You are on page 1of 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG


Acute respiratory distress syndrome (ARDS) adalah salah satu penyakit
paru akut yang memerlukan perawatan di Intensive Care Unit (ICU) dan
mempunyai angka kematian yang tinggi yaitu mencapai 60%.1,2 Estimasi
yang akurat tentang insidensi ARDS sulit karena definisi yang tidak seragam
serta heterogenitas penyebab dan manifestasi klinis.1,2 Estimasi insidensi
ARDS di Amerika Serikat sebesar 100.000-150.000 jumlah penduduk per
tahun (1996).
Dahulu ARDS memiliki banyak nama lain seperti wet lung, shock lung,
leaky-capillary pulmonary edema dan adult respiratory distress syndrome.
Tidak ada tindakan yang spesifik untuk mencegah kejadian ARDS meskipun
faktor risiko sudah diidentifikasi sebelumnya. Pendekatan dalam penggunaan
model ventilasi mekanis pada pasien ARDS masih kontroversial. American
European Concencus Conference Committee (AECC) merekomendasikan
pembatasan volume tidal, positive end expiratory pressure (PEEP) dan
hiperkapnea.2,3

1.2 RUMUSAN MASALAH


1. Apa definisi ARDS?
2. Bagaimana manifestasi klinis ARDS?
3. Bagaimana mendiagnosa ARDS?
4. Apa saja diagnosa banding ARDS?
5. Bagaimana tatalaksana ARDS?

1.3 TUJUAN
1. Untuk memahami definisi ARDS
2. Untuk mengetahui bagaimana manifestasi klinis ARDS
3. Untuk dapat mendiagnosa ARDS
4. Untuk mengetahui diagnosa banding ARDS
5. Untuk mengetahui tatalaksana ARDS

1.4 MANFAAT
Agar pembaca dapat mengetahui apa itu ARDS sampai tatalaksananya dan
penulis dapat memahami lebih dalam mengenai cara mendiagnosa sampai
tatalaksana.