HANDOUT
Materi Kopi dan Teh
Oleh :
NAMA : Nurita Firdausi Aminah
Nomor Peserta : 17526299002
No. Absensi 10
SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA
TAHUN 2018
SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA
HANDOUT KOPI DAN TEH
No.: Revisi: 00 Tgl: 20 02 2018 Hal. 2dari 13
Semester I Materi Kopi dan Teh 30 menit
HANDOUT
MATERI: Kopi dan Teh
Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA
Mata Pelajaran : Pengetahuan Bahan Makanan
Kelas / Semester : X / I (Satu)
Materi Pokok : Kopi dan Teh
Alokasi Waktu : 30 menit
1. Kompetensi Dasar (KD)
3.9. Menganalisis kualitas kopi, teh dan gula
2. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.9.1 Mengidentifikasi jenis-jenis teh
3.9.2 Menjelaskan macam-macam kopi
3.9.3 Menganalisis jenis-jenis minumak kopi
* Jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi dan kerja sama
3. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian pembelajaran berbasis saintifik, peserta didik
diharapkan dapat:
[Link] Mengidentifikasi macam-macam teh
[Link] Menjelaskan macam-macam kopi
[Link] Menganalisis jenis-jenis minumak kopi
* Jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi dan kerja sama
4. Materi
TEH
A. Pengertian
Teh diproduksi dari pucuk daun muda tanaman teh (Camelia sinensis).
Produk daun teh dapat menjadi berbeda satu sama lain karena melalui berbagai
metode atau cara pengolahan yang berbeda, sehingga ketika daun teh kering
tersebut diseduh dengan air panas, akan menimbulkan aroma serta rasa yang khas
yang berbeda pula.
Minuman teh merupakan minuman penyegar yang paling populer dan
paling banyak dikonsumsi di dunia, setelah air putih. Teh diproduksi dari pucuk
daun muda tanaman teh (Camelia sinensis). Produk daun teh dapat menjadi
berbeda satu sama lain karena melalui berbagai metode atau cara pengolahan
yang berbeda, sehingga ketika daun teh kering tersebut diseduh dengan air panas,
akan menimbulkan aroma serta rasa yang khas yang berbeda pula
B. Jenis-jenis Teh
Berdasarkan penanganan pasca panennya produk teh diklasifikasikan
menjadi empat jenis
1) Teh Hitam
Teh ini dipetik, lalu digulung, diperam(oksidasi) ± 2 minggu,
dikeringkan, dipilih dan di kemas. Biasanya teh dirajang sebelum
diproses dan dijemur di bawah sinar matahari agar terjadi reaksi
kimiawi sebelum diproses. Proses tersebut menghasilkan cita rasa dan
warna yang khas dari teh hitam
2) Teh Oolong
Proses oksidasinya dihentikan di tengah-tengah antara teh hijau
dan teh hitam yang biasanya memakan waktu 2-3 hari.( Setengah
fermentasi)daunnya dipetik, dibiarkan layu selama beberapa jam untuk
menghilangkan [Link] diproses, warna daunnya
berubah menjadi seperti tembaga dan cita rasanya ringan, antara teh
hijau dan teh hitam
3) Teh Hijau
Cara yang digunakan lebih sederhana tidak menggunakan
fermentasi -> mekanis, Pelayuan -> menggilas mekanis ->
pengeringan daun mengalami oksidasi dalam jumlah minimal, proses
oksidasi dihentikan dengan pemanasan Memiliki khasiat yang paling
baik (kanker)Polifenol.
4) Teh Putih
Setelah diproses, warna daunnya berubah menjadi seperti tembaga
dan cita rasanya ringan, antara teh hijau dan teh hitam. Proses : hanya
melalui pelayuan dan pengeringan dengan sinar matahari segera
setelah pemetikan ,tanpa melalui proses fermentasi maupun penggi-
lingan sehingga tidak merusak bentuk teh putih yang sebenarnya
KOPI
A. Pengertian
Kopi adalah tumbuhan yang berbuah kecil, bulat dengan ukuran
maksimal sebesar biji kelereng. Tumbuhan kopi ini seringkali di buat bubuk,
dengan tujuan diminum, dibuat makanan, atau keperluan lainnya. Kopi
terkenal akan kandungan kafeinnya yang tinggi. Kafein sendiri merupakan
senyawa hasil metabolisme sekunder golongan alkaloid dari tanaman kopi
dan memiliki rasa yang pahit. Berbagai efek kesehatan dari kopi pada
umumnya terkait dengan aktivitas kafein didalam tubuh. Peranan utama
kafein didalam tubuh adalah meningkatan kerja psikomotor sehingga tubuh
tetap terjaga dan memberikan efek fisiologis berupa peningkatan energi. Efek
kafein biasanya baru akan terlihat beberapa jam kemudian setelah
mengonsumsi kopi. Kafein tidak hanya dapat ditemukan pada tanaman kopi,
tetapi juga terdapat pada daun teh dan biji coklat
B. Jenis-jenis Kopi
Jenis-jenis kopi yang dikenal saat ini ada tiga, yaitu:
1) Kopi Arabika
Kopi arabika merupakan tipe kopi tradisional dengan citarasa
terbaik. Sebagian besar kopi yang ada dibuat dengan menggunakan biji
kopi jenis ini. Kopi ini berasal dari Etiopia dan sekarang telah
dibudidayakan di berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Latin,
Afrika Tengah, Afrika Timur, India, dan Indonesia. Secara umum, kopi
ini tumbuh di negara-negara beriklim tropis atau subtropis. Kopi arabika
tumbuh pada ketinggian 600-2000 m di atas permukaan laut. Tanaman
ini dapat tumbuh hingga tiga meter bila kondisi lingkungannya baik.
Suhu tumbuh optimalnya adalah 18-26oC. Biji kopi yang dihasilkan
berukuran cukup kecil dan berwarna hijau hingga merah gelap.
2) Kopi Robusta
Kopi robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898.
Kopi robusta dapat dikatakan sebagai kopi kelas dua, karena rasanya
yang lebih pahit, dan sedikit asam, cakupan daerah tumbuh kopi robusta
lebih luas daripada kopi arabika yang harus ditumbuhkan pada
ketinggian tertentu. Kopi robusta dapat ditumbuhkan dengan ketinggian
800 meter di atas permuakaan laut. Selain itu, kopi jenis ini lebih
resisten terhadap serangan hama dan penyakit. Hal ini menjadikan kopi
robusta lebih murah. Kopi robusta banyak ditumbuhkan di Afrika Barat,
Afrika Tengah, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan
3) Kopi Luwak
Kopi luwak yaitu kopi asli Indonesia yang terbuat dari kopi matang
pohon yang dimakan oleh luwak (sejenis musang), kemudian
dikeluarkan sebagai kotoran luwak tetapi biji-biji kopi tersebut tidak
tercerna sehingga bentuknya masih dalam bentuk biji kopi. Jadi di dalam
perut musang biji kopi mengalami proses fermentasi dan dikeluarkan
lagi dalam bentuk biji bersama dengan kotoran Luwak. Selanjutnya biji
kopi luwak dibersihkan dan diproses seperti kopi biasa.
Kopi luwak merupakan salah satu upaya meningkatkan nilai
tambah komoditas kopi, di samping komoditas kopi biasa seperti kopi
reguler Arabika (Java coffee) dan kopi reguler Robusta. yang
membedakan kopi luwak dengan biji kopi biasa adalah dimakan oleh
Luwak (sejenis musang) dan di keluarkan dalam bentuk biji kopi,
Sehingga aromanya lebih harum serta ada rasa pahit dan getir asam yang
lebih khas dan special.
C. Macam-macam Minuman Kopi
1. Espressso
Berasal dari bahasa Italia yang artinya cepat, kopi ini dihasilkan dari
mengekstrak biji kopi yang sudah digiling dengan menyemburkan air
panas di bawah tekanan tinggi. Eapresso volumenya hanya sekitar 30-45
ml
2. Melva
Melva merupakan bubuk kopi yang ditambahkan dengan bubuk coklat dan
madu
3. Americano
Americano adalah espresso yang dicampur air. Kopi ini cocok untuk
orang-orang yang tidak begitu suka dengan sensasi strong pada espresso.
Americano berasal dari orang-orang amerika yang minta kopi espresso
dibuat lebih encer
4. Macchiato
Macchiato adalah ditandai dengan bercak, maka kopi ini adalah campuran
antara espresso dengan susu.
5. Cappucino
Cappucino tidak jauh beda dengan macchiato yaitu campuran kopi dengan
susu. Takaran dan cara penyajiannya yang berbeda, cappucino punya 1/3
susu yang harus di kocok hingga berbusa.
6. Flat white
Jenis minuman ini sedikit sma dengan latte, karena lagi-lagi ada
kandungan susunya. Akan tetapi flat white memiliki kandungan susu yang
harus di steam dulu. Biasanya dikatakan, flat white kandungan susunya
jauh lebih sedikit dari cappucino. Minuman ini akan tetap memiliki rasa
espressonya hanya saja ada sensasi rasa steam milk.
7. Mocha
Mocha merupakan minuman campuran antara espresso, susu dan coklat.
8. Affogato
Minuman kopi, susu, coklat dan ditambahkan dengan es krim.
9. Latte
Latte adalah espresso yang memiliki busa tipis di bagian atas.
Perbandingannya hanya 2:1 saja.
10. Latte macchiato
Varian kopi satu ini punya komposisi espresso banding susu 1:4,
sedangkan macchiato hanya 1:1 saja.
DAFTAR REFEENSI
Kemdikbud.2013. Pengetahuan Bahan Makanan 2. Kemdikbud [Link]
Hidayatinufus A.L. Tobing. 2010. Modern Indonesian Chef Segalanya Tentang Makanan. Dian
Rakyat. Jakarta