seksi Bank Persepsi/Seksi Giro Pos/Seksi Bendum. 4.

4. 1. Lembar 5 utk pertinggal pd Bank Persepsi/Giro Pos/Kantor Pos penerima setoran Bendahara Penerimaan menyampaikan lembar 4 SSBP kpd Bendahara Pengeluaran/Pengelola PNBP utk dilampirkan dalam SPP penarikan dana /pencairan PNBP ke KPPN . Lembar 4 dan 6 utk Bendahara penerimaan melalui/dari Wajib Bayar. Persepsi/Seksi Giro Pos/Seksi Bendum. 2. Oleh Wajib Bayar (terutang PNB) Lembar 1 utk wajib bayar Lembar 2 dan 3 utk KPPN Seksi Bank. 3.

dari SPM-LS pembayaran kpd rekanan/penyedia barang/jasa akibat keterlambatan penyerahan/penyelesaian pekerjaan. Penyetoran Jasa Giro Penerimaan jasa giro atas penyimpanan uang oleh bendahara Pengeluaran (UP) disetorkan langsung oleh Bendahara Pengeluaran. Melalui potongan SPM PNBP dipotong langsung dari “hak” Wajib Bayar thdp tagihannya yg diterima dari belanja negara. dari gaji PNS utk sewa rumah dinas b. Penyetoran lainnya diluar ketentuan tsb yg ditentukan lain berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan   . a.

3. SSBP/STS/SBS. Penatausahaan dilakukan pd BKU atau dok lain yg dibutuhkan.SPM. Laporan memuat semua jumlah penerimaan dan penyetoran ke Kas Negara c. . Peniadaan selisih antara saldo buku dan saldo kas. bank persepsi/pos persepsi. Data PNBP dpt diperoleh dari pot. Bendahara Penerimaan : 1. b. Bendahara Penerimaan membuat Laporan Bulanan kpd Biro Keuangan K/L bersangkutan dg tembusan Itjen/Lbg Pengawas Fungsional dan kanwil DJPBN. 2. kec. yg tdk memiliki PNBP Fungsional dpt ditatausahakan ole bendahara pengeluaran. karcis. Nota Kredit/Nota Debet. 6. kuitansi. 5. Apabila terjadi kekurangan dalam penatausahaan PNBP yg diterima yg bukan akibat kesalahan Bendahara Penerimaan. Setempat. a. maka hrs dilakukan “penyehatan Buku Bendahara” dg cara : Penghapusan kekurangan uang dari perhitungan bendahara sesuai ketenrtuan yg berlaku.A. Semua PNBP yg diterima satker wajib ditatausahakan oleh bendahara penerimaan.q. 4.

PNBP per jenis peneimaan (MAP/AP) 2. 4. Menatausahakan pelunasan Piutang Negara dan melaporkan ke kanwil DJPBN dan Biro Keuangan K/L. 5. Data PNBP berasal dari LHP bank persepsi/pos persepsi yg dilampiri SSBP lembar 2 dan 3 serta potongan SPM. PNBP yg bersifat umum . 3.1. 7. 2. dituagkan dalam Surat Pertanggungjawaban Bendaharawan Umum (SPJ Bendum) yg disampaikan kpd Kanwil DJPBN setempat. Menerbitkan Surat Pemindahan Piutang Negara (SP3N) dan Surat Keterangan Tanda Lunas Utang Kepada Negara ( SKTL) Hasil Laporan PNBP dapat memberikan informasi : 1. LHP dari bank persepsi/pos persepsi dan dari potongan SPM satker. PNBP yg disetor oleh bendahara penerimaan 3. Menatausahakan pelunasan angsuran sewa-beli rumah negeri dan melaporkan ke Kanwil DJPBN setempat dan Biro Keuangan K/L. 6. Menatausahakan semua PNBP yg disetorkan oleh para Wajib Bayar dan Bendahara Penerimaan yg berada dalam wilayah kerjanya. Menatausahakan laporan PNBP yg diperoleh dari bendahara penerimaan dan diteruskan kpd Kanwil DJPBN setempat.

  Seksi Vera KPPN.05/2007 pengganti PMK No. dari Seksi Bendum KPPN dan LRA dari UAKPA dalam wilayah kerjanya.59/PMK. Seksi Vera membuat Laporan Arus Kas. menerima data PNBP berasal dari Rangkuman Pertanggungjawaban Bendahara Umum (RBPU).171/PMK. dan LRA dalam wilayah kerjanya dan menyampaikannya kpd Kanwil DJPBN ( PMK No. Neraca KUN.06/2005 ttg Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat) .

Menatausahakan semua PNBP bagi K/L yg diterima/disetorkan melalui Bendahara Penerimaan atas dasar laporan Realisasi PNBP Bendahara Penerimaan, KPPN, dan kanwil DJPBN. Laporan Realisasi PNBP bekenaan dituangkan ke dalam Laporan Realisasi Penerimaan Anggaran bagi K/L bersangkutan. Laporan tsb dpt dijadikan acuan dalam penyusunan rencana pendapatan tahun anggaran berikutnya yg meliputi seluruh komponen PNBP ( umum atau fungsional )

Piutang Negara adalah hak negara, yaitu sejumlah uang yg wajib dibayar kpd Pemerintah Pusat dan/atau hak pemerintah Pusat yg dpt dinilai dg uang sebagai akibat perjanjian atau akibat lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku atau akibat lainnya yg sah.

Piutang negara terjadi krn adanya suatu ketentuan, keputusan, ketetapan yang sah menurut hukum.

Keputusan perdata yg diselesaikan melalui perdamaian yg menimbulkan piutang negara.     Surat Keputusan Menteri/Pimpinan Lembaga Surat Keputusan Persetujuan Sewa-Beli rumah negeri melalui Dep. Sejumlah utang yg dimuat dlm SKPP thdp PNS yg dihentikan pembayarannya.PU/Kimpraswil. . Surat keterangan KPPN atas kelebihan bayar atas hak tagih yg dibayarkan kpd PNS atau pihak ketiga dg menerbitkan SPM/SP2D.

Formulir Jurnal Aset. Setiap angsuran dan/atau pelunasan piutang dicatat dalam Kartu Piutang Negara SPN yg diterbitkan dicatat dalam Kartu Petunjuk Teknis (KPT). . e.       Setiap piutang negara dicatat dalam Kartu Piutang Negara oleh KPPN Kartu Piutang Negara dibuat per-jenis piutang. Setiap debitur dibuatkan satu KPT KPT disusun dan disimpan sesuai ketentuan yg berlaku. Kartu Piutang meliputi : a. Daftar Reklasifikasi Saldo Piutang f. Daftar Kartu Piutang b. Daftar Umur Piutang. Daftar Saldo Piutang. Daftar Rekapitulasi Piutang c. d.

Kantor Pusat DJPBN. Kelalaian atas pembayaran/angsuran hrs dibuatkan surat peringatan ( 1 s/d 3 ).       Setiap piutang hrs dibayarkan sesuai ketentuan yg berlaku. Peringatan ke – 4 dilakukan apabila debitur lalai atas peringatan ke – 3 Tembusan surat peringatan ke-4 disampaikan kpd : a. b. Irjen K/L bersangkutan. d. Tenggang waktu surat peringatan sekurang-kurangnya 1-2 bulan. c. Pembayaran dg angsuran hrs dilakukan secara berkala. kanwil DJPBN setempat. Biro keuangan K/L bersangkutan. KPPN menyampaikan berkas piutang kpd Biro Keuangan K/L utk ditindaklanjuti penagihannya melalui KPKN-L atau Pengadilan Negeri setempat . Kelalaian atas peringatan ke-4.

Menerima.Kptsn Pembebanan Penggantian Sementara/Ganti Rugi yg diterbitkan PA. Menerima. . mencatat. dan membukukan setoran pengembalian kerugian negara serta menyetorkan sesuai ketentuan yg berlaku. mencatat Srt. Mencatat / menatausahakan pembayaran/ pengembalian kerugian negara dlm Kartu Pengawasan pengembalian kerugian Negara.     Bendahara Penerimaan mencatat SKTJM Menerima. mencatat SK Pembebanan yg diterbitkan BPK.

S. : Tgl. Jatuh tempo : Angsuran/bulan : Mulai ngsuran : Dasar Penetapan piutang. : Tanggal Keterangan Debet Kredit Saldo . S.K.K.Kementrian Negara/lembaga : Eselon I : Wilayah : Satuan Kerja : KARTU PIUTANG Jenis Piutang : Nomor : Identitas Debitur Nama : NIP/NPWP : Alamat : Unit Kerja/Kode : Kementrian Negara/Lembaga : Data Piutang Jumlah Piutang : Tgl.

Pengeluaran Negara adalah setiap uang yang keluar dari kas negara. Pemindahbukuan dari rekening kas negara atas tagihan yg membebankan anggaran negara/belanja negara (mekanisme UP dan LS) . Pemindahbukuan dari rekening kas negara ke rekening yang berhak menerima non belanja negara (pengeluaran PFK) 2. Penatausahaan adalah kegiatan pendataan. Setiap pegeluaran negara meliputi : 1. B. dan pelaporan. pencatatan. pembukuan.A.

Pengeluaran dari rekening kas negara ke rekening PT. Pengeluaran dari ke rekening kas negara ke rekening PT. . Askes yg diterima atas potongan SPM Belanja Pegawai/Gaji. 4. 2. ASABRI yg diterima atas potongan SPM belanja pegawai TNI.1. Pengeluaran dari rekening kas negara ke rekening BULOG dan sebagainya berdasarkan potongan SPM dari KPA. Pengeluaran dari rekening kas negara ke rekening PT. 3. Taspen yg diterima atas potongan SPM belanja Pegawai/Gaji.

kepangkatan. .Pengeluaran yg membebani anggaran belanja negara : 1. dan/atau tunjangan). 2. 4. Sebagai akibat diterbitkannya Srt Keputusan dlm bidang kepegawaian. Sebagai akibat perjanjian dg pihak ketiga dalam pengadaan barang/jasa. (SK pengangkatan pegawai. Sebagai akibat pembayaran pembiayaan cicilan bunga/hutang kepada pihak pemberi pinjaman. Pembayaran/tagihan lainnya yg membebani anggaran belanja negara. 3.

Barang. Pembayaran dengan cara UP hanya untuk belanja yg relatif kecil melalui bendahara pengeluaran secara tunai. hanya dilakukan apabila tidak dapat dilaksanakan dengan cara LS ( bel. bel modal 1. . Barang Non LS) 1. Pembayaran dengan cara UP (beban uang persediaan). ( belanja pegawai. Pembayaran atas beban APBN pada dasarnya menggunakan cara Langsung (LS) kepada yg berhak menerimanya.1. bel.

Penatausahaan dilakukan pada Buku Kas Umum (BKU) dan buku pembantu yg diperlukan.PER-47/PB/2009.1/2004 menurut DIPA masing-masing kantor/satuan kerja .73/PMK. 4.1. Penatausahaan oleh KPPN pada kartu pengawasan kredit /pengawasan anggaran berdasarkan UU No. berdasarkan PMK No. Dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran pada kantor/satuan kerja 2. Dilakukan oleh KPPN untuk semua belanja negara pada kantor/satuan kerja dalam wilayah pembayaran yg telah ditetapkan.05/2008 dan Perdirjen Perbend No. 3.

Dapat dilakukan dengan cara manual atau komputer. 6. 3. Tutup buku hanya wajib dilakukan pada setiap akhir tahun anggaran 7. cukup dg print out data dan membuat BA pemeriksaan Kas dan Rekonsiliasi. Dicatat dalam BKU dan buku-buku pembantu lainnya. Tidak memerlukan tutup buku pada setiap akhir bulan. 5. 1. Setiap Bendahara Pengeluaran wajib membuat nomor unik pada setiap bukti tagihan/dokumen sumber 4. Setiap akhir bulan/pemeriksaan kas utk pembukuan dg komputer. . 2. Pembukuan wajib dilakukan oleh bendahara pengeluaran terhadap semua transaksi yg terjadi pada kantor/satuan kerja bersangkutan (UP & LS).

Mekanisme belanja dilakukan oleh Pejabat atau Panitia Pengadaan melalui Penyedia Barang/Jasa ( Keppres No.1. Mekanisme belanja dg cara UP dilaksanakan secara tunai melalui bendahara pengeluaran atas beban Uang Persediaan yg dikelola bendahara pengeluaran. Mekanisme belanja dg cara LS dilaksanakan dg cara pemindahbukuan antar rekening kas negara ke rekening yg berhak menerimanya melalui KPPN. 3. 2.80/2003) .

Pelaksanaan belanja dilakukan oleh pejabat pengadaan/panitia pengadaan/unit layanan pengadaan 2. Pembayaran atas pelaksanaan belanja dg nilai diatas Rp. 1. 6.10 juta/transaksi. yg masuk ke rekening bersangkutan.10 juta harus dg cara LS 4. baik SPPUP/TUP/GUP/LS 5. SPP-LS tidak dan bukan tanggung jawab bendahara pengeluaran. Bendahara pengeluaran wajib menyiapkan permintaan SPP-UP/TUP/GUP. . 3. Setiap permintaan pembayaran ke KPPN harus berdasarkan SPP yg dibuat oleh KPA/P2K. Pembayaran atas pelaksanaan belanja dilakukan oleh bendahara pengeluaran utk pembayaran maksimum Rp.

Laporan pungutan dan penyetoran pajak yg dibuat Bendahara Pengeluaran kpd KPP melalui Kanwil DJP sesuai wilayah kerja yg ditetapkan. . 3. Laporan Pertanggungjawaban dibuat oleh Bendahara Pengeluaran yg disampaikan ke PA. 2. 7 setiap bulan utk laporan bulan sebelumnya. KPPN. dan KPPN paling lambat tgl. Laporan keuangan dibuat oleh Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA) yg disampaikan ke UAPA. dan BPK paling lambat 10 hari kerja setelah akhir bulan utk laporan bulan sebelumnya.1.

!! Wassalamualaikum Wr. ..Break down please ….Wb.

.3.9: 0.2 :9.3/.3408:.420.9.8.8.9..:5747.

.547.9.850.9.3.3..030883/.010.947  /2.8:/.8::.3:39:20.8 9072.3.

807.9  .0 6:.5:-..

7.3 93/.3.. 503.3. /03... 0.50.3 07.8.8.8.3  /.3 8.3.     $.9:..3 4:95:9 0:.9.3 9:.3 0.3.. $0-.9:. 808:.3 07.9.3:3.3 $07.8 544 :9 203..

3 4:95:978//.  90.9.2-. . /03./ 0- 0.7.3 .3/.3.3/.: #  038 0.9 203. 0:.9.3  907::7 .7 .3 -. 3/.5. 8. :95:9 .3..7.907 .947 0:.7:8 2025:3..3  /.320207:.7.8.3 8.7.5.3. -0.7 50.87:8 /-0-.3 8. !079:3.3 05.3.3. 038 -0. . 35:9/.8  $9.3 7907../.9.3 .5 703.7 -./. /909.3.390.8.8.5.8 /.3 203.3 0:..3 $. $09./.3 0.3 5.7..7. /909.3.3 $&/. 808:.

.8 #08:98 70390/ 0907.3 2.3/.31. .8 05.9 .9.3.39..3 .208 .8../.3/703. .7.! -0747039..3  :95:9 :9.3 /03.

3:98:.98-90.35747.919.5.3 -07..3 9.393..919.-.3/.908 !0304.5. 202-:9.880/./.3/03.535:9 $89023207:5.0-07../-:9:.919.3.3.89.8.3.919.3.-.:7..880.9.3.. :2.8.2.5389.8.7.3  $89023:../.390..3 .3  ./03.:2.3.9.32. /:3.3 $8902320.-08././9::.-8.02039414343.703..7..90780-:9/03.333 !0703..3-.30:.3/.5.3 203.30./-0.30::7..3  0.5.880/..5.3-.2 /..2030.2-0-07.3.:3 203/..3020397. 2039:380-07.397.39:80-07.3 /03.5.. -.3/..35.7.907-...439744135:98 !0303/.301803850304. :92021.2.010913.3/:8:.3 !.202.3 $89023/.3.809.3.9.32:/.8.7.3.31:385.8/.3808:.3-..93.89.3.8 .85.   3...3././843.20.3.9.7010919.3 43974..3907..9:5747.8 0.3 .35030:../.8/.8.9.:.-.3./9.3-07.8 50303/.7.38 :3907..9.32030.-..9047-0.380-07.3%07.330.3:3.:2.9.9202-..31...

3.809.3.83 2.350.83 ..8.  /2.02-.3/.. 2.3.3.203:8:3#03897.7.#03897.7:8203./..3.:5.5:8:.

3 039070:.#03.7.7.3.:$02039.3 03.7./909.3!.3../..5.  07/.8.020397.07.3 0.:05.

. #03. .02-.

 .

 -. .3 0.8 -078.2.7.39. 020397..7.

/..:.3 /8.3 .25.8.3 !030.3  .8 502-.02-.... 03907 0:./..9 / !# .3 428 907.3 05.3. 6 :39: /.

3 # .. 0309 0808:.

3   $03907 0:.:3 .  /909.7.3 /./03.: $02039.:  $9.  !7.:  90.3. /809:: 9.7 .3.7.7.3 ..3/.3.3 99 !.3  ..5.

: ..9.

% #.

# $&/.3 $ $  # & .

3 $.8.9:.3 0.7.7 503:8:3..     $0-.3 020397.3 3.7. /.

02-.. $ .

.3 0- .3 # ../. 907./ 507:-.3:9 203.-./ $!$ .7.2 .

3 #! /.3 50308:.8./.:.5. 8.9 502-.3 # ....

3 $!$5././. $ .

 # .

7 503:8:3..3 /.2 503:8:3.7 /././.8..8.3 /.3 !07!708 99 #3.3 !! !075708 !!/.3 50308./..3 /.3 ! .

    03907.

: !203:3: ! $.9 :9 203:8:3 43805 !8.39:.3 !%:.8 !02-.907 !:8.9 /.525 -80.907 !:8.3 03907.

907 '079..!25 - $0.: !203:3: ! $.

 03907.907 '079.&!%:9 203:8:3 43805 ! $.

3 5079:3.3 0.9. $! :9 203:8:3 43805 !04380397..3 5/ :-073:7 8-   !02 !:8./. /.3 -.: !/59 203/00.3.503: ..83!$.9..907 -079..3:3.2 43805 !  .3 /.8 .3 003.8.9 :9 203:3: !5.8 503:8:3.!25 - $0.

25.. 6 903 !07-03/..3  !$.!8..907 !:8.3..9 203.907 '079.3 .7.3 43805 !5/ 03907 0:.

.../.7.3 !  !030.38.-.3 503.3 43805 !-07/...8. .38  . 05.8 507 574.7.3 !705708 99 #!!507 :3947.&!%/.3  !075708 99 #!! #! $!$ $# $#207:5.25.3 43805 !05.3 !$! 203.

# .

.3/.9: 020397.30..7.9.2/.3  0785747.38:./4:20350703.330.3 503.3.3.  /..7.

7.3503. .  07:5.-..3#03..3#!/.02-.

3 .3..28. /.7.9:9.:3.

.3 /!#  !. $.   #!.: $02039.7.: 05.8 203.8.8 502-. !7479../..

!.8 0805.: 01391  .9.3 !#/020397.7..3 30.

7.02-.8 020397.  %:548 :3947.3 30.38..

9  !07:-.  !03.3.3 .: 8:2-07 /.3.3.3 .3.39.3 9/.7..3 -0.8.7. 203.7 5747.3.02-.3 .3 .7. 203.-.3.3  !070807.9.3 5.2  !03:7..4.

8:2-07 502-.3 #...

!.

.

!!  .

3   % #.3 5. //. !039:3.7 -.503/::3  /507:.4..3 /.8.  /909.5.3 .2 .5.3/.3 ./...3 -. 3/08 8.7..8 -.2   $&  $ 28 $  # /. -0:2 /909.3 40 03 0:.9:.. 89.9.3.

.5.32.4. 0.7 .  207:5./:8:.3 5030..8.7.3 % #.3 98.8.3 203.3 /4:203  -078.3 /.9.3.

8:.7.7.3 0:.3 4254303 2.9:.9  4254303 35:9/. 202:. !$5.3 :7.3    #  -078.9.83 4254303 #80:7.7..83 4254303 :2.3 5079:3.-078./.83 2.3 /.3 :2.7.4:20/.3  !03/::3 .. 2. 2.  203:3:.3 -.33.3 . 949.3 . 205:9  /..7. .7 0.3 -08.7 70.3 73.7 0.83 2.8.7.3 .3 /.3 /.8 502-.9.7.3 .19. 0:.3 /.. 8.33.

3947  /:3.3:3..88 07:8.78 . /..039.9.7 3.19.3 /.3.3 503/::3 .3 -..3 907.9  .

3.8.3 /.5..    .3 5747.  .  4 $.3 90780-:9 507: /.9.2 .9.8...3 .3. 4:95:9 /. 0.7..8.3 / %:548 /.3 .3 8.9 0.5.7.3 /. .907.9..5.5.3 8079. 8.5.5.3   03.

5.39.

92.

9.8.3 203:3.3:3. 2. 5:.3 /..8.3 98- .2..3.3  070 2.3  4.3 0.9:  /9039:.7..3 /./.3..5..9..3 :9 -07..507843  -079.3 .5.5.3 0:.3. .2 503...9   03 .3 /. .: 503072..38. .5...31.

/03. -.3 /.9.3 ..3 .3-.5.3 /.3.7.4:. 0.. .3.2. .5..8.3 -07.  /507:..

!03.8:38  03:7:9.  .3  ./50703.7!!/.3& .7!  .81.9:.81.7.8/.8.3/8:8:3  03:7:9.3-078:2-07/.84342  03:7:9.34397.39/.3-078:2-07/.3/-.9.9.8  &39:0.38.3$.3.04.8 7.4.3.3.81./.

:38.

8..39:.33.5.3.503.2 7.3/.. !03:3...3..507::/.3/-/.39::.39079039:/.31:38.3:3.843.805020739..3502-.$:-1:38 /..

7.3 30.8:-1:38/808:..3/03.3%:5482.83020397.

.   !747.7.503.02-.7.-.30-.330.2 /.3020397...

2-039::5.38:2-07/.5.9:.../28389.3:9 203.9..../.:-0-07.8907::7808:.02-..9.3/203:3../80/. -0788.0.5..38.

2.3 802:.47/3.3/.3307.3203/.340020397. 808:.8 3.3  !747.5. #:2:8.8/.8203:3:.907::7:9503.8  !747.2/.9.7.3..-./909.20..73.3/.30907..8.83.7.5747..843.7.357479.3 30.7.2#! !747.7.2!7479.2780.3/.8.3/0-.39::.2!03:3.9..8.35747.  2028.5.8...9/-.257479..5.

3/.3  0.2/.8-  -.3/.307.780:25:.9..3 /.2907/7/.3907::75..8..20.5.9:.-./...38..8.2503:3.-.7.:-0-07.9.02-.7...75747. !747.9.8:.8.393/.9:.   .3/.5.38:2-07/.3408.3/.9:5747.350307...3.7503.2 !747.3503:3..

!0. -. 4/.3 $48.3.39:.7.3.        0. .3.3 0.. $:-8/ .3 . :3. .3. 0. 0.3 .

7.7.  020397.8. 07/.: $02039.7.3 !.3 0.

.3 # .02-.25.. 203.

8.3 .9  /9:3: /8079.009743 5/ 03907 0:.: !0.3 .3/.3.9.3 !# 8:/..3 -:.3.3 :    # .2-..3.9.9. /9.-.9 507903.. 6 5.8 502-.3 .3... /.3 /03.74 !0703.

9 !#/8.39.3 /4:203  /805.9 428 907. /805..7..25.3 /03.9 .. 8:/.3 30.7. 020397.

/.-.7..7. 020397. 02-.3 /. . 5.9 74 !0703.: 50..3 ... %.3.39.9 /03../ !#  !030..-.9.3 .9. /03.3 30.9  /9:3: 5.3 !0.3.-..8.3 428 !#808:.

8 80:7: # . 02-..3 203425.  20325:3 /.

.3 0 /.8 5030..9: 25:3..3 # .2 8:..

3 /.0:.3 #&&!/.2 8/.3 #&&!/-..3.2..8 /.3 .3 # .3.-309  49.3 49.3 25:3. -078. /03.0:.

-309 /8.3 203.5.3 . .25.9 ./ &&!5..3 .7 94-07   .8... 5/ !# 5. :89:8 :9 /909.8 502-./.3 8/.2-.3 5020739.

: /01391 /909.3 !.5.7.83 020397.3 30.8.7.83 2. 07/.: 01391  !.3 :9 2.

2.7. . -:. /03.3 5...7.: /01391 8.8.2 5./.5.3 !.02-. -077/.3 94-07    .: $02039.3 &&! /909.

.25.203.3 # .

: $02039. . !.7.7 /.: 01391 0- -08.7 !. 50307-9. /809:: !#80-. 90.3 $!$  ..

3 -079./. .9.: $02039.7 !.3.3 5..3 -.3  8:/.9. 0. .3.8.9. /..: 0.4:20.3 9.: 5./. !.3 . .2-.: 01391 0- 0.: .9.4.-.2-.7.3  . 5.7.7:  203.3 /.9.203.

3.3 /.3 0.9.203:7.

3 .3 /.3.9.9.3 9079039:  203.7.7. 5.3  # .3 0.: .3 -07:7.9.7.3..3 .-.33.9.3.: ..4:20.3 0.9.

7.3 !.39. . .7..3 -07/..8 5030.: 01391 /-.8 02-..8..

5.9 507809::./03.3  # .9 !#:9 203/.3 4288 907.

3 5/ 03907 0:.3 .2 8.2-.3 203.3 0 /.8 502-.2. /8079. /4:203 503/::33.2 ./.. /03. .8.4.7.9 88.. /8.7:8 /-47  ..3  8.5.3 /4592.3.3.3 /..2-..2-.2 5747.8 ..2:3 .3 # .3 . .4:20 0:.2 5747..3 .4.2..9.7.2 8.2.2  .8 5030.7..3. 3.3 .8 . 6 5. /03.3 /.4:200:..9. .3 - 0..0097433.3 .25.. 907/.9.3..9 .3. 0.8 5030. -:.3/.7..3 203.3 4502-07    .3 /. .

/.. .7 /.9 5.3 !075708 99 #!!5.3 /.3 !03:8:3.8.3 /././.2 50307-9./.7 4502-07    !075708 99 #!!/.8.7 -.3 $!$/. .2-.3.

2-. !5.25.3 05.3../.3 -:.9 507903.3 0802-07   .:9 203:8:3 43805 !/.3 /8.

. 038 -0.91 /.3 5.3.3 43805 !0 ! .907 -078. /.3:9.7. 80./.:.3.3 007:.3 40 $.9 %038 /23897.3 %038 /23897.7 34247 708907! 4/0 .703.:3 -0.3 9/.9.  805.3 203:7:9 %..3947 -.:.:.9 503... 08.703. #0.3.91 . 8.8 !  .3 4/0 . 0781. 203:-..

...3./.3 $9.3 202507.9 40 !/03.  !030. 0.3 ! /-:.9.7 .3/.9..3 ! .!03:8:3.

3 43805 ! /8:8:3 40 .4.3 .4..39.3 !! /03.574808 503.7. $# !075708 #3.

907 8090.3 /.. 907/.7.2 5030.3 ! ...8.3. 8..3 -. 207:5.83 2. 2.3 .3.3 4305 ! 40 703 !07-03/.8 /.7.3 /4:203 50...3./.3 .3 !!:8...9 .. 5.9 0808:.907  !0308.5./.4.83 8.. 507809::.

.9 .07.2-. 5.3./.8 ! ..3.3 ! ! ..7 08020-07  #0.. 574808 507:-.

.9...3 !  .: ../.3  -.7.7.9 907. 40 703 !07-03/.5 ! 90.3 . /8. .

 ! /-:.9 40 703 !07-03/.3...    /.7..

907 -0:2 203.5. .. . $.-.25.3 ! ..3 43805 ! 8.

3 # ./.9.9 .8 /.8.7 0802-07 ! $/-:.7 $#/.

 /.3.

 /9.3... 80-.3 . /4:203 50.3 40 !.: !075708 #!! ! $8.7.3/...3 .: 9/.9.3.3.9.8.

:39: .3.3 0507:.3947.9.8 ..3.7. 50.9 /.3 .. /.4.5.7 .7.3.7 507.3 -0.3 907-.! ! $/.3 80.8 .

../.55079:3./.3:3.2!80503:3...-907....././.3 80-.-07.3 $! /.:.9.7!/.8..3-. 503:3../.907 9/.3.7.3.3/!!  %.7502-.3  &39:203./.3/!075708#!!  &39:/-:.  %::.-079039.!.9!0308..3/..3$:7.3!030.5.340$.

9!:39:!!:8. 2...83 2.-40/..907 .!:39:!. !.3947!:8.:!207:5.83$.!  %025.9!030.:-.3  /.3907939/.3-.9.8.07.3947.25.9  /..

 $#/909.8/. 9/.83  .!075708#!! !.3.3/.5. -40/..907-074.4502-07 8090.9075070.$.3! //.3$#05.83 2.5.340039070:..3!075708#!!808:.3.347/3.: !!20372.8//.907//.      $#/909.3!20.9:95.07.:.907/.809.3. /9072.8. 6 703 !07-03/.3507038-0..9./.07.2..07.31 .35.9. 8....390793-.45$#05. .3-.:/./.5.3 203.2 .25..25.7./..2$#207:5./ $.07. $#202:.3:39:$.

3.9/./..909/..-.3. %07/.3/.9.:/.5.3.:.3 5.    !02-47.43805! /$#/.39:25.907.5.5.808:.30.3 038-0.

83.8.3 0.3035...:.3.7: -0:2203/59507809::.4507.:!075708#!! /.907$02039. $.7.9.3. !!-0:201091/.907-.0507:.3-.

9.3 !-0:290780/. .3.:0. 503/..2533.9./.

7.   0 703 !07-03/.3...

9. 03907 0:..907 /.07.:. /8.. :39: /.7. !/-07.3 -0793/.8 3.2.7.3 .9 0 .3 :39: !8.2.907 !:8.!0-9  /9:3: -0793/.3.3 .3 8090.3 3.3. .3 :39: !$.3.8.3 40 03907 0:. 03907 0:.9. :39: /.3.3 8- 4:203 !0.8 3..3 903 !07-03/..3 .

3 30.5 :. -.3 503/.8: 0 70033 . /003.3  /909.5.9.3  .3.7.9.3 .3 40 389. 503/.:5:3 343503/.9.3 /..:./.9.5.  !03.3  503./.38 907..5..9... 0.3  2.:8.3  !03072.7.2 50304.3 /.3 /. 809. .3 502-::.7.9. .3 .9 808:.9.3 30. -07:5.7.8 30.:8.3 30.. !03.9...9.3 50..547.7..3..

.

5.7./. /. -./.     !!.7.3 30../.907..3 5.7.:. 802:.. 8. !!.3 /.:.9./.9 5. !!.3 -0... !03/. 20907.. 503072.7 !03072.. .7 80947 80.3 !. /.5.3 0. !!907/.3 0..

3 30.7.020397.

3.3 8.02-.. ! ! .. 8.9: 8:2-07 /. !!207:5..

3947..

9:.$.3 07.

!03072. !!  03/..3!078058 .7.3  03/. !030:.389.3&2:2 !!..7.38 !03:3.3  &! ..7.

.8..:. .3  $08 '071. &  $08 !07-03/.8 '07.7.

3 !02-::.3 ..3.3 !030947.     !02:3:9.-.3:3.3 !079.3 !0325.

3 40 203907.5. /909.3 9.7.3 -07/.8.    !02:3:9.71  90.

3/. ..3 !02:3:9.9 /9.3.525 02-.3 5/8.38:3 /.3..7.3..  /809:: 03907 0:.9.3.3 9/ .38:3 !02:3:9.3 507.3 80.

3. 8...3 -.7.4397.9 50307.

9 9079039: 80.7.3 -:9 -07:5..9.: $$! . 8.7.8 :9. !02:3:9.. -07.8.7. ..3 78-07/..8.38 .

35020739. 0 70033 .8 0./80947.3 80:7:3..8 0.7.3 !!0 70033 .7.3 20.  $0947.5 5:3:9.$09..:.: -./.3 !!.

7.: 74 !48/.3435020739.3947 548.3 .3!078058  $0947.  /9:3: 8- .8 0.:.20.3 !!0 70033 .38:3 0 .

..39:  !030947.3 $$!  ..38:3 40 .$0947 ..: 03/.7.. !03072.3 !!/59 /.3 .:.3 !!0 .9.3  !030947.3!078058 203:3.3947 548502-.

:. 503072./.7.. .3 40 03/..3947..3 5.

9:.3 07.8.

020397.7.3 30.

 03..: 5/ 4 .02-..

.

'.

.

3 %.0307.99 :: .9..33.7.8 &2:2 /..  /.39 /!4 .

! .

. 99 %.9.. !03.3 /.:8.7.3:3.9.3 !079.3 !03:8:3.547.7. 020397...7.3 03/.-.3 ..3 0.

.02-.

3947..

3 -:9 5:3:9.3 /.0   .7.3 -07:5.3 $$!  !! 9/ . 70/9 49.3 /.7.3 5030:. :9.7.3 $! /.8 49. 88 503072.9:. !03072.3 -07/.:.0-09 54943.38:3 /9072.  :9 5:3:9..3.9..3 07.38 .3 -.8. 40 -03/.$..9 3 4:9 5.  !02-::.7.3 /.3  8./...

7.9 80.5 . -07.7. 809..7 -:.3 /-:.3 -07/.     .3 -:9 5:3:9.547.3.8..

3 -:9 5030947.3..3 /.503072.

5030:.3.3 !079.3 #0.8 !! %7:.  .3 .3:3.-.7.8.25.3  /8.3 5/ 03907.3 -07:5.547..547..

.3 8090.3 -0703.3 70..3 5/ 03907. - 5.25.3 .7 %7:.2-.9: -:. ..8. !! % ' /8.9 8.3 5077.547..3 .

74 0:. - 5.9 9  :89:8 9 .3 /8.3 .3..547.3 %02-:8..25.3 5/  .3 .3 .3 07.2-..

 .9 03/07. - 3850947.

9 . . .3 ! 809025.

.3 !.3  /9072.  !03072..!03072..

.3 :..-.3 .-0..3 :.7 80.-0.3 !..  $:2-07 . .. . /8- !!3 !!3  !. &.3 503072. !03072..3 !.2 $  .:.3  /50740 /.3 20907. !! !03072.7 80947 5.../5:3:9 /.  5.

5..3/50740 /. 503072.33.3 & -.9.7 /.2..3 .  !03/.  !!.

3.3 .5.3907/.9 ..5.../.9.3 &.:.3 .5:3 !03072.3 .35. .3 503/.3 &2:2 & 503072.5.9.7 3007 9.

-07.3 30.7./.3 020397. / 3:3.

02-.. .

3.9 &2:2 !!./. !!-0781.

8. 802:.907/59 5.907./.

020397.3 30.7.

 !!.3.8. 74  / 503:..2- .3. . 7:2.   . .3 /8!!-0781.3 .8 - 503:.3 /4 0. 80. /3.809 .9 :8:8 :3843../.

907./.5.5. -0-07.9 5. 8.907/.

3 30.020397.7.

..   .3 /8-  .3 / 50. 503072.9.3 503//.3 .3 / 503072./. 507.8.8. 9079039: 8.   %# - 503072.:9 0 503072..02-...3 %:548 .3 ..3.8 .3 ..3 . -07.8 :9.

2-..8 9.8 .2 .:9 .3 . .8 :9.8. .-.3-07.7  $:2-07 .3  .3 - .. . /. &..

/03/. 50.8. .3 - .3.3 .. .-:.3.8.3 !!.8.3 .. 74 .3. !07-. 9.33.. . 43!07-. 503072.8.3 - 503072.

8 503/.-.7.5.5.3 .3 &/ 3:3.3/.7.3 020397.3 !03/..08.9..9.3 30..3 & 503072.

 &.2.8.8 07. & .8 /8- .02-.9 02-... . 97.385479.. 859 #:2. &- -. $. .8. 503//.3 02-.

3 !!5/.2333  0.3 5033.5.43 0.3 307.9.7 $ !03.3 /.8 !! -078:2-07 /.3 9/5 50.3 44/47547.8. &/ 50307.183 !030.3 503.0 033.8.8 5:3:9.9.    592.3.904.3 0..0.9.073..

 .

!03072..      0 03/.7.3 9.7.5.3 07/..8.71  /909.3 203907.

7 !02:3:9.3 5.-.3 .. 50307...5 20.8 5:3:9 2030947.9.:.9.9 503.:.8 507809::.7.3 9..3/.. 8.7.3. :.3 -.3 5/ ..: 509:.3 !02:3:9..525 02-..3 5/ -03/.3 /. 9/ .7 !09:. 503072.38:3 40 03/...3 80.3 /.7.3 202-07. .3 !! 5/ .:. !03072.38:3 909.3 9.3.3.3 /.8 .7.3 / 202-07..3 /. -:9 503072.3 !02:3:9.7./.3 4397....8 5:3:9..3.3 80.3/.3/.3 03907 0:.3  203072. . -:9 5:3:9.

3.. 50..8.3.

20307.-...7  /.: 8.9.3 03/...8 .3 5/ .3 .89.9./.3 8- -:9: 50:3.8.3 -:9 5:3:9..33..3 .1.9 8.. .3.3 ..7. 507.9 9079039: 808:.8 !! 907:9. 503072.

9 -07:5.7.  .38 .   :9 5:3:9.2.9   .3 30.8 :9.5.3 /.7. 020397.7.8 78202:.

.3. !03072..3 50793.3 5/ -03/.8  -:.. 502:3:9 !!  .9 /:. 80 .8 /807.3 !!  $0734247 .7 .7.7..8.7.7 /..7 ::2 502:3:9.-..02-.  :2. 02-.

.8  /9:3:  78 /9.3 /.3:3.509:.  .3 /5079.9..3 503:3.33..:8..-.

38 78202:.3 30.7.9  .2.          :9. 020397.

7.02-. 502:3:9 !! .2.3 !! 4247 -:9 502:3:9. 502-.8..7 ::2 502:3:9.3 ..

....3 5:3:9..3 /.7 &7.3 !.

.! :2.

.3.5.. 502:3:9.3  /5:3:9 %. :. 9.3 .3 . 9. !03072.3.7.3 03/.2.3/.3.

8.890250 /3.

389.38 502:3:9 .

 !!.

3 !!  $!/907-9.3 03907.!0307-9 $!20307-9.8..3 $:7.9 05:9:8.3 $!8- /.3 -07/.7 503.3 5:9.8.7.

!2 02-..

%9 503:.39 7: %# / %9 502-0-. 0 %9 5023/.3 .205:9  ..3.7.8. /8- .3 -07/.809 - %9 3 503:3.8.3 .3 :9.3.3 /8- - %9 05:9:8.8 $! .39.3 802039.3 503.3 $!!  07/.3  $79 598 %8.3.3 05:9:8.3 ! .7.!03:3.3 /03/.3 07:. %9 502-0-. /3.7.3 7:2..3 :9.7. %9 502-0-. 3.

2-.9.93.3 80. !!.9 . .  907-9..7 07.3 /9072. 8090. 2.2-. 503. /.

9.3.3  :7. 503..50307-9 $! %/5 /.

9 . .3 $! /.7.2-. !!.9/ 20203: 8. 8090.9 50307-9.2-.9. /02-..7 07.93. /9072. 2.3 80.

3 50302-. ...50307-9 $! /8079.8.3 .

 !02:3:9..39:2.3 20.3 54943.3 $!  /907-9.3 5:9.: 503.7.3 40 !! /.3 30.3 020397.:.

7 30. 43943.. 502-.8. 7:2.8. 203072..7.3 80.3 $! 40 !!  !024943.33. /3. /.7.-07/. 907:9.7. 5.  !02-.8 /2..02-.8 435038.3 -07.3 /907-9.3 9.3 ..8. /.3 98.7.3.

3 30. %# /8- ..3 40 50 30 !03.-.39.7.9.3 07:.

!03072...7.  0 03/.3 !!  /9072.

7..7.: 5/ 03/./5:3:9 .3 78 /80947.38:3 0 .3  -07.3 .2.7 907:9.9.9: 9.7..7. 09039:..3 80:7:3.: 0 .3..:3 .3 !! /59 /80947.3 !078058 / $$! .3 80. 0 70033 . 8... !03072.38:3 40 03/..8 0.3. !03072. 808:.

8 5:3:9 / -:9 80947.3 $%$.509:.

$$ .

3 20.: .   .3 !078058.:.

3.3 !078058 203:3..3 $$! 8-2.74 !48  /9:3: 40 03907 0:.5.3 !07/703 ! 4 !# .3 !! 20.3. /909.: .3 !030947.

!.

9 !.  !030947.3 !! 202:.

 038 !! 8-2. /.3.9:7 ! 4 .! 808:.

! .

.3 !077. / ! 4 .  99 ..3 $9.7 /:-.3/.

! .

3/.7 ..  99 .3 :3 $9.

3 !! 4 .7.257. .07/.3 038 !!808:.8.

.7.8 0.3. .3 .3 02-.3 .3. .            !!&2:2 !03072..3 !03072.

3  !03072...3 !007.380-.503:..3 03/.9.. 0907... . 74 !03072.3.39 7: !03072. /8!03072.2-.3 ..3 /4 0..3 !02.3 ..31.8.3 .3 503:.9..3 !03008.3  $0.3..3 !03072.

05.3 05 :2/./. #&%#   5./.3 . 05: . ./.8 .:9. !07.            !!:3843. % 5.8.8.

:9.8.3 .8.3.8. !0309.3 0.8.3 ! !03::7.3 !07.8.3 /.3 05 0. !03//. 0..3.3 05/3.3 .3.8 ...

.  !!% ! % /8-  .3...3 !!5.3 /.3 ! .3.3 05:9-:3 3 &8.3 !070-:3../.3.!07/.3 05 507/.5079.8 :9.

  0 03/.3 /5:3:9./..:8..7.3 5/$.9...3 907.907 !03.5 !! . !03072.

8 &2:2 :: -:: !02-..39: 0 !!   $08 !07-03/.9.3.:8.3 5/ :: .7. /..3 9.3 /80947./9072...

5 !:9.3 $!...3 -07. 09. 5./.3 5/.3 9.3 907./.. !! 907:9.0  !03.9.3 !! 907-9./.3 !! .. !.:8./0 11.:8.9.79: !:9.

$!   $08 03/:2.

:: .3 -.2 !03/:2 ..3!078058 .3 0 .7.:8.:8.3 !03072..3 /..5 ..3 5.3&2:2 9.9.9.547.3 ./...3!078058 9..7.3 !07 ! .

.547.3 /.3 0 !!       .3 /8.25./..2 !/.

/.-.33.3 503/.7. /.9.3 .7.3:3.   .3  203..33.3  205:9 203072.3  203.3.7.9 -07. /.3.7...2 7.8.8.-...9. !030:.3 0.5..3 0.3 .3 8:7.3 98 0-03/.  205:9 203072.:8...3 /2 7.8.3.3 /.3.3 2030947.3 :.7...3 2025079.3 5030:.7..7.3 2025079. 20325.7.7..03/..3 -0.3:3.3 98 0-03/. 20325..3..3 /.3.3 503072..3 :.3.3..9..3. !03072.3 /..3 202-. 50..3 /.  03/.:8. 50.8.7.2 50304.2 50304.....3  -07.

:9 8.8.703.5 2033.. . -07.7 203:9 503//..39.3. 9:. /:3.3 03/.8 :.9 /3.7.3 /8 .3 802039.. -07. 53/.7.3.703.  .3 909.!03.

& !!  03/.7.3 /7 . &2:2 0.8.3.3   !03:3. !030:.. :.7.7.8  20.8.3 !&.3 /8!03/00.7.3  03/.7.2:9. 3.3 003. !03:3.8.3 :.7. 3..7.

 //00.7.8..!!  03/.3 . !03072..3 9/.

-07.7.9 $02039.7. !03072.-.     . /..3  03:3: 50 .703. !8 03/.:...3 802039.3.3 8- !0.7.3.

03/.3 879 503:3:.!03072.8.7.. -:.9.3 /. :.3.

40 !.9 :.8.9..: $:7.

.3 079. . %072.-.!-9  /9:3: -:.7.9. $07.9..3.

#0438.3. .-:9.7.!007.8 !03.3 079.3 879 503:3:....

 %072.9.$:7..3. /01391 /59 20. .3 /-:..3 9:.3 079..8. 03/. /.8 02-.8.7. . . $07.9 :.7.

!03072.3.7...     0 03/.

3  02-. 02-.7 /.7.3 :9 03/.3 !078058.!030:.3 :9 !!$08 ..7.7 /.

$08 74 !48.

3!078058.$08 03/:2 02-.7 :9 .

74 !48.

3!078058. 80947..3947 !48503072.3 02-.7 40 $08 .

$08 74 !48.

.$08 03/:2 /907:8. 5. !! .3 5/ 03/./. 8.7.907 !0304.

     0 ..7 :9 .3 ! 02-..3 :9 !!$08 ..3 !078058.-...7 907:9.7 /.7 02-.

$08 74 !48.

7 /.:.3 20. 503072.$08 03/:2 02-..7.3 :9 03/..

7 :9 50793..7 ../.. 5/.3!078058.7 02-.

74 !48.

3 203.7.3 02-. !03072.7. !030:.3.3 03/.....3947!48503072.7..25. 80947.7 $$!5/ 03/.

257.7.3 /.3 /.!0304. .2 $!!503..3. !!:9 /.

503.7.3 !!0 !! ..

.3 5/ 70.. /. . 30.38:3 /.3 $! !!/54943 .: 54943.79/5 9. /3.7.7 . !$:9 80. 7:2. /..7.7 .7 $! $502-..3. .  /9072. 0..3.7 -0.8 - /.33.3.

-.5030/.3.7.

.3 50307.-.8.9..9 0907.2-.3. .

3. !030:..9.8.7 09039:. /:.7.3 05:9:8.8.3 .3 &! /80947..3 -07/. !030:.3 ..503008.3 5007.33.3 98.3   . /9039:..7.7.3 40 -03/.3 !030947..8.38:3 40 03/.3 .3. 74 !03072. 74 .3 :.3 03907 0:.8 50325.3 .3 !030947.3 .7.7.

.7. 03/. !! /9072. !03072...  9/ 202 !!:3843.70/9.7 549 $! 49.3 40 -03/.3 40-03/.9. 503072.:8..3 . 5030:. /59 /9.3 0..907 .:8.9.7..3        ../9.7... - $02:.7. 8.9.!!/59 /50740 /..

8 $$!.0-09  :9.38 .49.7.

$%$.

$$ !03..3 /-:9:..: /4 .3 /.547.3 5/&.3 03/.9 .:8.3 202-:.3.3 5/ 74 0:..9.3 :..7.3.3 .9. !03072.:.

3 903.-078.3 /902-:8.3:9.

35078058.8 :3843.3 0 .3 /. /. 503072.8 0.547.3 . :2.3 202:...3 ! $09025.7..3 5030947.- !03.9 .9 802:. 6 -.

/4 .7 5079:3.3 ..3 /..:.9 08.. 907. 808:.3 /.. 090379:.3 !! /9072.  -:..39.  !03.5:8. 78/./4 -:: /.3 03/./ 0:7./.-..9.9.3  -07..7.7.8 .-.3..3..3 :: 03/..5485078058 5.3 2..3 5030..:8.3 8.3 :. !03072.2 503.7.3 808 .3 -03/. /.3 0:7.7.7. 8.: !03.

.7..9..3 40 5.8..3 802:. /.!!-07.7.3  -07.35078058... 07.3. 03. . /.../.:8.7 !-.7 /.9..2 . !03072.3 03/.  . !! /80947.

7 -.257 $$!02-.3 8079.35078058.3 $!  !/. 54943.5485078058  /.7 /.

.7.3 20..547.3 740:..907  /9:..:8.2 $:7. 503072. -0 7:2.38:7.3 .9 /.3 !809025.3 !809025.3 5/ .3.3 5/ .3 /907:8.3 &2:2 $!03/:2  /8.25.-.3:3.3 /.9  03.3 $!8.3 .7 54943.3 /.9.. 3007 /...7.3 50:3..:8.3 !! /50740 /.7 -03/.547.9.3 .9 !079.3 /.5485078058 /..9  03.3 !809025..3 03/.8...3 80.3 0 .

9../..547.3 !:9.3 0 .3 !/.3 .8.3 20.  03.3 50:3.3 0.7.3 740:.:8.3.

3./.3 05.9 !023/. $! /. 0.547.8   !!507038 50302.9 202-07.5.7.3 31472.. :3.9 0907.3/.3 !!/.3 !..3 0.8 &9.3 !:9.3 %.8 . $% .7.3 $:7.  0307-9.3 $:7.

7...3  !! -0781.!  !! /80947 40 -03/.9 :2:2 . 503072.

7 #.8.2 .3 # /.7 &! /. & /...  $08 '07. 07.3 7:8 .547.33.9.3 # /. !! -07.-. /. 07.9 . 5/ . $08 '07...3 ! ! 4 . /.3:3.3 !079.3 03/.2 .7.3:2. 202-:. /.3. &2:2 #!& /..3. !! 203072...25.7 $08 03/:2 !! /..8 07..3 203.

! .

39 ! 4 .  503.

! .

547.3.  99 $8902 :39.3 0:.9 .3 !0. !:8.38 /.3 !020739.

:8. ..   03.9. !! -.3 802:..

  /9072.

: 03/.7.3 0 /.8 !! 03/..7..8 !03072.3 ! .2 . !03072.8.3.3 #0.3 3...3 !! /. .8 !! -003.3 20.3 #0..3 /9:. !03072.3 -.3 #0./80947.8.8 /.7 .547.9.3 .547.3 ..7..8.8.547.

547.3:9.: 1:3843..5.9.3 .:.3.2 503:8:3. .  205:9 80:7: 4254303 !! :2:2 .3 .3 9.3 703. 503/.:3 .3.9...3 98./59 /. -078.3 /.7./.3 -07:93.

.

 !:9..7. .3 0.9: 80:2. !:8./-.3  .7. . :./.3..9 /.7 5/ !020739. . 30..

3.-.: .3 8. -07/.: .9 507. 907.-.3 80-.9 .3 30.33.9..7.3  -07..7.3 :3/.3 507. 203:7:9 ::2  .3.8.: . / :.3 .-.9 . 5020739.9.5.3 507:3/.9: 09039:./ 73 .: .  8. !:9.3 0909.3.9  /59 /3.9:7. 8:.9.3 05:9:8. !:8.33.3 ./. .

9 05:9:8.     $:7.3 03907.

0 7:2.9 05:9:8.. $:7.3 $0.: 05 !&.!253.3 !07809::. 3007 20.3 02-.

7 .7.9 0907.: 507/.3 507/...3. $:7..: 5.3 5/ !$.3 -.9.9.9.8 05:9:8.3 $!.9.2.8 00-..  /-.3 20.8 .  /8008. /20307-9.3 !!.3 30. 9.257. 09.3 5:9.7.3  2032-:.

$! $0:2.3 502-.33. .7..3  /2:. :9.9 /2 $!!9/5 !$  /039.

3 0.7.38:7./-:.3 0.7.9 507 038 5:9.40 !! ..2 .9.3.7.5 5:9.3 $09.3 30.9 /.       $09.79: !:9..79: !:9. /.3 /.5 .

5 /0-9:7 /-:.3  -07./4 !:9. 09039:.9.19.19.9.2 .3 1 472:7 :73.3 / .7 #0..3 ..9 /.79: !:9.7 #0.7 $.19.9.: .59:.79: !:9.79: !:9.2 . .9 /.8 $.: 50:3.8.79: !09:3: %038 !% $09.3 - . 809  .9: !% !%/8:8:3 /.3 0 .81.3 /.3 5:9..19.3 8.3 205:9  .9.3 /825.3 808:.8 !:9. $! /907-9..3 /..7 &2:7 !:9.7 ./4 !:9.7.19.3 0. .

3 . -07.7. 09039:.8 502-..5 5:9.       $09.: !02-..7.3 78 /.7..3 78 /-.3 80..3 / .9.38:7..:.7..3  -07.. 0.3.3 808:.

3  8..9.3 8:7.3 78 /-:.9 5073.9.38:7.

33.3 80:7.9.3 0  %02-:8.9 5073.3 0  /. /0-9:7 ..9.-./  %03.9.3 8:7.9..9 5073.9. 703 .:.5.3 :7.25.3 0  /8. .3 .3 !073.3 .   -:.9: 8:7.8 5073.3 5/  .

 -078.3 .3:9.3 - 74 0:.3.

3.9.3 0  !! 203.3947 !:8.. .3 5/ 74 0:. -078.25.3 ! 809025.8 5:9..3 -07.9.3 .3:9..9 ! / .8 5073.3 .9 0.3 .

33.: !  .. 20.3:9 503./.9 .9. :9 /93/.: !03.3 007 809025..

2030947..3 !03.3 80947.3 203.3  -07. 203. !03072.9 /.39.9.9 $% 03072.: 03072.3 $02039..3..7.     03/. 09039:.9..9.3 07:. 203.3 808:.3 50302-.9 $79 5983 !02-0-.7..3 202-::. 8079..7.3 30.

203.9 .3...3  /907-9.9.9 $ !02-0-..3 ! 03.9.3 ! 03072.39 #:  /907-9.

. 203..9.7.:8..3.3 502-.

/2 .3 0...7.7.79: !03.3 30.8. 50302-..3 07:.3 50302-. .3 07:.

7.3 0.020397.

2..3 07.02-.8 0-9:7 .  8043  .. $.9:.  #%&!&% /0399. !.

9  &3907.2.!! .

3 0.7.4/0  020397.

3  % .3.3  4247  .  038 !:9. !:9.9.3 :2..!:9.02-.9: 90254 38:7.

 38:7.3 .3 $   % $   0-09 70/9 $.8./4 %.3.3  .5.3.-:.7 !0309.3  :. 0907.3 5:9.

3 .3  503./.7.3 502-::.3 /. 0.9..9.7.7.9.8 30. !03..3 0.7.3 30.. 205:9   !023/.3 .8 9.8 30.7.3  202-0-. 809.5 500:.:8.9.7 /.3 30.30:.9.7 70033 . 343-0.7.3.3-07.3. 203072.3   !030:.5 :../.7. 5030:. .7 .7.3 .3 503/.3 /.7..-::. 30.3 !  !023/.7.3 /.7..-::..8 30. 0 70033 ..3.547. $09.7 70033 .3 50.9.

7.3 $ .3.-0.3820 &!/. 30. 20.

3 $!0..8 54943. !030:.7 0 70033 .7.3 /.7.. !0. .3.9.8 30. 0 70033 !% 808  /9072.

!0. 0 70033 !% %.3 $!-0..  !030:..3 /.7 70033 ..8503  /9072.8 30.3. .9.7.8 54943.7.

7.7 70033 .3 80-. 0 70033 & /.3.7. -07/. 0 70033 !% $# /9072.7 ! .8 30.7.7. .3 /.3 $!-0.9.3 54943.7 70033 .3 $!/. %  !030:. 50..3 /.  !030:..3.8 54943..8 30.7.8.

3 -0.3  202-0-.-...3 . .9 507. /.3.7.2 503..7. 09.   $0-.7.3.3.3 -.!030:. 30./.7.3 /5.3.

. .3 ..  $0-.3 -:3.8.3 502-.7.-.....9 502-..

-.... .9.3 05.3 050.3.9..3 50.3  $0-.33.9 /907-9. 05. $79 05:9:8.3.3 /.3  $503.3./.2. 5. 502-07 53.3 /2 -/.:9.

3  !02-.3..3..9.7.: 9:3.

3.3. 30.7.3 -0.9.3 .  202-0-.33. .7.3 ..

3. -0.: -03/. -0 . 5030:...3 80.. /.. 203072.3 . :39: -0.7.:..3 . &! -0-.3.7..3 !5.7..7. &!./..-. /.8.3.91 0. 20. !02-.8..3.3 /03. 50.7.7.3 ..9 /.5.3 43$  !02-.7.3.5../.73. $ -0 .3 . .  70.7.3 50780/.3 /03.7.  -07. /.3 /03.  !02-. .. 9:3.7.38:3 $ 05.7.3 .8 -0-.9. 203:3.7.. 9/.3.3 :.3 .3 -0 24/.3 .

!030:.3 40 03/. .7.:. .3947..7.3 5./.

 !03.3 5./..3 -:: 502-.39:  /507:.8.3 ! 4 . :: ..3 /.8.9:.9.:8.3 -07/.:.7.3 07.8 &2:2 & /.

! .

3 !07/703 !07-03/ 4 !# . /.

!.

/. -0. . 30. 5.3 40 !!:39: 802:.3947.7.   .:.3.

.3  !03. /.9:. ./..3 40 !!5.2 . /909.3  90....79: 503..8.3 07. 502-.5.3 70/9 .7.9.:8.8.

3.3 &&4 .8.3 .7..7.503.3 -07/.8.

83 2.83 . 203:7:9 ! 2.3947.

.3 07.9:.8.

5 -:9 9.:.3 -:: -:: 502-...9.3 .33.3:.9.2 &/.202-:.9 /. !030:. 809.7.3.  $09..5.7...39: ./.: 425:907  .5 03/.7.3 /03.9 34247 :3 5.... 2.9 /.3 .

3  $09.3.5 .7 -:.7 -:. 20207:. 809.3 9:9:5 -:: 5./4:203 8:2-07  %/./.5 .

9 502078.3 . 97. . 5030:..:3 .38.3 /425:907 ./. /.3  !02-::.5 .3 5./.7.:..8  %:9:5 -:: .502078.3 907.::5 /57394:9/. .3 .3 40 -03/.. 809.8  907./ 5.7.:./.5 802:.3./.3947.9.3 #0438...3.8 :9 502-::./.7 9.3 .7.3 202-:.8 /.

3 07.3:9. -078.3 &! $  .8.9:.

7. 0..3.7. 5030:. $/. 20.3 &.39.3  0.3.-..7 70033 . 5023/.:.3 80. /.3 40 !0. &!/.: !!  0.-::.7. 203072.3. 9:3...8 -0-. 5030:.3 / .: !. -03/.3820 -0.3.7..7.3 !0780/.7.3.3  /04.3 20.9.9.7..39.3 . 0 70033  -07./. .8 30.. 20.8.3 .8.7.: -03/..3.7. /.3..3820 -0.: !030/. !03.7.. /.3820 -0.9 .

. 055708 4  .8.

  .

8.:.3 -0.3 40 50...9 503. /.3./.3.-.!0.3.

.39.5.3./. 503.

9.3..3 -0..8.3  !02-..3 2.3 503.:.3 40 -03/.7./..:39. /.7.8 50..3 :9 502-.7. 5030:.7..82:2 #5  :9.3.3.3 .

3 .7..8.3. $  $09.3 502-.8 #5  :9.3 $!! /-:.7:8 -07/.9 40 !..9..7.7:8 /.8.3. /.3 -0. .5 507239.3 0 !!.7.97.9.38.7. /3...8 50.8  !02-.

! -. $!! &!.

%&!.

&!.

5. 5030:.3 .7.3 507239.3 $!! &!.$  03/.203....7.

%&!.

3:3 ..7.7.3  $!! $9/.8: 0 70033 -078.. /..3 -:.3  .-03/.3:9.&!  2. 5030:.3 9.

3 :9 . .3 5.3. .3 /. 8090.  /909.: .  .3 -:..547.547.9 40 &39:39.3 0 &! /.3 &!  /8.7.3:3.38 :.3. 07.7.2-. .7.5.7 -:...9  .8.3 0:. !030:.3 -:.3 80-0:23.3 .3. !03:3..-.5 -:.2-.3 !079.3 5/ !!20.3 !!5.547.3 5030947..3 /-:.3 :9 .3 5:3:9.3 /-:.7 07.3 !808:.9 9 809.25.3 80-0:23. !030:. 3.  ..7.9 40 03/.7.3 0 !  !! /.547.3  /8.547.9 03/..  /-:.25.3 !5.

88.:2 7 - .2:./4350.70.80  ...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful