PROPOSAL
MAPEL PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN
Video Iklan Jajanan Pasar
“ PENERAPAN MEDIA PROMOSI BERBASIS DIGITAL
DALAM PEMASARAN JAJANAN PASAR “
1
Disusun Oleh :
Nama : NAIZA NAZIRA
NIS/NISN : 0000 / 0000000
Kelas : XII DKV 2
Kompetensi Keahlian : DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
PEMERINTAH ACEH
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 PEUSANGAN
TAHUN 2024
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, karena
berkat rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Saya dapat menyelesaikan Proposal Pembuatan Video
Iklan Jajanan Pasar “ Penerapan Media Promosi Berbasis Digital Dalam Pemasaran Jajanan
Pasar “ ini tepat pada waktunya guna untuk memenuhi nilai tugas produktif Desain Komunikasi
Visual SMK Negeri 1 Peusangan pada tahun ajaran 2024/2025.
Pada kesempatan kali ini Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Bapak JOKO TRIYANTO, S.T selaku Kepala SMK Negeri 1 Peusangan
2. Ibu SRI WAHYUNI, S.PD selaku Ketua Program Keahlian DESAIN KOMUNIKASI
VISUAL
3. Ibu MARLINA, S.T selaku Pembimbing Proposal
4. Bapak JULIADI, S.KOM selaku Pembimbing Pengolahan Video Dan Audio
5. Keluarga Saya atas dukungannya dalam pembuatan tugas proposal ini
6. Semua pihak yang membantu dalam pembuatan
2
Saya menyadari akan kekurangan-kekurangan dalam pembuatan proposal ini yang harus
dibenahi, oleh karena itu Saya mengharapkan masukan dan saran guna menyempurnakan
proposal ini. Akhir kata Saya mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan.
Matangglumpangdua, 28 September 2024
Penulis
Naiza Nazira
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................................i
KATA PENGANTAR..............................................................................................ii
DAFTAR ISI.............................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN.........................................................................................4
A . Latar Belakang.........................................................................................................4
B. Tujuan Usaha...........................................................................................................4
C. Manfaat Usaha........................................................................................................5
BAB II PROFIL USAHA........................................................................................6
A. Deskripsi Usaha ......................................................................................................6
B. Visi Dan Misi............................................................................................................6
1. Visi....................................................................................................................6
2. Misi...................................................................................................................6
C. Analisis Swot............................................................................................................7
1. Strengths (Kekuatan)........................................................................................7
2. Weaknesses (Kelemahan).................................................................................7
3. Opportunities (Peluang)....................................................................................7
3
4. Threats (Ancaman)............................................................................................8
BAB III RENCANA PEMASARAN......................................................................9
A. Segmentasi Pasar....................................................................................................9
B. Analisis Competitor.................................................................................................9
C. Strategi Pemasaran.................................................................................................9
D. Rencana Penjualan..................................................................................................9
BAB IV RENCANA OPERASIONAL...................................................................10
a. Lokasi Dan Fasilitas..................................................................................................10
b. Proses Produksi.......................................................................................................10
c. Jadwal Operasional .................................................................................................11
d. Pengelolaan Sumber Daya.......................................................................................11
BAB V RENCANA KEUANGAN..........................................................................12
a. Sumber Modal.........................................................................................................12
b. Perkiraan Biaya........................................................................................................12
c. Proyeksi Keuntungan...............................................................................................12
d. Analisis Break Even Point (Bep)...............................................................................12
BAB VI PENUTUP....................................................................................................13
LAMPIRAN..............................................................................................................14
4
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Di era digital saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah
mengubah cara masyarakat berinteraksi, termasuk dalam hal pemasaran. Iklan berbasis digital
menjadi semakin penting karena menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan dengan metode
pemasaran tradisional.
Dengan semakin banyaknya pengguna internet dan perangkat mobile, jangkauan iklan
digital dapat mencakup audiens yang lebih luas dan lebih tersegmentasi. Hal ini memungkinkan
perusahaan untuk menargetkan konsumen dengan lebih efektif berdasarkan perilaku, minat, dan
demografi.
Dan juga biaya iklan digital cenderung lebih fleksibel dan terjangkau, terutama bagi
usaha kecil dan menengah. Dengan berbagai platform iklan yang tersedia, bisnis dapat memilih
jenis iklan yang sesuai dengan anggaran dan tujuan mereka.
Dengan latar belakang tersebut, pembuatan iklan berbasis digital bukan hanya sekadar
trend, tetapi menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan untuk tetap bersaing di pasar yang
semakin kompetitif.
B. Tujuan Usaha
Memperkenalkan dan memperkuat nama merek di pasar, sehingga lebih banyak orang mengenali
produk atau layanan yang ditawarkan. Meningkatkan volume penjualan produk atau layanan melalui
promosi yang menarik, seperti diskon, penawaran khusus, atau bundling. Menggali pasar baru dengan
menjangkau audiens yang belum pernah menggunakan produk atau layanan sebelumnya.
C. Manfaat Usaha
Ada banyak manfaat pembuatan iklan jajanan pasar, beberapa diantaranya:
Jangkauan Global
Iklan digital dapat menjangkau audiens di seluruh dunia, memberikan kesempatan untuk
memperluas pangan pasar tanpa batasan geografis.
5
Targeting yang Tepat
Dengan analisis data, perusahaan dapat menargetkan konsumen yang sesuai dengan
demografi, minat, dan perilaku, sehingga meningkatkan efektivitas kampanye.
Biaya yang Efisien
Promosi digital sering kali lebih terjangkau dibandingkan dengan metode tradisional,
memungkinkan bisnis kecil untuk bersaing di pasar.
Interaksi Langsung dengan Konsumen
Platform digital memungkinkan komunikasi langsung dengan pelanggan melalui komentar,
pesan, dan umpan balik, yang membangun hubungan yang lebih kuat.
Konten yang Menarik
Kemampuan untuk menggunakan berbagai format konten—seperti video, gambar, dan
artikel—membuat promosi lebih menarik dan beragam.
Dengan memanfaatkan manfaat ini, promosi berbasis digital dapat memberikan dampak yang
signifikan bagi pertumbuhan dan keberhasilan bisnis.
6
BAB II
PROFIL USAHA
A. Deskripsi Usaha
Milo adalah minuman cokelat berbasis malt yang kaya akan energi dan nutrisi,
dikembangkan oleh Nestlé. Dikenal luas di berbagai negara, terutama di Indonesia, Milo
memiliki cita rasa yang khas dan menyegarkan, menjadikannya pilihan favorit di kalangan
anak-anak dan dewasa.
Milo diperkaya dengan berbagai vitamin dan mineral, seperti kalsium, vitamin B, dan
vitamin D, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Minuman ini dikenal
sebagai minuman yang mendukung gaya hidup aktif, Milo sering diasosiasikan dengan
olahraga dan kegiatan fisik, memotivasi konsumen untuk tetap bugar dan sehat. Selain itu,
Milo juga mengedepankan kampanye yang mendorong anak-anak untuk berpartisipasi dalam
aktivitas olahraga dan bermain.
B. Visi dan Misi
1. Visi
Menjadi merek minuman cokelat terkemuka yang mendukung gaya hidup aktif
dan sehat, serta memberikan energi dan nutrisi bagi generasi muda di seluruh dunia.
2. Misi
Menyediakan Nutrisi Berkualitas
Menghadirkan produk yang kaya akan vitamin dan mineral untuk mendukung
pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
Mendorong Aktivitas Fisik
Mempromosikan gaya hidup aktif dengan menginspirasi anak-anak untuk
berolahraga dan bermain, serta menciptakan momen kebersamaan.
Edukasi dan Kesadaran
Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya nutrisi dan aktivitas fisik melalui
kampanye edukasi yang menyentuh komunitas.
7
C. Analisis SWOT
- Strengths (Kekuatan)
Nutrisi Seimbang
Milo mengandung berbagai vitamin dan mineral penting.
Rasa yang Disukai
Rasa cokelat malt yang khas dan lezat membuat Milo digemari semua
kalangan.
Mendukung Gaya Hidup Aktif
Produk ini dirancang untuk memberi energi yang diperlukan untuk
beraktivitas, memotivasi konsumen untuk berolahraga dan bergerak.
Brand yang Terpercaya
Sebagai bagian dari Nestlé, Milo memiliki reputasi yang kuat dan dikenal
luas di pasar, menambah kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk.
- Weaknesses (Kelemahan)
Tinggi Gula
Beberapa varian Milo mengandung kadar gula yang cukup tinggi.
Persaingan yang Ketat
Banyak merek baru yang menawarkan produk serupa dengan inovasi baru.
Sensitivitas terhadap Alergi
Produk yang mengandung bahan seperti susu atau gluten.
Kesan Sebagai Camilan
Milo sering dipandang sebagai camilan atau minuman manis.
- Oppurtunities (Peluang)
Tren Gaya Hidup Sehat
8
Meningkatnya kesadaran akan kesehatan, Milo dapat mempromosikan
manfaat dari produknya untuk menarik konsumen yang peduli dengan gaya hidup
sehat.
Inovasi Produk Baru
Mengembangkan varian baru yang lebih rendah gula.
Kemitraan dengan Institusi Pendidikan
Berkolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk menyediakan Milo sebagai
bagian dari program nutrisi.
- Threats (Ancaman)
Persaingan yang Meningkat
Banyak merek baru yang bermunculan dengan produk serupa.
Perubahan Selera Konsumen
Konsumen cenderung memilih minuman alami dan sehat, yang tidak
mengandung gula tinggi.
Regulasi Pemerintah
Kebijakan pemerintah terkait dengan batasan kandungan gula dan iklan
produk makanan dan minuman untuk anak-anak dapat memengaruhi strategi
pemasaran dan formulasi produk Milo.
9
BAB III
RENCANA PEMASARAN
A. Segmentasi Pasar
Demografis, Anak-anak (5-12 tahun), remaja (13-18 tahun), dewasa (19+).
Geografis, Negara dengan konsumsi cokelat tinggi, terutama di Asia
Tenggara.
Psikografis, Keluarga aktif yang peduli kesehatan.
B. Analisis Kompetitor
Pesaing Utama: Ovaltine dan Cadbury
Perbedaan Usaha:
Menekankan manfaat energi dan nutrisi untuk anak-anak. Dan mengaitkan
produk dengan olahraga dan gaya hidup sehat.
C. Strategi pemasaran
Target Pasar: Fokus pada anak-anak dan remaja.
Iklan Kreatif: Menampilkan aktivitas fisik dan kebersamaan.
Sponsor Olahraga: Berpartisipasi dalam event olahraga.
Inovasi: Varian baru, seperti rendah gula.
Pemasaran Digital: Memanfaatkan media sosial.
D. Rencana Penjualan
Tahun Pertama: Target pertumbuhan 10% dengan iklan dan diskon.
Tahun Kedua: Meningkat 15% dengan varian baru.
Tahun Ketiga: Pertumbuhan 20% dengan program.
10
BAB IV
RENCANA OPERASIONAL
A. Lokasi dan Fasilitas
Lokasi Usaha:
Lab Multimedia Sekolah: Studio sekolah yang dilengkapi fasilitas dasar
untuk pembuatan video.
Perkarangan sekolah: Perkarangan sekolah yang sesuai dengan naskah
iklan.
Fasilitas:
Kamera: Kamera HandPhone pribadi.
Perangkat Editing: Komputer dengan perangkat editing video.
Properti: Properti yang sesuai dengan naskah iklan.
B. Proses Produksi
Pra-Produksi:
Naskah: Menulis naskah iklan.
Storyboard: Membuat storyboard untuk merencanakan setiap adegan.
Casting: Memilih pemeran iklan.
Persiapan Lokasi: Menyiapkan lokasi.
Produksi:
Syuting: Melaksanakan syuting sesuai jadwal.
Pengawasan: Guru yang membimbing dan mengawasi untuk memastikan
semuanya berjalan lancar.
Pasca-Produksi:
Editing Video: Menyusun adegan, menambah efek.
Bahan Baku dan Tenaga Kerja:
Bahan Baku: Properti sesuai dengan naskah iklan
Tenaga Kerja: Tim produksi
11
C. Jadwal Operasional
Pra-Produksi (1 minggu):
- Menulis naskah
- Membuat storyboard dan casting
- Menyiapkan lokasi dan alat bantu
Produksi (1 minggu):
- Syuting adegan
- Mengambil ulang adegan yang perlu
- Menyelesaikan syuting
Pasca-Produksi (1 minggu)
- Editing
- Menambah efek
- Revisi akhir
D. Pengelolaan Sumber Daya
Produksi: Mengatur peran
Logistik: Mengatur transportasi
Komunikasi: Mengadakan pertemuan
12
BAB V
RENCANA KEUANGAN
A. Sumber Modal
Dana pribadi
B. Perkiraan Biaya
Produksi Iklan: Rp 25.000
C. Proyeksi Keuntungan
Tidak Ada
D. Analisis Break Even Point (BEP)
BEP (Dalam Pendapatan): Tidak ada
13
BAB VI
PENUTUP
Dari keseluruhan proposal ini, diharapkan Milo dapat terus memperkuat posisinya
sebagai pemimpin pasar minuman cokelat bergizi. Melalui strategi pemasaran yang efektif,
inovasi produk, dan fokus pada segmen anak-anak dan remaja, Milo diharapkan dapat
meningkatkan pangsa pasar dan loyalitas pelanggan. Selain itu, diharapkan juga ada peningkatan
kesadaran konsumen akan manfaat nutrisi yang ditawarkan.
Milo memiliki potensi besar untuk terus berkembang di pasar yang kompetitif. Dengan
pemahaman mendalam tentang kebutuhan konsumen dan tren pasar, serta strategi pemasaran
yang terencana, usaha produk Milo layak dijalankan. Kekuatan merek, dukungan dari Nestlé, dan
komitmen untuk inovasi dan kesehatan membuat Milo memiliki fondasi yang kuat untuk
mencapai keberhasilan.
Dengan pendekatan yang tepat, Milo memiliki potensi untuk mencapai pertumbuhan yang
signifikan. Kombinasi dari brand yang kuat, inovasi produk, dan kesadaran konsumen yang
meningkat akan memberikan landasan yang solid untuk keberhasilan usaha ini di masa depan.
14
LAMPIRAN
PENDAHULUAN
Penelitian ini mengkaji dampak iklan kreatif versi drama terhadap minat beli konsumen
produk Milo.
METADOLOGI
- Desain Penelitian: Kuantatif, eksperimen.
- Sample: 200 konsumen dipusat perbelanjaan, dibagi menjadi dua kelompok: 100
yang melihat drama Milo dan 100 yang melihat iklan konvensional.
- Pengumpulan Data: Kuesioner dengan skala likert.
- Analisis Data: Uji t independent
HASIL PENELITIAN
- Minat Beli: Iklan drama Milo (rata-rata 4.5) vs iklan konvensional (rata-rata 3.2)
- Statistik: t(198) = 7.12, p < 0.01 (perbedaan signifikan)
KESIMPULAN
Iklan kreatif versi drama untuk produk Milo secara signifikan meningkatkan minat beli
konsumen dibandingkan iklan konvensional. Perusahaan disarankan untuk terus
menggunakan format iklan yang menarik dan inofatif
15