You are on page 1of 4
LS Ae AL RS TE DTN TC £2] x ey Pp Ye DN Undang - Undang Republik Indonesi Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan RPJMN TAHUN 2015-2019 Peraturan Presiden No.2 Tahun 2015 Tentang Rencana Program Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019 tanian No:50/permentan/CT.140/8/2012 Tentang Pedoman m Negeri Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pengembangan Produk Unggulan Daerah Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013- 2018 Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 1 Tahun 2010 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2005-2025 Rancangan Awal “RPJMD” Kabupaten Kebumen 2016-2021 Memperhatikan potensi yang dimiliki dan kendala yang dihadapi Kabupaten Kebumen serta peluang dan tantangan yang diperkirakan muncul selama 20 (dua puluh) tahun ke depan, juga dengan mempertimbangkan konstelasi jonal Jawa Tengah dan Nasional, maka visi pembangunan daerah Kabupaten Kebumen ‘Tahun 2005-2025 adalah: dan Sejahtera Berba Agrobisnis” USSUAIUSSLZAN 5 (lima) misi pembangunan daerah sebagai berikut: 4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia; 2. Mengurangi tingkat kemiskinan penduduk, 3. Meningkatkan kvalitas dan kuantitas infrastruktur pelayanan dasar di wilayah strategis; Mengembangkan agrobisnis serta usaha mikro, kecil dan menengah untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan; dan 5. Menerapkan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik (good governance) dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta di semua elemen kemasyarakatan. Potensi unggulan Kabupaten Kebumen : industri unggulan sabut ke/apa, makanan; kiaster anyaman pandan, sabut kelapa, batik; serta destinasi wisata Gua Jatijajar, Gua Petruk, Waduk “Sempor, Pantai Karangbolong, Logending, Suwuk, dan Wisata Geologi Karangsambung. Tujuan penataan ruang wilayah Kabupaten adalah mewujudkan perkembangan wilayah Kabupaten yang mandiri secara ekonomi dan merata pelayanannya melalui pengembangan agrobisnis yang berkelanjutan yang aman, nyaman dan produktif Strategi pengembangan kawasan perkotaan sebagai pusat pertumbuhan dan pelayanan untuk mengembangkan potensi jasa agrobisnis dan potensi loka! \ainnya 2. Strategi pengembangan kawasan perdesaan s lahan dan penggerak sektor agrobisnis, dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat de: 9), mengembangkan kawasan perdesaan sebagai kawasan penghasil komoditas sektor ekonomi sebagai aset uutama kegiatan agrobisnis; b)__menumbuhkan keberadaan pusat pertumbuhan perdesaan berupa Kawasan Terpilih Pusat Pengembangan Desa ‘yang berupa Desa Pusat Pertumbuhan dan Desa Pendukung untuk Kegiatan Agrobisnis; dan )_ meningkatkan penyediaan infrastruktur dan fasilitas pelayanan untuk meningkatkan intensitas kegiatan perekonomian di kawasan perdesaan, PKW adalah Perkotaan Kebumen a. Perkotaan Gombong; b. Perkotaan Karanganyar dan Perkotaan Prembun. PPK meliputi: 4 Perkotaon Ayoh: »erkotaan Paring: «.PerkotaonPetonahon, 4 Perkotaan Sraweng: €Perkotaan Ambat: { Perkotoan Kutowinangun; 4. Perkotoon Korangsombung; br erkotoon Pedureso i Perkotaan Rowokele: J. Perkotan Buayan; ie Perkotoan Kirong: 1 Perkotaon Buluspesontren: 1m. Perkotaon Mit 1 Perkotoon Bonorowo; ©. Perkotoon Peagoon »Perkotaon Alan: 4 Peckotaon Poncoware; 1 Perkotaan Aaimulyo 5: Perkotaan Kuwarasan: 1 Perkotaan Sempors 1. Perkotaon Keranggayam: don \ Perkotaan Seong