0% found this document useful (0 votes)
462 views5 pages

Ring Bus Configuration Guide

The Ring Bus configuration forms a ring with breakers connected in a closed loop. Each circuit is fed from both sides of the breakers and can be isolated by tripping the two breakers on either side. This provides good operational flexibility and high reliability, but the system may split into two isolated sections if a fault occurs. The Ring Bus configuration can be expanded to accommodate more circuits.

Uploaded by

rosidatul mufida
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
462 views5 pages

Ring Bus Configuration Guide

The Ring Bus configuration forms a ring with breakers connected in a closed loop. Each circuit is fed from both sides of the breakers and can be isolated by tripping the two breakers on either side. This provides good operational flexibility and high reliability, but the system may split into two isolated sections if a fault occurs. The Ring Bus configuration can be expanded to accommodate more circuits.

Uploaded by

rosidatul mufida
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

Ring Bus

The Ring Bus configuration is shown in Fig-F. The breakers are so connected and forms a ring.
There are isolators on both sides of each breaker. Circuits terminate between the breakers. The
number of breakers is same as the numbers of circuits. Each of the circuits in ring bus system is
fed from both sides. Any of the breaker can be opened and isolated for maintenance without
interrupting any of the circuits. A fault on any of the circuit is isolated by tripping of two
breakers on both sides of the circuit. By tripping the two breakers only the faulted circuit is
isolated and all other circuits continue to operate in open ring state. This scheme has good
operational flexibility and high reliability. The main disadvantage is that when a fault happens
and the ring is split and may result into two isolated sections. Each of these two sections may not
have the proper combination of source and load circuits. To avoid this as far as possible the
source and load circuits should be connected side by side (see figure). The ring bus scheme can
be expanded to accommodate more circuits. The ring bus scheme is not suitable for more than 6
circuits (although possible). When expansion of the substation is required to accommodate more
circuits, the ring bus scheme can be easily expanded to One and Half Breaker(See below and
compare) scheme. The scheme is required to be planned properly to avoid difficulties in future
expansion.

Ring Bus System


The schematic diagram of the system is given in the figure. It provides a double feed to each
feeder circuit, opening one breaker under maintenance or otherwise does not affect supply to any
feeder. But this system has two major disadvantages. One as it is closed circuit system it is next
to impossible to extend in future and hence it is unsuitable for developing system. Secondly,
during maintenance or any other reason if any one of the circuit breaker in ring loop is switch of
reliability of system becomes very poor as because closed loop becomes opened. Since, at that

moment for any tripping of any breaker in the open loop causes interruption in all the feeders
between tripped breaker and open end of the loop.

Gardu Induk Sistem Ring Busbar


Gardu induk sistem ring busbar adalah gardu induk yang busbarnya berbentuk ring. Pada gardu
induk jenis ini semua rel atau busbar yang ada, tersambung (terhubung) satu dengan yang
lainnya dan membentuk ring (Cincin).

Gardu Induk Sistem Ring (Cincin


Jaringan Distribusi Ring (Loop).
Bila pada titik beban terdapat dua alternatip saluran berasal lebih dari satu sumber. Jaringan ini
merupakan bentuk tertutup, disebut juga bentuk jaringan loop. Susunan rangkaian penyulang
membentuk ring, yang memungkinkan titik beban dilayani dari dua arah penyulang, sehingga
kontinyuitas pelayanan lebih terjamin, serta kualitas dayanya menjadi lebih baik, karena rugi
tegangan dan rugi daya pada saluran menjadi lebih kecil.
Bentuk loop ini ada 2 macam, yaitu:
(a) Bentuk Open Loop

Bila diperlengkapi dengan normally-open switch, dalam keadaan normal rangkaian selalu
terbuka.
Gambar 3.8 Jaringan Distribusi Ring Terbuka
(b) Bentuk Close Loop
Bila diperlengkapi dengan normally-close switch, yang dalam keadaan normal rangkaian selalu
tertutup
Gambar 3.9 Jaringan Distribusi Ring Tertutup
Pada tipe ini, kualitas dan kontinyuitas pelayanan daya memang lebih baik, tetapi biaya
investasinya lebih mahal, karena memerlukan pemutus beban yang lebih banyak. Bila digunakan
dengan pemutus beban yang otomatis (dilengkapi dengan recloser atau AVS), maka pengamanan
dapat berlangsung cepat dan praktis, dengan cepat pula daerah gangguan segera beroperasi
kembali bila gangguan telah teratasi. Dengan cara ini berarti dapat mengurangi tenaga operator.
Bentuk ini cocok untuk digunakan pada daerah beban yang padat dan memerlukan keandalan
tinggi.
c) Jaringan Distribusi Jaring-Jaring (NET)
Merupakan gabungan dari beberapa saluran mesh, dimana terdapat lebih dari satu sumber
sehingga berbentuk saluran interkoneksi. Jaringan ini berbentuk jaring-jaring, kombinasi antara
radial dan loop.
Titik beban memiliki lebih banyak alternatip saluran/penyulang, sehingga bila salah satu
penyulang terganggu, dengan segera dapat digantikan oleh penyulang yang lain. Dengan
demikian kontinyuitas penyaluran daya sangat terjamin.
Spesifikasi Jaringan Distribusi Jaring-Jaring (NET) ini adalah:
o Kelebihan:
Kontinyuitas penyaluran daya paling terjamin.
Kualitas tegangannya baik, rugi daya pada saluran amat kecil.
Dibanding dengan bentuk lain, paling flexible (luwes) dalam mengikuti pertumbuhan dan
perkembangan beban.
o Kelemahan:
Sebelum pelaksanaannya, memerlukan koordinasi perencanaan yang teliti dan rumit.
Memerlukan biaya investasi yang besar (mahal)
Memerlukan tenaga-tenaga terampil dalam pengoperasian nya
Topologi Ring Topologi Ring merupaka n sebuah bentuk topologi jaringan
dimana setiap node terhubung ke dua node lainnya hingga membentuk
rangkaian yang menyerupai bentuk cincin atau melingkar. Pada topologi ini
setiap node berfungsi sebagai repeater (menguatkan sinyal) bagi node
sebelum maupun sesudahnya.

Cara Kerja Topologi Ring


Pada proses pengiriman informasi / data dari node satu ke node yang lainnya
tak jarang melewati sebuah node diantara keduanya, maka dari itu proses
pengiriman informasi dalam topologi ini dibantu oleh TOKEN. TOKEN disini
berfungsi untuk memeriksa apakah node yang dilewati memerlukan
informasi yang dibawa oleh TOKEN. Sebelum adanya Jaringan FDDI, proses
pengiriman data pada Topologi Ring terbatas pada satu arah.
-

Karakteristik Topologi Ring


Setiap komputer / node terhubung secara langsung satu sama lain.
Proses pengiriman data pada satu waktu hanya dapat dilakukan oleh satu
node dan proses pengiriman satu jalur.
Jenis Kabel Jaringan yang digunakan umumnya UTP
Kerusakan pada salah satu node berpengaruh terhadap node yang lain.
Kelebihan Topologi Ring
Cenderung mudah dirancang karena tidak banyak peralatan tambahan.
Akses data lebih baik daripada topologi bus, termasuk untuk data yang
besar.
Mudah dalam proses konfigurasi.
Karena proses pengiriman data yang melalui satu jalur maka collision bisa
lebih dihindari.
Konfigurasi Point to Point pada Topologi Ring menyebabkan proses
pendeteksian kesalahan lebih mudah dilakukan.
Hemat Kabel.
Kekurangan Topologi Ring
Jika ada salah satu node yang mengalami gangguan maka seluruh jaringan
akan ikut terganggu, namun ini dapat diatas dengan menggunakan dua jalur
cincin. Yang artinya diperlukan sebuah perangkat yang bertugas sebagai
pusat jaringan.
Peoses pengembangan lebih sulit dikarenakan proses penambahan,
pengurangan, maupun pemindahan perangkat akan mempengaruhi jaringan
secara keeluruhan.

Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.


Lebih sulit dikonfigurasi daripada Topologi Star.

You might also like