0% found this document useful (0 votes)
108 views25 pages

Fraud - Risk - Assessment

Uploaded by

KEKE
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
108 views25 pages

Fraud - Risk - Assessment

Uploaded by

KEKE
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

Fraud Risk Assessment

dalam perspektif Fraud Risk Management


dan Fraud Control Plan

Linda Wahyu Marpaung


 Apakah sebuah organisasi telah
menerapkan penilaian terhadap risiko
kecurangan di organisasinya?
 Apakah penilaian tersebut telah
mencerminkan risiko organisasi secara
menyeluruh?
 Agar dapat menerapkan Fraud Risk
Management/Fraud Control Plan, hal
penting yang perlu dilakukan adalah
melakukan penilaian risiko fraud
“Kemungkinan terjadinya sesuatu yang akan
mempunyai dampak terhadap tujuan”
(AS/NZS 4360 : 2004)

”Kemungkinan kejadian yang mengancam


pencapaian tujuan dan sasaran instansi pemerintah”
(PP 60/2008 Ps. 3 ayat 1.b)

Risiko?
 FRA pada FRM langkah yang digunakan
bermaksud untuk mengidentifikasi risiko
kecurangan apa saja yang mungkin terjadi
dan sejauh mana level risiko tersebut, dan
pengendaliannya untuk menentukan
pengelolaan selanjutnya
 konsep FRA pada FCP berfokus pada
bagaimana risiko fraud (apapun bentuknya)
dapat terjadi pada sebuah elemen organisasi
(diwakili oleh atribut) dan sejauh apa
organisasi mengelolanya.

FRM Vs FCP
 Kebijakan anti-fraud
 Struktur pertanggungjawaban
 Penilaian risiko fraud termasuk korupsi
 Kepedulian pegawai
 Kepedulian pelanggan dan masyarakat
 Sistem pelaporan kejadian fraud termasuk
korupsi
 Perlindungan pelapor
 Pengungkapan kepada pihak eksternal
 Prosedur investigasi
 Standar perilaku dan disiplin

Atribut FCP
 Atribut-atribut tersebut merupakan dasar
dari evaluasi yang dilakukan oleh tim
evaluator
 Hasil evaluasi menentukan apakah
kebijakan anti-fraud sudah/cukup/tidak
memadai

Diagnostic Assessment
Hubungan FRM, IC COSO (SPIP),
ERM
 Bahan pertimbangan pembuatan
keputusan
 Mengidentifikasi dan menindaklanjuti
fraud yang terjadi

Apa gunanya?
 A process aimed at proactively identifying
and addressing an organization’s
vulnerabilities to both internal and
external fraud
 More an art than a science
 Tailored to the specific organization
 An ongoing, continuous process

ACFE (Association of Certified Fraud Examiner)

Fraud Risk Assessment???


 Identifikasi risiko potensial terjadinya
korupsi dari dalam dan luar organisasi

BPKP
 Kolaborasi
 Dukungan manajemen
 Independen dan objektif
 Pengetahuan yang cukup
 Menyentuh seluruh organ dan semua level
 Meningkatkan trust
 Think the unthinkable
 relevan dan berkesinambungan
 Mengutamakan bentuk kecurangan
(daripada) nilai uang

Good Risk Assessment


 Use their/our own language
 One size does not fit at all
 Just make it simple

Effective FRA
 Tentukan teknik yang tepat (FGD,
Brainstorming, interview, dll)
 Infokan pada seluruh elemen instansi
tentang proses penilaian
 Pedoman Fraud Risk Assessment bersifat
Framework (kerangka), selalu perhatikan
kebutuhan dan prinsip kinerja (budaya)
organisasi

Then, how…..
 Mengidentifikasi risiko (fraud) inheren
 Menilai likelihood dari risiko inheren tersebut
 Menilai dampak risiko inheren
 Mengevaluasi siapa elemen/pihak yang
bertanggung jawab
 Mengidentifikasi pengendalian yang relevan
 Mengevaluasi apakah pengendalian telah
efektif dan efisien
 Mengevaluasi adanya risiko residual

FRA Framework
ACFE
Likelihood
Impact
 Menghindari risiko
 Memindahkan risiko (transfer/share)
 Mitigasi (mengurangi
dampak/kemungkinan)
 Menerima risiko
 Kombinasi

Risk Response
 Pengendalian keuangan terhadap penyimpangan
pendapatan dan penerimaan kas
 Pengendalian keuangan atas penyimpangan
pembelian dan pengeluaran kas
 Pengendalian keuangan atas penyimpangan
beban pegawai dan gaji
 Pengendalian keuangan atas penyalahgunaan
aset lainnya
 Pengendalian keuangan dari kecurangan pihak
luar
 Pengendalian atas praktek kecurangan dalam
pengumpulan dana bantuan

Yang dinilai apa???


 Pengendalian kecurangan atas
kecurangan dalam pelaporan
 Pengendalian untuk kecurangan lain,
penyalahgunaan, tindakan ilegal
dilakukan oleh/untuk/melalui organisasi
 Sistem sumber daya manusia dalam
pengendalian kecurangan dan
penyalahgunaan wewenang
 Pengendalian administrasi yang digunakan
dalam pengendalian kecurangan
 Laporkan secara objektif (bukan subjektif)
 Make it simple
 Berfokus pada hal-hal yg penting
 Pastikan tindakan/pengendalian jelas dan
terukur

Don’t Forget
HIDING FRAUD IS
FRAUD
Muhammad Isa Arifianto
 Internal Control Framework COSO 2013
 Enterprise Risk Management COSO 2008
 Risk Management Framework ISO 31000
 Australian Standard AS8001-2008
 Fraud Control in Australian Government Entities
(Australian National Audit Office, 2011)
 ACFE Fraud Risk Management
 Northern Grampians Shire Council Fraud Control
Plan
 Pedoman Teknis Fraud Control Plan BPKP 2010
 PP 60 tahun 2008 tentang SPIP

Referensi

You might also like